wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

K3 PEMERIKSAAN KESEHATAN KERJA

Total questions: 63

Worksheet time: 32mins

Name
Class
Date
1.

1. Standar faktor-faktor lingkungan kerja yang dianjurkan di tempat kerja agar tenaga kerja masih dapat menerimanya tanpa mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan, dalam pekerjaan sehari-hari untuk waktu tidak melebihi 8 jam sehari atau 40 jam seminggu, sering disebut sebagai:

a)

a. Nilai Ambang Batas (NAB)

b)

b. Nilai Ambang Kuantitas (NAK)

c)

c. Nilai Baku Mutu Lingkungan

d)

d. Jawaban a, b, dan c benar

2.

2. Untuk menjamin kemampuan fisik dan kesehatan kerja yang sebaik-baiknya perlu diadakan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja yang terarah. Pemeriksaan tersebut meliputi:

a)

a. Pemeriksaan kesehatan sebelum kerja dan pemeriksaan kesehatan khusus

b)

b. Pemeriksaan kesehatan sebelum kerja, pemeriksaan kesehatan awal dan pemeriksaan kesehatan khusus

c)

c. Pemeriksaan kesehatan berkala dan pemeriksaan kesehatan khusus

d)

d. Jawaban a, b, dan c benar

3.

3. Permenaker No. 03/Men/1982 mengatur tentang Pelayanan Kesehatan Kerja. Tujuan dari Pelayanan Kesehatan Kerja antara lain:

a)

a. Memberikan bantuan kepada tenaga kerja dalam penyesuaian diri baik fisik, mental terutama dalam penyesuaian pekerjaan dengan tenaga kerja

b)

b. Memberikan pengobatan dan perawatan serta rehabilitasi bagi tenaga kerja yang menderi sakit

c)

c. Jawaban a, dan b benar

d)

d. Jawaban a, b, dan c salah

4.
4. Dokter yang bertanggungjawab terhadap Pelayanan Kesehatan Kerja di Perusahaan (dokter perusahaan) wajib mendapatkan pelatihan Hyperkes. Hal ini diatur dalam:
a)
a. Permenaker No. Per. 01/Men/1976
b)
b. Permenaker No. 02/Men/1992
c)
c. Permenaker No. 03/Men/1982
d)
d. Permenaker No. Per. 05/Men/1985
5.
5. Berdasarkan Permenaker No. Per. 01/Men/1981 pengurus perusahaan wajib melaporkan secara tertulis, bila ditemukan penyakit akibat kerja yang diderita oleh tenaga kerja kepada Dinas Tenaga Kerja setempat, selambat-lambatnya:
a)
a. 1 x 24 jam setelah penyakit dibuat diagnosanya
b)
b. 2 x 24 jam setelah penyakit dibuat diagnosanya
c)
c. 3 x 24 jam setelah penyakit dibuat diagnosanya
d)
d. Segera setelah laporan secara lisan disampaikan
6.
6. Peraturan perundangan mengenai keselamatan kerja yang berkaitan dengan kesehatan kerja adalah:
a)
a. UU No. 1 tahun 1970, pasal 3
b)
b. UU No. 1 tahun 1970, pasal 8
c)
c. UU No. 1 tahun 1970, pasal 9
d)
d. UU No. 1 tahun 1970, pasal 15
7.
7. Saat ini banyak perusahaan yang menyelenggarakan pemeliharaan kesehatan bagi tenaga kerjanya dengan manfaat yang lebih baik dari paket Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Dasar Jaminan Sosial Tenaga Kerja yang dilaksanakan oleh PT. Jamsostek. Pelaksanaan hal tersebut telah diatur dalam:
a)
a. Kepmenaker No.51/Men/1999
b)
b. Permenaker No. Per 01/Men/1998
c)
c.Kepmenaker No.147/Men/1998
d)
d. Permenaker No. Per 04/Men/1998
8.
8. Asma akibat kerja yang disebabkan oleh penyebab sensitisasi dan zat perangsang yang dikenal yang berada dalam proses pekerjaan adalah salah satu kelompok penyakit dari 31 kelompok penyakit yang timbul dalam hubungan kerja, berdasarkan:
a)
a. Kepres No. 22 tahun 1993
b)
b. UU No. 3 tahun 1969
c)
c. UU No. 23 tahun 1992
d)
d. PP No. 19 tahun 1973
9.
9. Upaya pencegahan adalah lebih baik daripada upaya pengobatan terhadap kecelakaan atau akibat kerja, sebagai alternatif terakhir dari pencegahan tersebut adalah:
a)
a. Ventilasi
b)
b. APD (Alat Pelindung Diri)
c)
c. Eliminasi
d)
d. Pengendalian administratif
10.
10. Nilai Ambang Batas kebisingan untuk pemajaran 8 jam perhari, sesuai Permenaker No. 05 tahun 2018 adalah:
a)
a. 90 dBA
b)
b. 85 dBA
c)
c. 80 dBA
d)
d. 95 dBA
11.

Faktor-faktor di lingkungan kerja yang dapat menyebabkan penyakit akibat kerja :

a)

Faktor fisik, kimia, biologis

b)

Faktor fisik, kimia, biologis dan fisiologis

c)

Faktor fisik, kimia, biologis, psikologis dan fisiologis

12.

Upaya kesehatan kerja merupakan upaya yang komprehensif meliputi :

a)

Upaya preventif dan promotif

b)

Upaya kuratif saja

c)

Upaya promotif dan rehabilitatif saja

d)

Upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif

13.

Upaya pelaksanaan kesehatan kerja di perusahaan di titik beratkan pada :

a)

Upaya kuratif

b)

Upaya preventif

c)

Upaya promotif

d)

Upaya rehabilitatif

14.

Penerapan norma-norma ergonomi ditempat kerja, meliputi norma-norma :

a)

Pembebanan kerja fisik, sikap tubuh dalam bekerja, mengangkut dan mengangkat

b)

Olahraga dan kesegaran jasmani, musik dan dekorasi, lingkungan kerja

c)

Semuanya benar

15.

Sumber bahaya dilingkungan kerja dapt digolongkan dalam beberapa jenis/klasifikasi bahaya yang ditimbulkan dari lingkungan, getaran, radiasi, debu, kebisingan dan pencahayaan termasuk golongan :

a)

Fisik

b)

Kimia

c)

Biologi

16.

Perencanaan peralatan atau mesin yang tidak disesuaikan dengan manusianya dapat menimbulkan kelelahan yang mengakibatkan kecelakaan ataupun penurunan produktivitas. Penyesuaian pekerjaan dengan peralatannya disebut :

a)

Ilmu Fisika

b)

Ilmu Kimia

c)

Ilmu Ergonomi

17.

Upaya pencegahan merupakan upaya yang lebih penting dari pada upaya penyembuhan terhadap terjadi kecelakaan atau penyakit akibat kerja, alternative terakhir dari pada pencegahan tersebut adalah :

a)

Eliminasi

b)

Subtansi

c)

Ventilasi

d)

APD (Alat Pelindung Diri)

18.

Masuknya bahan kimia ke dalam manusia sebagian besar melalui :

a)

Makanan atau tertelan

b)

Kulit

c)

Pernafasan

d)

Jawaban semua benar

19.

Jalan terakhir untuk menghindari keracunan akibat polusi uadara ruangan kerja adalah :

a)

Mengganti bahan tersebut dengan bahan yang lebih baik

b)

Memakai respirator

c)

Memasang ventilasi lebih banyak

20.

Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja meliputi :

a)

Pemeriksaan kesehatan awal

b)

Pemeriksaan kesehatan berkala

c)

Pemeriksaan kesehatan awal, berkala dan khusus

21.

Yang termasuk kategori bahan berbahaya adalah jenis bahan yang mempunyai sifat :

a)

Oksidator, mudah meledak, mudah menyala atau terbakar

b)

Memacarkan radiasi, racun,korosif, iritasi

c)

Karsinogenik, sensitisasi, teratogenik, miutagenik

22.

Pengaruh bahan kimia terhadap kesehatan tergantung pada konsentrasi dan lamanya paparan dapat menyebabkan :

a)

Iritasi, korosif, sulit bernafas

b)

Alergi, keracunan sistematik

c)

Kanker, kerusakan/kelainan janin, pneomokoniosis, efek huis

23.

Hygiene perusahaan adalah spesialisasi dalam ilmu hygiene beserta prakteknya yang dengan mengadakan penilaian kepada faktor-faktor penyebab-penyebab baik kualitatif maupun kuantitatif dalam lingkungan kerja melalui pengukuran-pengukuran dan hasilnya dipergunakan untuk tindak korektif dan pencegahan.Jadi sasarannya adalah :

a)

Manusia (tenaga kerja)

b)

Lingkungan

c)

Jawaban semua benar

d)

Jawaban semua salah

24.

Tujuan pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja (awal) adalah :

a)

Agar tenaga kerja yang diterima berada dalam kondisi kesehatan yang setinggi-tingginya

b)

Tidak mempunyai penyakit menular yang akan mengenai tenaga kerja lainnya

c)

Cocok untuk pekerjaan yang akan dilakukan sehingga keselamatan dan kesehatan tenaga kerja yang bersangkutan dan tenaga kerja lainnya dapat dijamin

25.

Dampak negative dalam proses kegiatan industri antara lain menimbulkan pencemaran udara yang dapat berpengaruh terhadap :

a)

Kesehatan manusia

b)

Tumbuh-tumbuhan dan komponen hayati lainnya

c)

Harta benda

d)

Semuanya benar

26.

Berikut ini yang bukan perlengkapan yang menunjang keamanan dalam bekerja adalah ....

a)

helm

b)

safety shoes

c)

masker N 95

d)

sarung tangan

e)

masker kain

27.

Yang tidak termasuk dalam 4 (empat) aspek kesehatan adalah....

a)

fisik

b)

mental

c)

makanan

d)

sosial

e)

ekonomi

28.

Berikut ini merupakan Alat Pelindung Diri (APD) yang wajib digunakan pekerja. Yang bukan merupakan APD adalah ....

a)
b)
c)
d)
e)
29.

Keadaan atau situasi seseorang yang terhindar dari berbagai macam penyakit baik jasmani maupun rohani disebut ....

a)

keselamatan

b)

keamanan

c)

kesehatan

d)

asuransi

e)

standarisasi

30.

Berikut ini, yang tidak termasuk penyakit akibat kerja adalah ....

a)

penyakit infeksi

b)

pneumonia

c)

keracunan bahan kimia

d)

gangguan mental psikologi

e)

dermatosis

31.

Arti atau makna roda gigi adalah ....

a)

bebas dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja (PAK)

b)

bersih dan suci

c)

selamat, sehat dan sejahtera

d)

bekerja dengan kesegaran jasmani dan rohani

e)

sebelas bab dalam UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

32.

Upaya kesehatan kerja merupakan upaya yang komperensif meliputi :

a)

Upaya preventif dan promotif

b)

Upaya kuratif saja

c)

Upaya promotif dan rehabilitatif saja

d)

Upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif

33.

Upaya pelaksanaan kesehatan kerja di perusahaan di titik beratkan pada :

a)

Upaya kuratif

b)

Upaya preventif

c)

Upaya promotif

d)

Upaya rehabilitatif

34.

Sumber bahaya dilingkungan kerja dapt digolongkan dalam beberapa jenis/klasifikasi bahaya yang ditimbulkan dari lingkungan, getaran, radiasi, debu, kebisingan dan pencahayaan termasuk golongan :

a)

Fisik

b)

Kimia

c)

Biologi

35.

Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja meliputi :

a)

Pemeriksaan kesehatan awal

b)

Pemeriksaan kesehatan berkala

c)

Pemeriksaan kesehatan awal, berkala dan khusus

36.

Peraturan perundangan mengenai kesehatan kerja yang berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja :

a)

UU No. 1 Tahun 1970 pasal 8

b)

UU No. 1 Tahun 1970 pasal 9 ayat 3

c)

UU No. 1 Tahun 1970 pasal 9 ayat 1

37.

Faktor-faktor di lingkungan kerja yang dapat menyebabkan penyakit akibat kerja :

a)

Faktor fisik, kimia, biologis

b)

Faktor fisik, kimia, biologis dan fisiologis

c)

Faktor fisik, kimia, biologis, psikologis dan fisiologis

38.

Upaya kesehatan kerja merupakan upaya yang komperensif meliputi :

a)

Upaya preventif dan promotif

b)

Upaya kuratif saja

c)

Upaya promotif dan rehabilitatif saja

d)

Upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif

39.

Upaya pelaksanaan kesehatan kerja di perusahaan di titik beratkan pada :

a)

Upaya kuratif

b)

Upaya preventif

c)

Upaya promotif

d)

Upaya rehabilitatif

40.

Penerapan norma-norma ergonomi ditempat kerja, meliputi norma-norma :

a)

Pembebanan kerja fisik, sikap tubuh dalam bekerja, mengangkut dan mengangkat

b)

Olahraga dan kesegaran jasmani, musik dan dekorasi, lingkungan kerja

c)

Semuanya benar

41.

Sumber bahaya dilingkungan kerja dapt digolongkan dalam beberapa jenis/klasifikasi bahaya yang ditimbulkan dari lingkungan, getaran, radiasi, debu, kebisingan dan pencahayaan termasuk golongan :

a)

Fisik

b)

Kimia

c)

Biologi

42.

Perencanaan peralatan atau mesin yang tidak disesuaikan dengan manusianya dapat menimbulkan kelelahan yang mengakibatkan kecelakaan ataupun penurunan produktivitas. Penyesuaian pekerjaan dengan peralatannya disebut :

a)

Ilmu Fisika

b)

Ilmu Kimia

c)

Ilmu Ergonomi

43.

Upaya pencegahan merupakan upaya yang lebih penting dari pada upaya penyembuhan terhadap terjadi kecelakaan atau penyakit akibat kerja, alternative terakhir dari pada pencegahan tersebut adalah :

a)

Eliminasi

b)

Subtansi

c)

Ventilasi

d)

APD (Alat Pelindung Diri)

44.

Jalan terakhir untuk menghindari keracunan akibat polusi uadara ruangan kerja adalah :

a)

Mengganti bahan tersebut dengan bahan yang lebih baik

b)

Memakai respirator

c)

Memasang ventilasi lebih banyak

45.

Tujuan pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja (awal) adalah :

a)

Agar tenaga kerja yang diterima berada dalam kondisi kesehatan yang setinggi-tingginya

b)

Tidak mempunyai penyakit menular yang akan mengenai tenaga kerja lainnya

c)

Cocok untuk pekerjaan yang akan dilakukan sehingga keselamatan dan kesehatan tenaga kerja yang bersangkutan dan tenaga kerja lainnya dapat dijamin

46.

Apa yang dimaksud dengan K3?

a)

Kontrol Ketat Kerja

b)

Kesejahteraan Karyawan Kerja

c)

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

d)

Keamanan Kantor Kerja

47.

Manakah dari berikut ini yang bukan merupakan tindakan pencegahan dalam K3?

a)

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)

b)

Pelatihan Karyawan tentang Bahaya Kerja

c)

Mengabaikan Prosedur Keselamatan

d)

Pemeriksaan Rutin Alat-alat Kerja

48.

kesehatan dan keselamatan kerja adalah aplikasi ilmu dalam mempelajari risiko keselamatan manusia dan properti baik dalam industri maupun bukan. Merupakan pengertian dari kesehatan dan keselamatan kerja yang di kemukakan oleh....

a)

Occupational Safety Health Administrasi

b)

International Labour Organization

c)

Aricola

d)

Bernardino Ramazzini

49.

Apa Yang Dimaksud dengan kesehatan kerja yang dikemukakan oleh WHO.....

a)

kesehatan kerja adalah semua yang berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan dalam tempatkerja dan memiliki tujuan kuat dalam pencegahan langsung bahaya yang ada.

b)

sebuahilmuuntukmengantisipasi,merekognisi,mengevaluasidan mengendalikan bahaya yang muncul dari tempat kerja yang dapat merusak kesehatan serta kesejahteraan para pekerja, masyarakat sekitar dan lingkungan secara umum

c)

Spesialisasi dalam ilmu kesehatan dan kedokteran beserta prakteknya yang bertujuan agar pekerja memperoleh derajad kesehatan setinggi-tingginya baik fisik, mental maupun social.

d)

keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, landasan tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaan

50.

Suatu usaha untuk menciptakan keadaan lingkungan kerja yang aman bebas dari kecelakaan disebut:

a)

a. Kesehatan Kerja

b)

b. Keselamatan Kerja

c)

c. Kesehatan dan kecelakaan Kerja

d)

d.Keamanan dan Keselamatan Kerja

51.

K3 merupakan perkembangan dari....

a)

OASH

b)

ILO

c)

WHO

d)

OSHA

52.

Sejarah keselamatan kerja di Negara Indonesia (k3) di mulai setelah Belanda hadir ke Indonesia pada era

a)

ke-17

b)

ke-18

c)

Ke-19

d)

Ke-20

53.

Pendekatan yang merujuk pada perlindungan kesehatan pekerja melalui upaya promotif, prefentuif, kuratif, dan rehabilitatif. Jadi, yang menjadi sasarannya adalah pekerja dan menekankan pada kesehatan kerja. Merupakan pendekatan dari

a)

Occupational Safety Health Administrasi

b)

International Labour Organization

c)

Aricola

d)

Paracelcus

54.

Pendekatan yang menekankan pada pengendalian lingkungan fisik, kimia, biologi dan ergonomi psikologi yang dapat mengganggu status kesehatan dan keselamatan pekerja. Sasarannya adalah lingkungan kerja dan lebih menekankan pada keselamatan kerja.

a)

Occupational Safety Health Administrasi

b)

International Labour Organization

c)

Paracelcus

d)

Bernardino Ramazzini

55.

Berikut ini tujuan dari keselamatan kerja adalah kecuali:

a)

Menjamin tenaga kerja aman

b)

Memenuhi standarisasi

c)

Meningkatkan produktivitas kerja

d)

Mencegah pemborosan

56.

Adapun tujuan utama penerapan K3 berdasarkan Undang-Undang No. 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja, kecuali...

a)

Melindungi dan menjamin keselamatan setiap tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja.

b)

Menjamin setiap sumber produksi dapat digunakan secara aman dan efisien.

c)

Meningkatkan kesejateraan dan produktivitas nasional.

d)

Tidak meningkat kesejahteraan dan produktivitas nasional

57.

Mengapa penting untuk melaporkan kecelakaan atau insiden ke K3?

a)

Untuk menyalahkan karyawan yang terlibat

b)

Untuk memastikan bahwa aturan K3 dipatuhi

c)

Agar perusahaan mendapatkan keuntungan finansial

d)

Hanya untuk membuang waktu

58.

Apa yang harus dilakukan jika menemukan potensi bahaya di tempat kerja?

a)

Biarkan saja, biar orang lain yang menanganinya

b)

Sampaikan kepada atasan atau pekerjaan lainnya

c)

Abaikan dan lanjutkan pekerjaan Anda

d)

Nikmati saja, itu bagian dari tantangan kerja

59.

Apa yang dimaksud dengan "lockout-tagout" dalam konteks K3?

a)

Metode untuk mengamankan mesin atau peralatan sebelum perbaikan atau pemeliharaan

b)

Mengunci pintu masuk kantor untuk mencegah pencurian

c)

Memasang tag harga pada peralatan kerja

d)

Mematikan semua lampu dan peralatan saat jam istirahat

60.

Apa alat yang harus digunakan untuk melindungi mata dari cipratan bahan kimia?

a)

Helm

b)

Sarung tangan

c)

Kacamata keselamatan

d)

Masker wajah

61.

Dibawah ini yang bukan merupakan bagian dari klasifikasi berat resiko bahaya yang kerja yang terjadi adalah

a)

Ringan

b)

Sedang

c)

Berat

d)

Sangat berat

62.

Berikut ini merupakan peralatan pencegahan kebakaran, kecuali

a)

APAR

b)

APD

c)

Hidran

d)

Fire Alarm

63.

Kriteria resiko yang sangat mungkin terjadi dan akan berakibat sangat buruk, maka harus dilaksanakan penanggulangan sesegera mungkin merupakan resiko bahaya tingkat

a)

Ringan

b)

Sedang

c)

Berat

d)

Sangat berat