Font size
WorksheetsUTS Basis Data Terdistribusi
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Tujuan pembelajaran dari mata kuliah Basis Data Terdistribusi adalah agar mahasiswa dapat:
Mengembangkan aplikasi berbasis web
Memahami konsep dan mengimplementasikan sistem basis data terdistribusi
Menganalisis keamanan jaringan
Mengelola perangkat keras
Apa yang dimaksud dengan basis data terdistribusi?
Data disimpan pada satu server utama
Data disimpan pada beberapa lokasi yang saling berhubungan secara logika
Data hanya disimpan pada perangkat pengguna
Data disimpan dalam format terenkripsi
Jika semua server dalam sistem basis data menggunakan DBMS yang sama, sistem tersebut disebut:
Basis data tersentralisasi
Basis data terdistribusi heterogen
Basis data terdistribusi homogen
Basis data berbasis awan
Manakah yang merupakan contoh area aplikasi DBMS?
Sistem pembayaran tunai
Sistem manajemen karyawan
Sistem operasi komputer
Sistem firewall jaringan
Apa perbedaan utama antara basis data terdistribusi homogen dan heterogen?
Homogen menggunakan DBMS yang berbeda di setiap lokasi
Heterogen menggunakan DBMS yang sama di setiap lokasi
Homogen menggunakan DBMS yang sama di setiap lokasi, sedangkan heterogen menggunakan DBMS yang berbeda
Hanya sistem homogen yang dapat berfungsi dalam jaringan
Kelebihan dari sistem basis data terdistribusi termasuk:
Menurunkan biaya perangkat lunak
Meningkatkan keandalan dan kinerja
Mengurangi aksesibilitas data
Menghapus kebutuhan untuk manajemen data
Kerugian utama dari basis data terdistribusi adalah:
Murahnya perangkat lunak
Kompleksitas dan biaya yang tinggi
Mudah dalam perawatan
Sederhana dalam perancangan
Pada arsitektur client-server, peran server adalah:
Mengatur antarmuka pengguna
Mengelola data dan mengeksekusi transaksi
Menyediakan perangkat keras untuk pengguna
Mengatur akses internet
Pada sistem basis data terdistribusi heterogen, perbedaan DBMS di setiap lokasi dapat dijembatani dengan menggunakan:
Oracle Transparent Gateway
Microsoft Word
Windows Server
Google Chrome
Keuntungan dari sistem basis data terdistribusi meliputi hal-hal berikut, kecuali:
Peningkatan ketersediaan
Peningkatan modularitas
Kompleksitas yang tinggi
Sifat dapat dipakai bersama
Salah satu kekurangan dari sistem basis data terdistribusi adalah:
Mudah menjaga keutuhan data
Kurangnya standar yang baku
Pengembangan yang sederhana
Harga perangkat lunak yang murah
Pendekatan arsitektur client-server tidak mengizinkan:
Satu server untuk mengakses banyak klien
Satu query untuk mengakses banyak server
Server mengelola basis data
Klien melakukan permintaan data ke server
Sistem client-server umumnya terdiri dari proses-proses berikut, kecuali:
Proses client
Proses server
Proses data sharing
Proses komputasi awan
Sistem client-server umumnya terdiri dari proses-proses berikut, kecuali:
Proses client
Proses server
Proses data sharing
Proses komputasi awan
Manakah yang bukan termasuk keuntungan dari basis data terdistribusi?
Ekonomis
Peningkatan kehandalan
Kesulitan menjaga keamanan data
Modularitas pertumbuhan
Apa yang dimaksud dengan transparansi pada basis data terdistribusi (MBDT)?
Kemudahan mengakses basis data tanpa mengetahui lokasi fisik data
Menyembunyikan akses data dari pengguna akhir
Meningkatkan kinerja basis data
Mengubah skema basis data secara langsung
Transparansi dalam DDBMS bertujuan untuk:
Mengurangi biaya penyimpanan data
Menyembunyikan rincian distribusi data dari pengguna
Menambah keamanan data
Meningkatkan kapasitas penyimpanan
Apa fungsi utama dari transparansi transaksi dalam DDBMS?
Menyimpan data dalam satu server saja
Menyembunyikan data dari pengguna
Memastikan integritas dan konsistensi transaksi di basis data terdistribusi
Mengubah data secara otomatis
Manakah yang bukan jenis transparansi pada DDBMS?
Transparansi lokasi
Transparansi penamaan
Transparansi penyimpanan
Transparansi fragmentasi
Transparansi replikasi dalam DDBMS bermanfaat untuk:
Mengurangi keandalan sistem
Mengakses data dari satu lokasi saja
Meningkatkan kinerja dengan menyediakan salinan data lokal
Menghapus data duplikat
Transparansi fragmentasi dalam basis data terdistribusi digunakan untuk:
Memastikan data tersedia di satu lokasi
Menyimpan data dalam format terkompresi
Meningkatkan keandalan dan kinerja dengan memisahkan data ke beberapa fragmen
Menghapus data secara otomatis
Independensi data (Data Independence) mencakup dua jenis, yaitu:
Logis dan fisik
Eksternal dan internal
Horizontal dan vertikal
Statik dan dinamis
Transparansi replikasi memiliki tantangan dalam menjaga:
Ukuran data
Konsistensi salinan data di berbagai lokasi
Kecepatan pemrosesan
Lokasi penyimpanan
Manajemen basis data terdistribusi penuh harus melakukan fungsi berikut, kecuali:
Menerima permintaan dari aplikasi atau pengguna akhir
Mengelola akses jaringan internet
Memastikan konsistensi dan integritas data
Memvalidasi dan menampilkan data sesuai format yang diperlukan
Transparansi lokasi dalam DDBMS memungkinkan pengguna untuk:
Mengetahui lokasi fisik data
Mengakses data tanpa mengetahui lokasi fisik penyimpanan
Menyimpan data dalam satu server
Mengakses data hanya dari satu lokasi
Dua jenis transparansi pada tingkat jaringan dalam basis data terdistribusi adalah:
Transparansi fisik dan virtual
Transparansi lokasi dan penamaan
Transparansi fragmentasi dan replikasi
Transparansi jaringan dan data
Mengapa replikasi data sering digunakan dalam DDBMS?
Untuk mengurangi beban jaringan dan meningkatkan ketersediaan data
Untuk mengurangi ukuran data
Untuk menyembunyikan data dari pengguna akhir
Untuk mengurangi biaya penyimpanan
Apa yang dimaksud dengan fragmentasi dalam basis data terdistribusi?
(a)
Apa yang dimaksud dengan fragmentasi dalam basis data terdistribusi?
Pembagian basis data menjadi beberapa fragmen yang disimpan di berbagai situs
Penghapusan data dari basis data utama
Penggabungan beberapa basis data menjadi satu
Pengarsipan data yang tidak terpakai
Manakah yang bukan merupakan kelebihan dari basis data terdistribusi penuh?
Menerima dan memecah permintaan pengguna
Menyimpan data dalam satu situs pusat saja
Memastikan keamanan data
Mengintegrasikan data dari berbagai lokasi
Tantangan utama dalam transparansi replikasi adalah:
Memastikan semua salinan data tetap konsisten
Menyembunyikan data dari pengguna
Menghapus salinan data
Menghindari pembaruan data
Tujuan utama dari fragmentasi data adalah untuk:
Meningkatkan ukuran basis data
Mengurangi beban kerja dengan memecah data menjadi bagian yang lebih kecil
Menyimpan semua data dalam satu lokasi
Menambah redundansi data
Fragmentasi data mempermudah aplikasi dan pengguna untuk:
Mengakses seluruh basis data secara bersamaan
Mengakses hanya data yang mereka butuhkan tanpa mengakses data lainnya
Menyimpan data dalam satu tabel
Menambah ukuran basis data
Jenis fragmentasi yang membagi data berdasarkan kolom disebut:
Fragmentasi vertikal
Fragmentasi horizontal
Fragmentasi diagonal
Fragmentasi induktif
Aturan disjointness dalam fragmentasi data berarti:
Data dalam satu fragmen tidak boleh diulang di fragmen lain kecuali primary key
Semua data harus berada dalam satu fragmen
Fragmen harus berada dalam satu lokasi
Semua fragmen harus sama persis
Fragmentasi horizontal dalam basis data terdistribusi membagi data berdasarkan:
Kolom
Atribut
Tuple atau baris
Tabel
Keuntungan utama dari fragmentasi data dalam basis data terdistribusi adalah:
Semua data disimpan di satu server
Data dapat diakses lebih cepat dengan hanya mengakses data yang relevan
Semua data ditampilkan dalam satu tabel besar
Pengguna harus mengakses seluruh data
Union dari fragmen dalam fragmentasi horizontal harus memenuhi kondisi:
Disjointness
Completeness
Redundancy
Incompleteness
Fragmentasi data memungkinkan basis data besar untuk:
Diakses dan diproses secara paralel di beberapa server
Disimpan dalam satu lokasi
Menjadi tidak konsisten
Dihapus secara otomatis saat tidak digunakan
Dalam desain basis data terdistribusi, fragmentasi bertujuan untuk:
Menambah kompleksitas basis data
Mengoptimalkan performa sistem dengan mengurangi akses data yang tidak relevan
Menghapus data yang tidak terpakai
Menambah data baru secara otomatis
