wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UJI KOMPETENSI DISCHARGE MASTER SPBU 2024

Total questions: 17

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Tugas dan tanggung jawab Discharge Master - Foreman SPBU, kecuali:

a)

Memasang rambu-rambu HSSE dan APAR di dekat mobil tangki yang sudah in position untuk bongkar di SPBU

b)

Meminta awak mobil tangki melakukan seluruh proses pembongkaran BBM di SPBU

c)

Memeriksa surat jalan & memeriksa segel manhole, bottom loader, serta box MT apakah segel masih utuh/rusak

d)

Melakukan pemeriksaan tinggi cairan dari manhole MT berpatokan index baut tera yang sesuai dengan sertifikat tera

2.

Bagaimana posisi APAR saat pengisian MT di filling shed dan saat pembongkaran BBM di SPBU:

a)

Diturunkan di tempat yg mudah dijangkau

b)

Dikunci agar tidak dicuri

c)

Dibiarkan pada tempatnya

d)

Disimpan di bengkel

3.

Berapa nilai tolerasi dari transport loss pengiriman BBM ke SPBU:

a)

0,15% per Mobil Tangki

b)

0,5% per SPBU

c)

0,15% per kompartemen

d)

0,5% per kompartemen

4.

Pada saat memasuki area terbatas, seluruh pekerja dilarang:

a)

Merokok, membawa handphone, korek api, dan senjata berbahaya

b)

Membawa air mineral

c)

Berjalan kaki

d)

Menggunakan APD

5.

Yang dilakukan AMT setelah pembongkaran BBM selesai di SPBU antara lain, kecuali:

a)

Jika ada klaim losses, buat BA melalui ODI Transport Loss

b)

Menyerahkan surat jalan sesuai ketentuan

c)

Minta tanda tangan & stempel surat jalan

d)

Mampir di rumah kenalan untuk istirahat

6.

Jika seorang AMT & Petugas Bongkar SPBU diketahui sedang merokok atau mengkonsumsi minuman keras di dalam area terbatas Pertamina atau SPBU, maka akan dikenakan sanksi paling berat berupa:

a)

Pekerja dikembalikan ke perusahaannya dan tidak boleh lagi masuk ke Pertamina/SPBU

b)

Dilaporkan kepada otoritas

c)

Diserahkan ke pihak berwajib

d)

Dimarahi dan diusir keluar

7.

Apa fungsi dari Pressure Vaccum Valve (PV Valve) pada Mobil Tangki & Tangki Pendam SPBU:

a)

Menjaga uap BBM yang terbuang agar tetap berada di tangki pendam

b)

Mencegah pencemaran udara

c)

Sebagai alat pernafasan untuk menjaga kondisi tekanan dalam tangki sesuai dengan ketentuan

d)

Mencegah pemanasan global

8.

Alat yang wajib dipasang saat pengisian dan pembongkaran BBM untuk menghindari terjadi kebakaran akibat listrik statis adalah:

a)

Seat belt

b)

Quick coupling

c)


Kabel arde

d)


APAR

9.

Beberapa penyebab salah bongkar BBM di SPBU, kecuali:

a)

Peletakan tutup pada dombak salah

b)


Pengecekan sebelum bongkar petugas SPBU kurang, khususnya pengetahuan tentang warna kode produk

c)


Penerangan di dombak kurang terang

d)

Mengambil sampel BBM

10.

Yang dilakukan apabila menemukan losses pada mobil tangki di SPBU melebihi toleransi adalah:

a)


Lapor polisi

b)

Buat Berita Acara melalui ODI Transport Loss

c)

Meminta MT kembali ke Terminal BBM

d)

Menahan MT tidak bongkar sampai besok

11.

Seorang pekerja, awak mobil tangki dan tamu ketika memasuki area terbatas Pertamina, wajib:

a)

Menggunakan APD standard

b)

Melapor kepada petugas sekuriti

c)

Menggunakan ID Card

d)

Benar Semua

12.

User dan password ODI (Online Delivery Info) SPBU menggunakan:

a)


No. Pasword Verifikasi AMT

b)


No. SPBU & No. SMS Pelaporan MS2

c)

NIK KTP & Tanggal Lahir

d)


No. Handphone AMT

13.

Mobil tangki dengan kapasitas kompartemen 8.000 liter, memiliki ketinggian T2 pada sertifikat tera 1.755 mm, pada saat tiba di SPBU diukur menggunakan dip stick didapatkan ketinggian minyak pada tangki 1.751 mm. Berapa liter losses yang dapat diklaim SPBU jika :

  • - Kepekaan tangki : 4,6 liter/mm

    • - Toleransi losses : 0,15% (12 liter)

a)

4,4 liter

b)

6,4 liter

c)

5,4 liter

d)

7,4 liter

14.

Mobil tangki dengan kapasitas kompartemen 8.000 liter, memiliki ketinggian T2 pada sertifikat tera 1.760 mm, pada saat tiba di SPBU diukur menggunakan dip stick didapatkan ketinggian minyak pada tangki 1.758 mm. Berapa liter losses yang dapat diklaim SPBU jika :

  • - Kepekaan tangki : 4,7 liter/mm

  • - Toleransi losses : 0,15%

a)

4,9 liter

b)


0 liter

c)


9,4 liter

d)

-2,6 liter

15.

Mobil tangki dengan kapasitas kompartemen 4.000 liter, memiliki ketinggian T2 pada sertifikat tera 1.755 mm, pada saat tiba di SPBU diukur menggunakan dip stick didapatkan ketinggian minyak pada tangki 1.749 mm. Berapa liter losses yang dapat diklaim SPBU jika :

  • - Kepekaan tangki : 0,45 mm/liter

Toleransi losses : 0,15%

a)


7,3 liter

b)

3,1 liter

c)

1,3 liter

d)

13,3 liter

16.

Berikut adalah data yang wajib diisi pada aplikasi ODI Transport Loss :

a)


Benar Semua

b)


Temperature
dan density sesuai surat jalan

c)

Ketinggian BBM sebelum bongkar menggunakan dip stick

d)

Password verifikasi AMT

17.

Pada aplikasi ODI Transport Loss, setelah proses pengisian data selesai, untuk validasi yang dianggap telah disetujui oleh kedua pihak (Awak Mobil Tangki dan User SPBU), maka AMT perlu memasukkan password verifikasi menggunakan:

a)


NIK KTP & Tanggal Lahir

b)

No. SPBU & No. SMS Pelaporan MS2

c)

No. NIP AMT

d)


No. Handphone AMT