WorksheetsUTS_
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Apa fungsi utama perangkat masukan dalam sistem kendali?
Mengontrol aliran listrik
Memberi sinyal pemicu pada sistem kendali
Menyimpan data pemrograman
Mengatur pengeluaran data dari PLC
Apakah contoh perangkat keluaran dalam sistem kendali dasar?
Limit Switch
Photoelectric Sensor
Induction Motor
Push Button
Timer pada PLC berfungsi untuk?
Menghitung jumlah pulsa
Menunda pengaktifan sebuah sinyal
Menyimpan kondisi relay
Mengatur mode pemrograman
Apakah fungsi utama dari instruksi Counter?
Mengatur data input
Menghitung jumlah kejadian atau pulsa
Memori penyimpanan sementara
Memastikan sumber daya PLC bekerja normal
Instruksi Set digunakan untuk:
Memulai operasi PLC
Menetapkan kondisi output tetap aktif
Mematikan operasi pada output
Menghitung waktu delay
Bahasa pemrograman yang umum digunakan dalam PLC adalah:
Assembly
Python
Ladder Diagram
C++
Bilangan BCD dalam PLC memiliki karakteristik sebagai berikut:
Mewakili angka dalam bentuk desimal
Menggunakan sistem biner sepenuhnya
Menggunakan karakter alfanumerik
Menggunakan nilai floating-point
Relay pada PLC umumnya digunakan untuk:
Menyimpan data pemrograman
Mengontrol arus tegangan tinggi dengan sinyal tegangan rendah
Menurunkan tegangan daya
Mematikan otomatis PLC
Apa fungsi utama memori dalam PLC?
Mengirim sinyal ke perangkat input
Menyimpan dan mengatur data serta program
Mengatur aliran listrik
Mengendalikan suhu perangkat
Dalam pengalamatan PLC Omron, area penyimpanan sementara disebut sebagai:
Holding Area
Memory Bit
Register
Work Area
ada Ladder Diagram, apakah fungsi dari kontak Normally Closed (NC)?
Menutup rangkaian ketika input aktif
Membuka rangkaian ketika input aktif
Menghubungkan sumber daya secara langsung
Mengatur siklus output
Internal relay pada PLC biasanya digunakan untuk:
Mengontrol output eksternal
Menyimpan status sementara dalam program
Menetapkan alamat fisik pada perangkat
Mengukur waktu dan menghitung frekuensi sinyal
Holding Area pada PLC Omron digunakan untuk:
Mengontrol sistem eksternal
Menyimpan data sementara selama siklus program
Menyimpan data secara permanen meskipun catu daya mati
Mengontrol semua relay secara otomatis
Fungsi instruksi KEEP adalah:
Mengunci kondisi relay hingga instruksi lain mengubahnya
Mematikan relay secara otomatis
Mengatur ulang semua kondisi relay
Mematikan output secara permanen
Pada instruksi timer, fungsi reset digunakan untuk:
Menetapkan kondisi output tetap aktif
Mengembalikan nilai waktu ke awal
Menghentikan sementara waktu yang berjalan
Menambah waktu berjalan pada timer
Untuk pengalamatan pada input dan output di PLC Omron, angka pertama dalam alamat biasanya menunjukkan:
Tipe perangkat input atau output
Channel
Lokasi bit
Status ON/OFF dari perangkat
Pada aplikasi counter dalam PLC, instruksi reset akan:
Mengaktifkan kondisi counter tanpa batas
Mengembalikan nilai counter ke SV
Menyimpan nilai saat ini di memori holding
Mengunci counter dalam kondisi aktif
Ketika Timer BIN mencapai waktu yang ditentukan, apa yang terjadi pada kondisi outputnya?
Output menjadi aktif
Output akan menunggu instruksi berikutnya
Timer secara otomatis me-reset
Output akan menjadi tidak aktif
Pada ladder diagram, jika dua kontak disusun secara seri, artinya:
Logika AND
Logika OR
Logika Not
Logika NAND
Dalam aplikasi otomasi, Timer dan Counter memiliki kesamaan fungsi yaitu:
Keduanya digunakan untuk mengukur waktu
Keduanya berguna untuk menghitung peristiwa atau kejadian
Keduanya tidak dapat diprogram secara bersamaan
Hanya dapat digunakan untuk aplikasi input digital
Pada konfigurasi PLC sebagai sinking, kutub common dari terminal input PLC biasanya dihubungkan ke:
Tegangan positif
Tegangan negatif (ground)
Output dari PLC
Holding area
Dalam konfigurasi PLC sebagai sourcing, sinyal masukan ke terminal input berasal dari:
Tegangan positif
Tegangan negatif (ground)
Sensor
LED
Pada sensor NPN, ketika objek terdeteksi, sensor akan memberikan sinyal dengan tegangan:
0 V
5 V
+24 V
+10V
Jika menggunakan sensor PNP pada input PLC, maka terminal common pada input PLC harus dihubungkan ke:
Tegangan positif/+24V
Tegangan negatif/0V/GND
Output PLC
Holding Area
Keuntungan utama menggunakan output transistor dibandingkan output relay pada PLC adalah:
Kecepatan switching yang lebih tinggi
Daya hantar arus yang lebih besar
Mudah diganti tanpa mematikan PLC
Bisa digunakan dengan arus AC atau DC
