NEW
Font size
WorksheetsUjian Tengah Semester
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
1. Konsep Ketuhanan dalam Islam didasarkan pada keyakinan bahwa Allah adalah Tuhan yang Maha Esa. Hal ini dikenal sebagai konsep:
Politeisme
Animisme
Monoteisme
Sinkretisme
2. Definisi agama yang paling tepat adalah:
Sistem kepercayaan yang hanya berkaitan dengan ritual
Membentuk norma dan nilai dalam masyarakat
Menjauhkan manusia dari ilmu pengetahuan
Menyebabkan konflik sosial
3. Salah satu fungsi agama dalam kehidupan sosial adalah:
Menggambarkan bentuk fisik dari Tuhan
Mempermudah masyarakat untuk memahami ajaran agama
Menjadi alat perdebatan antar pemeluk agama
Hanya berfungsi sebagai dekorasi
5. Ekspresi beragama antar budaya berbeda-beda karena:
Pengaruh lingkungan, adat, dan nilai budaya lokal
Semua agama memiliki ajaran yang sama
Perbedaan tingkat pendidikan para pemeluknya
Pengaruh dari ilmu pengetahuan modern
6. Makna "ihsan" dalam agama Islam adalah:
Melaksanakan ibadah dengan hati yang lalai
Berbuat baik kepada sesama dan menyembah Allah seolah-olah melihat-Nya
Hanya melakukan amal ibadah
Mengabaikan kewajiban sosial
7. Internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari bertujuan untuk:
Menciptakan konflik antar agama
Membentuk karakter yang sesuai dengan ajaran agama
Menolak perkembangan ilmu pengetahuan
Menghindari hubungan sosial
8. Al-Qur'an dianggap sebagai inspirasi peradaban karena:
Mengatur aspek spiritual kehidupan
Hanya diikuti oleh umat Islam
Menjadi sumber nilai moral, sosial, dan etika dalam masyarakat
Menolak perkembangan teknologi
9. Sunnah adalah segala hal yang:
Keputusan ulama setelah Nabi Muhammad SAW
Hanya perkataan Nabi Muhammad SAW
Perbuatan, perkataan, dan ketetapan Nabi Muhammad SAW
Hanya perbuatan para sahabat Nabi
11. Sunnah dapat menjadi inspirasi budaya karena:
Relevan dengan kehidupan modern
Melarang segala bentuk kebudayaan lokal
Hanya berlaku bagi umat Islam saja
Mengajarkan nilai-nilai universal yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sosial
12. Ijtihad dalam Islam bertujuan untuk:
Mengabaikan ajaran yang sudah ada
Menyusun kembali Al-Qur'an
Menyelesaikan masalah kontemporer berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah
Menciptakan aturan baru tanpa dasar
13. Syarat utama seorang ulama bisa melakukan ijtihad adalah:
Memiliki gelar akademik
Memiliki hafalan Al-Qur'an
Berasal dari keturunan ulama
Memiliki pengetahuan mendalam tentang Al-Qur'an dan Hadits
14. Makna ijtihad dalam Islam adalah:
Beribadah dengan cara apapun
Usaha bersungguh-sungguh untuk memahami, menggali dan menetapkan hukum syariah dalam perkara yang tidak di jelaskan secara eksplisit dalam Al-Qur'an dan hadits
Sekadar mendengarkan ceramah
Mengubah ajaran agama
15. Implementasi agama dalam kehidupan masyarakat dapat diwujudkan melalui:
Mengabaikan norma sosial
Menjalankan ajaran agama sesuai tuntunan
Hanya beribadah tanpa peduli lingkungan sekitar
Beribadah sesuai peraturan pemerintah
16. Ekspresi beragama dapat berbeda antar budaya dan masyarakat. Manakah dari pilihan berikut yang paling mendekati alasan teologis dalam Islam untuk menghargai perbedaan ini?
Al-Qur'an menganjurkan bahwa perbedaan adalah bagian dari sunnatullah sebagai ujian untuk manusia
Perbedaan budaya harus disamakan agar tercipta kesatuan umat
Semua ekspresi beragama harus seragam agar tidak terjadi konflik
Islam mengharuskan penyeragaman budaya untuk menjaga identitas
17. Dalam proses internalisasi nilai-nilai agama, konsep ihsan (berbuat baik) menjadi aspek penting dalam kehidupan seorang Muslim. Bagaimana ihsan ini dapat mempengaruhi hubungan seorang Muslim dengan lingkungan sosial yang plural dan majemuk?
Ihsan hanya diterapkan kepada sesama Muslim, sedangkan kepada non-Muslim sikapnya harus tegas
Ihsan mengarahkan seorang Muslim untuk berbuat baik dan menjaga harmoni sosial tanpa memandang perbedaan keyakinan
Ihsan mewajibkan seorang Muslim untuk mengajak non-Muslim kepada agama Islam dengan pendekatan yang halus
Ihsan diterapkan hanya dalam lingkungan keluarga dekat untuk menjaga keutuhan ikatan kekeluargaan
18. Ekspresi beragama dapat bervariasi di berbagai budaya, meskipun esensi ajaran tetap sama. Dalam Islam, mengakui perbedaan cara ekspresi beragama di berbagai budaya mencerminkan prinsip:
Pentingnya persaingan antar budaya dalam memperkenalkan agama
perbedaan untuk mempertahankan kemurnian ajaran
Penolakan terhadap perbedaan untuk mempertahankan kemurnian ajaran
Penghargaan terhadap keberagaman sebagai bagian dari kebesaran ciptaan Allah
Rasulullah SAW memiliki sifat tabligh, yaitu menyampaikan kebenaran kepada orang lain dengan hikmah dan kelembutan. Bagaimana implementasi dari sifat tabligh ini dalam interaksi sosial seorang Muslim?
Memaksakan pandangan keagamaan secara terbuka kepada semua orang
Menghindari penyampaian agama di lingkungan non-Muslim agar tidak menimbulkan perdebatan
Menyampaikan ajaran agama dengan cara yang bijak dan menghargai perasaan orang lain
Menyampaikan kebenaran dengan keras agar orang lain mengikuti ajaran yang benar
Rasulullah SAW dikenal memiliki sifat jujur (shiddiq) yang luar biasa sehingga dijuluki sebagai “Al-Amin” oleh masyarakat Mekah. Dalam kehidupan sehari-hari, implementasi sifat jujur yang dicontohkan Rasulullah dapat dilihat pada:
Menjaga kebenaran hanya untuk kelompok sendiri agar tetap solid
Menghindari keterbukaan pada orang lain untuk menjaga diri
Berkomitmen pada kejujuran meskipun menghadapi risiko kerugian pribadi
Berbicara yang menyenangkan orang lain walaupun tidak sesuai dengan kenyataan
Dalam memahami "fungsi agama dan simbol dalam masyarakat," moderasi beragama dapat berperan penting dalam menjaga hubungan sosial. Simbol-simbol agama yang digunakan dalam praktik moderasi beragama diharapkan dapat berfungsi sebagai:
Alat untuk membedakan dan membatasi interaksi antar pemeluk agama yang berbeda
Wujud identitas yang inklusif dan mendorong sikap saling menghormati antar agama dan budaya
Alat untuk memperlihatkan keunggulan agama sendiri di atas yang lain
Bukti bahwa hanya agama tertentu yang memiliki simbol yang benar
Dalam konteks moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat, sikap yang paling sesuai adalah..
Menyebarkan keyakinan sendiri tanpa memperhatikan perbedaan yang ada di masyarakat
Menghormati dan menerima keberagaman keyakinan serta bekerja sama dengan yang berbeda agama
Mengisolasi diri dari kelompok masyarakat lain agar keyakinan tetap terjaga
Menganggap hanya agama sendiri yang benar dn menolak semua pandangan lainnya
