wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

fjkdjfkllsf

Total questions: 121

Worksheet time: 1hrs 1mins

Name
Class
Date
1.

Dalam Psikologi Islami, nafs memiliki berbagai tingkatan yang menunjukkan kondisi jiwa manusia. Tingkat tertinggi dari nafs adalah

a)

Nafs al-Ammarah (nafs yang mengajak kepada keburukan)

b)
  • Nafs al-Lawwamah (nafs yang mencela diri sendiri)

c)

Nafs al-Muthmainnah (nafs yang tenang)

d)

Nafs al-Radiyah (nafs yang ridha)

2.

Konsep tawakkal dalam Psikologi Islami merujuk pada aspek penting dalam perilaku manusia yang melibatkan:

a)

Pengabdian penuh pada kehendak Allah tanpa usaha

b)

Usaha maksimal manusia disertai kepercayaan penuh pada ketentuan Allah

c)

Pasrah tanpa ada usaha

d)

Pencarian kesuksesan pribadi tanpa campur tangan ketuhanan

3.

Dimensi spiritualitas dalam Psikologi Islami mengacu pada integrasi aspek-aspek yang mencakup

a)

Moral, fisik, dan emosional

b)

Iman, ibadah, dan akhlak

c)

Pengetahuan, kekayaan, dan status sosial

d)

Kecerdasan intelektual, kesehatan fisik, dan kemakmuran

4.

Salah satu tujuan dari tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) dalam Psikologi Islami adalah

a)

Mencapai kebahagiaan duniawi dan materi

b)
  • Mengembangkan kemampuan manusia dalam mengalahkan orang lain

c)

Menghilangkan keserakahan dan penyakit hati

d)

Memastikan seseorang mendapatkan tempat tertinggi dalam masyarakat

5.

Dalam Psikologi Islami, ihsan adalah tingkatan tertinggi dalam ibadah seseorang, yang dapat didefinisikan sebagai

a)

Beribadah seolah-olah melihat Allah, dan jika tidak mampu, merasa bahwa Allah selalu melihatnya

b)

Menjalankan ibadah hanya untuk mendapatkan imbalan dunia

c)

Beribadah tanpa memperhatikan kualitas ibadahnya

d)

Melakukan ibadah secara terbuka untuk mendapatkan pengakuan orang lain

6.

Dalam Psikologi Islami, konsep ma’rifatullah mengacu pada pengetahuan mendalam tentang diri sendiri, bukan tentang mengenal Allah

a)

Benar

b)

Salah

7.

Al-Qalb (hati) dalam Psikologi Islami dianggap sebagai pusat pengendali emosi, akhlak, dan spiritualitas manusia

a)

Benar

b)

Salah

8.

Salah satu dimensi kesabaran dalam Psikologi Islami adalah kesabaran terhadap musibah dan kesabaran dalam menjalankan ketaatan

a)

Benar

b)

Salah

9.

Psikologi Islami menganggap nafs al-Lawwamah sebagai tingkatan jiwa yang sudah sempurna dan tidak perlu penyucian lebih lanjut

a)

Benar

b)

Salah

10.

Dalam Psikologi Islami, ridha adalah tingkat keimanan tertinggi yang dicapai dengan menerima segala ketentuan Allah tanpa keluhan

a)

Benar

b)

Salah

11.

Dalam Psikologi Islami, tazkiyatun nafs berfungsi untuk:

a)

Meningkatkan kesadaran spiritual dan moral

b)

Memperoleh kekayaan materi

c)

Mendapatkan pengakuan sosial

d)

Menjadi pemimpin dalam masyarakat

12.

Konsep ikhlas dalam Psikologi Islami berarti melakukan segala sesuatu dengan:

a)

Harapan imbalan dari manusia

b)

Keinginan untuk mendapatkan pahala dari Allah

c)

Menunjukkan kemampuan diri kepada orang lain

d)

Memperoleh keuntungan duniawi

13.

Dalam Psikologi Islami, kebahagiaan sejati dicapai melalui:

a)

Memenuhi semua keinginan duniawi

b)

Hubungan yang baik dengan Allah dan sesama

c)

Pengakuan dan penghargaan dari orang lain

d)

Kesuksesan dalam karir dan pendidikan

14.

Dalam Psikologi Islami, zikir memiliki peran penting dalam:

a)

Meningkatkan kesadaran spiritual dan ketenangan jiwa

b)

Menarik perhatian orang lain terhadap diri sendiri

c)

Mendapatkan kekayaan materi

d)

Menjadi pemimpin dalam masyarakat

15.

Konsep syukur dalam Psikologi Islami berkaitan dengan:

a)

Menerima segala sesuatu tanpa berusaha

b)

Pengakuan atas nikmat yang diberikan Allah dan menggunakannya dengan baik

c)

Menunjukkan kekayaan dan status sosial

d)

Beribadah hanya untuk mendapatkan imbalan dunia

16.

Dalam Psikologi Islami, kefahaman tentang qada dan qadar mengajarkan kita untuk:

a)

Menyerah pada nasib tanpa usaha

b)

Berusaha sebaik mungkin sambil percaya pada ketentuan Allah

c)

Hanya mengandalkan usaha tanpa memperhatikan ketentuan Allah

d)

Menilai orang lain berdasarkan keberhasilan mereka

17.

Dalam Psikologi Islami, tawbah adalah proses yang penting untuk:

a)

Menghapus dosa dan kembali kepada Allah

b)

Menunjukkan kekuatan diri di hadapan orang lain

c)

Mendapatkan pengakuan sosial

d)

Memperoleh kekayaan materi

18.

Konsep ukhuwah dalam Psikologi Islami mengacu pada:

a)

Persaudaraan dan saling mendukung antar sesama Muslim

b)

Persaingan untuk mendapatkan kekuasaan

c)

Hubungan yang hanya berdasarkan kepentingan pribadi

d)

Menjaga jarak dengan orang lain untuk menghindari konflik

19.

Dalam Psikologi Islami, iman dianggap sebagai:

a)

Keyakinan yang harus diungkapkan secara terbuka

b)

Dasar dari semua tindakan dan perilaku yang baik

c)

Hanya sekadar ritual tanpa makna

d)

Suatu hal yang tidak perlu dipelajari lebih lanjut

20.

Dalam Psikologi Islami, tazkiyatun nafs dianggap sebagai proses yang penting untuk:

a)

Meningkatkan kesadaran spiritual dan moral

b)

Menjadi lebih kaya secara materi

c)

Mendapatkan pengakuan dari masyarakat

d)

Menjadi pemimpin yang dihormati

21.

Konsep taqwa dalam Psikologi Islami mengacu pada:

a)

Kesadaran akan perintah dan larangan Allah

b)

Hanya menjalankan ibadah tanpa memahami maknanya

c)

Menjauh dari semua bentuk kesenangan dunia

d)

Berusaha untuk mendapatkan kekuasaan dan pengaruh

22.

Dalam Psikologi Islami, kebersihan hati sangat penting untuk:

a)

Mendapatkan kedamaian dan ketenangan jiwa

b)

Menunjukkan status sosial yang tinggi

c)

Mendapatkan pengakuan dari orang lain

d)

Menjadi kaya dan sukses dalam karir

23.

Dalam Psikologi Islami, kefasihan berbahasa dianggap sebagai:

a)

Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia

b)

Hal yang tidak penting dalam ibadah

c)

Penghalang untuk memahami ajaran agama

d)

Hanya diperlukan untuk kepentingan akademis

24.

Konsep berdoa dalam Psikologi Islami berfungsi untuk:

a)

Mendapatkan bantuan dari Allah dalam setiap aspek kehidupan

b)

Menunjukkan kelemahan diri di hadapan orang lain

c)

Hanya sebagai ritual tanpa makna

d)

Menarik perhatian orang lain terhadap diri sendiri

25.

Dalam Psikologi Islami, kebersihan jiwa sangat penting untuk:

a)

Mendapatkan ketenangan dan kedamaian dalam hidup

b)

Menjadi lebih kaya secara materi

c)

Mendapatkan pengakuan dari masyarakat

d)

Menjadi pemimpin yang dihormati

26.

Dalam Psikologi Islami, ithar merupakan konsep yang merujuk pada

a)

Sikap egois untuk mencapai kepentingan pribadi

b)

Mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingan diri sendiri

c)

Keinginan untuk mendapatkan perhatian orang lain

d)

Meningkatkan kesejahteraan diri tanpa memikirkan orang lain

27.

Tawadhu' dalam konsep Psikologi Islami adalah

a)
  • Sikap rendah diri yang berlebihan

b)

Kesombongan yang terselubung dalam kesederhanaan

c)

Rendah hati tanpa merendahkan diri

d)

Merasa lebih rendah dari orang lain

28.

Hasanah adalah istilah yang sering digunakan dalam konteks Psikologi Islami. Makna dari hasanah adalah

a)

Kekayaan material yang berlimpah

b)

Kesejahteraan batin dan kebahagiaan yang seimbang di dunia dan akhirat

c)

Kemampuan untuk mengendalikan emosi secara penuh

d)

Ketaatan terhadap hukum syariah secara mutlak

29.

Dalam Psikologi Islami, riyadhoh atau pelatihan jiwa bertujuan untuk mencapai:

a)

Kemampuan fisik yang maksimal

b)

Ketenangan mental tanpa bantuan agama

c)

Pengendalian emosi dan nafsu yang berlebihan

d)

Kekayaan intelektual melalui pengetahuan dunia

30.

Khalifah fil Ard adalah konsep yang digunakan dalam Psikologi Islami untuk menggambarkan

a)

Kewajiban manusia untuk menguasai ilmu pengetahuan modern

b)

Tanggung jawab manusia sebagai wakil Allah di muka bumi

c)

Penguasaan manusia terhadap dunia hewan dan tumbuhan

d)

Keberhasilan seseorang dalam bidang material

31.

Ikhtiar dalam Psikologi Islami mengajarkan bahwa manusia harus

a)

Menyerahkan segala hasil pada ketentuan Tuhan tanpa usaha

b)

Berusaha secara maksimal dan menyerahkan hasil pada ketentuan Tuhan

c)

Hanya mengandalkan bantuan Tuhan dalam segala hal

d)

Tidak perlu bekerja keras jika memiliki iman yang kuat

32.

Hilm adalah sikap mudah marah yang dilarang dalam Psikologi Islami.

a)

Benar

b)

Salah

33.

Dalam Psikologi Islami, husnudzan adalah sikap prasangka baik yang dianjurkan untuk menjaga hubungan harmonis antar manusia

a)

Benar

b)

Salah

34.

Tasfiyah dalam Psikologi Islami merujuk pada proses pembersihan hati dari sifat-sifat tercela

a)

Benar

b)

Salah

35.

Qana’ah adalah sikap yang merujuk pada ketidakpuasan dan keinginan untuk selalu memiliki lebih banyak materi.

a)

Benar

b)

Salah

36.

Dalam Psikologi Islami, kebangkitan spiritual dapat dicapai melalui:

a)

Pengabaian terhadap ajaran agama

b)

Ritual tanpa pemahaman

c)

Pengembangan diri melalui ibadah dan refleksi

d)

Fokus pada kesuksesan duniawi semata

37.

Dalam Psikologi Islami, syukur adalah sikap yang menunjukkan:

a)

Ketidakpuasan terhadap apa yang dimiliki

b)

Rasa terima kasih kepada Allah atas nikmat yang diberikan

c)

Keinginan untuk mendapatkan lebih banyak harta

d)

Menunjukkan kekayaan kepada orang lain

38.

Dalam Psikologi Islami, konsistensi dalam beribadah berarti:

a)

Melakukan ibadah hanya saat ada waktu luang

b)

Menjaga ibadah meskipun dalam keadaan sulit

c)

Hanya beribadah saat mendapatkan imbalan

d)

Beribadah dengan cara yang tidak sesuai syariah

39.

Dalam Psikologi Islami, zikir memiliki peran penting dalam:

a)

Meningkatkan kesadaran spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah

b)

Menunjukkan kekuatan fisik di hadapan orang lain

c)

Mendapatkan pengakuan sosial dari masyarakat

d)

Memperoleh kekayaan materi yang berlimpah

40.

Konsep taqwa dalam Psikologi Islami mengacu pada:

a)

Kesadaran untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya

b)

Keberhasilan dalam mencapai tujuan duniawi

c)

Penguasaan ilmu pengetahuan tanpa batas

d)

Menunjukkan status sosial yang tinggi di masyarakat

41.

Dalam Psikologi Islami, ikhtiar berarti:

a)

Usaha maksimal yang dilakukan manusia dalam mencapai tujuan

b)

Pasrah tanpa melakukan usaha apapun

c)

Menyerahkan segala sesuatu kepada orang lain

d)

Hanya berdoa tanpa melakukan tindakan nyata

42.

Dalam Psikologi Islami, sabaran adalah sikap yang penting untuk:

a)

Menghadapi ujian dan cobaan dengan tenang

b)

Menunjukkan kelemahan di hadapan orang lain

c)

Mendapatkan pengakuan dari masyarakat

d)

Menjadi kaya secara materi

43.

Konsep amal dalam Psikologi Islami mengacu pada:

a)

Tindakan baik yang dilakukan dengan niat yang tulus

b)

Hanya melakukan ibadah tanpa tindakan nyata

c)

Menunjukkan kemampuan diri kepada orang lain

d)

Usaha untuk mendapatkan kekayaan duniawi

44.

Dalam Psikologi Islami, ikhlas berarti melakukan segala sesuatu dengan:

a)

Keinginan untuk mendapatkan pahala dari Allah

b)

Harapan imbalan dari manusia

c)

Menunjukkan kemampuan diri kepada orang lain

d)

Memperoleh keuntungan duniawi

45.

Dalam Psikologi Islami, mujahadah adalah upaya sungguh-sungguh dalam melawan hawa nafsu untuk mencapai kedekatan dengan Allah.

a)

Benar

b)

Salah

46.

Sabr al-Bala’ adalah istilah dalam Psikologi Islami yang merujuk pada kesabaran saat mendapat nikmat, bukan saat menghadapi cobaan

a)

Benar

b)

Salah

47.

Menurut Psikologi Islami, proses pembauran sosial yang efektif dalam masyarakat heterogen dapat dicapai melalui

a)

Penyesuaian perilaku pada budaya lokal

b)

Pemahaman nilai-nilai Islam yang mengedepankan toleransi

c)

Penghindaran perbedaan budaya

d)

Pembatasan interaksi dengan masyarakat non-Muslim

48.

Dalam konteks pendidikan seks Islam bagi remaja, pendekatan yang direkomendasikan adalah:

a)

Melarang semua diskusi terkait seksualitas di kalangan remaja

b)

Menyampaikan pendidikan seks secara bertahap sesuai umur dan ajaran Islam

c)
  • Menunda pembahasan seksualitas hingga usia dewasa

d)

Menghindari pendidikan seks untuk mengurangi rasa ingin tahu

49.

Psikologi untuk Efektivitas Dakwah bertujuan untuk

a)

Meningkatkan jumlah pengikut baru tanpa memperhatikan pemahaman mereka

b)

Menyusun pesan dakwah yang disesuaikan dengan kondisi psikologis audiens

c)

Memastikan dakwah bersifat satu arah tanpa feedback

d)

Menggunakan pendekatan yang mengintimidasi untuk meningkatkan keimanan

50.

Aplikasi psikologi dakwah dalam membantu kaum dhuafa dan masakin mengutamakan

a)

Penyampaian ceramah agama yang padat

b)

Pemberian bantuan fisik tanpa perlu komunikasi emosional

c)

Pendekatan psikologis yang menyentuh emosi dan memberikan harapan

d)

Pendidikan formal tanpa ada konseling pribadi

51.

Puasa dalam perspektif Psikologi Islami berpengaruh pada kesehatan jiwa karena

a)

Mengurangi aktivitas otak sehingga jiwa lebih tenang

b)

Menjauhkan individu dari kebiasaan buruk melalui pengendalian diri

c)
  • Memusatkan seluruh aktivitas pada kebutuhan spiritual saja

d)

Menghilangkan kebutuhan fisik secara permanen

52.

Dalam Psikologi Islami, dakwah yang efektif sebaiknya mengabaikan faktor kondisi psikologis pendengar agar pesan agama tetap universal.

a)

Benar

b)

Salah

53.

Dalam Psikologi Islami, tawakkal berarti:

a)

Menyerahkan segala urusan kepada Allah setelah berusaha

b)

Hanya mengandalkan usaha tanpa doa

c)

Menunggu bantuan Allah tanpa berusaha

d)

Berusaha tanpa mempercayai ketentuan Allah

54.

Konsep ukhuwah dalam Psikologi Islami mengacu pada:

a)

Persaudaraan yang dibangun atas dasar iman dan kasih sayang

b)

Hubungan sosial yang bersifat sementara

c)

Persaingan antar individu untuk mendapatkan perhatian

d)

Hubungan yang hanya berdasarkan kepentingan material

55.

Dalam Psikologi Islami, ilmu dianggap sebagai:

a)

Alat untuk mencapai kekuasaan dan pengaruh

b)

Wajib dipelajari untuk meningkatkan kualitas diri dan masyarakat

c)

Hanya berguna untuk mendapatkan pekerjaan

d)

Hal yang tidak perlu diperdalam jika sudah memiliki gelar

56.

Dalam Psikologi Islami, tawakkul adalah sikap berserah diri kepada Allah setelah melakukan usaha yang maksimal

a)

Benar

b)

Salah

57.

Konsep amal soleh dalam Psikologi Islami berfungsi untuk:

a)

Mendapatkan pahala di dunia dan akhirat

b)

Menunjukkan kekuatan diri di hadapan orang lain

c)

Hanya sebagai kewajiban tanpa makna

d)

Menarik perhatian orang lain terhadap diri sendiri

58.

Dalam Psikologi Islami, ukhuwah adalah ikatan persaudaraan yang harus dijaga untuk menciptakan masyarakat yang harmonis

a)

Benar

b)

Salah

59.

Dalam Psikologi Islami, iman dianggap sebagai:

a)

Keyakinan yang mendalam terhadap Allah dan ajaran-Nya

b)

Hanya sekedar ritual tanpa penghayatan

c)

Hal yang tidak berpengaruh pada kehidupan sehari-hari

d)

Suatu bentuk kepatuhan tanpa pemahaman

60.

Konsep amal soleh dalam Psikologi Islami merujuk pada:

a)

Perbuatan baik yang dilakukan dengan niat yang tulus

b)

Hanya tindakan yang terlihat oleh orang lain

c)

Amal yang dilakukan untuk mendapatkan pujian

d)

Perbuatan yang tidak memiliki nilai spiritual

61.

Dalam Psikologi Islami, hijrah berarti:

a)

Perpindahan dari keadaan buruk menuju keadaan yang lebih baik

b)

Hanya sekedar berpindah tempat tinggal

c)

Menjauh dari tanggung jawab sosial

d)

Proses yang tidak memiliki makna spiritual

62.

Dalam Psikologi Islami, tazkiyah adalah proses yang bertujuan untuk:

a)

Meningkatkan kesadaran akan dosa-dosa yang telah dilakukan

b)

Menyucikan jiwa dari sifat-sifat negatif dan penyakit hati

c)

Menjadi lebih kaya secara materi dan harta

d)

Menunjukkan kekuatan iman di hadapan orang lain

63.

Konsep taqwa dalam Psikologi Islami mengajarkan bahwa seseorang harus:

a)

Selalu merasa takut kepada orang lain

b)

Menjauhkan diri dari segala bentuk ketaatan

c)

Melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya

d)

Hanya beribadah saat ada kebutuhan materi

64.

Dalam Psikologi Islami, kebersihan fisik dan spiritual saling berkaitan karena:

a)

Kebersihan fisik tidak ada hubungannya dengan spiritual

b)

Kebersihan fisik dapat meningkatkan kualitas ibadah dan ketenangan jiwa

c)

Hanya kebersihan spiritual yang penting dalam beribadah

d)

Kebersihan fisik hanya untuk kepentingan sosial

65.

Dalam Psikologi Islami, tawakkul berarti:

a)

Menyerahkan segala urusan kepada Allah setelah berusaha

b)

Hanya mengandalkan usaha tanpa doa

c)

Pasrah tanpa melakukan apapun

d)

Berdoa tanpa melakukan ikhtiar

66.

Dalam Psikologi Islami, ikhlas adalah sikap yang menunjukkan:

a)

Melakukan amal hanya untuk mendapatkan pujian dari orang lain

b)

Melakukan amal dengan tulus karena Allah

c)

Menjaga rahasia amal agar tidak diketahui orang lain

d)

Hanya melakukan ibadah saat ada orang lain yang melihat

67.

Dalam Psikologi Islami, syukur adalah sikap yang penting untuk:

a)

Menghargai nikmat dan berterima kasih kepada Allah

b)

Menunjukkan kekayaan dan status sosial

c)

Mendapatkan pengakuan dari masyarakat

d)

Menjadi lebih ambisius dalam mengejar materi

68.

Dalam Psikologi Islami, ikhlas adalah sikap yang menunjukkan:

a)

Melakukan amal hanya untuk mendapatkan pujian dari orang lain

b)

Melakukan amal dengan tulus hanya karena Allah

c)

Menjalankan ibadah tanpa memahami maknanya

d)

Berusaha untuk mendapatkan imbalan duniawi

69.

Konsep sabaran dalam Psikologi Islami mengajarkan kita untuk:

a)

Menyerah pada kesulitan yang dihadapi

b)

Berusaha dengan penuh ketekunan meskipun dalam kesulitan

c)

Hanya mengandalkan doa tanpa usaha

d)

Menunjukkan kelemahan di hadapan orang lain

70.

Dalam Psikologi Islami, tawadhu adalah sikap yang mencerminkan:

a)

Kesombongan dan kebanggaan diri

b)

Rendah hati dan tidak merasa lebih dari orang lain

c)

Keinginan untuk selalu diperhatikan

d)

Menjaga jarak dengan orang lain untuk menghindari konflik

71.

Dalam Psikologi Islami, tawbah adalah proses yang penting untuk:

a)

Mendapatkan pengakuan dari masyarakat

b)

Membersihkan diri dari dosa dan kesalahan

c)

Menjadi lebih kaya secara materi

d)

Menunjukkan kekuatan di hadapan orang lain

72.

Konsep amal soleh dalam Psikologi Islami mengacu pada:

a)

Perbuatan baik yang dilakukan dengan niat yang tulus

b)

Hanya melakukan ibadah ritual tanpa tindakan nyata

c)

Usaha untuk mendapatkan kekuasaan dan pengaruh

d)

Menunjukkan kemampuan diri kepada orang lain

73.

Dalam Psikologi Islami, syukur adalah sikap yang penting untuk:

a)

Mendapatkan lebih banyak harta dan kekayaan

b)

Menjaga hubungan baik dengan Allah dan sesama

c)

Menunjukkan status sosial yang tinggi

d)

Hanya berfokus pada diri sendiri

74.

Menurut Psikologi Islami, proses pembauran sosial yang efektif dalam masyarakat heterogen dapat dicapai melalui

a)

Penyesuaian perilaku pada budaya lokal

b)

Pemahaman nilai-nilai Islam yang mengedepankan toleransi

c)

Penghindaran perbedaan budaya

d)

Pembatasan interaksi dengan masyarakat non-Muslim

75.

Telaah kritis terhadap psikologi modern dalam Psikologi Islami menunjukkan bahwa psikologi Barat cenderung

a)

Berorientasi pada pendekatan materialistik

b)

Mengutamakan pendekatan spiritual

c)

Menyeimbangkan aspek material dan spiritual

d)

Mengabaikan pengaruh budaya

76.

Dalam Psikologi Islami, perilaku beragama dianggap sebagai

a)

Bentuk kepercayaan tanpa tindakan nyata

b)

Tindakan yang hanya dilakukan saat ibadah formal

c)

Integrasi antara keyakinan, perilaku, dan nilai-nilai agama

d)

Hanya sebagai simbol sosial

77.

Perspektif Islam tentang religiusitas mencakup dimensi berikut, kecuali

a)

Ibadah formal

b)

Kesadaran diri yang rendah

c)

Akhlak mulia

d)

Hubungan dengan Allah

78.

Teori kebutuhan berprestasi dalam perspektif Al-Qur'an menekankan pada

a)

Kompetisi dan kemenangan

b)

Kerja keras dan kejujuran dalam berusaha

c)

Mengalahkan orang lain demi sukses

d)

Hasil yang lebih penting daripada proses

79.

Integrasi psikoterapi dan Islam bertujuan untuk

a)

Menyingkirkan aspek agama dari terapi

b)

Menerapkan teknik modern tanpa mempertimbangkan nilai Islam

c)
  • Menggabungkan nilai-nilai Islam dalam pendekatan terapi psikologis

d)

Menghindari intervensi medis dalam terapi

80.

Psikologi modern seringkali mengabaikan aspek spiritual dalam pemahaman perilaku manusia

a)

Benar

b)

Salah

81.

Dalam Psikologi Islami, perilaku beragama bukan hanya tindakan formal tetapi mencakup seluruh aspek kehidupan

a)

Benar

b)

Salah

82.

Perspektif Islam tentang religiusitas hanya terfokus pada ibadah formal seperti shalat dan puasa.

a)

Benar

b)

Salah

83.

Menurut teori kebutuhan berprestasi dalam Al-Qur'an, kesuksesan diukur hanya dari hasil akhir, bukan proses

a)

Benar

b)

Salah

84.

Integrasi psikoterapi dan Islam memungkinkan pasien menjalani terapi dengan mempertahankan keyakinan agamanya

a)

Benar

b)

Salah

85.

Zuhud dalam Psikologi Islami sering diartikan sebagai sikap

a)
  • Menjauhi semua kenikmatan dunia tanpa kecuali

b)

Hidup sederhana tanpa terikat pada kemewahan dunia

c)

Menghindari kebutuhan dunia dengan cara menyendiri

d)

Mengabaikan semua interaksi sosial untuk fokus pada ibadah

86.

Khusnudzan adalah sikap yang diajarkan dalam Islam untuk

a)
  • Berprasangka baik kepada Allah dan sesama manusia

b)

Tidak memiliki prasangka terhadap siapa pun

c)

Menjaga prasangka negatif dalam menghadapi situasi buruk

d)

Menghindari prasangka dengan menghindari interaksi sosial

87.

Dalam Psikologi Islami, teori kebutuhan berprestasi versi Al-Qur'an menekankan pada

a)

Kesuksesan yang diraih dengan usaha keras dan niat yang tulus

b)

Persaingan yang ketat untuk mencapai tujuan pribadi

c)

Keberhasilan material sebagai indikator utama

d)

Mendapatkan pengakuan dari masyarakat sebagai motivasi utama

88.

Aliran Empirisme disebut juga aliran Environmentalisme, yaitu suatu aliran yang menitikberatkan pandangannya pada peranan lingkungan sebagai penyebab timbulnya tingkah laku. Aliran ini juga dikenal sebagai aliran?...

a)

Konkret & Netral

b)

Individu & Positivistik

c)

Positivistik & Optimistik

d)

Optimistik & Modifikasi

89.

Tugas utama akal adalah mengikat dan menahan hawa nafsu, namun jika tidak maka akal dimanfaatkan oleh nafsu. Sementara nafsu prinsip kerjanya hanya mengejar kenikmatan duniawi dan ingin menggambarkan nafsu-nafsu impulsifnya. Maka akal itu berprinsip mengejar hal-hal tentang?

a)

Positivistik & Rasionalistik

b)

Realistik & Optimistik

c)

Religius & Nasionalistik

d)


Realistik & Rasionalistik

90.

Dibawah ini adalah 3 jenis dinamika kepribadian dalam perspektif Islam, kecuali...

a)

Kepribadian Muthmainnah

b)

Kepribadian Lawwamah

c)

Kepribadian Ammarah

d)

Kepribadian Muamalah

91.

Manusia yang berkepribadian ammarah tidak saja dapat merusak dirinya sendiri, tetapi juga merusak diri orang lain. Keberadaannya ditentukan oleh dua daya, yaitu?

a)

Bakhil dan Ujub

b)

Ujub dan Syahwat

c)

Syahwat dan Ghadah

d)

Ghadah dan Bakhil

92.

Dalam Psikologi Islami, maqam sabr dianggap sebagai tingkatan jiwa yang penting dalam menghadapi ujian hidup. Maqam sabr tidak hanya mencakup kesabaran menghadapi musibah, tetapi juga

a)

Kemampuan untuk menerima ketentuan Allah dengan sepenuh hati sambil tetap berharap agar ujian diakhiri

b)

Kesabaran dalam menaati perintah Allah dan menahan diri dari maksiat tanpa rasa keluhan atau ragu

c)

Kecenderungan untuk pasrah secara total terhadap ujian tanpa usaha apapun

d)

Menahan amarah tanpa ada rasa ketidakpuasan sedikitpun

93.

Tafakkur adalah proses refleksi mendalam dalam Psikologi Islami yang bertujuan untuk memperkuat iman. Dalam konteks ini, tafakkur sebaiknya difokuskan pada

a)

Pemikiran tentang hasil akhir dari seluruh tindakan manusia di dunia

b)

Mencari jawaban tentang mengapa Allah menciptakan musibah dalam kehidupan manusia

c)

Menghayati kebesaran ciptaan Allah dan merenungkan hikmah di balik penciptaan tersebut untuk meningkatkan ketakwaan

d)

Merenungkan nasib buruk yang menimpa diri dan membandingkan dengan orang lain

94.

Dalam proses tazkiyatun nafs, Psikologi Islami mengajarkan bahwa seseorang perlu menghindari sifat-sifat tercela seperti takabbur, ujub, dan riyak. Sifat ujub secara spesifik didefinisikan sebagai

a)

Kebanggaan berlebihan terhadap diri sendiri yang muncul tanpa mempertimbangkan kelemahan diri dan hanya fokus pada kelebihan

b)

Kecenderungan untuk merasa lebih unggul daripada orang lain dan merendahkan mereka secara terbuka

c)

Kesombongan yang terlihat dalam penampilan dan perilaku yang memamerkan kelebihan

d)

Mengharapkan penghormatan orang lain tanpa memperhatikan nilai spiritual

95.

Dalam Psikologi Islami, maqam tawakkal atau kedudukan tawakkal berada pada tingkatan tinggi dalam iman. Tawakkal bukan sekadar sikap menyerah, tetapi lebih pada

a)
  • Mengabaikan segala bentuk usaha dan pasrah sepenuhnya pada Allah

b)

Berusaha maksimal dalam batas kemampuan manusia dan menyerahkan hasil akhir sepenuhnya pada ketentuan Allah, tanpa rasa kecewa pada hasil

c)

Memastikan hasil yang diinginkan tercapai dengan doa dan usaha keras tanpa mempertimbangkan nasib

d)

Menyandarkan diri pada takdir, sambil terus merasakan kekhawatiran akan hasil usaha

96.

Nafs al-Lawwamah adalah salah satu jenis nafsu yang dijelaskan dalam Psikologi Islami. Karakteristik utama dari nafs al-Lawwamah adalah

a)

Kecenderungan untuk selalu menyalahkan orang lain atas kesalahan yang terjadi

b)

Kesadaran diri yang tinggi sehingga selalu mengoreksi dan mencela diri ketika melakukan kesalahan

c)

Perasaan puas diri yang menyebabkan seseorang selalu merasa benar

d)

Sikap pasrah yang membuat individu tidak peduli dengan tindakan baik atau buruk

97.

Dalam Psikologi Islami, rahmah adalah:

a)

Kasih sayang yang diberikan Allah kepada makhluk-Nya

b)

Perasaan cemburu terhadap orang lain

c)

Keinginan untuk menguasai orang lain

d)

Ketidakpedulian terhadap sesama

98.

Konsep amal soleh dalam Psikologi Islami mengacu pada:

a)

Perbuatan baik yang dilakukan dengan niat yang tulus

b)

Amal yang hanya dilakukan untuk mendapatkan pujian

c)

Perbuatan yang menguntungkan diri sendiri tanpa memikirkan orang lain

d)

Amal yang dilakukan tanpa memperhatikan syariah

99.

Dalam Psikologi Islami, tazkiyah berarti:

a)

Penyucian jiwa dari sifat-sifat buruk

b)

Proses mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya

c)

Menjaga jarak dari orang lain untuk menghindari konflik

d)

Hanya berdoa tanpa melakukan usaha

100.

Berikut yang BUKAN termasuk tokoh Psikologi Islam..

a)


Prof. Dr. Malik Badri

b)

Syed Muhammad Naquib al-Attas

c)

Ismail al-Faruqi

d)


Azh-Zhahir Ruknuddin Baibars

101.

Prof. Dr. Malik Badri menyampaikan bahwa teori Cocial Conditioning sebenarnya sudah ada dalam Al-Quran surat..

a)


Surat Al-Maidah ayat 4

b)


Surat Al-Maidah ayat 5

c)


Surat Al-Maidah ayat 6

d)


Surat Al-Maidah ayat 12

102.

"JIWA MANUSIA DIPAHAMI DENGAN MERUJUK PADA KETERANGAN AL-QURAN DAN AL- HADITS."

Merupakan pendekatan dalam memahami jiwa dengan corak apa?

a)


Pendekatan Qur'ani Nabawi

b)

Pendekatan Sufistik

c)


Pendekatan Filosofis

d)

Pendekatan Qur'ani dan Hadist

103.

Berikut adalah pengertian jiwa Amarah bis-Su'..

a)


Jiwa Amarah bis-Su' adalah jiwa yang penuh dengan kedamaian dan cinta yang berlebihan.

b)

Jiwa Amarah bis-Su' adalah jiwa yang penuh dengan kesabaran dan ketenangan yang berlebihan.

c)

Jiwa Amarah bis-Su' adalah jiwa yang penuh dengan kebahagiaan dan sukacita yang berlebihan.

d)


Jiwa Amarah bis-Su' adalah jiwa yang penuh dengan kemarahan dan kebencian yang berlebihan.

104.

Surat di dalam Al-Quran yang menjelaskan sifat manusia yang pelupa adalah...

a)

QS. Yunus: 12

b)

Al-Alaq: 6

c)

Az-Zumar: 9

d)

An-Nisa': 28

105.

Surat Al-Ahzab ayat 72 menjelaskan bahwa manusia memiliki sifat...

a)


Mengikuti prasangka

b)

Lemah

c)


Dzalim dan Bodoh

d)


Kikir

106.

Berikut adalah pengertian dari Basyar menurut Al Raghib Al Ashfahani

a)

Fisik

b)


Badan

c)

Kulit

d)


Luar

107.

"Segala sesuatu yang berlawanan dengan cara liar, tidak biadab, tidak liar, jinak, dinamis, harmonis, dan bersahabat"

Adalah pengertian dari..

a)

Manusia menurut terminologi Al-Quran

b)

Manusia sebagai Al-Ins

c)


Manusia sebagai al-Basyar

d)

Manusia sebagai Bani

108.

Surat Az-Zariyat ayat 56 yang berbunyi, "Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku"

Berikut YANG TIDAK termasuk isi dari surat di atas..

a)

Bahwa manusia dan jin memiliki kesamaan

b)

Meskipun berbeda, manusia dan jin diciptakan untuk bersama

c)

Manusia dan jin memiliki perbedaan

d)

Tujuan hidup manusia

109.

Terminologi dalam Al-Quran yang merujuk pada keturunan manusia adalah...

a)


Bani Israil

b)


Bani Adam

c)

Bani Hawa

d)

Bani Jinn

110.

Terminologi dalam Al-Quran yang merujuk pada ciri fisik manusia adalah...

a)

Al-Basyr

b)

Bani Adam

c)

Al-Ins

d)

Khalifah

111.

Lengkapkan mafhum hadis berikut :

"Sesungguhnya aku diutuskan untuk ...

a)

membawa kalian menuju syurga

b)

menyempurnakan akhlak yang mulia

c)

membimbing kamu kepada Al-Quran dan Hadis

d)

memberi peringatan azab api neraka

112.

"Allah mengurniakan hikmah yang tinggi kepada baginda SAW dan ilmu yang melimpah ruah. Baginda SAW juga menggunakan dalil yang paling jelas dalam mengajarkan syariat serta alasan yang rasional. Dalam berbicara, Rasulullah SAW memilih tutur bicara yang ringkas, padat dan jelas."

Berikut adalah keistimewaan Rasululllah SAW dari segi :

a)

Kesempurnaan kejadian

b)

Kesempurnaan amalan & tindakan

c)

Kesempurnaan tutur bicara

113.

esehatan mental dalam psikologi Islam melibatkan integrasi antara aspek spiritual dan psikologis. Salah satu tujuan utama dari pendekatan ini adalah...

a)

Merawat aspek spiritual secara eksklusif.

b)

Menggabungkan aspek spiritual dan psikologis untuk kesembuhan yang holistik.

c)

Menghindari penggunaan metode psikologis konvensional.

d)

Mengabaikan aspek spiritual dan fokus pada psikologis.

114.

Dalam psikologi Islami sama sekali tidak ada pencampurbauran antara psikologi dengan agama atau pereduksian fenomena keagamaan menjadi semata-mata proses psikologi. Scientific tetap merupakan ciri utama psikologi Islami

a)

Benar

b)

Salah

115.

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa al-Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagimu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu”. Ayat ini merupakan terjemahan dari surat:

a)

Fussilat: 53

b)

Al-Baqarah: 12

c)

An-Nisa: 10

d)

Al-Mulk: 3

116.

Dalam Psikologi Islami, terjadi penambahan 2 fungsi ilmu pengetahuan disamping 3 fungsi berikut yaitu fungsi pemahaman (understanding), fungsi pengendalian (control), dan fungsi peramalan (prediction). Kedua fungsi tambahan itu adalah:

a)

Fungsi pendidikan (education) dan fungsi budaya (culture)

b)

Fungsi pengembangan (development) dan fungsi pendidikan (education)

c)

Fungsi pendidikan (education) dan fungsi ekonomi (economy)

d)

Fungsi pengembangan (development) dan fungsi social masyarakat (social community)

117.

Menurut Bastaman (2011), Psikologi Islami didefinisikan sebagai corak psikologi berlandaskan citra manusia menurut ajaran Islam, yang mempelajari keunikan dan pola perilaku manusia sebagai ungkapan pengalaman interaksi dengan diri sendiri, lingkungan sekitar, dan alam keruhanian, dengan tujuan:

a)

Meningkatkan kapasitas diri sendiri dan keberagamaan

b)

Meningkatkan kesehatan mental dan kualitas keberagamaan

c)

Menurunkan tingkat emosional dan menaikkan spiritualisme

118.

Psikologi Islami berbeda dengan psikologi kontemporer dalam memaknai citra manusia. Dalam psikologi kontemporer citra manusia berorientasi pada ajaran Islam yang menganggap bahwa manusia itu memiliki martabat yang tinggi sebagai khalifah di muka bumi ini.

a)

Benar

b)

Salah

119.

Dalam Psikologi Islami, ikhlas berarti melakukan segala sesuatu dengan:

a)

Keinginan untuk mendapatkan pahala dari Allah

b)

Harapan imbalan dari manusia

c)

Menunjukkan kemampuan diri kepada orang lain

d)

Memperoleh keuntungan duniawi

120.

Dalam Psikologi Islami, tawakkal adalah sikap yang menunjukkan:

a)

Kepercayaan penuh kepada Allah setelah berusaha

b)

Menyerah tanpa melakukan usaha

c)

Hanya mengandalkan usaha tanpa doa

d)

Berusaha tanpa mempercayai ketentuan Allah

121.

Dalam Psikologi Islami, kebahagiaan sejati dapat dicapai melalui:

a)

Hubungan yang baik dengan Allah dan sesama

b)

Memenuhi semua keinginan duniawi

c)

Pengakuan dan penghargaan dari orang lain

d)

Kesuksesan dalam karir dan pendidikan