WorksheetsQuiz Hukum Hess dan Entalpi
Total questions: 32
Worksheet time: 11mins
Hukum Hess menyatakan bahwa perubahan entalpi suatu reaksi kimia akan:
Bergantung pada suhu
Bergantung pada tekanan
Sama, tidak tergantung pada jalur reaksi
Hanya berlaku untuk reaksi eksoterm
Berubah seiring dengan waktu
Hukum Hess adalah salah satu bentuk hukum termokimia yang didasarkan pada prinsip:
Konservasi energi
Hukum kekekalan massa
Entropi
Energi bebas Gibbs
Kesetimbangan reaksi
Jika reaksi 1 dan reaksi 2 dilakukan secara berturut-turut, maka perubahan entalpi totalnya adalah:
Selisih antara perubahan entalpi reaksi 1 dan reaksi 2
Jumlah perubahan entalpi reaksi 1 dan reaksi 2
Perubahan entalpi reaksi 1 dikali perubahan entalpi reaksi 2
Perubahan entalpi reaksi 1 dibagi perubahan entalpi reaksi 2
Tidak dapat dihitung
Suatu reaksi memiliki perubahan entalpi ΔH=−150kJ. Jika reaksi dibalik arah reaksinya, maka perubahan entalpinya menjadi:
+150 kJ
-150 kJ
0 kJ
-75 kJ
+75 kJ
Jika dua reaksi kimia dijumlahkan dan perubahan entalpi masing-masing reaksi diketahui, maka perubahan entalpi total adalah:
Jumlahkan perubahan entalpi masing-masing reaksi
Ambil rata-rata perubahan entalpi
Kurangi perubahan entalpi reaksi pertama dengan yang kedua
Tidak dapat dihitung
Hanya berlaku jika reaksi dalam keadaan setimbang
Dalam hukum Hess, perubahan entalpi pada jalur reaksi yang berbeda akan tetap:
Berbeda jika suhu berubah
Sama jika tekanan tetap
Sama jika reaksi melibatkan gas
Berbeda untuk reaksi eksoterm dan endoterm
Sama, tidak tergantung pada jalur reaksi
Hukum Hess digunakan untuk menghitung perubahan entalpi dalam reaksi yang tidak dapat diukur secara langsung, dengan cara:
Menghitung perubahan suhu
Menggunakan data entalpi pembentukan standar
Mengukur tekanan gas
Menggunakan hukum termodinamika pertama
Mencari jumlah produk dan pereaksi
Jika reaksi pembentukan senyawa A dari unsur-unsurnya memiliki perubahan entalpi ΔHf, maka nilai ΔHf untuk unsur dalam bentuk standar adalah:
Positif
Negatif
Nol
Tidak tetap
Bergantung pada jumlah unsur
Suatu reaksi endoterm memiliki nilai ΔH=+200 kJ. Artinya:
Reaksi melepaskan 200 kJ energi
Reaksi menyerap 200 kJ energi
Energi tidak terlibat dalam reaksi
Entalpi produk lebih besar daripada reaktan
Entalpi reaktan lebih besar daripada produk
Hukum Hess dapat diterapkan pada reaksi yang:
Tidak melibatkan perubahan suhu
Melibatkan hanya senyawa gas
Dapat dilakukan dalam beberapa langkah reaks
Hukum Hess dapat diterapkan pada reaksi yang:
Tidak melibatkan perubahan suhu
Melibatkan hanya senyawa gas
Dapat dilakukan dalam beberapa langkah reaksi
Hanya reaksi yang berlangsung cepat
Melibatkan reaksi pembakaran
Pada reaksi pembentukan senyawa dari unsur-unsurnya, perubahan entalpi standar (ΔHf∘ΔHf∘) adalah:
Perubahan entalpi reaksi pada suhu 0°C
Perubahan entalpi reaksi pada suhu 298 K
Perubahan entalpi reaksi pada suhu 100°C
Perubahan entalpi pada suhu yang tidak tetap
Tidak ada perubahan entalpi pada reaksi pembentukan
Dalam reaksi pembakaran, entalpi pembakaran (ΔHcΔHc) adalah perubahan entalpi yang terjadi ketika:
Senyawa terbakar di dalam oksigen
Senyawa terurai
Senyawa dibentuk dari unsur-unsurnya
Senyawa disublimasi
Senyawa dicampur dengan air
Hukum Hess dapat digunakan untuk menghitung perubahan entalpi reaksi dengan cara:
Menggunakan data suhu awal dan akhir
Menjumlahkan entalpi standar pembentukan produk dan mengurangkan entalpi pembentukan reaktan
Menggunakan jumlah tekanan gas
Menggunakan hukum kedua termodinamika
Semua jawaban benar
Perubahan entalpi total suatu reaksi adalah jumlah dari:
Entalpi produk dikurangi entalpi reaktan
Entalpi reaktan dikurangi entalpi produk
Entalpi reaktan ditambah entalpi produk
Perubahan suhu total reaksi
Semua jawaban salah
Hukum Hess dapat digunakan untuk menghitung entalpi reaksi yang melibatkan banyak langkah, dengan cara:
Menghitung perubahan entalpi tiap langkah
Menghitung perubahan entalpi total dalam satu langkah
Mengabaikan entalpi langkah-langkah yang tidak penting
Mencari suhu di setiap langkah reaksi
Menggunakan hukum termodinamika kedua
Jika suatu reaksi memiliki entalpi reaktan lebih tinggi daripada entalpi produk, maka reaksi tersebut:
Eksoterm
Endoterm
Tidak terjadi
Berlangsung pada suhu tinggi
Reversibel
Salah satu contoh aplikasi hukum Hess dalam kehidupan sehari-hari adalah:
Pembentukan air dari hidrogen dan oksigen
Pembakaran bahan bakar
Proses fotosintesis
Proses penguapan air
Semua jawaban benar
Jika entalpi pembentukan senyawa X adalah -200 kJ/mol dan entalpi pembakaran senyawa X adalah -500 kJ/mol, maka perubahan entalpi untuk reaksi penguraian senyawa X adalah:
+300 kJ/mol
-300 kJ/mol
-500 kJ/mol
+500 kJ/mol
Tidak dapat dihitung
Dalam hukum Hess, perubahan entalpi suatu reaksi bergantung pada:
Jumlah molekul yang terlibat
Jenis zat
Dalam hukum Hess, perubahan entalpi suatu reaksi bergantung pada:
Jumlah molekul yang terlibat
Jenis zat yang terlibat
Jalur reaksi yang ditempuh
Semua faktor di atas
Hanya jenis zat yang terlibat
Berdasarkan hukum Hess, jika suatu reaksi dapat dibagi menjadi dua langkah, maka perubahan entalpi reaksi total adalah:
Selisih antara perubahan entalpi kedua langkah
Perubahan entalpi langkah pertama ditambah perubahan entalpi langkah kedua
Perubahan entalpi langkah pertama dikali perubahan entalpi langkah kedua
Tidak ada hubungan
Perubahan entalpi langkah kedua dikurangi perubahan entalpi langkah pertama
Alkana adalah hidrokarbon yang memiliki ikatan:
Ikatan tunggal antara atom karbon
Ikatan rangkap dua antara atom karbon
Ikatan rangkap tiga antara atom karbon
Ikatan tunggal dan rangkap dua
Ikatan tunggal dan rangkap tiga
Senyawa dengan rumus C₄H₁₀ termasuk golongan:
Alkana
Alkena
Alkuna
Aromatik
Alkohol
Manakah dari senyawa berikut yang merupakan alkena?
C₄H₁₀
C₄H₈
C₄H₆
C₆H₁₂
C₆H₆
Alkena memiliki ikatan rangkap dua antara atom karbon, yang berarti memiliki:
Dua ikatan tunggal dan satu ikatan rangkap dua
Dua ikatan rangkap dua
Dua ikatan tunggal
Satu ikatan tunggal dan satu ikatan rangkap dua
Satu ikatan rangkap dua antara atom karbon
Senyawa dengan rumus C₃H₆ adalah:
Propana
Propena
Propilena
Propyne
Propadiin
Manakah dari senyawa berikut yang merupakan alkuna?
C₄H₈
C₄H₆
C₅H₁₀
C₆H₁₂
C₆H₆
Alkuna memiliki ikatan rangkap tiga antara dua atom karbon, dan salah satu contohnya adalah:
Etana
Etena
Etuna
Butana
Butena
Ciri khas dari alkana adalah:
Memiliki ikatan rangkap dua
Hanya memiliki ikatan tunggal
Memiliki ikatan rangkap tiga
Memiliki ikatan tunggal dan rangkap dua
Memiliki ikatan rangkap dua dan tiga
Salah satu contoh reaksi yang dapat dilakukan oleh alkena adalah:
Reaksi substitusi
Reaksi hidrogenasi
Reaksi oksidasi dengan asam klorida
Reaksi pembakaran
Reaksi polimerisasi
Manakah dari senyawa berikut yang merupakan alkana dengan struktur rantai lurus?
Metana
Etana
Propana
Butana
2-metilpropana
