Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Hukum Hess dan Entalpi

Total questions: 32

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Hukum Hess menyatakan bahwa perubahan entalpi suatu reaksi kimia akan:

a)

Bergantung pada suhu

b)

Bergantung pada tekanan

c)

Sama, tidak tergantung pada jalur reaksi

d)

Hanya berlaku untuk reaksi eksoterm

e)

Berubah seiring dengan waktu

2.

Hukum Hess adalah salah satu bentuk hukum termokimia yang didasarkan pada prinsip:

a)

Konservasi energi

b)

Hukum kekekalan massa

c)

Entropi

d)

Energi bebas Gibbs

e)

Kesetimbangan reaksi

3.

Jika reaksi 1 dan reaksi 2 dilakukan secara berturut-turut, maka perubahan entalpi totalnya adalah:

a)

Selisih antara perubahan entalpi reaksi 1 dan reaksi 2

b)

Jumlah perubahan entalpi reaksi 1 dan reaksi 2

c)

Perubahan entalpi reaksi 1 dikali perubahan entalpi reaksi 2

d)

Perubahan entalpi reaksi 1 dibagi perubahan entalpi reaksi 2

e)

Tidak dapat dihitung

4.

Suatu reaksi memiliki perubahan entalpi ΔH=−150kJ. Jika reaksi dibalik arah reaksinya, maka perubahan entalpinya menjadi:

a)

+150 kJ

b)

-150 kJ

c)

0 kJ

d)

-75 kJ

e)

+75 kJ

5.

Jika dua reaksi kimia dijumlahkan dan perubahan entalpi masing-masing reaksi diketahui, maka perubahan entalpi total adalah:

a)

Jumlahkan perubahan entalpi masing-masing reaksi

b)

Ambil rata-rata perubahan entalpi

c)

Kurangi perubahan entalpi reaksi pertama dengan yang kedua

d)

Tidak dapat dihitung

e)

Hanya berlaku jika reaksi dalam keadaan setimbang

6.

Dalam hukum Hess, perubahan entalpi pada jalur reaksi yang berbeda akan tetap:

a)

Berbeda jika suhu berubah

b)

Sama jika tekanan tetap

c)

Sama jika reaksi melibatkan gas

d)

Berbeda untuk reaksi eksoterm dan endoterm

e)

Sama, tidak tergantung pada jalur reaksi

7.

Hukum Hess digunakan untuk menghitung perubahan entalpi dalam reaksi yang tidak dapat diukur secara langsung, dengan cara:

a)

Menghitung perubahan suhu

b)

Menggunakan data entalpi pembentukan standar

c)

Mengukur tekanan gas

d)

Menggunakan hukum termodinamika pertama

e)

Mencari jumlah produk dan pereaksi

8.

Jika reaksi pembentukan senyawa A dari unsur-unsurnya memiliki perubahan entalpi ΔHf, maka nilai ΔHf untuk unsur dalam bentuk standar adalah:

a)

Positif

b)

Negatif

c)

Nol

d)

Tidak tetap

e)

Bergantung pada jumlah unsur

9.

Suatu reaksi endoterm memiliki nilai ΔH=+200 kJ. Artinya:

a)

Reaksi melepaskan 200 kJ energi

b)

Reaksi menyerap 200 kJ energi

c)

Energi tidak terlibat dalam reaksi

d)

Entalpi produk lebih besar daripada reaktan

e)

Entalpi reaktan lebih besar daripada produk

10.

Hukum Hess dapat diterapkan pada reaksi yang:

a)

Tidak melibatkan perubahan suhu

b)

Melibatkan hanya senyawa gas

c)

Dapat dilakukan dalam beberapa langkah reaks

11.

Hukum Hess dapat diterapkan pada reaksi yang:

a)

Tidak melibatkan perubahan suhu

b)

Melibatkan hanya senyawa gas

c)

Dapat dilakukan dalam beberapa langkah reaksi

d)

Hanya reaksi yang berlangsung cepat

e)

Melibatkan reaksi pembakaran

12.

Pada reaksi pembentukan senyawa dari unsur-unsurnya, perubahan entalpi standar (ΔHf∘ΔHf∘​) adalah:

a)

Perubahan entalpi reaksi pada suhu 0°C

b)

Perubahan entalpi reaksi pada suhu 298 K

c)

Perubahan entalpi reaksi pada suhu 100°C

d)

Perubahan entalpi pada suhu yang tidak tetap

e)

Tidak ada perubahan entalpi pada reaksi pembentukan

13.

Dalam reaksi pembakaran, entalpi pembakaran (ΔHcΔHc​) adalah perubahan entalpi yang terjadi ketika:

a)

Senyawa terbakar di dalam oksigen

b)

Senyawa terurai

c)

Senyawa dibentuk dari unsur-unsurnya

d)

Senyawa disublimasi

e)

Senyawa dicampur dengan air

14.

Hukum Hess dapat digunakan untuk menghitung perubahan entalpi reaksi dengan cara:

a)

Menggunakan data suhu awal dan akhir

b)

Menjumlahkan entalpi standar pembentukan produk dan mengurangkan entalpi pembentukan reaktan

c)

Menggunakan jumlah tekanan gas

d)

Menggunakan hukum kedua termodinamika

e)

Semua jawaban benar

15.

Perubahan entalpi total suatu reaksi adalah jumlah dari:

a)

Entalpi produk dikurangi entalpi reaktan

b)

Entalpi reaktan dikurangi entalpi produk

c)

Entalpi reaktan ditambah entalpi produk

d)

Perubahan suhu total reaksi

e)

Semua jawaban salah

16.

Hukum Hess dapat digunakan untuk menghitung entalpi reaksi yang melibatkan banyak langkah, dengan cara:

a)

Menghitung perubahan entalpi tiap langkah

b)

Menghitung perubahan entalpi total dalam satu langkah

c)

Mengabaikan entalpi langkah-langkah yang tidak penting

d)

Mencari suhu di setiap langkah reaksi

e)

Menggunakan hukum termodinamika kedua

17.

Jika suatu reaksi memiliki entalpi reaktan lebih tinggi daripada entalpi produk, maka reaksi tersebut:

a)

Eksoterm

b)

Endoterm

c)

Tidak terjadi

d)

Berlangsung pada suhu tinggi

e)

Reversibel

18.

Salah satu contoh aplikasi hukum Hess dalam kehidupan sehari-hari adalah:

a)

Pembentukan air dari hidrogen dan oksigen

b)

Pembakaran bahan bakar

c)

Proses fotosintesis

d)

Proses penguapan air

e)

Semua jawaban benar

19.

Jika entalpi pembentukan senyawa X adalah -200 kJ/mol dan entalpi pembakaran senyawa X adalah -500 kJ/mol, maka perubahan entalpi untuk reaksi penguraian senyawa X adalah:

a)

+300 kJ/mol

b)

-300 kJ/mol

c)

-500 kJ/mol

d)

+500 kJ/mol

e)

Tidak dapat dihitung

20.

Dalam hukum Hess, perubahan entalpi suatu reaksi bergantung pada:

a)

Jumlah molekul yang terlibat

b)

Jenis zat

21.

Dalam hukum Hess, perubahan entalpi suatu reaksi bergantung pada:

a)

Jumlah molekul yang terlibat

b)

Jenis zat yang terlibat

c)

Jalur reaksi yang ditempuh

d)

Semua faktor di atas

e)

Hanya jenis zat yang terlibat

22.

Berdasarkan hukum Hess, jika suatu reaksi dapat dibagi menjadi dua langkah, maka perubahan entalpi reaksi total adalah:

a)

Selisih antara perubahan entalpi kedua langkah

b)

Perubahan entalpi langkah pertama ditambah perubahan entalpi langkah kedua

c)

Perubahan entalpi langkah pertama dikali perubahan entalpi langkah kedua

d)

Tidak ada hubungan

e)

Perubahan entalpi langkah kedua dikurangi perubahan entalpi langkah pertama

23.

Alkana adalah hidrokarbon yang memiliki ikatan:

a)

Ikatan tunggal antara atom karbon

b)

Ikatan rangkap dua antara atom karbon

c)

Ikatan rangkap tiga antara atom karbon

d)

Ikatan tunggal dan rangkap dua

e)

Ikatan tunggal dan rangkap tiga

24.

Senyawa dengan rumus C₄H₁₀ termasuk golongan:

a)

Alkana

b)

Alkena

c)

Alkuna

d)

Aromatik

e)

Alkohol

25.

Manakah dari senyawa berikut yang merupakan alkena?

a)

C₄H₁₀

b)

C₄H₈

c)

C₄H₆

d)

C₆H₁₂

e)

C₆H₆

26.

Alkena memiliki ikatan rangkap dua antara atom karbon, yang berarti memiliki:

a)

Dua ikatan tunggal dan satu ikatan rangkap dua

b)

Dua ikatan rangkap dua

c)

Dua ikatan tunggal

d)

Satu ikatan tunggal dan satu ikatan rangkap dua

e)

Satu ikatan rangkap dua antara atom karbon

27.

Senyawa dengan rumus C₃H₆ adalah:

a)

Propana

b)

Propena

c)

Propilena

d)

Propyne

e)

Propadiin

28.

Manakah dari senyawa berikut yang merupakan alkuna?

a)

C₄H₈

b)

C₄H₆

c)

C₅H₁₀

d)

C₆H₁₂

e)

C₆H₆

29.

Alkuna memiliki ikatan rangkap tiga antara dua atom karbon, dan salah satu contohnya adalah:

a)

Etana

b)

Etena

c)

Etuna

d)

Butana

e)

Butena

30.

Ciri khas dari alkana adalah:

a)

Memiliki ikatan rangkap dua

b)

Hanya memiliki ikatan tunggal

c)

Memiliki ikatan rangkap tiga

d)

Memiliki ikatan tunggal dan rangkap dua

e)

Memiliki ikatan rangkap dua dan tiga

31.

Salah satu contoh reaksi yang dapat dilakukan oleh alkena adalah:

a)

Reaksi substitusi

b)

Reaksi hidrogenasi

c)

Reaksi oksidasi dengan asam klorida

d)

Reaksi pembakaran

e)

Reaksi polimerisasi

32.

Manakah dari senyawa berikut yang merupakan alkana dengan struktur rantai lurus?

a)

Metana

b)

Etana

c)

Propana

d)

Butana

e)

2-metilpropana