NEW
Font size
WorksheetsQuiz tentang Analisis Data
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Apa yang dimaksud dengan akurasi dalam analisis data kuantitatif?
Ukuran seberapa dekat hasil pengukuran dengan nilai sebenarnya.
Ukuran seberapa dekat hasil antar pengukuran.
Nilai kesalahan dalam pengukuran.
Jumlah data yang dikumpulkan dalam satu eksperimen.
Presisi dalam analisis data kuantitatif diukur dengan cara:
Persentase perolehan kembali (% recovery).
Simpangan baku atau simpangan baku relatif.
Penyimpangan dari nilai aktual.
Selisih antara hasil eksperimen dan nilai teoritis.
Dari gambar di atas, manakah yang menunjukkan pengukuran dengan akurasi rendah dan presisi rendah?
Manakah yang paling tepat menggambarkan hasil pengukuran pada gambar tersebut
Akurasi tinggi, presisi rendah
Akurasi rendah, presisi tinggi
Akurasi tinggi, presisi tinggi
Akurasi rendah, presisi rendah
Apa yang dimaksud dengan galat acak?
Kesalahan yang muncul secara teratur dan dapat diprediksi.
Kesalahan besar yang menyebabkan pengulangan eksperimen.
Kesalahan yang muncul secara acak dan tidak dapat diprediksi.
Kesalahan yang disebabkan oleh kerusakan alat.
Galat sistematik memiliki pengaruh pada:
Akurasi hasil analisis.
Presisi hasil analisis.
Jumlah sampel yang diukur.
Validitas data hasil pengukuran.
Contoh galat operatif adalah:
Reaksi tidak sempurna.
Kesalahan pembacaan alat karena posisi mata yang salah.
Kesalahan nol pada alat.
Adanya reaksi samping dalam analisis.
Cara terbaik untuk mengurangi galat instrumen adalah:
Mengganti semua peralatan yang digunakan setiap tahun.
Melakukan kalibrasi berkala terhadap alat.
Menambah jumlah sampel.
Menggunakan metode analisis yang berbeda.
Apa fungsi uji kebermaknaan dalam analisis data?
Untuk menghitung persentase error.
Untuk mengevaluasi apakah hasil pengujian signifikan secara statistik.
Untuk menentukan jumlah sampel yang dibutuhkan.
Untuk mengukur akurasi instrumen.
Dalam analisis regresi, apa arti koefisien determinasi (R-square) sebesar 54,2%?
Variabel independen menjelaskan 54,2% variasi dalam variabel dependen.
Terdapat 54,2% data yang tidak signifikan.
54,2% data adalah outlier.
Tidak ada hubungan antara variabel independen dan dependen.
Jika nilai p-value yang diperoleh lebih kecil dari alpha (0,05), maka keputusan yang diambil adalah:
Hipotesis nol diterima.
Hipotesis alternatif diterima.
Tidak ada keputusan.
Uji diulang.
Apa yang dimaksud dengan korelasi negatif dalam analisis data?
Hubungan di mana kedua variabel meningkat bersama.
Hubungan di mana satu variabel meningkat dan variabel lainnya menurun.
Tidak ada hubungan antara kedua variabel.
Hubungan di mana kedua variabel selalu konstan.
Apa arti dari hipotesis nol (H0) dalam uji statistik?
Tidak ada perbedaan atau pengaruh yang signifikan.
Ada perbedaan signifikan antara variabel.
Hipotesis yang menunjukkan pengaruh besar.
Perbedaan selalu ada dalam data.
Alpha dalam uji statistik sering digunakan sebagai:
Penentu ukuran sampel.
Batas kesalahan yang diterima dalam pengambilan keputusan.
Nilai hasil akhir uji statistik.
Parameter regresi.
Tujuan utama dari uji t dalam analisis regresi adalah:
Menentukan hubungan antara dua variabel independen.
Menilai pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara parsial.
Mengukur jumlah error dalam data.
Menentukan nilai alpha yang digunakan.
Apa pentingnya kalibrasi instrumen sebelum digunakan dalam analisis?
Menjamin sampel cukup untuk pengukuran.
Mengurangi galat acak.
Menjaga presisi alat.
Menjamin hasil pengukuran sesuai dengan nilai yang sebenarnya.
Apa arti dari p-value sebesar 1% dalam uji hipotesis?
Hipotesis nol diterima dengan sangat percaya diri.
Hipotesis nol ditolak, menunjukkan hubungan sangat signifikan.
Uji perlu diulang.
Data tidak cukup untuk pengujian.
Contoh galat metodik dalam analisis adalah:
Alat tidak terkalibrasi.
Pengaruh sifat kimia sistem yang tidak diperhitungkan.
Pembacaan jarum digital yang salah.
Kebisingan pada instrumen.
Nilai beta dalam analisis regresi menunjukkan:
Persentase pengaruh variabel independen.
Hubungan antar variabel independen.
Koefisien yang menunjukkan kemiringan garis regresi.
Besarnya galat pada pengukuran.
Apa yang dimaksud dengan residual dalam regresi?
Nilai perhitungan variabel independen.
Perbedaan antara nilai aktual Y dan nilai yang diprediksi.
Nilai error tetap dalam pengukuran.
Koefisien korelasi antar variabel.
Validasi merupakan suatu tindakan yang wajib dilakukan oleh industri farmasi yang mempunyai definisi
Suatu tindakan untuk memberikan persetujuan dan mendokumentasikan peralatan atau peralatan tambahan yang telah dipasang benar, berfungsi tepat dan secara aktual memberikan hasil yang diharapkan
Suatu tindakan untuk memastikan fungsi peralatan produksi yang digunakan sesuai persyaratan CPOB
Suatu tindakan untuk menjamin bahan baku, personel, proses, prosedur, kegiatan, sistem, peralatan atau mekanisme yang digunakan dalam produksi sesuai dengan persyaratan CPOB
Suatu tindakan pembuktian dengan cara yang sesuai bahwa tiap bahan, proses, prosedur, kegiatan, sistem, peralatan atau mekanisme yang digunakan dalam produksi dan pengawasan akan senantiasa mencapai hasil yang diinginkan
Tujuan dilakukan kegiatan validasi adalah sebagai berikut, kecuali
Untuk menjamin mutu dan kualitas produk obat yang dihasilkan baik dan sesuai persyaratan
Untuk menjaga konsistensi produk obat yang dihasilkan tetap dan tidak ada penyimpangan yang signifikan
Untuk menjamin safety bagi personel saat proses produksi
Untuk meminimalisir penyimpangan yang dapat terjadi dalam proses produksi
Berikut dibawah ini merupakan beberapa hal yang dapat divalidasi, yaitu kecuali
Pengawasan Mutu
Personel
Bahan Baku Produksi
Produksi
Parameter yang digunakan di Validasi
FI V
USP
Fornas
Jurnal
Kriteria Penerimaan pada Akurasi adalah
Koefisien korelasi
Akurasi
Linear secara visual
RSD
Kepala bagian produksi dan kepala bagian QA (Quality Assurance) pada sebuah industri farmasi dipimpin oleh seorang apoteker yang terkualifikasi. Kualifikasi apoteker tersebut antara lain
Terdaftar dan terkualifikasi
Memperoleh pelatihan yang sesuai
Memiliki pengalaman praktis yang memadai dalam bidang pembuatan obat dan Keterampilan manajerial sehingga memungkinkan untuk melaksanakan tugasnya secara profesional
A, B, dan C benar
Sebuah industri farmasi akan membuat pemesanan bahan baku Pseudoefedrin HCl 30 mg untuk memproduksi produk obat flu dari importir terdaftar (IT) prekursor farmasi. Pemesanan bahan baku tersebut harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Siapakah yang berwenang menandatangani SP tersebut
Apoteker dalam tim pengadaan
Apoteker penanggung jawab produksi
Apoteker penanggung jawab gudang
Apoteker penanggung jawab QC
Dilakukan uji validasi metode tablet simetikon. Diperoleh hasil % recovery dari 3 replikasi yaitu 98%-120%. Parameter uji apa yg dilakukan
Linieritas
Akurasi
Presisi
Selektivitas
Bagian riset dan pengembangan di industri farmasi melakukan pengembangan metode analisis penetapan kadar zat aktif paracetamol dan ibu profen dalam sirup secara simultan menggunakan KCKT. Agar memastikan bahwa analit yang terukur adalah paracetamol dan ibu profen, maka metode analisis harus memenuhi syarat parameter tertentu. Parameter tersebut adalah
Akurasi
Batas deteksi
Linieritas
Selektivitas
Ekstraksi merupakan proses
Penyaringan zat- zat berkhasiat atau zat-zat aktif dari bagian tumbuhan obat, hewan atau mineral
Penyerapan zat- zat berkhasiat atau zat-zat aktif dari bagian tumbuhan obat, hewan atau mineral
Penyarian zat- zat berkhasiat atau zat-zat aktif dari bagian tumbuhan obat, hewan atau mineral
Pelepasan zat- zat berkhasiat atau zat-zat aktif dari bagian tumbuhan obat, hewan atau mineral
Contoh pelarut non polar adalah
n-hexan
etanol
butanol
metanol
Contoh pelarut polar adalah
n-hexan
etanol
eter
kloroform
Proses kimia yang terjadi saat perendaman serbuk dan solvent adalah
osmosis dan difusi
kovalen dan hidrolisis
polar dan non polar
titik didih tinggi dan derjat halus
Sifat Pelarut yang Baik dalam Ekstraksi, yaitu
Dapat bervaporasi dengan pemanasan yang rendah
Memiliki sifat pengawet
Mendukung adsorpsi fisiologis ekstrak yang cepat
Bersifat toksisitas tinggi
Pembuatan kopi Ekspresso menggunakan teknik ekstraksi yaitu
Maserasi
Sokletasi
Perkolasi
Infusi
Penyarian dengan mengalirkan cairan penyari melalui serbuk simplisia yang telah dibasahi, disebut dengan
Maserasi
Sokletasi
Perkolasi
Infusi
Metode pemisahan suatu komponen yang terdapat dalam zat padat dengan cara penyaringan berulang-ulang dengan menggunakan pelarut tertentu, sehingga semua komponen yang diinginkan akan terisolasi, disebut
Maserasi
Sokletasi
Perkolasi
Infusi
Tahapan Penyarian/Ekstraksi yang BENAR yaitu
Penyarian, Pembasahan, Pembuatan Serbuk, Pemekatan
Pembuatan serbuk, Pembasahan, Penyarian, Pemekatan
Pembasahan, Pemekatan, Pembuatan Serbuk, Penyarian
Pemekatan, Pembuatan Serbuk, Penyarian, Pembasahan
Alat yang digunakan untuk Pemekatan, KECUALI
waterbath
destilator
evaporator
inkubator
Pelarut umum pada proses ektraksi, jika tidak dinyatakan lain adalah
Air
Etanol
Metanol
Kloroform
