wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL ASESMEN AKHIR SESEMESTER KELAS.XII SMTR 1

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Ketika musibah banjir melanda kampungnya, Pak Wawan beserta warga menerimanya dengan sabar dan tidak saling menyalahkan antar sesama. Setelah banjir surut Pak Wawan dan warga sekitar melakukan musyawarah untuk mencari permasalahan atau penyebab terjadinya banjir, dari hasil musyawarah warga bersepakat untuk bergotong-royong membersihkan sungai dari banyaknya sampah dan tidak membuang sampah di sungai lagi yang menjadi faktor utama penyebab banjir tersebut.

Menurut asbabul nuzul yang terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 155-156, ketika kita mendapatkan musibah apa yang harus kita ucapkan?


a)

Mengucapkan Subhanallah

b)

Mengucapkan laa khaula wala quwwata illa billah

c)

Mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un

d)

Mengucapkan Alhamdulillah

e)

Mengucapkan Subhanalloh

2.

Ayat disamping adalah potongan dari QS.Ibrohim : 9, lafadz yang bergaris bawah bacaan tajwidnya apa saja?

a)

Al Syamsiyah, Mad Thobii, Ikhfa khaqiqi, Qolqolah Sughro, Idhar Syafawi, Mad Layin

b)

Al Syamsiyah, Mad Thobii, Ikhfa Syafawi, Qolqolah Sughro, Idhar Syafawi, Mad Layin

c)

Al Syamsiyah, Mad Thobii, Ikhfa khaqiqi, Qolqolah Kubro, Idhar Syafawi, Mad Layin

d)

Al Syamsiyah, Mad Thobii, Ikhfa khaqiqi, Qolqolah Sughro, Idhar Syafawi, Mad Iwad

e)

Al Syamsiyah, Mad Thobii, Ikhfa khaqiqi, Qolqolah Sughro, Idhar Khalqi, Mad Layin

3.
  1. Lihatlah tayangan video di bawah ini ini. Habib Ja'far menjelaskan secara detail mengenai Asbabun Nuzul dan Asbabul Wurud , apa perbedaan antara Asbabun Nuzul dan Asbabul Wurud?


a)

Asbabun Nuzul adalah penyebab / peristiwa-Peristiwa yang melatarbelakangi diturunkannya ayat al-Qur’an kepada Rasulullah SAW. Sedang Asbabul Wurud yaitu penyebab / segala peristiwa yang melatarelakangi dikeluarkannya hadits oleh Rasulullah SAW

b)

Asbabun Nuzul yaitu penyebab / segala peristiwa yang melatarelakangi diungkapkannya hadits oleh Rasulullah SAW sedang Asbabul Wurud adalah penyebab / peristiwa-peristiwa yang melatarbelakangi diturunkannya ayat al-Qur’an kepada Rasulullah SAW

c)

Keduanya tidak memiliki perbedaan

d)

Asbabun Nuzul adalah penyebab / peristiwa-peristiwa yang melatarbelakangi diturunkannya Hadits kepada Rasulullah SAW sedang Asbabul Wurud yaitu penyebab / segala peristiwa yang melatarelakangi diungkapkannya ayat al- Qur’an oleh Rasulullah SAW

e)

Asbabun Nuzul adalah penyebab / peristiwa-peristiwa yang melatarbelakangi diungkapkannya hadits kepada Rasulullah SAW. Sedang Asbabul Wurud yaitu penyebab / segala peristiwa yang melatarelakangi diturunkannya ayat Al-Qur’an oleh Rasulullah SAW

4.

Silahkan dengarkan murottal Qs. Albaqoroh : 155-156 di bawah ini, ketika seseorang terkena musibah maka apa yang harus Ia ucapkan?

a)

Inna lillahi wa inna ilahi rojiun

b)

Alohumma sholli ala sayyidina Muhammad

c)

Robbana aatina fidunnya khasanah

d)

Laa khaula wala quwwata illa billah

e)

Ya khayyu ya qoyyum

5.

Salma adalah seorang anak dari keluarga miskin, ayahnya seorang pedagang yang penghasilannya hanya dapat mencukupi kebutuhan pokok saja. Keluarga Salma termasuk kelompok masyarakat yang kekurangan, tetapi dia selalu berusaha berdoa dan mengharapkan anugrah Allah Swt. Karena dia yakin Allah akan mengabulkan doanya. Perilaku Salma adalah contoh orang Sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan. Berikut ini adalah keutamaan orang dan balasan orang sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan...

a)

Selalu berburuk sangka

b)

Memperoleh teman yang banyak

c)

Selalu mendapatkan yang ia inginkan

d)

Memperoleh kasih sayang manusia

e)

Memperoleh martabat yang tinggi di surga

6.
  1. Allah SWT telah menyampaikan kisah mengenai kaum Nabi Nuh As, kaum Ad, kaum Samud, kaum Tubba, dan penduduk madyan yang tidak mematuhi perintah-Nya. Allah bertanya pada umat manusia tentang berita umat terdahulu dan peristiwa yang mereka alami itu. Mereka mendustakan para Rasul padahal telah membawa bukti-bukti yang nyata. 

Sejak zaman dahulu ada kaum yang ragu, tidak yakın, tidak mau mengakui kekuasaan Allah swt, mereka akan membenci para Nabi dan Rasul hingga memandang utusan dengan rasa jijik.Dalam surat ini menyampaikan, para nabı dan rasul (termasuk Rasulunah saw) diutus oleh Allah SWT untuk menyebarkan islam, dan jangan pernah mundur dari kewajiban yang dipikulnya.


Terdapat dalam Qur’an surat apa asbabul Nuzul di atas?


a)

Q.s Al-Baqarah ayat 156

b)

Q.s Ibrahim ayat 19

c)

Q.s Al Imran ayat 9

d)

Q.s Ibrahim ayat 9

e)

Q.s Al-Baqarah ayat 155

7.

Alya sedang belajar tentang hakikat Ihsan dalam ajaran Islam. Dalam penelitiannya, ia menemukan bahwa Ihsan memiliki makna penting dalam kehidupan sehari-hari. Untuk memahami lebih dalam, Alya ingin mengetahui bagaimana hakikat Ihsan dapat diterapkan dalam tindakan sehari-hari.

Berikut adalah beberapa pernyataan tentang hakikat Ihsan. Mana di antara pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan hakikat Ihsan?


a)

Ihsan adalah cara untuk menjalani hidup dengan memenuhi semua     kewajiban ibadah tanpa mempedulikan perilaku terhadap sesama.

b)

Ihsan berarti melakukan amal kebajikan hanya ketika ada imbalan atau pujian dari orang lain.

c)

Ihsan adalah beribadah kepada Allah seolah-olah kita melihat-Nya, dan jika kita tidak melihat-Nya, maka Dia melihat kita

d)

 Ihsan adalah usaha untuk memenuhi semua kewajiban agama dengan memaksakan diri pada batas kemampuan.

e)

Ihsan adalah usaha untuk melakukan amal dan kewajiban agama

8.

Seorang siswa bernama Ahmad sedang belajar tentang hakikat Islam di sekolahnya. Dalam pelajaran tersebut, guru menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian dan kesejahteraan bagi umat manusia. Guru juga menekankan bahwa rukun Islam terdiri dari lima pilar utama yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh setiap Muslim. Ahmad pun berusaha mengingat informasi tersebut dan membuat catatan.

Berikut adalah beberapa pernyataan yang berkaitan dengan hakikat Islam. Manakah dari pernyataan berikut ini yang benar mengenai rukun Islam?


a)

Salah satu pilar rukun Islam adalah zakat, yang merupakan kewajiban untuk memberikan sebagian dari harta kepada orang yang membutuhkan.

b)

Shalat, yang merupakan salah satu pilar rukun Islam, dilakukan hanya pada hari Jumat.


c)

Rukun Islam terdiri dari enam pilar, termasuk iman kepada malaikat dan rasul

d)

 Puasa Ramadan merupakan pilar rukun Islam yang hanya dilakukan pada bulan Syawal.


e)

Islam mencangkup seluruh aspek kehidupan seorang muslim

9.

Dalam sebuah diskusi di kelas, Viola mendengarkan penjelasan dari gurunya tentang tiga aspek utama dalam ajaran Islam, yaitu Iman, Islam, dan Ihsan. Gurunya menjelaskan bahwa ketiga aspek ini saling terkait dan membentuk dasar ajaran Islam. Viola mencatat bahwa :

Iman berkaitan dengan keyakinan dan kepercayaan kepada hal-hal yang ghaib.

Islam adalah tentang tindakan lahiriah dan kepatuhan terhadap rukun-rukun Islam.

Ihsan adalah tentang berbuat baik dan beribadah seolah-olah melihat Allah, bahkan jika tidak terlihat.

Berikut adalah beberapa pernyataan tentang hubungan antara Iman, Islam, dan Ihsan. Manakah dari pernyataan berikut ini yang benar?


a)

Ihsan adalah aspek dari Iman dan tidak berkaitan langsung dengan pelaksanaan rukun Islam

b)

Islam mencakup seluruh aspek kehidupan seorang Muslim, termasuk Iman dan Ihsan, sebagai bagian dari praktek keagamaan.

c)

Iman mencakup praktik shalat, puasa, dan zakat, sementara Ihsan hanya berfokus pada keyakinan hati.

d)

Ihsan adalah tingkat paling dasar dalam ajaran Islam, yang hanya melibatkan kepercayaan tanpa memerlukan tindakan lahiriah.

e)

Ihsan adalah berbuat baik dan beribadah seolah olah melihat allah.

10.
  1. Rani seorang pelajar SMA yang baru lulus, Dia bercita-cita menjadi dokter dengan melanjutkan ke perguruan tinggi fakultas kedokteran Universitas Indonesia. Dengan semangat belajar yang gigih, disertai rajin shalat dan beribadah Rani diterima di fakultas tersebut. Selama menempuh kuliah di fakultas kedokteran Rani tetap selalu melaksanakan shalat, membaca Al-Qur’an dan bangun malam untuk melakukan salat tahajud. 

Dari ilustrasi tersebut dapat diambil pelajaran bahwa...


a)

 Sebagai mahasiswa harus tetap selalu beribadah

b)

Rani seorang yang khusuk dalam salatnya

c)

Orang yang bersyukur akan ditambah nikmatnya

d)

Rani adalah mahasiswa yang rajin membaca Al-Qur’an

e)

Rani seorang muslim yang bersyukur dengan tetap istiqomah dalam ibadah

11.
  1. Kehidupan manusia di dunia ini tidak hanya bergantung pada sesama manusia. Tentunya lingkungan sekitar, baik itu hewan, tumbuhan, maupun benda-beda tak bernyawa. Semua hal tersebut diciptakan oleh Allah sebagai sara pendukung dalam kehidupan manusia. Terdapat manfaat-manfaat tertentu yang dikandungnya. Untuk itu kita harus bertanggung jawab terhadap kelestarian dari lingkungan. Hal ini dapat diwujudkan dengan menggunakan seperlunya terhadap sumber daya yang ada.

Dengan menjaga kelestarian lingkungan, kita sudah menerapkan contoh Ihsan kepada...


a)

Allah SWT

b)

Sesama manusia

c)

 Makhluk lainnya

d)

Anak yatim

e)

Tetangga

12.

Lihatlah tayangan video disamping !

Hubungan yang benar antara iman, Islam, dan ihsan adalah...

a)

Iman sebagai akar, Islam sebagai bentuk ibadah, dan ihsan sebagai pengamalan perbuatannya

b)

Iman sebagai bentuk keyakinan, Islam sebagai bentuk ibadah, dan ihsan sebagai bentuk perbuatan

c)

Iman sebagai bentuk keyakinan, Islam sebagai bentuk pengakuan, dan ihsan sebagai pembuktian

d)

Iman sebagai pengakuan, Islam sebagai bentuk pembuktian, dan ihsan sebagai penguat

e)

 Iman sebagai akar, Islam sebagai keyakinan, dan ihsan sebagai penguat

13.
  1. Amira selalu melakukan sesuatu dengan hati hati atau lebih tepatnya ketika akan melakukan sebuah perbuatan ia akan menimbangkan lagi apakah perbuatan itu melanggar perintah Allah atau tidak karena Allah selalu melihat perbuatannya.

  2. Seperti pada hari ini di sekolahnya sedang ada ulangan harian walaupun banyak kesempatan untuk menyontek, Amira tidak melakukannya karena Allah maha melihat setiap perbuatan yang ia lakukan.

Dari bacaan di atas apa pernyataan yang tepat untuk menyimpulkan dari perbuatan Amira?


a)

Amira melakukan itu karena ia ingin di lihat pintar oleh teman-temannya.


b)

Amira tidak mencontek karena merasa malu.

c)

Amira menunjukan sikap beriman kepada Allah karena ia meyakini Allah ada dan selalu melihat berbuatannya.

d)

Amira mencontek karena ingin mendapat nilai tinggi.

e)

Amira  tidak jadi mengikuti ulangan karena tidak bisa mengerjakan

14.
  1. Perhatikan pernyataan pernyataan di bawah ini:

    1. 1. Keyakinan akan keesaan Allah merupakan inti dari ajaran Islam 

    2. 2. Mendengarkan membaca serta menerapkan apa yang telah di tauladan kan oleh nabi Muhammad dalam kehidupannya 

    3. 3. Membaca buku buku sejarah mengenai penyebaran ,perluasan serta perkembangan Islam dan penyebaran nya yang di lakukan oleh nabi Muhammad saw ,serta Khalifah Khalifah penerus nya setelah nabi wafat 

    4. 4. Percaya Akan ajaran Islam yang di bawa oleh Rasul rasul Allah melalui Wahyu yang di sampaikan melalui malaikat Jibril 

    5. 5. Bersikap jujur bila melakukan suatu kesalahan ,berperilaku adil tanpa memandang kaya atau miskin , memberi kasih sayang kepada sesama manusia tanpa membeda bedakan 

    6. 6. Mempelajari hukum hukum Islam serta menerapkan nya di kehidupan sehari hari walaupun negara yang kita tempati tidak menganut hukum Islam 


  2. Dari pernyataan pernyataan tersebut manakah yang merupakan contoh aspek teologis Hakikat Islam ?...


a)

1,2,3

b)

1,3,6

c)

1,4,5

d)

.2,3,5

e)

3,5,6

15.
  1. Rina merupakan seorang pelajar muslimah. Setiap hari Rina melaksanakan sholat fardhu di awal waktu setelah sholat iya membiasakan diri untuk wirid dan membaca Al Qur’an selain itu ia juga suka berbuat baik kepada semua orang ,setiap aktuvitasTabg di jalani nya sehari hari ia lakukan dengan penuh keikhlasan dan dengan adanya rasa pengawasan dari Allah setiap ia melakukan sesuatu hal. sebagai seorang hamba dan manusia biasa ia menyadari tidak dapat melihat Allah karna keterbatasan diri dan ilmu yang di miliki. Dari pemaparan cerita Rina diatas merupakan contoh Ihsan dalam tingkatan......

a)

musyahadah

b)

mudarobah

c)

.muroba`ah


d)

musyaqobah

e)

.muroqobah

16.
  1. Iman, islam dan ihsan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Ketiganya saling berhubungan dan selalu bersangkutan satu sama lain, iman merupakan keyakinan atau kepercayaan, iman memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari islam. Islam adalah ajaran tauhid yang bermakna pengarah diri seorang hamba. Sedangkan ihsan yaitu berhati baik dan perhatian. Jika iman seseorang melemah maka islamnya pun akan condong dan cenderung melemah. Selain itu Iman, Islam, dan Ihsan sering juga diibaratkan hubungan diantara ketiganya adalah seperti segitiga sama sisi yang sisi satu dan sisi lainya berkaitan erat. Segitiga tersebut tidak akan terbentuk kalau ketiga sisinya tidak saling mengait. Jadi manusia yang bertaqwa harus bisa meraih dan menyeimbangkan antara iman, islam dan ihsan. Gabriel merupakan seorang  pelajar non muslim, ia setiap hari senantiasa berbuat kebajikan seperti membantu ibunya memasak,menyiapkan dagangannya ,mengantarkan adiknya ke sekolah ,membantu orang kesusahan di jalanan ,membantu ibunya berjualan di sore hari setelah ia pulang sekolah ,hal tersebut di lakukan Gabriel setiap hari tanpa rasa lelah dan tanpa rasa pamrih sedikitpun ia melakukan semuanya dengan ikhlas dalam lubuk hati yang terdalam. Dari perilaku Gabriel diatas apakah dia dapat dikatakan sebagai Ihsan dan merupakan seorang Muhsin ?...

a)

Iya,karena ia melakukan kegiatan kebajikan tanpa rasa pamrih dan ikhlas

b)

Tidak,karena didalam hatinya masih ada rasa pamrih dan tidak ikhlas

c)

Iya ,karena semua perilaku/perbuatan yang dilakukan Gabriel setiap hari merupakan contoh dari perbuatan Ihsan

d)

Tidak ,karena seseorang dikatakan Ihsan apabila dia beriman dan seseorang dikatakan beriman apabila ia  Islam

e)

Tidak,karena dia hanya melakukan Ihsan saja tanpa melakukan perintah perintah yang lainnya

17.

Di sebuah sekolah, seorang guru bernama Bu Dewi sedang memberikan pelajaran tentang iman kepada murid-muridnya. Ia memulai pelajaran dengan sebuah cerita tentang seorang anak bernama Maya yang selalu rajin beribadah. Maya selalu sholat tepat waktu, membaca Al-Quran, dan berpuasa dengan khusyuk. Namun, Maya sering kali bersikap kasar kepada teman-temannya dan suka membanggakan dirinya sendiri.

Bu Dewi bertanya kepada murid-muridnya, "Apakah Maya memiliki iman yang kuat?"

Murid-murid terdiam sejenak. Kemudian, salah seorang murid bernama Rian menjawab, "Menurut saya, Bu, Maya belum memiliki iman yang kuat. Iman bukan hanya tentang ritual, tapi juga tentang bagaimana kita bersikap kepada orang lain."

Bu Dewi tersenyum dan mengangguk. "Benar, Rian. Iman adalah kepercayaan yang kuat di dalam hati kita. Kita percaya kepada Allah, kepada rasul-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, kepada hari akhir, dan kepada takdir. Namun, iman juga harus tercermin dalam perilaku kita. Kita harus bersikap baik kepada orang lain, jujur, dan selalu berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik."


Berdasarkan cerita di atas, apa yang menjadi hakikat iman?


a)

Iman hanya tentang percaya kepada Allah.

b)

Iman hanya tentang percaya kepada rasul-Nya.

c)

Iman hanya tentang percaya kepada kitab-kitab-Nya.

d)

Iman adalah kepercayaan yang kuat di dalam hati kita kepada Allah dan segala sesuatu yang Dia ajarkan, serta tercermin dalam perilaku kita

e)

Iman adalah sesuatu yang tidak bisa dibuktikan

18.

Seorang pemuda bernama Fahri sedang berdiskusi dengan temannya, Reza, tentang Ihsan. Fahri bertanya kepada Reza, "Reza, apa yang kamu ketahui tentang Ihsan?"

Reza menjawab, "Aku tahu Ihsan itu adalah tingkatan tertinggi dalam beribadah. Tapi aku belum mengerti bagaimana cara untuk mencapai Ihsan."

Fahri menjelaskan, "Ihsan adalah ketika kita beribadah kepada Allah seolah-olah kita melihat-Nya. Jika kita tidak bisa melihat-Nya, maka kita harus yakin bahwa Allah melihat kita. Ketika kita beribadah dengan penuh kesadaran dan keyakinan bahwa Allah selalu melihat kita, maka kita akan lebih berhati-hati dalam setiap perbuatan kita."

Reza terdiam sejenak, lalu berkata, "Wah, ternyata Ihsan itu sangat sulit ya, Fahri."

Fahri tersenyum, "Memang tidak mudah, Reza. Tapi kita harus berusaha untuk mencapai Ihsan. Karena Ihsan adalah puncak dari keimanan."


Berdasarkan cerita di atas, apa yang menjadi hakikat Ihsan?


a)

Ihsan adalah beribadah dengan khusyuk

b)

Ihsan adalah beribadah dengan sungguh-sungguh

c)

Ihsan adalah beribadah dengan penuh kesadaran dan keyakinan bahwa Allah selalu melihat kita

d)

Ihsan adalah beribadah dengan hati yang ikhlas

e)

Ihsan adalah beribadah dengan mengikuti semua aturan agama

19.

Ketika Keraguan Bertemu Keyakinan

Di sebuah kota yang ramai, hiduplah seorang gadis bernama Anin. Anin dikenal sebagai gadis yang cerdas dan penuh semangat, namun hatinya sering dipenuhi oleh rasa gelisah dan ketidakpastian. Ia bertanya-tanya tentang makna hidup, tujuannya di dunia, dan apa yang sebenarnya terjadi setelah kematian. Rasa takut dan keraguan seringkali menghantuinya, membuat Anin merasa terombang-ambing dalam ketidakpastian.

 Suatu hari, Anin bertemu dengan seorang wanita bijak bernama Ibu Fatimah, yang dikenal sebagai sosok yang penuh kasih sayang dan pemahaman. Anin memberanikan diri untuk bertanya kepada Ibu Fatimah tentang pertanyaan-pertanyaan yang menggerogoti hatinya. Ibu Fatimah tersenyum lembut dan berkata, “Anin sayang, pertanyaan-pertanyaanmu adalah pertanyaan yang sangat penting. Pertanyaan yang menunjukkan bahwa kamu sedang mencari kebenaran dan makna hidup.”

 Anin terdiam, hatinya sedikit lega karena menemukan seseorang yang mau mendengarkan dan memahami keraguannya. “Ibu, apa yang sebenarnya terjadi setelah kematian? Apakah kita benar-benar akan bertemu dengan Allah?” tanya Anin.

 Ibu Fatimah menjawab, “Anin sayang, kita semua akan kembali kepada Allah. Kematian bukanlah akhir dari segalanya, tetapi awal dari kehidupan yang abadi. Kehidupan yang penuh dengan keindahan dan kebahagiaan bagi orang-orang yang beriman, dan penuh dengan kesengsaraan bagi orang-orang yang tidak beriman.”

 Anin semakin penasaran. “Lalu, apa yang dimaksud dengan beriman? Bagaimana kita bisa beriman kepada Allah?” tanyanya.

 Ibu Fatimah menjelaskan, “Anin sayang, iman adalah keyakinan yang kuat dan kokoh dalam hati kita. Iman adalah percaya dengan sepenuh hati kepada Allah SWT, kepada para malaikat-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, kepada rasul-rasul-Nya, kepada hari akhir, dan kepada qada dan qadar-Nya.”

Ibu Fatimah melanjutkan, “Iman bukan hanya sekadar ucapan atau pengakuan di bibir, tetapi juga harus tercermin dalam perbuatan kita. Iman harus menjadi dasar dari setiap langkah yang kita ambil, setiap keputusan yang kita buat, dan setiap tindakan yang kita lakukan. Iman adalah kekuatan yang mendorong kita untuk berbuat baik, untuk menjauhi larangan Allah, dan untuk selalu berusaha menjadi manusia yang lebih baik.”

 Anin semakin tertarik dengan penjelasan Ibu Fatimah. Ia mulai menyadari bahwa iman bukanlah sesuatu yang abstrak dan sulit dipahami, tetapi sebuah kekuatan yang nyata dan berpengaruh dalam kehidupan. Ia pun memutuskan untuk belajar lebih dalam tentang iman dan berusaha untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

 Anin mulai rajin membaca Al-Quran, mengikuti pengajian, dan berdiskusi dengan para ulama. Ia belajar tentang rukun iman, tentang sifat-sifat Allah SWT, tentang kisah-kisah para nabi dan rasul, dan tentang berbagai aspek penting lainnya dalam iman. Ia juga berusaha untuk menerapkan nilai-nilai iman dalam kehidupan sehari-hari, seperti shalat, puasa, zakat, dan haji. Ia berusaha untuk selalu mengingat Allah dalam setiap langkahnya, berbuat baik kepada sesama, dan menjauhi perbuatan yang dilarang oleh Allah.

 Seiring berjalannya waktu, Anin merasakan perubahan positif dalam dirinya. Ia menjadi lebih tenang, lebih sabar, dan lebih bersemangat dalam menjalani hidup. Ia juga merasa lebih dekat dengan Allah SWT dan merasakan ketenangan dan kebahagiaan yang tak ternilai. Rasa takut dan keraguan yang dulu menghantuinya perlahan-lahan sirna, digantikan oleh keyakinan dan harapan yang kuat.

 Suatu hari, Anin bertemu dengan teman lamanya, Nadin, yang dikenal sebagai gadis yang suka berfoya-foya dan tidak peduli dengan agama. Nadin terkejut melihat perubahan positif yang terjadi pada Anin. “Anin, kamu berubah banget! Apa yang membuat kamu berubah seperti ini?” tanya Nadin.

 Anin tersenyum dan berkata, “Nadin, aku menemukan kekuatan yang luar biasa, yaitu iman. Iman mengajarkan aku untuk hidup dengan penuh keyakinan dan harapan, untuk mencintai Allah dan Rasul-Nya, dan untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.”

 Nadin penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang iman. Anin dengan senang hati menjelaskan tentang iman kepada Nadin. Ia menceritakan tentang kisah-kisah para nabi dan rasul, tentang ajaran-ajaran Islam, dan tentang manfaat menjalankan iman dalam kehidupan.

 Nadin terkesan dengan penjelasan Anin. Ia mulai tertarik untuk mempelajari iman lebih dalam. Ia pun memutuskan untuk ikut Anin dalam mengikuti pengajian dan belajar tentang iman.

 Perjalanan Anin dan Nadin dalam mempelajari iman tidak selalu mudah. Mereka menghadapi berbagai tantangan dan cobaan. Namun, dengan tekad yang kuat dan semangat yang tinggi, mereka terus belajar dan berusaha untuk menjalankan iman dengan sebaik-baiknya.

Apa yang ingin diketahui Anin dari Ibu Fatimah tentang kematian?


a)

Ia ingin mengetahui bagaimana cara menghindari kematian

b)

Ia ingin mengetahui apakah ada kehidupan setelah kematian

c)

Ia ingin mengetahui bagaimana cara mempersiapkan diri menghadapi kematian

d)

Ia ingin mengetahui bagaimana cara membuat orang lain tidak takut mati.

e)

Ia ingin mengetahui bagaimana cara membuat kematian lebih cepat datang

20.

Jejak Kaki di Jalan Kebenaran

Di sebuah desa kecil bernama Seruni, hiduplah seorang pemuda bernama Abizar. Abizar dikenal sebagai pemuda yang cerdas dan pendiam, namun hatinya selalu dipenuhi rasa penasaran tentang makna hidup. Ia sering merenung, bertanya-tanya tentang tujuan hidupnya dan apa yang sebenarnya diharapkan dari dirinya.

 Suatu hari, Abizar bertemu dengan seorang kakek tua bernama Pak Salim, yang dikenal sebagai sosok bijak dan alim di desa itu. Abizar memberanikan diri untuk bertanya kepada Pak Salim tentang makna hidup dan tujuan manusia. Pak Salim tersenyum dan berkata, “Nak Abizar, perjalanan hidup manusia ibarat sebuah perjalanan panjang. Setiap langkah yang kita ambil, setiap pilihan yang kita buat, akan membawa kita menuju tujuan akhir. Tujuan akhir itu adalah kembali kepada Sang Pencipta, Allah SWT.”

 Abizar terdiam, pikirannya masih belum sepenuhnya memahami penjelasan Pak Salim. “Lalu, bagaimana kita bisa kembali kepada Allah? Apa yang harus kita lakukan?” tanya Abizar.

 Pak Salim menjawab, “Nak Abizar, jalan kembali kepada Allah sudah ditunjukkan oleh-Nya melalui Islam. Islam adalah agama yang sempurna, yang membawa kita pada jalan kebenaran, kebahagiaan, dan keselamatan di dunia dan akhirat.”

 Abizar semakin penasaran. “Apa yang dimaksud dengan Islam? Apa saja yang harus kita lakukan untuk menjalankan Islam?” tanyanya.

 Pak Salim menjelaskan, “Islam adalah agama yang mengajarkan kita untuk berserah diri kepada Allah SWT. Islam mengajarkan kita untuk mencintai Allah dan Rasul-Nya, menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya. Islam mengajarkan kita untuk beribadah kepada Allah SWT dengan ikhlas dan penuh ketaatan.”

 Pak Salim melanjutkan, “Islam mengajarkan kita untuk hidup bermasyarakat dengan penuh kasih sayang, saling tolong-menolong, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Islam mengajarkan kita untuk menjaga lingkungan, berbuat baik kepada sesama, dan selalu berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.”

 Abizar semakin tertarik dengan penjelasan Pak Salim. Ia mulai menyadari bahwa Islam bukan hanya sekadar ritual atau aturan, tetapi sebuah jalan hidup yang penuh makna dan tujuan. Ia pun memutuskan untuk belajar lebih dalam tentang Islam dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

 Abizar mulai rajin membaca Al-Quran, mengikuti pengajian, dan berdiskusi dengan para ulama. Ia belajar tentang rukun Islam, rukun iman, akidah, syariat, dan berbagai aspek penting lainnya dalam Islam. Ia juga berusaha untuk menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, seperti shalat, puasa, zakat, dan haji.

 Seiring berjalannya waktu, Abizar merasakan perubahan positif dalam dirinya. Ia menjadi lebih tenang, lebih sabar, dan lebih bersemangat dalam menjalani hidup. Ia juga merasa lebih dekat dengan Allah SWT dan merasakan kebahagiaan yang tak ternilai.

 Suatu hari, Abizar bertemu dengan teman lamanya, Nafi, yang dikenal sebagai pemuda yang suka berfoya-foya dan tidak peduli dengan agama. Nafi terkejut melihat perubahan positif yang terjadi pada Abizar. “Abizar, kamu berubah banget! Apa yang membuat kamu berubah seperti ini?” tanya Nafi.

 Abizar tersenyum dan berkata, “Nafi, aku menemukan jalan hidup yang benar, yaitu Islam. Islam mengajarkan aku untuk hidup dengan penuh makna dan tujuan, untuk mencintai Allah dan Rasul-Nya, dan untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.”

 Nafi penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang Islam. Abizar dengan senang hati menjelaskan tentang Islam kepada Nafi. Ia menceritakan tentang kisah-kisah para nabi dan rasul, tentang ajaran-ajaran Islam, dan tentang manfaat menjalankan Islam dalam kehidupan.

 Nafi terkesan dengan penjelasan Abizar. Ia mulai tertarik untuk mempelajari Islam lebih dalam. Ia pun memutuskan untuk ikut Abizar dalam mengikuti pengajian dan belajar tentang Islam.

 Perjalanan Abizar dan Nafi dalam mempelajari Islam tidak selalu mudah. Mereka menghadapi berbagai tantangan dan cobaan. Namun, dengan tekad yang kuat dan semangat yang tinggi, mereka terus belajar dan berusaha untuk menjalankan ajaran Islam dengan sebaik-baiknya.


Menurut Pak Salim, apa yang dimaksud dengan Islam?


a)

Sebuah agama yang mengajarkan ritual belaka

b)

Sebuah jalan hidup yang mengajarkan untuk berserah diri kepada Allah.

c)

Sebuah sistem sosial yang mengatur kehidupan manusia

d)

Sebuah ideologi yang mengutamakan persatuan

e)

Sebuah filosofi hidup yang mengajarkan tentang kebijaksanaan

21.

Mencari Kebahagian Sejati dalam Islam

Zaesiska, seorang gadis muda yang cerdas dan penuh semangat, merasa ada yang kurang dalam hidupnya. Meskipun rajin beribadah dan berbuat baik kepada sesama, hatinya masih sering dipenuhi rasa gelisah dan ketidakpastian. Ia bertanya-tanya tentang makna hidup, tujuannya di dunia, dan bagaimana cara untuk mencapai kebahagiaan sejati. Ia merasa bahwa meskipun telah menjalankan berbagai ibadah dan berusaha untuk berbuat baik, hatinya masih belum sepenuhnya tenang.

 Suatu hari, Zaesiska bertemu dengan seorang guru yang bijak bernama Bu Rahma, yang dikenal sebagai sosok yang penuh kasih sayang dan pemahaman. Zaesiska memberanikan diri untuk bertanya kepada Bu Rahma tentang pertanyaan-pertanyaan yang menggerogoti hatinya. Bu Rahma tersenyum lembut dan berkata, “Zaesiska sayang, pertanyaan-pertanyaanmu adalah pertanyaan yang sangat penting. Pertanyaan yang menunjukkan bahwa kamu sedang mencari jalan menuju kesempurnaan.”

 Zaesiska terdiam, hatinya sedikit lega karena menemukan seseorang yang mau mendengarkan dan memahami keraguannya. “Bu, saya merasa bahwa meskipun telah menjalankan berbagai ibadah dan berusaha untuk berbuat baik, hati saya masih belum sepenuhnya tenang. Apa yang harus saya lakukan untuk mencapai kebahagiaan sejati?” tanya Zaesiska.

 Bu Rahma menjawab, “Zaesiska sayang, untuk mencapai kebahagiaan sejati, kamu harus memahami dan menjalankan tiga hal penting dalam Islam: Iman, Islam, dan Ihsan.”

 Zaesiska semakin penasaran. “Apa maksudnya, Bu?” tanyanya.

 Bu Rahma menjelaskan, “Iman adalah keyakinan yang kuat dan kokoh dalam hati kita. Iman adalah percaya dengan sepenuh hati kepada Allah SWT, kepada para malaikat-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, kepada rasul-rasul-Nya, kepada hari akhir, dan kepada qada dan qadar-Nya. Iman harus menjadi dasar dari setiap langkah yang kita ambil, setiap keputusan yang kita buat, dan setiap tindakan yang kita lakukan.”

 Bu Rahma melanjutkan, “Islam adalah penyerahan diri kepada Allah SWT, menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya. Islam mengajarkan kita untuk hidup bermasyarakat dengan penuh kasih sayang, saling tolong-menolong, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Islam mengajarkan kita untuk menjaga lingkungan, berbuat baik kepada sesama, dan selalu berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.”

 “Lalu, apa itu Ihsan, Bu?” tanya Zaesiska.

 Bu Rahma tersenyum dan berkata, “Ihsan adalah tingkatan tertinggi dalam beribadah kepada Allah SWT. Ihsan berarti beribadah kepada Allah SWT seolah-olah kamu melihat-Nya, dan meskipun kamu tidak melihat-Nya, Dia melihatmu. Ihsan juga berarti kamu harus berbuat baik kepada semua makhluk Allah SWT, baik manusia maupun hewan. Kamu harus mencintai mereka sebagaimana kamu mencintai dirimu sendiri. Kamu harus berusaha untuk membantu mereka yang membutuhkan, dan selalu berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.”

 Zaesiska semakin tertarik dengan penjelasan Bu Rahma. Ia mulai menyadari bahwa ketiga hal tersebut saling berkaitan dan membentuk sebuah pondasi yang kokoh untuk mencapai kebahagiaan sejati. Iman menjadi dasar dari segala sesuatu, Islam menjadi pedoman dalam kehidupan, dan Ihsan menjadi puncak dari perjalanan spiritual.

Apa yang menjadi perbedaan utama antara Ihsan dan Islam?


a)

Ihsan lebih menekankan pada aspek spiritual, sedangkan Islam lebih menekankan pada aspek ritual

b)

 Ihsan lebih menekankan pada aspek sosial, sedangkan Islam lebih menekankan pada aspek individual

c)

 Ihsan lebih menekankan pada aspek intelektual, sedangkan Islam lebih menekankan pada aspek emosiona

d)

Ihsan lebih menekankan pada aspek fisik, sedangkan Islam lebih menekankan pada aspek mental

e)

 Ihsan lebih menekankan pada aspek internal, sedangkan Islam lebih menekankan pada aspek eksternal

22.

Kisah Hasan dan Bayangan Munafik

Hasan, seorang pemuda yang dikenal taat beragama, memiliki sahabat karib bernama Farid. Keduanya kerap menunaikan shalat berjamaah, menghadiri pengajian, dan berdiskusi tentang Islam. Namun, di balik sikap Farid yang tampak religius, tersembunyi sebuah rahasia kelam.

 Farid, yang tergoda oleh duniawi, mulai mempertontonkan kemunafikannya. Ia berpura-pura taat di hadapan orang banyak, namun di balik layar, ia melakukan perbuatan tercela. Ia berbohong, menipu, dan merampas harta orang lain.

 Suatu hari, Hasan mendengar kabar bahwa Farid telah mencuri uang milik tetangganya, seorang janda tua bernama Ibu Sohwa. Hasan terkejut dan tak percaya. Ia mencoba mencari tahu kebenarannya, namun Farid dengan lihai menutupi jejaknya.

 Hasan merasa tertekan. Ia tak ingin percaya bahwa sahabat karibnya adalah seorang munafik. Namun, bukti-bukti yang ia temukan semakin menguatkan kecurigaannya.

 Di sisi lain, Farid semakin berani dalam berbuat munafik. Ia bahkan mulai menebarkan fitnah tentang Hasan, menuduhnya sebagai seorang penjudi dan pemabuk.

 Hasan yang tak berdaya menghadapi fitnah Farid, hanya bisa pasrah dan berdoa kepada Allah SWT agar diberi kekuatan. Ia yakin Allah SWT akan membongkar kebusukan Farid dan menunjukkan kebenaran.

 Suatu malam, Hasan bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW. Dalam mimpinya, Nabi SAW menasihati Hasan agar tetap sabar dan teguh dalam beriman. Nabi SAW juga berpesan agar Hasan tidak terpengaruh oleh rayuan duniawi dan selalu menjaga akhlaknya.

 Hasan terbangun dari mimpi dengan hati yang tenang dan penuh keyakinan. Ia memutuskan untuk tetap bersikap baik kepada Farid, meskipun ia tahu bahwa Farid adalah seorang munafik.

 Beberapa waktu kemudian, sebuah kejadian mengejutkan terjadi. Farid tertangkap basah saat hendak mencuri uang milik Ibu Sohwa. Bukti-bukti yang ditemukan menunjukkan bahwa Farid memang telah mencuri dan menyebarkan fitnah tentang Hasan.

 Farid akhirnya mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada Hasan dan Ibu Sohwa. Ia menyesali perbuatannya dan berjanji untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

 Hasan, dengan lapang dada, memaafkan Farid. Ia percaya bahwa Allah SWT maha pengampun dan akan memberikan hidayah kepada Farid.

Apa yang menjadi dampak negatif dari kemunafikan Farid terhadap kehidupan sosial?


a)

Kemunafikan Farid membuat orang lain kehilangan kepercayaan terhadap agama Islam

b)

Kemunafikan Farid menyebabkan perpecahan dan konflik di antara masyarakat

c)

Kemunafikan Farid membuat orang lain takut untuk bergaul dengannya

d)

Kemunafikan Farid mencoreng nama baik komunitas muslim

e)

Kemunafikan Farid merusak tatanan sosial dan moral masyarakat, karena orang cenderung meniru perilaku buruk yang terselubung di balik penampilan religius

23.

Kisah Hati yang Membatu: Sebuah Pelajaran tentang Keras Hati

 Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang pemuda bernama Okan.  Okan dikenal sebagai pemuda yang cerdas dan pandai, namun hatinya keras seperti batu.  Ia selalu merasa paling benar dan sulit menerima pendapat orang lain.  Ia seringkali mendebat orang lain dengan argumen yang kuat, bahkan jika argumen tersebut tidak sepenuhnya tepat.

 Suatu hari, Okan bertemu dengan seorang ulama yang dikenal dengan pemahamannya yang luas tentang Islam.  Ulama tersebut mengajak Okan untuk berdiskusi tentang makna hidup dan tujuan manusia.  Okan, yang merasa dirinya sudah cukup berpengetahuan,  menentang  pendapat  ulama  tersebut  dengan  argumen  yang  keras.  Ia  mengatakan  bahwa  hidup  hanya  tentang  mencari  kebahagiaan  duniawi  dan  mencapai  kesuksesan  dalam  karir.

 Ulama  tersebut  mencoba  menjelaskan  bahwa  kebahagiaan  duniawi  hanya  sementara  dan  tidak  akan  memberikan  ketenangan  hati  yang  sejati.  Ia  mengajak  Okan  untuk  memahami  nilai-nilai  spiritual  dan  mencari  kebahagiaan  yang  abadi  di  sisi  Allah  SWT.

 Namun,  Okan  tetap  keras  kepala.  Ia  menolak  untuk  menerima  penjelasan  ulama  tersebut  dan  menganggap  ajaran  agama  hanya  sebuah  aturan  yang  membatasi  kebebasan  hidup.  Ia  pun  meninggalkan  ulama  tersebut  dengan  rasa  kecewa  dan  kecewa.

 Seiring  waktu,  Okan  terus  mengejar  kebahagiaan  duniawi.  Ia  mendapatkan  kedudukan  yang  tinggi  dalam  masyarakat  dan  kekayaan  yang  melimpah.  Namun,  ia  tidak  pernah  merasa  tenang  dan  bahagia.  Hatinya  tetap  keras  dan  sulit  untuk  dijangkau  oleh  kasih  sayang.

 Suatu  hari,  Okan  terkena  penyakit  yang  berat.  Ia  merasa  takut  dan  kesepian.  Ia  menyesali  sikapnya  yang  keras  hati  dan  menginginkan  pertolongan  Allah  SWT.  Namun,  ia  sudah  terlambat.  Okan  meninggal  dunia  dalam  keadaan  yang  sangat  menyesal.


Berdasarkan cerita, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan  hubungan  antara  sikap  keras  hati  dengan  kebahagiaan  hidup?


a)

 Sikap  keras  hati  dapat  menghasilkan  kebahagiaan  hidup  yang  abadi.

b)

Sikap  keras  hati  dapat  menghasilkan  kebahagiaan  hidup  yang  sementara

c)

Sikap  keras  hati  dapat  menghasilkan  kebahagiaan  hidup  yang  sejati

d)

Sikap  keras  hati  dapat  menghasilkan  kebahagiaan  hidup  yang  berlimpah

e)

Sikap  keras  hati  dapat  menghalangi  seseorang  untuk  mencapai  kebahagiaan  hidup  yang  sejati

24.

Kisah Naren dan Kebenaran yang Tersembunyi di Balik Ayat

 Naren, seorang pemuda yang dikenal cerdas dan gemar berdebat, memiliki sifat keras kepala yang membuatnya sulit menerima pendapat orang lain. Ia selalu merasa paling benar dan seringkali mendebat orang lain dengan argumen yang kuat, bahkan jika argumen tersebut tidak sepenuhnya tepat.

 Suatu hari, Naren membaca sebuah ayat Al-Quran yang membahas tentang pentingnya berbuat baik kepada orang tua. Ia merasa bahwa ayat tersebut terlalu menekankan kewajiban anak kepada orang tua, dan ia berpendapat bahwa orang tua juga memiliki kewajiban kepada anak. Ia pun mulai mendebat teman-temannya tentang makna ayat tersebut, bahkan sampai mengutip ayat-ayat lain yang menurutnya mendukung pendapatnya.

 Namun, teman-temannya menjelaskan bahwa Naren keliru memahami ayat tersebut. Mereka menjelaskan bahwa ayat tersebut tidak hanya menekankan kewajiban anak kepada orang tua, tetapi juga menekankan kasih sayang dan hubungan baik antara orang tua dan anak. Mereka juga menjelaskan bahwa ayat tersebut tidak membatasi kewajiban orang tua kepada anak, melainkan menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam mendidik dan membimbing anak-anak mereka.

 Naren, yang keras kepala, tetap tidak mau menerima penjelasan teman-temannya. Ia merasa bahwa teman-temannya hanya berusaha memaksakan pendapat mereka dan tidak mau menerima argumen yang logis. Ia pun memutuskan untuk mencari sendiri makna ayat tersebut.

 Naren membaca berbagai tafsir Al-Quran dan buku-buku tentang Islam, namun ia tetap tidak menemukan penjelasan yang memuaskan. Ia merasa bahwa semua penjelasan tersebut hanya mengulang-ulang makna yang sama dan tidak memberikan perspektif baru.

 Suatu hari, Naren bertemu dengan seorang ulama yang dikenal dengan pemahamannya yang luas tentang Islam. Ia pun bertanya kepada ulama tersebut tentang makna ayat yang sedang ia perdebatan. Ulama tersebut dengan sabar dan bijaksana menjelaskan bahwa ayat tersebut tidak hanya menekankan kewajiban anak kepada orang tua, tetapi juga menekankan kasih sayang dan hubungan baik antara orang tua dan anak. Ia juga menjelaskan bahwa ayat tersebut tidak membatasi kewajiban orang tua kepada anak, melainkan menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam mendidik dan membimbing anak-anak mereka.

 Naren terdiam sejenak. Ia menyadari bahwa selama ini ia terlalu keras kepala dan tidak mau membuka hati untuk menerima kebenaran. Ia pun meminta maaf kepada ulama tersebut atas sikapnya yang keras kepala.

 Sejak saat itu, Naren mulai lebih rendah hati dan mau mendengarkan nasihat orang lain. Ia menyadari bahwa ilmu pengetahuan yang dimilikinya tidaklah sempurna dan masih banyak hal yang perlu ia pelajari. Ia pun mulai menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupannya sehari-hari.


Berdasarkan cerita, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan alasan Naren awalnya menolak untuk menerima penjelasan teman-temannya?


a)

Naren merasa takut akan hukuman Allah SWT

b)

Naren merasa tertekan karena teman-temannya menentangnya.

c)

Naren merasa bersalah atas sikapnya dan ingin memperbaiki kesalahannya

d)

Naren merasa bahwa Islam adalah agama yang benar dan ingin memahaminya lebih dalam

e)

Naren merasa bahwa teman-temannya hanya berusaha memaksakan pendapat mereka dan tidak mau menerima argumen yang logis

25.

Guntur memiliki sifat keras kepala, hal ini menyebabkan dia mengalami kesulitan untuk mendapat kelompok tugas sejarah, tidak ada teman kelasnya yang mau menerima Guntur, dikarenakan mereka berpikir kalau Guntur masuk ke kelompok mereka maka akan mempersulit kerja kelompok. Maka dengan ini akhirnya Guntur memutuskan untuk mengurangi sifat keras kepalanya agar dia lebih diterima di dalam kelas.

Bagaimana cara Guntur untuk mengurangi sifat keras kepalanya?

a)

Tidak mengakui kesalahan

b)

Terbuka dengan segala kemungkinan

c)

Bermalas-malasan

d)

 Berpacaran

e)

Berekreasi

26.

Seorang pengusaha muda bernama Ardi dikenal sebagai sosok yang dermawan dan peduli terhadap masyarakat. Dia seringkali memberikan donasi untuk berbagai kegiatan sosial dan selalu aktif  memanfaatkan kegiatan amal untuk meningkatkan popularitasnya dan mencari keuntungan pribadi. Ardi juga seringkali menipu para investor dengan janji-janji manis, namun pada akhirnya dia hanya merugikan mereka

Berdasarkan ilustrasi di atas, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan sifat Ardi?

a)

Ardi adalah seorang pengusaha yang sukses dan dermawan

b)

Ardi adalah seorang yang munafik, karena dia menyembunyikan sifat buruknya di balik citra baiknya.

c)

Ardi adalah seorang yang baik hati, karena dia peduli terhadap masyarakat dan seringkali memberikan donasi.

d)

Ardi adalah seorang yang cerdas dan pandai memanfaatkan peluang untuk meraih keuntungan.

e)

Ardi adalah seorang yang Soleh, karena dia baik kepada sesama yang membutuhkan

27.

Seorang ibu rumah tangga bernama Bu Sri selalu mengeluh tentang kemiskinan dan kesulitan hidupnya. Dia seringkali meminta bantuan kepada tetangganya, namun dia selalu menolak untuk membantu mereka ketika mereka membutuhkan. Bu Sri juga seringkali membicarakan keburukan tetangganya di belakang mereka, meskipun dia selalu bersikap ramah di depan mereka.

Berdasarkan ilustrasi di atas, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan sifat Bu Sri?

a)

Bu Sri adalah seorang ibu rumah tangga yang baik hati dan suka menolong

b)

Bu Sri adalah seorang yang keras hati dan egois, karena dia tidak mau membantu orang lain

c)

Bu Sri adalah seorang yang jujur dan terbuka dalam mengungkapkan perasaannya.

d)

Bu Sri adalah seorang yang mudah tersinggung dan suka membicarakan keburukan orang lain.

e)

Bu Sri adalah seorang Ibu rumah tangga yang selalu peduli pada keluarganya dan selalu menceritakannya pada suaminya

28.

Seorang remaja bernama Dimas selalu menolak nasihat orang tuanya. Dia selalu bersikeras dengan pendapatnya sendiri, meskipun sudah jelas bahwa pendapatnya salah. Dimas seringkali membantah orang tuanya dan menolak untuk mendengarkan penjelasan mereka. Dia bahkan seringkali bertengkar dengan orang tuanya karena kekecewaan mereka terhadap sikapnya. Dimas merasa bahwa dirinya paling benar dan tidak mau menerima masukan dari siapa pun.

Berdasarkan ilustrasi di atas, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan sifat Dimas?

a)

Dimas adalah seorang remaja yang mandiri dan berani mengungkapkan pendapatnya.

b)

Dimas adalah seorang remaja yang keras kepala dan tidak mau menerima masukan.

c)

Dimas adalah seorang remaja yang cerdas dan memiliki pemikiran kritis.

d)

Dimas adalah seorang remaja yang kurang perhatian terhadap orang tuanya.

e)

Dimas adalah anak yang selalu peduli dengan lingkungan sekitarnya

29.

Self Abuse/Self Harm adalah tindakan seseorang berupa menyakiti dan melukai diri sendiri. Self abuse ini biasanya dipicu oleh kesehatan mental seseorang yang sudah rentan (depresi). Suatu hari, Ratih mengalami sebuah ujian hidup yang membuatnya melakukan tindakan self abuse. Ia merasa bahwa masalah yang ia hadapi tidak memiliki titik temu sehingga satu-satunya cara untuk meluapkan emosi dari masalah itu dengan cara melakukan tindakan self abuse. Manakah tanda-tanda keras hati yang sesuai dengan perilaku yang dilakukan Ratih?

a)

Bertambahnya maksiat yang dilakukan oleh Ratih sehingga ia melakukan tindakan self abuse

b)

Ratih merasa hatinya tidak tenang dan merasa gundah akan masalah yang dihadapinya

c)

Ratih tidak terpengaruh/terketuk hatinya dengan berbagai ujian yang menimpanya

d)

Semua masalah yang menimpa Ratih membuatnya tidak bisa membedakan mana perbuatan ma`ruf dan munkar

e)

Semua masalah yang menimpa Ratih membuatnya Dia putus asa dalam menghadapi kehidupan

30.

Pada suatu forum diskusi, Haris mengutarakan ide atau konsep sebuah acara yang akan dilakukan 3 pekan kedepan. Ia mendapati seorang rekan satu timnya yang menentang ide yang diusulkan oleh Haris dan mengusulkan pendapat baru yang dia rasa lebih baik dari ide yang diutarakan oleh Haris. Sikap yang dilakukan rekan Haris merupakan ciri orang yang keras kepala. Bagaimana sikap yang harus dilakukan Haris untuk menanggapi temannya?

a)

Haris harus mempertahankan gagasan yang ia usulkan dan menghiraukan pendapat rekannya yang keras kepala

b)

Haris harus menghargai pendapat yang diutarakan rekannya tanpa menggoyahkan gagasannya sendiri

c)

Haris harus mengeluarkan argumen agar bisa mempertahankan gagasannya

d)

Haris memaklumi rekannya karena ia tahu bahwa rekannya itu merupakan orang yang keras kepala

e)

Haris orang yang keras kepala, sehingga pendapatnya tidak mau terkalahkan oleh orang lain Dia ingin menang sendiri

31.

Saat pelajaran b.indo, bu bunga memberikan tugas kelompok untuk membuat sebuah film pendek, kebetulan Putri satu kelompok dengan dida, dina, elsa, alya, dan zizah.

Setelah tugas di bagikan mereka berunding untuk menentukan tema apa yg akan digunakan dalam film, Putri mengusung tema budaya karna sesuai dengan materi, dan semua anggota kelompok menyetujuinya, namun zizah tidak setuju, ia ingin kelompoknya menggunakan tema pendidikan. Dan semua anggota kelompok tidak setuju karna tema itu menyimpang dari materi, namun zizah kekeh dan ngotot untuk memakai tema tersebut.

Dari bacaan di atas siapakah yang memiliki sifat keras kepala?


a)

Putri dan Alya

b)

Alya

c)

Dina

d)

Zizah

e)

Alya dan Zizah

32.

Pada gambar di bawah ini mengilustrasikan siswa yang mau bolos sekolah dengan cara menaiki pagar sekolah, dan siswa tersebut tidak pernah mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya dan Ia juga selalu mengabaikan perintah Alloh yang sifatnya wajib diantaranya melaksanakan sholat lima waktu dan Ia juga sering berbuat maksiat yang perbuatan tersebut dilang oleh ajaran Islam.

Dari Ilustrasi gambar tersebut menggambarkan salah satu ciri dari seorang yang keras hati, yaitu....

a)

Rajin dan selalu bertaqwa

b)

Giat belajar dan tak mudah menyerah


c)

Bermalas-malasan dalam mengerjakan kebaikan dan ketaatan, serta meremehkan kemaksiatan

d)

Mau berusaha untuk menjadi lebih baik

e)

Dia keras kepala tidak mau mengikuti nasihat dari temannya dan juga dari orang tuanya

33.

Lihat penjelasan dari keterangan kitab taqrib di bawah ini !

Kewajiban seorang muslim terhadap oarang yang meninggal yang hukumnya fardu kifayah ada 4 yaitu....

a)

Memandikan, mengkafani, menyolati dan menguburkan

b)

Mengkafani, memandikan, menyolati, menguburkan

c)

Memandikan, menyolati, mengkafani dan menguburkan

d)

Memandikan, menyolati, menguburkan dan mengkafani

e)

Memandikan, mengkafani, menguburkan dan menyolati

34.

Pak Suntoro dan Bu Elza mempunyai 4 anak yaitu 3 anak perempuan dan 1 anak laki dan memiliki bebrapa harta antara lain : Rumah, mobil, sepeda motor, mesin jahit, sepeda gunung. Keempat anaknya mempunyai hak untuk memiliki harta dari kedua orang tuanya. Contoh di atas dari pasangan suami istri tersebut dinamakan harta....

a)

Milik

b)

Peninggalan

c)

Waris

d)

Gono gini

e)

Harta simpanan

35.

Harta peninggalan adalah segala sesuatu yang ditinggalkan oleh orang meninggal dunia apakah harta tersebut menjadi miliknya maupun milik orang lain. Harta peninggalan yang menjadi miliknya adalah harta yang termasuk haknya dan penguasaannya dan berhak untuk diwariskan kepada ahli warisnya yang berhak.

Siapa yang berhak atas harta peninggalan?

a)

Mayat/Jenazah dan ahli waris

b)

Semua ahli waris

c)

Semuanya untuk Jenazah

d)

Hanya Ahli Waris

e)

Hanya Mayat/Jenazah

36.

Jumlah ahli waris kalau digabung antara laki-laki dan perempuan totalnya ada 25. Jumlah ahli waris laki-laki totalnya ada berapa?....

a)

Ada 15

b)

Ada 10

c)

Ada 14

d)

Ada 8

e)

Ada 20

37.

Lihat tayangan video di bawah ini !

Ahli waris Dzawil Furudz adalah ahli waris yang bagian.nya telah ditentukan dalam Alqur'an maupun Al hadits, yaitu.....

a)

1/2, 1/4, 1/3, 2/3, 1/6, 1/8

b)

1/2, 1/5, 1/3, 2/3, 1/6, 1/8

c)

1/2, 1/4, 1/3, 2/3, 1/6, 1/3

d)

1/2, 1/4, 1/3, 2/3, 1/6, 1/4

e)

1/2, 1/4, 1/3, 2/3, 1/6, 1/4

38.

Sesorang telah meninggal dunia dan meninggalkan Harta Waris sejumlah Rp.85.000.000, Ia meninggal 4 Al dan 3 Ap. Carilah bilangan pembagi/penyebut dari 4 AL dan 3 Ap !

a)

11

b)

12

c)

8

d)

6

e)

10

39.

Ashabah adalah ahli waris yang berhak menerima sisa harta peninggalan setelah dikurangi bagian dari ahli waris dzawil furudz.

Rumus untuk mencari Ashobah adalah.....

a)

Ashobah : HW-DZ

b)

Ashobah : HP-DZ

c)

Ashobah : DZ-HW

d)

Ashobah : HM-DZ

e)

Ashobah : HW-HP

40.

Pak Haji Ilham meninggal dunia, Ia meninggalkan harta waris sejumlah Rp.168.000.000.

Ahli warisnya terdiri dari :

  1. 3 AL dan 1 AP, 2 CL, Istri dan Bapak

  2. Hitunglan berapa bagian dari 1 AL?

a)

Rp. 34.000.000

b)

Rp. 30.000.000

c)

Rp. 32.000.000

d)

Rp. 35.000.000

e)

Rp. 17.000.000

41.

Pak Erfan meninggal dunia karena kecelakaan, Ia meninggalkan harta waris 850.000.000. Ahli warisnya terdiri dari : Istri, Ibu , 2 AL dan 3 AP. Hitunglah bagian dari 1 AP ! 

a)

Rp. 86.011.905

b)

Rp. 141.666.667

c)

Rp. 258.035.714

d)

Rp. 172.023.810

e)

Rp. 86.035.712

42.

Hj. Jamilah meninggal dunia, Ia meninggalkan harta waris sejumlah Rp.42.000.000. Ahli warisnya terdiri dari : Suami dan 2 sdr perempuan sekandung, hitunglah bagian dari 1 sdr perempuan sekandung !

a)

Rp. 24.000.000

b)

Rp. 12.000.000

c)

Rp. 22.000.000

d)

Rp. 18.000.000

e)

Rp. 15.000.000

43.

H. Burhan meninggal dunia Ia meninggall harta waris sejumlah Rp.180.000.000. Ahli warisnya terdiri dari :

Istri, Ibu dan 2 AP. hitunglah bagian dari 1 AP !

a)

Rp. 22.500.000

b)

Rp. 30.000.000

c)

Rp. 63.750.000

d)

Rp. 127.500.000

e)

Rp. 15.000.000

44.

H. Maman meninggal dunia, Ia meninggalkan Harta Waris sejumlah Rp. 530.000.000. Ahli warisnya terdiri dari : Istri, 1 AP dan 2 sdri perempuan sekandung. Hitunglah bagian dari 1 sdri prp sekandung !

a)

Rp. 43.750.000

b)

Rp. 24.500.000

c)

Rp. 99.375.000

d)

Rp. 175.000.000

e)

Rp. 136.774.194

45.

Hj. Rokhilah meninggal Dunia  Ia meninggalkan harta peninggalan dengan jumlah total Rp.100.000.000. Adapun hak mayat yang harus dikeluarkan antara lain :

1. Untuk membayar zakat (2,5% dari harta peninggalan)

2. Untuk pengurusan jeanazah Rp.300.000.

3. Untuk melunasi utang Rp.200.000.

4. Untuk wasiat Rp.1000.000.

Ahli warisnya terdiri dari :

Suami, Ibu, 2 AP, 3 AL, 3 CL, 4 CP,  Nenek dan seorang paman.

Hitunglah bagian dari 1 AP !

a)

Rp. 7.000.000

b)

Rp. 5.000.000

c)

Rp. 6.000.000

d)

Rp. 8.000.000

e)

Rp. 9.000.000

46.

H. Harun meninggal dunia, Ia meninggalkan harta peninggalan dengan jumlah Rp. 175.000.000. Ahli warisnya terdiri dari 4 AL, 6 AP.

Hitunglah bagian dari 1 AL

a)

Rp. 26.000.000

b)

Rp. 22.000.000

c)

Rp. 25.000.000

d)

Rp. 20.000.000

e)

Rp. 27.000.000

47.

H. Johan meninggal Dunia ia meninggalkan harta peninggalan berupa 1. 12 Kw jagung harga per kilo Rp.14.000

2. 5 ton beras harga per kilo Rp.16.0000

3. 5 ekor kambing harga perekor Rp.4.400.000

4. 3 motor harga per motor Rp.15.700.000

5. 1 unit rumah dengan harga Rp. 120.000.000

Hak mayat yang harus dikeluarkan :

1. Biaya RS 8 hari per hari Rp.1.200.000

2. Pelunasan utang di bank kurang 1, 2 tahun per bulan Rp.2.300.000

3. Untuk Zakat mall (2,5%) dari harta peninggalan

4. Pengurusan jenazah 12.500.000

5. Untuk wasiat 1/3 dari harta peninggalan

Ahli warisnya terdiri dari : Istri, Ibu dan 2 AP

Hitunglah bagian dari 1 AP !

a)

Rp. 44.922.609

b)

Rp. 34.922.609

c)

Rp. 24.922.609

d)

Rp. 43.922.609

e)

Rp. 41.922.609

48.

Kisah Peradaban Islam di Negeri Seribu Pagoda

Di tengah hamparan luas Asia, di mana budaya dan sejarah saling berkelindan, berdiri tegak sebuah peradaban yang unik dan berpengaruh: Peradaban Islam. Kisah ini bermula di negeri Tiongkok, yang dikenal sebagai “Negeri Seribu Pagoda”, tempat di mana Islam pertama kali menginjakkan kaki pada abad ke-7 Masehi.

Para pedagang Arab, yang menjelajahi lautan luas untuk mencari rempah-rempah dan sutra, membawa serta ajaran Islam. Di pelabuhan-pelabuhan ramai, mereka berinteraksi dengan penduduk lokal, menyebarkan pesan damai dan toleransi. Islam diterima dengan tangan terbuka oleh sebagian masyarakat Tiongkok, yang tertarik dengan nilai-nilai luhurnya.

Seiring waktu, komunitas Muslim di Tiongkok berkembang pesat. Mereka membangun masjid-masjid megah, mendirikan sekolah-sekolah, dan mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi.  Peradaban Islam  berbaur dengan budaya Tiongkok, melahirkan seni, arsitektur, dan tradisi yang unik.

Salah satu contohnya adalah Masjid Agung Xi’an, yang dibangun pada abad ke-8 Masehi. Masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi komunitas Muslim di wilayah tersebut.  Arsitekturnya memadukan unsur-unsur Islam dengan gaya arsitektur Tiongkok, menggambarkan harmoni dan toleransi antara kedua budaya.

Namun, perjalanan peradaban Islam di Tiongkok tidak selalu mulus.  Perubahan politik dan sosial, serta  kebijakan pemerintah yang  berfluktuasi,  menghasilkan pasang surut dalam perkembangan Islam di Tiongkok.

 Meskipun demikian, jejak peradaban Islam tetap terukir di Tiongkok.  Masjid-masjid tua,  tradisi kuliner,  dan  kearifan lokal  yang dipengaruhi Islam  menjadi bukti nyata  pengaruh Islam di negeri ini.

Berdasarkan cerita, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan makna penting dari kisah peradaban Islam di Tiongkok?


a)

Islam adalah agama yang kuat dan mampu menguasai berbagai wilayah di dunia

b)

Islam adalah agama yang toleran dan mampu berbaur dengan berbagai budaya

c)

Islam adalah agama yang sulit diterima oleh masyarakat Tiongkok

d)

Islam adalah agama yang hanya berkembang di negara-negara Arab

e)

 Islam adalah agama yang hanya cocok untuk masyarakat yang memiliki budaya yang sama

49.

Jejak Islam di Benua Hitam: Peradaban yang Berakar Dalam

Afrika, benua dengan beragam budaya dan lanskap, menyimpan kisah peradaban Islam yang kaya dan mendalam.  Perjalanan Islam di Afrika dimulai pada abad ke-7 Masehi, ketika para pedagang Arab berlayar melintasi Laut Merah, membawa serta ajaran Islam.  Mereka berdagang dengan penduduk lokal di pesisir Afrika Timur, menyebarkan pesan damai dan toleransi.

 Islam diterima dengan tangan terbuka oleh sebagian masyarakat Afrika, yang tertarik dengan nilai-nilai luhurnya.  Para pemimpin lokal, seperti raja-raja di wilayah Somalia dan Ethiopia, memeluk Islam dan menjadikan agama ini sebagai agama resmi di kerajaan mereka.

Seiring waktu, Islam menyebar ke pedalaman Afrika, melalui jalur perdagangan dan dakwah.  Komunitas Muslim berkembang pesat, membangun masjid-masjid, mendirikan sekolah-sekolah, dan mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi.  Peradaban Islam berbaur dengan budaya Afrika, melahirkan seni, arsitektur, dan tradisi yang unik.

 Salah satu contohnya adalah Masjid Djenné di Mali, yang dibangun pada abad ke-13 Masehi.  Masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi komunitas Muslim di wilayah tersebut.  Arsitekturnya yang unik, dengan dinding bata tanah yang dihiasi dengan ukiran-ukiran rumit,  merupakan perpaduan antara tradisi Islam dan seni Afrika.

 Peradaban Islam di Afrika juga melahirkan tokoh-tokoh ilmuwan, cendekiawan, dan pemimpin yang berpengaruh.  Salah satunya adalah Ibnu Khaldun, seorang sejarawan dan sosiolog terkemuka yang lahir di Tunisia pada abad ke-14 Masehi.  Karya-karyanya, seperti “Muqaddimah”,  memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan pemikiran Islam.


Berdasarkan cerita, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan tantangan yang dihadapi peradaban Islam di Afrika?


a)

Kurangnya toleransi dan penerimaan dari masyarakat Afrika terhadap Islam

b)

Perubahan politik dan sosial, serta kebijakan pemerintah yang berfluktuasi

c)

Serangkaian perang dan konflik dengan kerajaan-kerajaan non-Muslim di Afrika

d)

Keterbatasan sumber daya dan infrastruktur di Afrika untuk mendukung perkembangan Islam

e)

Ketidakmampuan para pemimpin Muslim untuk beradaptasi dengan budaya Afrika

50.

Benua Amerika, yang kaya dengan sejarah dan budaya, juga menyimpan kisah peradaban Islam yang menarik.  Perjalanan Islam di Amerika dimulai pada abad ke-16 Masehi, ketika para budak Afrika, yang sebagian besar telah memeluk Islam, dibawa ke Amerika oleh para penjajah Eropa.

 Para budak ini, yang berasal dari berbagai wilayah di Afrika,  membawa serta ajaran Islam, yang mereka praktikkan secara diam-diam di tengah masyarakat Amerika yang  didominasi  oleh  Kristen.  Mereka  menjalankan  ibadah  secara  sembunyi,  mengajarkan  ajaran  Islam  kepada  anak-anak  mereka,  dan  menjaga  tradisi  Islam  yang  mereka  warisi.

 Meskipun  dihadapkan  pada  diskriminasi  dan  penindasan,  Islam  terus  berkembang  di  Amerika.  Pada  abad  ke-19  Masehi,  para  imigran  Muslim  dari  berbagai  negara  mulai  datang  ke  Amerika,  mendirikan  masjid-masjid,  dan  mengembangkan  komunitas  Muslim  yang  solid.

Salah  satu  contohnya  adalah  Masjid  Muhammad  di  New  York,  yang  dibangun  pada  tahun  1968.  Masjid  ini  menjadi  pusat  kegiatan  keagamaan  dan  sosial  bagi  komunitas  Muslim  di  wilayah  tersebut.  Arsitekturnya  yang  unik,  dengan  kubah  yang  menawan  dan  dinding  yang  terbuat  dari  batu  bata  merah,  mencerminkan  keindahan  arsitektur  Islam.

Perkembangan  Islam  di  Amerika  juga  menunjukkan  toleransi  dan  kerjasama  antar  agama.  Komunitas  Muslim  di  Amerika  aktif  dalam  berdialog  dengan  agama-agama  lain,  menjalin  hubungan  yang  harmonis,  dan  menebarkan  pesan  damai  dan  toleransi.

Berdasarkan cerita, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan bagaimana Islam berkembang di Amerika?


a)

Islam berkembang dengan cepat dan mudah diterima oleh masyarakat Amerika

b)

Islam berkembang dengan bantuan pemerintah Amerika dan para misionaris Islam

c)

Islam berkembang melalui penaklukan dan peperangan dengan kelompok non-Muslim di Amerika

d)

Islam berkembang secara diam-diam dan tersembunyi di tengah masyarakat Amerika

e)

Islam berkembang melalui perdagangan dan interaksi antar budaya dengan masyarakat Amerika