NEW
Font size
WorksheetsQuiz Webinar Green Building
Total questions: 10
Worksheet time: 2mins
Tiga aspek utama yang ingin dikurangi oleh Green Building dalam penggunaan sumber daya alam adalah:
Energi, Udara, Material
Air, Tanah, Energi
Energi, Air, Material
Air, Material, Limbah
Persentase populasi dunia yang diprediksi akan tinggal di perkotaan pada tahun 2050 adalah:
25%
50%
75%
90%
Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 38 Tahun 2012 tentang Bangunan Gedung Hijau bersifat mandatory untuk bangunan dengan kriteria berikut, KECUALI:
Perkantoran > 50.000 m2
Rumah Tinggal < 200 m2
Hotel
Sarana Kesehatan
"Green Habit" dalam konteks Green Building merujuk pada:
Penggunaan material daur ulang dalam konstruksi
Perilaku dan kebiasaan penghuni yang mendukung keberlanjutan
Penggunaan energi terbarukan
Pengolahan limbah yang efektif
Tahapan sertifikasi Green Building yang berfokus pada penerapan upaya penghematan energi dan air oleh penghuni adalah:
GB1
GB2
GB3
GB4
Manakah yang BUKAN manfaat implementasi Green Building bagi pengguna?
Healthy Building
Peningkatan produktivitas penghuni
Penghematan biaya operasional gedung
Peningkatan emisi karbon
Tujuan dari "Cyclical Design Process for Sustainability" adalah:
Mempercepat proses konstruksi
Mengembangkan praktik terbaik program di setiap tahap proyek untuk keberlanjutan
Meminimalkan biaya desain
Memudahkan proses sertifikasi
Mengapa "Macro Climate Optimization" penting dalam perencanaan Green Building?
Untuk memperindah tampilan bangunan
Untuk mengoptimalkan kondisi iklim di sekitar bangunan
Untuk mempercepat proses perizinan
Untuk mengurangi biaya konstruksi
Target Pemprov DKI Jakarta dalam penyelenggaraan BGH pada tahun 2030 untuk konservasi energi adalah:
10%
20%
30%
40%
Pernyataan "Bangunan hijau tanpa perilaku hijau tidak ada gunanya" menekankan:
Pentingnya desain bangunan yang estetis
Pentingnya peran teknologi dalam Green Building
Pentingnya peran penghuni dalam mewujudkan keberlanjutan
Pentingnya penggunaan material daur ulang
