wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Aessmen 2 kls 11 ganjil

Total questions: 35

Worksheet time: 12mins

Name
Class
Date
1.

Pada periode 1945-1949, Indonesia menggunakan UUD 1945 sebagai konstitusi pertama setelah kemerdekaan. Mengapa pada masa itu penerapan UUD 1945 dianggap bersifat sementara?

a)

Karena Indonesia belum memiliki pemerintahan yang sah

b)

Karena UUD 1945 dirancang sebagai konstitusi darurat untuk menghadapi situasi revolusi kemerdekaan

c)

Karena UUD 1945 hanya berlaku di Pulau Jawa dan Madura

d)

Karena UUD 1945 belum disetujui oleh seluruh rakyat Indonesia

e)

Karena UUD 1945 tidak mencakup pasal tentang otonomi daerah

2.

Pada masa Republik Indonesia Serikat (RIS) tahun 1949-1950, Indonesia menggunakan Konstitusi RIS. Apa perubahan utama dalam sistem pemerintahan pada periode ini dibandingkan masa UUD 1945?

a)

Sistem pemerintahan berubah dari presidensial menjadi parlementer

b)

Presiden diberi kekuasaan absolut tanpa kontrol dari parlemen

c)

Negara dibagi menjadi provinsi tanpa pemerintahan loka

d)

Hak rakyat untuk memilih pemimpin dihapuskan

e)

Sistem multipartai digantikan dengan sistem satu partai

3.

Pada 5 Juli 1959, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden yang menetapkan kembali pemberlakuan UUD 1945. Apa alasan utama dikeluarkannya Dekrit Presiden tersebut?

a)

Badan Konstituante gagal menyelesaikan rancangan konstitusi baru

b)

UUDS 1950 dianggap tidak sah oleh masyarakat internasional

c)

Presiden ingin memperkuat sistem parlementer

d)

Indonesia mengalami kekosongan hukum setelah kemerdekaan

e)

Terjadi tekanan dari negara asing untuk mengganti konstitusi

4.

Dalam perjalanan sejarah, UUD 1945 mengalami empat kali amandemen pada periode 1999-2002. Apa tujuan utama dari amandemen tersebut?

a)

Membatasi kebebasan rakyat demi stabilitas politi

b)

Menghapuskan sistem demokrasi dalam pemerintahan

c)

Menyesuaikan UUD 1945 dengan perkembangan demokrasi dan hak asasi manusia

d)

Memperkuat kekuasaan eksekutif di atas legislatif

e)

Mengurangi kewenangan lembaga negara yang independen

5.

Salah satu hasil amandemen UUD 1945 adalah pembentukan Mahkamah Konstitusi (MK). Apa peran utama Mahkamah Konstitusi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia?

a)

Mengawasi pelaksanaan tugas presiden

b)

Membatalkan undang-undang yang dianggap bertentangan dengan UUD 1945

c)

Menyusun rancangan undang-undang bersama DPR

d)

Menentukan batas wilayah negara Indonesia

e)

Menetapkan kebijakan moneter nasional

6.

Sebelum amandemen, UUD 1945 memberikan kewenangan yang sangat besar kepada Presiden. Apa perubahan signifikan dalam distribusi kekuasaan yang dihasilkan oleh amandemen tersebut?

a)

Presiden menjadi kepala negara tanpa kewenangan eksekutif

b)

Lembaga legislatif memiliki kontrol yang lebih besar terhadap kebijakan presiden

c)

Kekuasaan presiden dialihkan sepenuhnya kepada wakil presiden

d)

Menteri-menteri memiliki hak untuk memilih presiden

e)

Presiden tidak lagi memiliki kewenangan untuk membentuk kabinet

7.

Perubahan pada Pasal 28 UUD 1945 memberikan penguatan terhadap perlindungan hak asasi manusia. Hak apa yang menjadi fokus utama dalam pasal tersebut setelah amandemen?

a)

Hak memperoleh pendidikan dasar tanpa biaya

b)

Hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil

c)

Hak memiliki kekuasaan politik dalam pemerintahan

d)

Hak menguasai sumber daya alam secara pribadi

e)

Hak untuk memimpin suatu organisasi tanpa syarat

8.

Salah satu perubahan besar setelah amandemen adalah pelaksanaan pemilu secara langsung. Mengapa pemilu langsung dianggap sebagai langkah maju dalam sistem demokrasi Indonesia?

a)

Karena mempercepat proses pemilihan presiden dan wakil presiden

b)

Karena meningkatkan partisipasi rakyat dalam memilih pemimpin mereka

c)

Karena mengurangi biaya penyelenggaraan pemilu

d)

Karena mempermudah anggota partai politik untuk mencalonkan diri

e)

Karena memberikan kekuasaan penuh kepada lembaga penyelenggara pemilu

9.

Era keterbukaan informasi memengaruhi pelaksanaan nilai-nilai demokrasi di Indonesia. Bagaimana cara warga negara memanfaatkan kebebasan berpendapat sesuai UUD NRI Tahun 1945?

a)

Dengan menyampaikan pendapat tanpa mempertimbangkan kebenaran informasi

b)

Dengan menghormati hak orang lain dan tidak melanggar hukum

c)

Dengan menyerang pihak yang berbeda pendapat di media sosial

d)

Dengan menuntut pemerintah tanpa dasar hukum yang jelas

e)

Dengan menyebarkan informasi tanpa memperhatikan dampaknya

10.

Dalam era keterbukaan informasi, bagaimana peran media sosial dapat mencerminkan nilai demokrasi sesuai UUD NRI Tahun 1945?

a)

Sebagai sarana menyebarkan opini yang tidak terverifikasi

b)

Sebagai alat untuk memprovokasi massa dalam protes

c)

Sebagai ruang untuk berdialog dan bertukar gagasan dengan penuh tanggung jawab

d)

Sebagai wadah untuk menyembunyikan kebenaran demi menjaga stabilitas

e)

Sebagai tempat untuk memenangkan pihak tertentu dengan segala cara

11.

Pasal 28E UUD NRI Tahun 1945 menjamin kebebasan berserikat dan berkumpul. Bagaimana cara pelajar menunjukkan perilaku demokratis terkait kebebasan ini di sekolah?

a)

Membentuk organisasi tanpa aturan yang jelas

b)

Menggunakan organisasi sebagai alat untuk melawan guru

c)

Membentuk kelompok diskusi yang menghormati pendapat semua anggota

d)

Menghalangi siswa lain yang ingin bergabung dalam organisasi tertentu

e)

Mengadakan kegiatan yang tidak sesuai dengan aturan sekolah

12.

Salah satu prinsip demokrasi adalah transparansi. Bagaimana perilaku yang mencerminkan transparansi dalam kehidupan bermasyarakat sesuai UUD NRI Tahun 1945?

a)

Menyampaikan laporan kegiatan tanpa bukti pendukung

b)

Membuka informasi yang relevan untuk kepentingan publik

c)

Menyimpan semua data penting untuk kelompok tertentu

d)

Menghindari diskusi tentang hal-hal yang sensitif

e)

Membagikan informasi tanpa mempertimbangkan validitasnya

13.

Dalam era keterbukaan informasi, muncul tantangan penyebaran berita bohong (hoaks). Bagaimana upaya warga negara yang sesuai UUD NRI Tahun 1945 untuk mengatasi tantangan ini?

a)

Mengabaikan informasi yang tidak jelas sumbernya

b)

Membagikan berita apa pun selama menarik perhatian

c)

Memeriksa fakta sebelum membagikan informasi kepada orang lain

d)

Menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada pemerintah

e)

Menyebarkan berita tandingan tanpa memverifikasi kebenarannya

14.

Salah satu prinsip demokrasi adalah pengakuan terhadap hak asasi manusia. Bagaimana perilaku siswa yang mencerminkan penghormatan terhadap HAM di era keterbukaan informasi?

a)

Menyebarkan foto teman tanpa izin untuk hiburan

b)

Menghormati privasi dan data pribadi orang lain

c)

Membatasi akses internet teman yang tidak sepemikiran

d)

Menolak berdiskusi dengan teman yang memiliki pandangan berbeda

e)

Menggunakan akun anonim untuk menyerang opini publik

15.

Apa peran lembaga legislatif dalam memastikan keterbukaan informasi sesuai prinsip demokrasi?

a)

Menyusun undang-undang yang melarang kebebasan pers

b)

Menetapkan regulasi yang mendukung akses informasi yang benar dan transparan

c)

Membatasi hak rakyat untuk mendapatkan informasi publik

d)

Mengontrol semua informasi yang beredar di masyarakat

e)

Membiarkan masyarakat menentukan kebijakan tanpa aturan

16.

Dalam era keterbukaan informasi, bagaimana perilaku masyarakat yang mencerminkan prinsip keterbukaan dan penghormatan terhadap demokrasi?

a)

Membuka semua informasi tanpa memperhatikan dampak negatifnya

b)

Menyaring informasi sebelum membagikannya kepada publik

c)

Menolak bekerja sama dengan pihak yang berbeda pendapat

d)

Menyebarkan informasi pribadi orang lain secara bebas

e)

Membatasi kebebasan berpendapat demi stabilitas

17.

Pasal 7 hasil amandemen UUD NRI Tahun 1945 menyatakan bahwa Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan. Apa alasan utama diberlakukannya pembatasan masa jabatan ini?

a)

Meningkatkan peluang presiden untuk terus berkuasa tanpa batas

b)

Mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan dan monopoli jabatan

c)

Memastikan stabilitas politik dengan mempertahankan presiden yang sama

d)

Memberikan kebebasan kepada presiden untuk mengambil keputusan tanpa kontrol

e)

Mempercepat proses pergantian kepemimpinan setiap dua tahun

18.

Dalam sejarah politik Indonesia, amandemen Pasal 7 UUD NRI Tahun 1945 membawa perubahan signifikan terhadap sistem pemerintahan. Apa dampak positif pembatasan masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden terhadap demokrasi di Indonesia?

a)

Mengurangi partisipasi rakyat dalam pemilu

b)

Mendorong akuntabilitas dan regenerasi kepemimpinan secara berkala

c)

Memungkinkan presiden menjabat tanpa batas waktu

d)

Membatasi hak rakyat untuk memilih pemimpin yang mereka kehendaki

e)

Menyulitkan proses pemilihan umum karena terlalu sering dilakukan

19.

Pasal 20 UUD NRI Tahun 1945 setelah amandemen memberikan kewenangan kepada DPR untuk membentuk undang-undang. Mengingat hal ini, bagaimana seharusnya DPR menjalankan kewenangannya agar hasil undang-undang yang disahkan dapat diterima secara luas oleh masyarakat?

a)

Hanya membahas undang-undang di dalam gedung DPR tanpa melibatkan masyarakat

b)

Mengadakan diskusi publik dan mendengarkan aspirasi dari berbagai elemen masyarakat

c)

Mengabaikan partisipasi masyarakat dan hanya mendengarkan masukan dari pemerintah

d)

Membentuk undang-undang berdasarkan pertimbangan pribadi anggota DPR

e)

Menyelesaikan pembahasan undang-undang tanpa melibatkan pihak eksternal

20.

Pasal 21 hasil amandemen UUD NRI Tahun 1945 memberikan kewenangan kepada DPR untuk mengajukan rancangan undang-undang. Apa tantangan terbesar yang mungkin dihadapi oleh DPR dalam menjalankan kewenangan ini dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk?

a)

Tidak ada cukup waktu untuk membahas setiap rancangan undang-undang

b)

Ketidakmampuan anggota DPR untuk memahami isu-isu global

c)

Kemungkinan munculnya perbedaan kepentingan antara partai politik yang ada

d)

DPR kesulitan untuk menyusun rancangan undang-undang yang relevan dengan isu lokal

e)

Pengaruh eksekutif yang terlalu kuat dalam proses legislasi

21.

Pasal 20 dan Pasal 21 UUD NRI Tahun 1945 memberikan DPR kekuasaan dalam membentuk undang-undang dan mengajukan rancangan undang-undang. Berdasarkan prinsip demokrasi, apa yang dapat dilakukan DPR untuk memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan tidak hanya menguntungkan segelintir kelompok, tetapi juga mencerminkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia?

a)

Membentuk undang-undang yang menguntungkan kelompok mayoritas di DPR

b)

Menyusun rancangan undang-undang berdasarkan ideologi partai politik tertentu

c)

Mengutamakan kepentingan pemerintah dan menunda diskusi dengan masyarakat

d)

Menyusun rancangan undang-undang dengan melibatkan masyarakat luas melalui konsultasi dan partisipasi aktif

e)

Memilih kebijakan yang bersifat sektoral tanpa mempertimbangkan dampak sosialnya

22.

Pasal 18 UUD NRI Tahun 1945 hasil amandemen memberikan kewenangan yang lebih besar kepada pemerintah daerah. Mengingat desentralisasi tersebut, apa tantangan terbesar yang dihadapi pemerintah daerah dalam menjalankan kewenangannya untuk memajukan daerah?

a)

Keterbatasan anggaran yang dikelola oleh pemerintah daerah

b)

Ketidakseimbangan antara kewenangan dan sumber daya yang tersedia

c)

Tidak adanya sistem koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah

d)

Kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan

e)

Ketidakmampuan pemerintah daerah untuk melaksanakan keputusan pemerintah pusat

23.

Dalam Pasal 18 UUD NRI Tahun 1945 hasil amandemen, kewenangan daerah diberikan dalam kerangka otonomi daerah. Berdasarkan hal ini, bagaimana seharusnya pemerintah daerah menjaga keseimbangan antara otonomi daerah dan kebijakan nasional?

a)

Melaksanakan kebijakan daerah tanpa memperhatikan kebijakan nasional

b)

Memastikan bahwa kebijakan daerah selaras dengan tujuan nasional namun tetap menghargai keberagaman daerah

c)

Menyusun kebijakan daerah yang sepenuhnya terpisah dari kebijakan nasional

d)

Mengikuti kebijakan pusat tanpa mempertimbangkan kondisi lokal

e)

Hanya mengikuti kebijakan pusat dalam hal anggaran dan peraturan

24.

Pasal 18 hasil amandemen UUD NRI Tahun 1945 memberikan hak kepada daerah untuk mengelola urusan dalam daerahnya. Dalam konteks ini, bagaimana pemerintah daerah dapat memastikan pengelolaan urusan daerah dilakukan secara efektif dan efisien?

a)

Dengan memberikan kewenangan penuh tanpa kontrol dari pemerintah pusat

b)

Dengan meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur pemerintah daerah serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan

c)

Dengan mengandalkan sepenuhnya pada anggaran dari pemerintah pusat

d)

Dengan mengurangi jumlah program pemerintah daerah untuk fokus pada beberapa sektor saja

e)

Dengan menyelesaikan masalah dengan pendekatan administratif tanpa memperhatikan kebutuhan masyarakat

25.

Pasal 28 UUD NRI Tahun 1945 hasil amandemen menjamin hak asasi manusia (HAM) di Indonesia. Dalam konteks ini, bagaimana seharusnya negara Indonesia memastikan bahwa hak-hak setiap warga negara, terutama hak-hak sipil dan politik, dapat terlindungi secara efektif?

a)

Hanya dengan memberikan hak-hak tersebut di atas kertas, tanpa tindakan nyata

b)

Melalui lembaga negara yang efektif, transparansi hukum, dan penegakan hukum yang adil

c)

Mengutamakan kebijakan yang menguntungkan sebagian golongan tertentu

d)

Memberikan hak-hak tersebut hanya dalam keadaan darurat

e)

Menghentikan segala bentuk kontrol terhadap hak asasi manusia demi kebebasan penuh

26.

Pasal 28 UUD NRI Tahun 1945 hasil amandemen menjamin hak-hak sosial, ekonomi, dan budaya sebagai bagian dari hak asasi manusia. Apa yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk mewujudkan hak-hak tersebut bagi seluruh warga negara secara merata?

a)

Menerapkan kebijakan yang hanya menguntungkan kelompok tertentu yang memiliki akses politik dan ekonomi

b)

Meningkatkan distribusi kekayaan dan akses layanan sosial, kesehatan, pendidikan, serta lapangan kerja yang setara bagi seluruh warga negara

c)

Menghentikan subsidi bagi sektor yang dianggap tidak produktif meskipun dibutuhkan oleh masyarakat miskin

d)

Memberikan perhatian lebih pada kelompok elit dan mengabaikan kelompok marjinal

e)

Mengurangi pengeluaran negara untuk sektor sosial demi stabilitas ekonomi negara

27.

Pembentukan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Indonesia bertujuan untuk mengakomodasi kepentingan daerah dalam pembuatan kebijakan nasional. Bagaimana peran DPD dalam menjaga keseimbangan kekuasaan antara pemerintah pusat dan daerah?

a)

DPD hanya berfungsi sebagai lembaga pengawas kebijakan pemerintah pusat tanpa kewenangan legislatif

b)

DPD hanya bertindak sebagai tempat diskusi bagi wakil-wakil daerah

c)

DPD memberikan saran dan pertimbangan dalam pembuatan undang-undang yang berkaitan dengan daerah

d)

DPD memiliki hak untuk menolak atau menyetujui undang-undang yang diajukan oleh DPR

e)

DPD tidak memiliki peran dalam pembuatan undang-undang, hanya dalam bidang sosial saja

28.

Komisi Yudisial memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjaga independensi kekuasaan kehakiman di Indonesia. Bagaimana seharusnya Komisi Yudisial berperan dalam mengawasi kinerja hakim?

a)

Mengatur kebijakan internal pengadilan dan menentukan hukuman bagi hakim yang melanggar kode etik

b)

Memberikan laporan tahunan kepada presiden tanpa melibatkan publik

c)

Mengawasi dan memberikan rekomendasi terhadap perilaku hakim agar tetap menjalankan tugasnya dengan profesional dan tidak ada intervensi

d)

Melakukan seleksi hakim berdasarkan pertimbangan politik dan keuangan

e)

Menyusun undang-undang yang mengatur wewenang dan tugas hakim

29.

Salah satu perubahan penting yang terjadi dalam amandemen UUD NRI Tahun 1945 adalah pengaturan mengenai masa jabatan Presiden. Sebelum diamandemen, masa jabatan Presiden Indonesia tidak terbatas. Setelah diamandemen, apa dampak perubahan tersebut terhadap sistem pemerintahan Indonesia?

a)

Presiden dapat menjabat lebih dari dua periode jika mendapatkan dukungan dari rakyat

b)

Masa jabatan Presiden dibatasi maksimal dua periode untuk mencegah kekuasaan yang terlalu lama

c)

Presiden tidak lagi dipilih langsung oleh rakyat, melainkan oleh DPR

d)

Masa jabatan Presiden diperpanjang menjadi lima tahun

e)

Masa jabatan Presiden tidak lagi diatur dalam konstitusi

30.

Amandemen UUD NRI Tahun 1945 juga mempengaruhi pembagian kekuasaan antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Salah satu perubahan yang signifikan adalah pembentukan Mahkamah Konstitusi. Apa peran utama Mahkamah Konstitusi setelah amandemen?

a)

Mengawasi jalannya pemerintahan dan kebijakan Presiden

b)

Menguji undang-undang terhadap konstitusi untuk menjaga kesesuaiannya dengan UUD NRI Tahun 1945

c)

Memutuskan kasus-kasus yang melibatkan hak asasi manusia

d)

Mengatur pembagian kekuasaan antara lembaga negarah

e)

Menyusun undang-undang yang diperlukan untuk pemerintah

31.

Salah satu perubahan yang paling menonjol dalam amandemen UUD NRI Tahun 1945 adalah mengenai hak asasi manusia (HAM). Apa yang menjadi perubahan utama terkait perlindungan HAM setelah amandemen?

a)

UUD NRI Tahun 1945 setelah amandemen tidak lagi mengatur perlindungan HAM

b)

Perlindungan HAM ditekankan sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah dan negara untuk menjaga hak-hak dasar warga negara

c)

HAM hanya diatur dalam undang-undang yang terpisah dan tidak lagi menjadi bagian dari konstitusi

d)

Perlindungan HAM hanya berlaku bagi warga negara Indonesia yang beragama.

e)

HAM hanya diatur dalam hukum internasional dan tidak tercantum dalam UUD NRI Tahun 1945

32.

Pada saat amandemen UUD 1945, siapa yang dapat mengusulkan perubahan terhadap UUD 1945?

a)

Presiden Republik Indonesia

b)

MPR yang terdiri dari anggota DPR dan DPD

c)

Mahkamah Konstitusi

d)

Komisi Yudisial

e)

Masyarakat melalui referendum

33.

Bagaimana sikap demokratis dapat memperkuat hubungan sosial dalam masyarakat yang plural di Indonesia?

a)

Dengan memaksakan satu ideologi tunggal bagi semua pihak

b)

Dengan menghormati dan mendengarkan pendapat serta perbedaan yang ada

c)

Dengan menghindari diskusi atau debat yang kontroversial

d)

Dengan menekan perbedaan untuk menciptakan kesatuan

e)

Dengan mengutamakan kepentingan kelompok tertentu di atas yang lain

34.

Mengapa kebebasan yang bertanggung jawab sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia?

a)

Agar setiap individu dapat bertindak tanpa batasan hukum

b)

Untuk mencegah terjadinya pelanggaran terhadap hak orang lain dan ketertiban umum

c)

Untuk memberi kebebasan tanpa adanya kewajiban sosial

d)

Agar setiap orang bisa mengungkapkan pendapat tanpa memperhatikan norma

e)

Agar pemerintah tidak terlalu mengatur tindakan individu

35.

Apa yang dimaksud dengan kebebasan yang bertanggung jawab dalam konteks hak asasi manusia?

a)

Kebebasan penuh untuk melakukan apa saja tanpa batasan

b)

Kebebasan yang diberikan kepada individu untuk bertindak tanpa mempertimbangkan dampaknya pada orang lain

c)

Kebebasan yang diimbangi dengan kewajiban untuk menghormati hak-hak orang lain dan mematuhi hukum yang berlaku

d)

Kebebasan hanya diberikan pada kelompok mayoritas dalam masyaraka

e)

Kebebasan yang diberikan dengan syarat untuk tidak melakukan apapun yang melanggar hukum