NEW
Font size
WorksheetsLATIHAN AAT KELAS 8 PART 1
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Perjuangan kemerdekaan dan kekalahan Jepang mendorong lahirnya Pancasila sebagai dasar negara
Jepang memberikan kemerdekaan tanpa syarat setelah kalah dalam Perang Dunia II
Indonesia merdeka sebelum Jepang kalah di Perang Dunia II
Pancasila lahir hanya karena tuntutan negara-negara besar
BPUPKI hanya bertugas untuk menyusun konstitusi negara Indonesia tanpa mempengaruhi perumusan dasar negara
BPUPKI berperan dalam merumuskan dasar negara dan menyusun Undang-Undang Dasar sebagai persiapan kemerdekaan Indonesia
BPUPKI hanya berfungsi untuk mempersiapkan pemilu pertama Indonesia setelah kemerdekaan
BPUPKI hanya bertugas untuk mengatur perundang-undangan yang terkait dengan hubungan luar negeri Indonesia
Perubahan dilakukan agar negara Indonesia dapat menjadi negara sekuler yang netral terhadap agama, dengan mengurangi peran agama dalam kehidupan bernegara
Perubahan dilakukan karena kekhawatiran terhadap tekanan militer Jepang untuk menekankan negara yang lebih sekuler
Perubahan dilakukan untuk menjaga persatuan bangsa Indonesia dengan menghindari dominasi satu agama terhadap agama lainnya dalam dasar negara
Perubahan dilakukan untuk menanggapi ketegangan politik antara kelompok agama dan kelompok sekuler yang semakin meningkat
PPKI fokus pada perumusan Undang-Undang Dasar, bukan pengesahan Pancasila
PPKI merumuskan Pancasila setelah kemerdekaan diproklamasikan
PPKI merumuskan Pancasila sebagai dasar negara tanpa BPUPKI
PPKI mengesahkan Pancasila yang telah dirumuskan BPUPKI
Berperan dalam mengusulkan perubahan untuk memastikan negara Indonesia hanya mengakui Islam sebagai dasar negara
Berperan dalam merubah Piagam Jakarta untuk menjaga kesatuan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai agama dan kepercayaan
Berperan dalam mendorong perubahan Piagam Jakarta agar Indonesia menjadi negara yang lebih sekuler dan terpisah dari nilai-nilai agama
Berperan dalam mengusulkan perubahan tersebut untuk menanggulangi ancaman luar negeri yang mungkin mengguncang persatuan Indonesia
Pancasila sebagai dasar negara berperan sebagai sumber hukum yang menyatukan semua kebijakan dan aturan yang berlaku di Indonesia
Pancasila hanya berfungsi sebagai pedoman moral dan tidak berhubungan langsung dengan pembentukan hukum negara
Pancasila hanya digunakan sebagai dasar dalam pembuatan kebijakan luar negeri dan bukan kebijakan dalam negeri
Pancasila berfungsi untuk mengatur kehidupan sosial di masyarakat, namun tidak memengaruhi pembuatan undang-undang negara
Menetapkan keputusan keluarga berdasarkan suara terbanyak tanpa memperhatikan kebutuhan atau pandangan dari anggota keluarga yang lebih muda
Mengutamakan kepentingan pribadi dalam setiap pengambilan keputusan keluarga, meskipun dapat menimbulkan ketegangan antaranggota keluarga
Menyelesaikan setiap masalah keluarga dengan cara bermusyawarah, menghargai perbedaan pendapat, dan mencari solusi yang menguntungkan semua pihak
Menghindari diskusi keluarga yang melibatkan berbagai pandangan berbeda karena khawatir akan muncul perbedaan pendapat yang sulit diselesaikan
Menyediakan fasilitas yang setara bagi semua siswa, namun memberi prioritas pada siswa yang membutuhkan bantuan khusus
Memberikan fasilitas lebih kepada siswa yang berprestasi, sementara siswa lain tetap mendapatkan hak yang wajar
Mengalokasikan sumber daya sekolah hanya untuk siswa yang memenuhi standar tertentu tanpa mempertimbangkan kondisi mereka
Menjamin akses yang adil bagi semua siswa, meskipun beberapa siswa mungkin menerima perlakuan berbeda tergantung pada kebutuhan mereka
Menghargai perbedaan agama dalam masyarakat dan menciptakan kesempatan bagi setiap individu untuk beribadah sesuai dengan keyakinannya masing-masing
Membangun tempat ibadah yang terpisah untuk setiap agama dan memberikan fasilitas yang setara untuk semua pemeluk agama
Menerapkan program pemerintah yang mendorong pembangunan agama tertentu sebagai cara untuk memperkuat negara
Mempromosikan salah satu agama sebagai agama negara untuk menyatukan seluruh rakyat Indonesia
Diskusi hanya diputuskan oleh ketua OSIS tanpa melibatkan suara dari anggota lainnya
Diskusi memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa untuk berbicara dan mengemukakan pendapat dalam mencapai keputusan yang bijak demi kemajuan bersama
Diskusi hanya diikuti oleh siswa yang memiliki jabatan tertentu, sementara siswa lainnya tidak diberikan kesempatan untuk berpartisipasi
Diskusi difokuskan pada cara-cara untuk memenangkan pemilu OSIS dan tidak melibatkan aspirasi dari seluruh siswa
