WorksheetsLATIHAN AAT KELAS 8 PART 3
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Menjadi pedoman hidup yang fleksibel dalam menyikapi perubahan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang terkandung di dalamnya
Menjadi sumber hukum yang dapat mengatur kehidupan pribadi individu, tanpa melibatkan kepentingan umum
Menjadi alat pengendali yang membatasi kebebasan individu untuk berpikir dan bertindak dalam kehidupan sosial
Hanya berfungsi sebagai simbol yang mewakili keberagaman budaya dan agama tanpa mempengaruhi kebijakan negara
Ketuhanan Yang Maha Esa, karena semua agama dan kepercayaan dihormati sebagai bentuk pengamalan ajaran agama yang benar dan berdampak pada kedamaian
Persatuan Indonesia, karena kegiatan doa bersama ini mengutamakan kebersamaan antar umat beragama dalam menjaga persatuan dan memperkuat ikatan sosial di tengah perbedaan
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, karena kegiatan ini menekankan pada penghormatan terhadap hak-hak setiap individu dan memperjuangkan kesejahteraan bersama tanpa membedakan agama
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, karena kegiatan doa bersama ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat, terlepas dari perbedaan, mendapatkan kesempatan yang sama untuk hidup dalam kedamaian dan kesejahteraan
Meminta pemerintah setempat untuk mengizinkan aktivitas wisata selama Nyepi agar tidak mengganggu perekonomian masyarakat
Mengkritik pelaksanaan Nyepi dengan alasan bahwa kegiatan tersebut menghambat perkembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat Bali
Mengadakan acara kebudayaan sendiri yang tetap meriah meski di hari Nyepi untuk menunjukkan keberagaman budaya Indonesia
Menghormati pelaksanaan Nyepi dengan menjaga ketenangan dan tidak melakukan aktivitas yang mengganggu, sebagai bentuk penghargaan terhadap kebudayaan dan kepercayaan masyarakat Bali
Kegiatan ini merupakan perwujudan dari sila keempat "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan", karena di dalamnya terdapat pengambilan keputusan bersama dan pelaksanaan kegiatan untuk kepentingan bersama
Kegiatan ini menggambarkan penerapan sila pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa", karena gotong royong merupakan bentuk pengamalan ajaran agama dalam menciptakan kebersamaan di antara umat manusia
Kegiatan gotong royong ini mencerminkan nilai sila kedua "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab", karena masyarakat bekerja sama tanpa memandang perbedaan, menegakkan prinsip kesetaraan dan keadilan bagi setiap individu dalam masyarakat
Kegiatan gotong royong ini menunjukkan penerapan sila ketiga "Persatuan Indonesia", karena semua anggota masyarakat bersatu padu untuk mencapai tujuan bersama, yaitu lingkungan yang bersih dan sehat, meskipun ada perbedaan latar belakang
Pembentukan BPUPKI untuk merumuskan dasar negara sebelum penetapan Piagam Jakarta
Soekarno mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara setelah pengesahan UUD 1945
PPKI mengesahkan UUD 1945 setelah terbentuknya BPUPKI dan Piagam Jakarta
Amandemen UUD 1945 dimulai sebelum Piagam Jakarta dirumuskan dan disahkan
Memperkuat kekuasaan eksekutif dengan memberikan kewenangan lebih besar pada presiden
Mengubah dasar negara Indonesia dari Pancasila menjadi lebih berorientasi pada demokrasi liberal
Menyempurnakan sistem ketatanegaraan Indonesia agar lebih demokratis dan menjamin perlindungan hak-hak rakyat
Mengubah struktur negara Indonesia menjadi negara konfederasi yang lebih memperkuat otonomi daerah
Menyusun hukum internasional sebagai pedoman negara-negara di dunia
Menjadi acuan untuk mengatur semua peraturan dan kebijakan di Indonesia agar tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar negara
Membatasi hak-hak warga negara agar tidak melanggar ketertiban umum di negara lain
Menjadi sumber utama dalam pembentukan kebijakan luar negeri Indonesia agar sesuai dengan kepentingan internasional
Menyusun kebijakan-kebijakan luar negeri agar negara Indonesia lebih dominan dalam hubungan internasional
Mengatur pembagian kekuasaan antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan
Menjamin kebebasan individu untuk bertindak tanpa batas dalam kehidupan sosial dan politik
Membatasi kekuasaan presiden agar tidak bertindak sebagai diktator dalam pengambilan keputusan
Menyediakan dasar hukum yang memastikan kekuasaan negara berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan hak asasi manusia, sekaligus menjaga persatuan bangsa
Hanya berfungsi sebagai dasar untuk pembentukan kebijakan ekonomi yang mendukung kemajuan negara
Menjadi alat untuk memusatkan seluruh kekuasaan negara dalam tangan eksekutif demi efektivitas pemerintahan
Hanya berfungsi untuk mengatur hubungan antarwarga negara tanpa campur tangan dalam urusan negara
Menyusun sistem pemerintahan yang mengatur hubungan antara lembaga negara dengan peran yang jelas
Menentukan batas wilayah negara Indonesia yang harus dipertahankan terhadap ancaman dari negara lain
Mengatur hubungan internasional untuk mendukung kebijakan politik negara Indonesia
Menyusun kebijakan luar negeri yang sepenuhnya mengutamakan kemajuan ekonomi negara
