Font size
WorksheetsAkPm
Total questions: 156
Worksheet time: 26mins
Bendahara Umum Negara yang selanjutnya disingkat
BUM
BN
BUN
Bend. UN
BUn
Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pusat yang
selanjutnya disingkat
SADPKP
SAPKP
SAP
SiAP
SPKP
Serangkaian prosedur manual maupun terkomputerisasi mulai dari pengumpulan data, pencatatan, pengikhtisaran sampai dengan pelaporan posisi keuangan, dan operasi keuangan pada Kementerian Keuangan selaku Kuasa BUN
SABUN
SiAP
Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pusat
Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Bendahara Umum Negara
SPKP
Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Bendahara
Umum Negara yang selanjutnya disingkat
SABUN
SAPKBUN
SAdPKBUN
SiAP
SAPK BUN
Serangkaian prosedur manual maupun terkomputerisasi mulai dari pengumpulan data, pencatatan, pengikhtisaran sampai dengan pelaporan posisi keuangan, dan operasi keuangan yang dilaksanakan oleh Menteri Keuangan selaku BUN dan pengguna anggaran bagian anggaran BUN disebut
SABUN
SiAP
Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pusat
Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Bendahara Umum Negara
SPK
Pejabat yang memperoleh kewenangan untuk dan atas nama BUN melaksanakan fungsi pengelolaan uang negara merupakan pengertian dari
(a)
Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang selanjutnya disebut
(a)
Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan yang selanjutnya disebut
(a)
Direktorat Pengelolaan Kas Negara yang selanjutnya disebut
(a)
Kantor Wilayah DJPb yang selanjutnya disebut
(a)
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara yang selanjutnya disingkat
(a)
Laporan Arus Kas yang selanjutnya disebut
(a)
Laporan Perubahan Ekuitas yang selanjutnya disebut
(a)
Catatan atas Laporan Keuangan yang selanjutnya disebut
(a)
Laporan Realisasi Anggaran yang selanjutnya disingkat
(a)
Unit eselon I pada Kementerian Keuangan, yaitu
DJPb
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
Dit. APK
Direktorat Pengelolaan Kas Negara
Unit eselon II pada kantor pusat DJPb, yaitu
DJPb
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
Dit. APK
Direktorat Pengelolaan Kas Negara
Yang bertugas untuk merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang akuntansi dan pelaporan keuangan yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Direktur Jenderal Perbendaharaan, yaitu
Direktorat Pengelolaan Kas Negara
Direktur Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
Dit. PKN
Dit. APK
Yang bertugas untuk merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang pengelolaan kas negara yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Direktur Jenderal Perbendaharaan, yaitu
Direktorat Pengelolaan Kas Negara
Direktur Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
Dit. PKN
Dit. APK
Yang bertugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang perbendaharaan negara, yaitu
Direktorat Pengelolaan Kas Negara
Direktur Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
Dit. PKN
DJPb
Instansi vertikal DJPb yang bertugas untuk melaksanakan koordinasi, pembinaan, supervisi, asistensi, bimbingan teknis, dukungan teknis, monitoring, evaluasi, analisis, kajian, penyusunan laporan, dan pertanggungjawaban di bidang perbendaharaan dan berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Direktur Jenderal Perbendaharaan, yaitu
Kantor Wilayah DJPb
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara
KPPN
Kanwil DJPb
Kantor DJPb
Instansi vertikal DJPb yang bertugas untuk melaksanakan kewenangan perbendaharaan dan BUN, penyaluran pembiayaan atas beban anggaran, serta penatausahaan penerimaan dan pengeluaran anggaran melalui dan dari kas negara, yaitu
Kantor Wilayah DJPb
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara
KPPN
Kanwil DJPb
Kantor DJPb
Rekening milik BUN pada bank/pos mitra KPPN selaku Kuasa BUN di daerah disebut
(a)
Rekening milik BUN pada bank mitra Dit. PKN selaku Kuasa BUN Pusat disebut
(a)
Bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja negara yang disusun oleh pemerintah berdasarkan standar akuntansi pemerintahan, disebut
Laporan Perubahan Ekuitas
Neraca
Laporan Keuangan
Laporan Arus Kas
Laporan Realisasi Anggaran
Laporan yang menyajikan informasi realisasi pendapatan, belanja, transfer, surplus/ defisit dan pembiayaan, dan sisa lebih/kurang pembiayaan anggaran yang masing-masing diperbandingkan dengan anggarannya dalam satu periode, disebut
Laporan Perubahan Ekuitas
Neraca
Laporan Keuangan
Laporan Arus Kas
Laporan Realisasi Anggaran
Laporan yang menyajikan informasi kenaikan atau penurunan ekuitas tahun pelaporan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, disebut
Laporan Perubahan Ekuitas
Neraca
Laporan Keuangan
Laporan Arus Kas
Laporan Realisasi Anggaran
Laporan yang menyajikan informasi arus masuk dan keluar kas selama periode tertentu yang diklasifikasikan berdasarkan aktivitas operasi, investasi, pendanaan, dan transitoris, disebut
Laporan Perubahan Ekuitas
Neraca
Laporan Keuangan
Laporan Arus Kas
Laporan Realisasi Anggaran
Laporan yang menyajikan informasi posisi keuangan pemerintah yaitu aset, utang, dan ekuitas pada tanggal tertentu, disebut
Laporan Perubahan Ekuitas
Neraca
Laporan Keuangan
Laporan Arus Kas
Laporan Realisasi Anggaran
Laporan yang menyajikan informasi tentang penjelasan atau daftar terinci atau analisis atas nilai suatu pos yang disajikan dalam laporan realisasi anggaran, neraca, laporan arus kas, laporan operasional, laporan perubahan ekuitas, dan laporan perubahan saldo anggaran lebih untuk pengungkapan yang memadai, disebut
Laporan Perubahan Ekuitas
Catatan atas Laporan Keuangan
Laporan Keuangan
Laporan Arus Kas
Laporan Realisasi Anggaran
Unit Akuntansi dan Pelaporan Keuangan BUN yang selanjutnya disingkat
UAKBUN-Pusat
UAP BUN
UAKBUN-Daerah
UABUN
UAKKBUN-Kanwil
Unit Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Kuasa BUN Tingkat KPPN yang selanjutnya disebut
UAKBUN-Pusat
UAP BUN
UAKBUN-Daerah
UABUN
UAKKBUN-Kanwil
Unit Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Koordinator Kuasa BUN Tingkat Kantor Wilayah yang selanjutnya, disebut
UAKBUN-Pusat
UAP BUN
UAKBUN-Daerah
UABUN
UAKKBUN-Kanwil
Unit Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Kuasa BUN Tingkat Pusat yang selanjutnya disingkat
UAKBUN-Pusat
UAP BUN
UAKBUN-Daerah
UABUN
UAKKBUN-Kanwil
Unit Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pembantu BUN yang selanjutnya disingkat
UAKBUN-Pusat
UAP BUN
UAKBUN-Daerah
UABUN
UAKKBUN-Kanwil
Unit Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pembantu BUN Akuntansi Pusat yang selanjutnya disebut
UAKBUN-Pusat
UAP BUN
UAP BUN AP
UABUN
UAKKBUN-Kanwil
Unit akuntansi pada Kementerian Keuangan yang melakukan koordinasi dan pembinaan atas akuntansi dan pelaporan keuangan tingkat unit akuntansi dan pelaporan keuangan pembantu BUN dan sekaligus melakukan penggabungan Laporan Keuangan seluruh unit akuntansi dan pelaporan keuangan pembantu BUN, yaitu
UAKBUN-Pusat
UAP BUN
UAP BUN AP
UABUN
UAKKBUN-Kanwil
Unit akuntansi Kuasa BUN yang melakukan kegiatan akuntansi dan pelaporan keuangan tingkat KPPN, yaitu
UAKBUN-Pusat
UAP BUN
UAKBUN-Daerah
UABUN
UAKKBUN-Kanwil
Unit akuntansi yang mengoordinasikan dan membina akuntansi dan pelaporan keuangan Kuasa BUN Daerah/KPPN dan menggabungkan laporan keuangan seluruh Kuasa BUN Daerah/KPPN, yaitu
UAKBUN-Pusat
UAP BUN
UAKBUN-Daerah
UABUN
UAKKBUN-Kanwil
Unit akuntansi Kuasa BUN yang melakukan kegiatan akuntansi dan pelaporan keuangan tingkat Kuasa BUN Pusat, yaitu
UAKBUN-Pusat
UAP BUN
UAKBUN-Daerah
UABUN
UAKKBUN-Kanwil
Unit akuntansi pada unit eselon I Kementerian Keuangan yang melakukan koordinasi dan pembinaan atas akuntansi dan pelaporan keuangan sekaligus melakukan penggabungan laporan keuangan tingkat unit akuntansi dan pelaporan keuangan di bawahnya, yaitu
UAKBUN-Pusat
UAP BUN
UAKBUN-Daerah
UABUN
UAKKBUN-Kanwil
Unit akuntansi pada unit eselon I Kementerian Keuangan yang menggabungkan Laporan Keuangan Kuasa BUN Pusat, koordinator Kuasa BUN kantor wilayah, dan Kuasa BUN Daerah (KPPN khusus penerimaan dan KPPN khusus pinjaman dan hibah), yaitu
UAKBUN-Pusat
UAP BUN
UAKBUN-Daerah
UABUN
UAP BUN AP
Proses pencocokkan data transaksi keuangan yang diproses dengan beberapa sistem/subsistem yang berbeda berdasarkan dokumen sumber yang sama, disebut
(a)
Aparat Pengawas Intern Pemerintah, disebut
(a)
Sistem aplikasi yang mengintegrasikan seluruh proses yang terkait dengan pengelolaan dan pelaksanaan pendapatan dan belanja negara dimulai dari proses penganggaran, pelaksanaan, dan pelaporan pada BUN dan kementerian/lembaga, disebut
Surat Perintah Pencairan Dana/SP2D
PIPK
Surat Perintah Membayar/SPM
Pengendalian Intern atas Pelaporan Keuangan
Sistem Aplikasi Terintegrasi
Dokumen yang diterbitkan oleh pejabat penanda tangan surat perintah membayar untuk mencairkan dana yang bersumber dari daftar isian pelaksanaan anggaran, disebut
Surat Perintah Pencairan Dana/SP2D
PIPK
Surat Perintah Membayar/SPM
Pengendalian Intern atas Pelaporan Keuangan
Sistem Aplikasi Terintegrasi
Surat perintah yang diterbitkan oleh KPPN selaku kuasa BUN untuk pelaksanaan pengeluaran atas beban anggaran pendapatan dan belanja negara berdasarkan SPM, disebut
Surat Perintah Pencairan Dana/SP2D
PIPK
Surat Perintah Membayar/SPM
Pengendalian Intern atas Pelaporan Keuangan
Sistem Aplikasi Terintegrasi
Pengendalian yang secara spesifik dirancang untuk memberikan keyakinan yang memadai bahwa Laporan Keuangan yang dihasilkan merupakan laporan yang andal dan disusun sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan, disebut
Surat Perintah Pencairan Dana/SP2D
PIPK
Surat Perintah Membayar/SPM
Pengendalian Intern atas Pelaporan Keuangan
Sistem Aplikasi Terintegrasi
SiAP merupakan subsistem dari
(a)
Unit akuntansi dan pelaporan keuangan yang terdiri atas, kecuali
Dit. PKN selaku UAKBUN-Pusat
KPPN selaku UAKBUN-Daerah
DJPb selaku UAP BUN AP
KPPN Khusus Investasi
Kanwil DJPb selaku UAKKBUN-Kanwil
UAP BUN AP sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf d dilaksanakan oleh
DJPb
Dit. APK
KPPN
Kanwil DJPb
Dit. PKN
Penanggung jawab dari UAKBUN-Daerah
Kepala Daerah
Kepala Kanwil DJPb
Direktur Pengelolaan Kas Negara
Kepala KPPN
Direktur Jenderal Perbendaharaan
Penanggung jawab dari UAKKBUN-Kanwil
Kepala Daerah
Kepala Kanwil DJPb
Direktur Pengelolaan Kas Negara
Kepala KPPN
Direktur Jenderal Perbendaharaan
Penanggung jawab dari UAKBUN-Pusat
Kepala Daerah
Kepala Kanwil DJPb
Direktur Pengelolaan Kas Negara
Kepala KPPN
Direktur Jenderal Perbendaharaan
Penanggung jawab dari UAP BUN AP
Kepala Daerah
Kepala Kanwil DJPb
Direktur Pengelolaan Kas Negara
Kepala KPPN
Direktur Jenderal Perbendaharaan
Laporan Keuangan Kuasa BUN terdiri dari, kecuali
Neraca
LAK
LRA
LPE
CaLK
Tiga jenis KPPN yang melakukan transaksi khusus, yaitu
KPPN Khusus Penerimaan
KPPN Khusus Pemodal
KPPN Khusus Pinjaman dan Hibah
KPPN Khusus Pengembalian
KPPN Khusus Investasi
Terdapat beberapa jenis KPPN yang melakukan transaksi khusus yaitu
KPPN Khusus Wakaf
KPPN Khusus Wasiat
KPPN khusus investasi
KPPN khusus donasi
KPPN khusus kredit
Melaksanakan penerimaan, pengelolaan, pelaporan, dan rekonsiliasi transaksi data penerimaan serta penatausahaan penerimaan negara melalui dan dari kas negara merupakan tugas dari
KPPN Khusus Pinjaman dan Hibah
KPPN Khusus Penerimaan
KPPN Khusus Pengeluaran
KPPN Khusus Investasi
KPPN Khusus Kredit
Apakah tugas dari Dit. PKN?
Merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis bidang pengelolaan kas negara
Merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis bidang perbendaharaan negara
Pelaksanaan akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah
Melaksanakan penatausahaan naskah perjanjian investasi
Melaksanakan penyaluran pembiayaan
Jenis transaksi penerimaan dan pengeluaran yang diakuntansikan oleh Kuasa BUN, kecuali
Pendapatan
Belanja
Donasi
Transfer ke daerah dan dana desa
Penerimaan dan pengeluaran pembiayaan
Sebutkan arus keluar dari aktivitas operasi terutama digunakan untuk
Pendapatan Perpajakan
Pendapatan Negara Bukan Pajak
Pendapatan Hibah
Belanja Pegawai
Pendapatan Pemasukan
Sebutkan arus kas dari aktivitas investasi yaitu
Perolehan Aset Tetap
Penjualan Aset Tetap
Penyertaan Modal Pemerintah
Pembelian investasi dalam bentuk sekuritas
Perolehan aset lainnya
Laporan Keuangan Kuasa BUN yang disusun dan disajikan dalam rangka untuk mempertanggung jawabkan Kuasa BUN yang terdiri dari
Laporan kas posisi
Neraca akrual
Neraca kas umum negara
Laporan operasional
Laporan perubahan ekuitas
Dengan menggunakan prinsip-prinsip akuntansi dan metode penerapan yang secara material mempengaruhi penyajian laporan merupakan gambaran umum entitas berdasarkan
Dasar Hukum
Pendekatan Penyusunan Laporan Keuangan
Kebijakan Akuntansi
Perbandingan dengan periode lalu
Penjelasan atas hal-hal penting yang diperlukan
Menyajikan informasi yang berisi rincian atas angka-angka yang disajikan pada
Laporan arus kas
Catatan atas laporan keuangan
Laporan kas posisi
Laporan manajerial
Laporan realisasi anggaran
Sebutkan rincian masing-masing pos laporan arus kas yaitu
Arus kas dari aktivitas operasi
Arus kas dari aktivitas investasi
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Arus kas dari aktivitas transitoris
Semua benar
Catatan atas laporan keuangan menyajikan informasi tentang
Aliran kas masuk dan kas keluar berdasarkan aktivitas operasi
Pengaruh dari transaksi penerimaan dan pengeluaran kas
Proses dan sistem akuntansi yang digunakan dalam penyusunan perencanaan
Analisis data yang disajikan dalam LAK dan Neraca Kas Umum
A, B, D benar
Untuk setiap pengembalian jurnal dibedakan berdasarkan
Pengembalian atas transaksi tahun anggaran
Pengembalian atas jumlah nominal anggaran
Pengembalian atas waktu pelaksanaan
Pengembalian atas lokasi pelaksanaan
Pengembalian atas keperluan mendadak
Kuasa BUN membuat jurnal standar penerimaan atau pengeluaran transito melalui
Laporan bulanan
Laporan manajerial
Arus kas dari aktivitas operasi
Buku besar kas
APBN
Sebutkan yang termasuk dalam jurnal standar penerimaan pemindahbukuan atau kiriman uang yaitu
Jurnal standar penerimaan PFK
Jurnal standar pengeluaran PFK
Jurnal standar pengeluaran pemindahbukuan
Jurnal standar penerimaan transito
Jurnal standar pengeluaran transito
Untuk mencatat transaksi perhitungan pihak ketiga menggunakan jurnal
Jurnal standar realisasi pengeluaran pembiayaan
Jurnal standar realisasi penerimaan pembiayaan
Jurnal standar realisasi belanja
Jurnal standar transitoris
Jurnal standar realisasi pendapatan
Pada saat penyusunan neraca untuk pertama kali maka dilakukan
Jurnal standar saldo akhir
Jurnal standar saldo awal
Jurnal standar realisasi
Jurnal standar transitoris
Jurnal standar pengembalian
Kapan penyampaian laporan keuangan tingkat UAKBUN-Pusat?
Trisemester
8 bulan sekali
Semesteran
4 bulan sekali
Tidak terdapat jadwal
Dalam penyusunan laporan keuangan tingkat UAKBUN-PUSAT dilakukan pemrosesan data transaksi setelah dilakukan
Verifikasi
Pemeriksaan
Rekomendasi
Rekonsiliasi
Identifikasi
Transaksi penerimaan dan pengeluaran yang diakuntansikan oleh UAKBUN-PUSAT diakui sebesar nilai bruto yang tercantum dalam
Laporan keuangan
Nota kredit
Giro
Cek
Piutang
Sebutkan yang termasuk dalam arus kas dari aktivitas pendanaan antara lain
Penerimaan pembiayaan dalam negeri
Pembelian investasi dalam bentuk sekuritas
Pengeluaran pembiayaan luar negeri
Penerimaan kiriman uang
Penerimaan non anggaran pihak ketiga
Laporan realisasi anggaran pemerintah disusun dan disajikan dalam standar
Manajemen pemerintahan
Akuntansi pemerintahan
Sekretaris pemerintahan
Komunikasi
Politik pemerintahan
Penyusunan laporan keuangan pemerintahan minimal yang harus disajikan adalah
Laporan pemasukan
Laporan keuntungan
Laporan pembelanjaan
Laporan posisi keuangan akhir periode
Laporan surat jalan
Untuk menginformasikan posisi keuangan, arus kas, dan kinerja keuangan entitas maka menggunakan laporan
Manajemen pemerintahan
Laporan dokumen kinerja
Laporan keuangan
Akuntansi pemerintahan
Laporan surat perizinan
Standar Akuntansi Pemerintahan disajikan dengan fungsi akuntansi secara
Sistematik dan terstruktur
Terarah
Bercabang
Realita keuangan
Kualitas
SAP dalam hal terstruktur maka harus sesuai dengan
Prosedur
Penyelenggaraan
Lokasi
Waktu
Akuntansi dipergunakan dalam salah satu tahapan dalam siklus manajemen keuangan negara yaitu
Penyusunan perhitungan keuangan
Perizinan keuangan
Pelaporan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan
Perencanaan budgeting pemerintah
Permodalan keuangan
Sebutkan upaya pemenuhan prinsip good governance yaitu
Legal hukum
Keselarasan keuangan
Laba dan rugi
Akuntabilitas dan transparansi
Manajemen bisnis
Praktik akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah di Indonesia didorong oleh adanya desakan dari
Kemajuan teknologi
Pemanasan global
Kemajuan wawasan
Tertutupnya informasi
Kesulitan mengakses publik
Salah satu alat bantu pengambilan keputusan baik di perusahaan swasta dan organisasi non perusahaan adalah
Konstruksi
Manajemen
Akuntansi
Ekonomi
Bisnis
Sejak Indonesia merdeka telah banyak dinamika yang dihadapi dalam
Akuntabilitas
Implementasi akuntansi
Sumber daya
Biaya
Transparan
Standar akuntansi sangat diperlukan untuk menjamin
Konsistensi dalam pelaporan keuangan
Keterbukaan pelaporan keuangan
Kebenaran laporan keuangan
Pengelolaan keuangan
Kepuasan customer
Jika tidak adanya standar akuntansi yang memadai akan menimbulkan
Menyulitkan proses audit
Rendahnya reliabilitas
Subjektivitas informasi yang disajikan
Konsisten dalam pelaporan
okay
Siapakah yang menerapkan prinsip standar akuntansi pemerintahan?
Pemerintah pusat
Pemerintah daerah
Pemerintah kota
Pemerintah pusat dan daerah
Pemerintah provinsi
Standar akuntansi berbasis kas menuju akrual berisi tentang
Perhitungan akuntansi
Kerangka konseptual akuntansi
Laporan manajemen
Perkembangan akuntansi
Objektivitas informasi
Pada konseptual akuntansi terdiri dari pernyataan standar akuntansi sebanyak
15
16
12
11
13
Pertanggungjawaban keuangan merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban yang harus disusun oleh pemerintah untuk
Menjaga kedamaian
Menjaga stabilitas negara
Menjaga objektivitas
Menjaga subjektivitas
Menjaga keselarasan
Laporan keuangan pemerintah harus dapat menghasilkan statistik keuangan pemerintah untuk memenuhi
Kebutuhan analisis kebijakan fiskal
Kebutuhan ekonomi
Kebutuhan kesejahteraan
Kebutuhan audit
Kebutuhan transparan
Pemerintah dituntut untuk mengelola keuangan negara atau daerah secara
Stabil
Akuntabel
Disiplin
Keselarasan
Bijaksana
Dalam laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi harus mencantumkan
Pembuat laporan
Tanggal laporan
Nilai
Keuntungan
TTD Pimpinan
Terbitnya paket undang-undang di bidang keuangan negara merupakan tonggak
Kemanusiaan
Perdamaian
Reformasi keuangan negara
Reformasi negara
Prinsip-prinsip manajemen keuangan negara yang terdiri dari
Berorientasi pada hasil
Subjektifitas
Prinsip profesionalitas pengelolaan
Akuntabilitas dan transparansi
Berapa lama membutuhkan pembenahan pasca reformasi birokrasi pemerintah?
3 tahun
2 tahun
5 tahun
4 tahun
1 tahun
Landasan baik dalam pembentukan serta pengelolaan operasional adalah
Badan keuangan
Badan layanan umum
Badan kesehatan
Badan perekonomian
Badan kesejahteraan
UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang
Pelayanan publik
Perbendaharaan
Standar akuntansi
Keuangan negara
Keuangan daerah
Siapa yang bertanggung jawab dalam pemeriksaan dan pengelolaan keuangan?
Negara
Daerah
Lembaga
Perusahaan swasta
Menteri keuangan
Laporan yang menggambarkan selisih antara jumlah anggaran awal periode dengan jumlah anggaran akhir periode yang telah direalisasi disebut
Laporan keuangan
Laporan realisasi anggaran
Laporan perencanaan
Laporan kekayaan
Laporan transaksi keuangan
Informasi dari laporan realisasi anggaran sendiri berfungsi untuk
Melakukan pengawasan keuangan
Melakukan perbandingan anggaran
Melakukan perencanaan keuangan
Mengevaluasi keputusan mengenai alokasi
Mengevaluasi kinerja pegawai
Pos-pos pada laporan realisasi anggaran minimal mencakup
Pendapatan LRA
Belanja
Transfer
Penerimaan pembiayaan
Untung rugi
Di dalam laporan realisasi anggaran yang harus diidentifikasi secara
Berkala
Seksama
Jelas dan diulang setiap halaman laporan
Singkat dan padat
Informatif
Dalam mengenai sumber alokasi dan penggunaan sumber daya ekonomi, pemerintah menyediakan
Informasi
Pelayanan publik
Bantuan
Pos laporan realisasi anggaran
Evaluasi
Pada awalnya perusahaan membutuhkan laporan keuangan untuk
Menguji keakuratan keuangan
Perhitungan keuangan
Standar pemerintah
Laporan perizinan
Pembuatan perencanaan anggaran
Saat ini laporan keuangan selanjutnya dipergunakan oleh pihak yang berkepentingan dalam
Standar ekonomi bangsa
Pembuatan perundang-undangan
Perizinan keuangan
Pengambilan keputusan
Pengelola keuangan
Kondisi keuangan suatu perusahaan dapat dipengaruhi oleh
Potensi sumber daya
Prinsip dasar keuangan
Kepastian waktu
Kedisiplinan
Tanggung jawab
Informasi keuangan perusahaan dicatat selama
3 bulan sekali
Setiap bulan
Satu periode
6 bulan sekali
Setiap minggu
Catatan mengenai informasi keuangan perusahaan selama satu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk
Menghasilkan kas
Menghitung laba rugi perusahaan
Menilai kinerja perusahaan
Mendeskripsikan kinerja perusahaan
Menarik perusahaan lain untuk bekerja sama
Siapa yang menerbitkan standar akuntansi pemerintahan?
Pemerintah pusat
Menteri keuangan
Komite standar akuntansi pemerintahan
Komite standar manajemen pemerintahan
Pemerintah daerah
Apakah laporan yang berguna hanya sebagai pelengkap sehingga tidak diwajibkan?
Laporan arus kas
Laporan perubahan ekuitas
Laporan realisasi anggaran
Catatan atas laporan keuangan
Neraca
Dengan penggunaan Standar Akuntansi Pemerintahan untuk meningkatkan
Kualitas laporan keuangan
Kuantitas laporan keuangan
Pelayanan publik
Informasi
Eksistensi catatan
Pemerintah berkewajiban untuk menyampaikan laporan keuangan sebagai berikut pertanggungjawaban dalam penggunaan
Dana donasi
APBN dan APBD
Uang kas kampung
Anggaran kampanye
Semua benar
Sebutkan yang termasuk dalam keuangan berbasis akrual
Laporan perubahan ekuitas
Catatan atas laporan keuangan
Laporan operasional
Laporan arus kas
Semua benar
Salah satu aset penting pada setiap organisasi disebut
Barang cadangan
Barang sitaan
Barang persediaan
Barang produksi
Barang lelang
Sebutkan aset lancar terbesar dalam berbagai jenis organisasi dan bisnis yaitu
Perdagangan
Penyewaan
Produksi
Persediaan
Persawahan
Aktivitas operasional yang membutuhkan kecukupan barang persediaan juga cukup tinggi volume transaksinya, dengan tujuan utama yaitu dalam rangka peningkatan
Kesejahteraan masyarakat
Persediaan
Kelancaran operasional
Pelayanan publik
Ekonomi
Tujuan utama dari setiap organisasi dalam mengelola persediaannya adalah untuk
Meningkatkan penjualan
Sesuai dengan sasaran
Terpenuhi target
Keselarasan
Kelancaran operasional
Apakah yang harus diterapkan pada instansi pemerintah terhadap rincian penggunaan dana masyarakat?
Kepercayaan
Ketelitian dan kejujuran
Pertanggungjawaban dan keterbukaan
Kecukupan dan toleransi
Kedisiplinan
Sebutkan yang termasuk dalam sektor rill yaitu
Tanah
Deposito
Bangunan
Emas
Mesin
Bagi sektor swasta, perusahaan melakukan kegiatan investasi dengan cara
Membeli utang/sekuritas saham
Membeli cash
Membeli ketika harga murah
Membeli tanpa memikirkan jangka panjang
Membeli tanpa riba
Sebutkan alasan sektor swasta membeli dengan kredit alasannya adalah
Perusahaan kekurangan kas
Perusahaan memiliki kelebihan kas
Perusahaan berinvestasi namun rugi
Harga lebih murah
Jangka waktunya lama
Sementara bagi sektor publik aktivitas investasi yang dilakukan untuk
Mendapatkan persetujuan
Mendapatkan potongan harga
Mendapatkan harga lebih murah
Mendapatkan keuntungan jangka panjang
Mendapatkan kerugian jangka pendek
Bagaimana cara sektor publik dan pemerintah pusat melakukan investasi?
Adanya desakan dari luar
Mengambil keuntungan pribadi
Memanfaatkan sisa anggaran
Memanfaatkan keadaan
Memanfaatkan surplus anggaran
Sebutkan yang termasuk dalam jenis aset tetap yaitu
Gedung dan bangunan
Jalan dan irigasi
Peralatan dan mesin
Konstruksi dalam pengerjaan
Semua benar
Aset utama pemerintah yang disajikan pada neraca adalah
Aset tetap
Aset berjalan
Aset barang
Aset berwujud
Tidak ada yang benar
Berapa masa manfaat dari aset berwujud?
4 bulan
10 bulan
8 bulan
12 bulan
5 bulan
Aset yang dikuasai untuk dikonsumsi dalam operasi pemerintah disebut
Aset barang
Aset berwujud
Aset berjalan
Aset tetap
Aset tidak tetap
Aset tetap dapat dimanfaatkan oleh
Masyarakat umum
Kelompok
Pemerintah pusat
Golongan partai
Tidak ada yang benar
Alat penting yang digunakan untuk memastikan transparansi dan pengelolaan keuangan yang efisiensi dalam proyek konstruksi adalah
Akuntansi syariah
Akuntansi konstruksi
Akuntansi perbankan
Manajemen syariah
Manajemen konstruksi
Apakah manfaat dengan adanya akuntansi konstruksi dalam pengerjaan?
Tidak membutuhkan waktu yang lama
Meningkatkan kinerja
Meningkatkan pengelolaan keuangan
Lebih mudah pemahamannya
Pengerjaan lebih cepat
Mengapa pengelolaan proyek konstruksi tidaklah mudah?
Melibatkan biaya, tenaga kerja, dan sumber daya
Banyaknya kasus penipuan
Anggaran tidak sesuai sehingga pekerjaan terhambat
Kompetensi kinerja kurang baik
Adanya dukungan dari pemerintah
Jika sistem akuntansi yang tepat makan dapat mengurangi
Kerugian
Terjadi selisih perhitungan
Risiko keuangan
Terhambatnya pelaksanaan
Pemborosan biaya
Sebutkan yang termasuk dalam kegiatan proyek yaitu
Biaya
Tenaga kerja
Sumber daya
Risiko keuangan
Semua benar
Organisasi yang menghasilkan laba dan nirlaba maka menggunakan sistem
Akuntansi konstruksi
Akuntansi bisnis
Akuntansi syariah
Manajemen perbankan
Manajemen bisnis
Organisasi pemerintah merupakan salah satu organisasi
sektor sosial
sektor ekonomi
sektor konstruksi
sektor publik
sektor bisnis
Tujuan dari pembuatan dan penyajian laporan keuangan secara akuntansi bisnis adalah
Perencanaan sesuai
Memenuhi nilai-nilai akuntabilitas
Agar pengelolaan berjalan lancar
Mendapatkan keuntungan
Memenuhi target perusahaan
Untuk menganalisis kondisi keuangan, menilai kemanjuran dan efisiensi organisasi pelapor maka menggunakan
Laporan statistik
Laporan akhir bulan
Laporan keuangan
Laporan pemasukan
Laporan pembelanjaan
Sebutkan akun keuangan entitas pelapor yang mencakup perincian antara lain
Ekuitas
Aset
Kewajiban
Hak
Benda
Terhadap lingkungan bisnis, aturan perpajakan dan peraturan akuntansi perusahaan dituntut untuk
Memahami
Adaptasi
Berkolaborasi
Bekerja sama
Mengerti
Jika terjadi kesalahan perhitungan maka harus mendalami
Monitoring
Koreksi kesalahan
Materi kebijakan akuntansi
Mengevaluasi
Mengamati
Adanya perubahan kebijakan akuntansi dari periode sebelumnya akan mempengaruhi
Target pencapaian
Kinerja
Perencanaan
Posisi keuangan
Anggaran
Laporan keuangan harus diungkapkan dampak peristiwa luar biasa yang disusun dalam rangka
Full disclosure
Full closure
Full house
Full equipments
Full assets
Untuk melakukan evaluasi yang berkaitan dengan pendapatan akrual maka membutuhkan laporan
keuangan
operasional
bisnis manajemen
akuntansi
perizinan
Laporan operasional menyajikan informasi yang berkaitan dengan
aset tetap
sisa anggaran
kelebihan dana
surplus/defisit operasional
aset tidak tetap
Untuk hal yang berkaitan dengan efisiensi, efektivitas, dan ekonomi, pemerintah berkewajiban melakukan
Evaluasi kinerja pemerintah
Mengawasi
Merencanakan pelaksanaan
Membuat laporan
Bertanggung jawab
Untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat besar beban ditanggung oleh
Individu
Kelompok
Pemerintah
Donatur
Presiden
Pada saat timbulnya hak atas pendapatan dikarenakan adanya
Aliran pembelian aset
Aliran penjualan aset
Aliran bantuan
Aliran keluar sumber ekonomi
Aliran masuk sumber ekonomi
Pemerintah daerah diwajibkan untuk melaksanakan roda pemerintahan yang
Disiplin
Tegas
Efektif dan efisien
Bertanggung jawab
Akurat
Adanya kewajiban pemerintah menjadikan masyarakat lebih
Sehat
Makmur dan indeks pembangunan meningkat
Sejahtera
Berpendidikan
Bahagia
Mengapa pengukuran kinerja sangat penting?
Karena sebagai alat ukur meningkatkan kinerja
Karena sebagai sasaran kinerja
Karena sebagai pemicu diri sendiri
Karena sebagai pendewasaan
Karena sebagai kepuasan
Pengukuran kinera keuangan sangat penting dengan tunjuan membantu pemerintah daerah dalam
Standar akuntansi
Dapat dipertanggung jawabkan
Menilai diri sendiri
Mengambil keputusan secara tepat
Semua benar
Di Indonesia, pengukuran kinerja keuangan pemerintah daerah diatue dalam
Peraturan daerah
Keputusan menteri
Kebijakan pemerintah
Kelembagaan
Perundang-undangan
