wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Manajeme Persediaan dan Prinsip Jidoka

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari manajemen persediaan?

a)

Mengurangi permintaan pasar

b)

Memaksimalkan biaya penyimpanan

c)

Menyediakan barang sesuai permintaan dengan biaya minimal

d)

Memproduksi barang dalam jumlah besar

e)

Meningkatkan ketergantungan pada pemasok

2.

Konsep *Just-In-Time* (JIT) pertama kali diperkenalkan oleh:

a)

Henry Ford

b)

Kiichiro Toyoda

c)

Taiichi Ohno

d)

Eiji Toyoda

e)

McDonald’s

3.

Salah satu kelemahan dari penerapan JIT adalah:

a)

Tingginya persediaan bahan baku

b)

Ketergantungan yang rendah pada pemasok

c)

Ketergantungan tinggi pada pengiriman tepat waktu

d)

Penurunan efisiensi produksi

e)

Biaya penyimpanan yang meningkat

4.

Model matematis yang digunakan untuk menentukan jumlah pesanan optimal adalah:

a)

Safety Stock

b)

Economic Order Quantity (EOQ)

c)

ABC Analysis

d)

*Vendor Managed Inventory*

e)

*First In First Out* (FIFO)

5.

Dalam analisis ABC, barang kategori “A” biasanya memiliki karakteristik:

a)

Volume tinggi, nilai rendah

b)

Volume rendah, nilai tinggi

c)

Volume sedang, nilai sedang

d)

Volume tinggi, nilai tinggi

e)

Tidak penting untuk pengendalian persediaan

6.

Penerapan *Jidoka* bertujuan untuk:

a)

Mengurangi biaya persediaan

b)

Menghentikan proses produksi ketika ada masalah

c)

Meningkatkan persediaan bahan baku

d)

Mengoptimalkan analisis ABC

e)

Meminimalkan biaya logistik

7.

Contoh penerapan JIT di industri makanan ditunjukkan oleh:

a)

Toyota

b)

McDonald’s

c)

Nestlé

d)

Sari Roti

e)

Starbucks

8.

Dalam perhitungan EOQ, faktor yang tidak diperhitungkan secara langsung adalah:

a)

Biaya pemesanan

b)

Biaya penyimpanan

c)

Jumlah permintaan tahunan

d)

Diskon pembelian dalam jumlah besar

e)

Lead time tetap

9.

Manfaat utama dari penggunaan Safety Stock adalah:

a)

Mengurangi biaya penyimpanan

b)

Menjamin ketersediaan barang saat permintaan tidak terduga

c)

Mengoptimalkan produksi massal

d)

Meningkatkan efisiensi waktu pengiriman

e)

Memaksimalkan keuntungan perusahaan

10.

Metode FIFO dalam manajemen persediaan digunakan untuk:

a)

Mengatur produksi berdasarkan waktu kebutuhan

b)

Memproses barang yang lebih dulu datang

c)

Meningkatkan biaya persediaan

d)

Mengurangi risiko *stockout*

e)

Meminimalkan waktu produksi

11.

Prinsip dasar EOQ adalah untuk meminimalkan:

a)

Biaya penyimpanan dan pemesanan

b)

Waktu pengiriman

c)

Ketergantungan pada pemasok

d)

Biaya bahan baku

e)

Biaya produksi

12.

Dalam manajemen persediaan, ABC Analysis dilakukan untuk:

a)

Menghitung Safety Stock

b)

Mengidentifikasi barang dengan nilai penting

c)

Mengurangi fluktuasi permintaan

d)

Menentukan waktu produksi

e)

Mengintegrasikan kontrol kualitas

13.

Salah satu tujuan penerapan *Andon System* adalah:

a)

Meningkatkan otomatisasi penuh

b)

Memberikan sinyal visual jika terjadi masalah

c)

Memastikan barang dikirim tepat waktu

d)

Mengurangi kebutuhan safety stock

e)

Mengoptimalkan EOQ

14.

Contoh kasus penerapan Jidoka adalah:

a)

Penggunaan detektor logam di jalur pengemasan

b)

Peningkatan kapasitas gudang

c)

Penyesuaian permintaan musiman

d)

Penambahan stok bahan baku

e)

Penggantian pekerja dengan mesin otomatis

15.

Salah satu keuntungan utama dari penerapan JIT adalah:

a)

Peningkatan risiko gangguan

b)

Penurunan biaya penyimpanan

c)

Peningkatan waktu pengiriman

d)

Meningkatkan jumlah stok

e)

Mengurangi kualitas produk

16.

Dalam kasus Safety Stock, *factor Z* mengacu pada:

a)

Simpangan baku dari permintaan

b)

Rata-rata lead time

c)

Tingkat pelayanan yang diinginkan

d)

Jumlah total permintaan tahunan

e)

Tingkat keandalan pengiriman

17.

Pengendalian kualitas dalam industri pangan bertujuan untuk memastikan:

a)

Biaya rendah dalam produksi

b)

Keamanan pangan dan konsistensi sensori

c)

Penurunan stok barang jadi

d)

Otomatisasi penuh dalam produksi

e)

Tidak adanya kebutuhan evaluasi bahan baku

18.

Metode pengujian sensori dilakukan untuk:

a)

Menentukan kadar lemak dalam produk

b)

Mengukur tekstur dan aroma produk

c)

Memastikan suhu penyimpanan bahan baku

d)

Mengatur waktu pengiriman

e)

Meminimalkan risiko stockout

19.

Langkah pertama dalam penerapan ABC Analysis adalah:

a)

Menyusun kebijakan manajemen persediaan

b)

Mengumpulkan data semua item dalam persediaan

c)

Membagi barang menjadi kategori A, B, dan C

d)

Menghitung nilai total dari semua barang

e)

Menentukan nilai rata-rata persediaan

20.

Elemen utama Jidoka adalah:

a)

Penambahan pekerja manual

b)

Peningkatan stok bahan baku

c)

Otomasi dengan sentuhan manusia

d)

Mengurangi ketergantungan pada pemasok

e)

Meningkatkan volume produksi