wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UJI KOMPETENSI KELAHIRAN PANCASILA

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 2mins

Name
Class
Date
1.
Dalam keadaan terdesak oleh serangan Sekutu, Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia dengan syarat .…
a)
Indonesia memberikan sebagian wilayahnya kepada Jepang
b)
Para pemuda Indonesia mau membantu tentara Jepang melawan Sekutu
c)
Indonesia memenuhi semua keinginan pemerintah Jepang
d)
Indonesia patuh terhadap semua instruksi pemerintah Jepang
2.
Sebagai bukti janji Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia adalah dengan membentuk ….
a)
Dokuritsu Zyunbi Iinkai
b)
Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai
c)
Panitia Sembilan
d)
Komite Nasional Indonesia Pusat
3.
Sejarah kelahiran Pancasila didasarkan pada rangkaian peristiwa sejarah tokoh pendiri negara dalam sidang perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara. Di dalam Konsiderans Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 dinyatakan bahwa rumusan Pancasila sejak kelahirannya tanggal 1 Juni 1945 yang disampaikan Ir. Sukarno, rumusannya dalam Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945 serta rumusan inal pada tanggal 18 Agustus 1945 merupakan satu kesatuan proses lahirnya Pancasila. Berdasarkan pernyataan di atas, hari lahirnya Pancasila diperingati setiap tanggal ....
a)
1 Juni
b)
22 Juni
c)
17 Agustus
d)
18 Agustus
4.
Berikut ini adalah tokoh panitia Sembilan yang berhasil merumuskan Piagam Jakarta, kecuali …
a)
A Maramis
b)
Abdul Kahar Muzakir
c)
Mr. Soepomo
d)
KH. Agus Salim
5.
Rumusan dasar negara yang terdapat dalam Piagam Jakarta berbeda dengan Pancasila yang terdapat dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Perbedaan tersebut terdapat dalam sila pertama, dalam Piagam Jakarta berbunyi ….
a)
Ketuhanan Yang Maha Esa
b)
Ketuhanan yang berkebudayaan
c)
Ketuhanan yang berdasar kemanusiaan yang adil dan beradab
d)
Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
6.
Dengan dibacakannya teks proklamasi kemerdekaan Indonesia oleh Ir. Sukarno di halaman kediamannya Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta pada tanggal 17 Agustus tahun 1945, hal ini menandakan berikut ini, kecuali ….
a)
Negara Indonesia dapat menguasai wilayah negara penjajah
b)
Negara Indonesia lepas dari belenggu penjajahan
c)
Negara Indonesia memiliki kebebasan menentukan nasib bangsa sendiri
d)
Negara Indonesia sebagai negara yang berdaulat
7.
Keputusan penting hasil sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 adalah sebagai berikut, kecuali ….
a)
Melantik presiden dan wakil presiden
b)
Membentuk Badan Keamanan Rakyat
c)
Menetapkan UUD Negara Republik Indonesia
d)
Membentuk sebuah Komite Nasional untuk membantu tugas presiden
8.
Sila Pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa” juga bermakna bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang saling menghargai perbedaan keyakinan. Harapannya, selain menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, nilai yang terkandung dalam sila pertama ini akan mengantarkan Indonesia menjadi bangsa yang senantiasa menjunjung sikap saling menghormati perbedaan agama dan kepercayaan yang ada demi terwujudnya masyarakat harmonis, nyaman, dan aman. tempat ibadah, kitab suci, dan hari besar keagamaan Kong Hu Cu adalah
a)
Klenteng, Imlek, Si Shu
b)
Gereja,Natal, alkitab,
c)
pure, Nyepi, Wega
d)
Vihara, Tripitaka, Waisak
9.
Penetapan Pancasila sebagai dasar negara oleh PPKI sebagaimana naskah yang tercantum di dalam ….
a)
Piagam Jakarta atau Jakarfta Charter
b)
Undang-Undang dan Peraturan Pderundangan lainnya
c)
Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
d)
Batang Tubuh UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
10.
Dengan disepakatinya perubahan teks dasar negara sila pertama dari Piagam Jakarta, menunjukkan sikap para pendiri bangsa yang memiliki .…
a)
Karakter yang mengalah sekalipun merendahkan harkat dan martabat bangsa
b)
Semangat kebangsaan dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara
c)
Mengutamakan kepentingan golongan di atas kepentingan negara
d)
Kewenangan untuk mengambil keputusan tanpa melihat pendapat pihak lain
11.
Sebagai warga negara generasi penerus bangsa, sudah selayaknya kita meneladani nilai-nilai semangat nasionalisme dan patriotisme para pendiri bangsa, yang saat ini masih sangat diperlukan untuk kemajuan dan kejayaan bangsa, yaitu semangat .….
a)
Pantang menyerah untuk memperkaya diri
b)
Mengolah kekayaan alam sebebas-bebasnya
c)
Menduduki jabatan tinggi dengan berbagai cara
d)
Rela berkorban untuk kepentingan bangsa
12.
Sebelum sidang PPKI dimulai, Drs. Mohammad Hatta mengajak Ki Bagus Hadikusumo, Wahid Hasyim, Mr. Kasman Singodimedjo, dan Mr. Teuku Mohammad Hasan dari Sumatra melaksanakan suatu rapat pendahuluan. Drs. Mohammad Hatta menyatakan, “Supaya kita jangan pecah sebagai bangsa, kami mufakat untuk menghilangkan bagian kalimat
a)
dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
b)
Ketuhanan yang berkebudayaan
c)
Ketuhanan dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
d)
Ketuhanan
13.
Pembacaan teks proklamasi ini berarti bahwa kemerdekaan negara Indonesia telah diumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia dan bangsa bangsa di dunia. Proklamasi kemerdekaan mengandung makna berakhirnya masa penjajahan di muka bumi Indonesia. Yang bukan nilai positif dari proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah
a)
Bangsa Indonesia telah melepaskan diri dari belenggu penjajahan
b)
memiliki kebebasan untuk menentukan nasib bangsa sendiri
c)
membangun negara atas prakarsa dan kemampuan bangsa tanpa intervensi atau campur tangan dari pihak mana pun
d)
Mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia untuk keuntungan dan kepentingan golongan golongan
14.
Setelah memastikan kebenaran kabar ten tang Jepang menyerah kepada Sekutu, selanjutnya Ir. Sukarno dan Drs. Mohammad Hatta mempersiapkan rapat anggota PPKI tentang proklamasi kemerdekaan yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 1945. Tetapi golongan muda mengharapkan proklamasi segera dilakukan tanpa melalui rapat PPKI, karena dianggapnya PPKI sebagai lembaga bentukan Jepang dan dikhawatirkan proklamasi kemerdekaan Indonesia sebagai pemberian dari Jepang padahal merupakan hasil perjuangan bangsa Indonesia. Adanya perbedaan pandangan ini, terjadilah peristiwa
a)
Rengasdengklok
b)
Pembentukan PPKI
c)
Pembentukan BPUK
d)
Pembentukan Panitia sembilan
15.
Jenderal Terauchi menyetujui pembentukan Dokuritsu Zyunbi Iinkai atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Pada tanggal
a)
pada 7 Agustus 1945,
b)
pada 7 Agustus 1944
c)
pada 8 Desember 1945,
d)
pada 8 Desember 1941,
16.
Keanggotaan Panitia Delapan diganti menjadi sembilan orang sehingga menjadi Panitia Sembilan. Penggantian ini dilakukan untuk menghadirkan komposisi keanggotaan panitia yang lebih mewakili dinamika pembahasan tentang dasar negara dalam Sidang BPUPK pertama tersebut, yang merepresentasikan golongan nasionalis religius dan Islamis nasionalis. Berikut yang bukan anggota panitia sesembilan anggota BPUPK Adalah
a)
Mr. Achmad Soebardjo
b)
Mr. Muhammad Yamin
c)
K.H. Wachid Hasyim
d)
M. Soetardjo Kartohadikoesoemo
17.
Serangan demi serangan tentara Amerika Serikat dan Sekutunya terus dilakukan sehingga Jepang meminta bantuan rakyat Indonesia dalam menghadapi serangan Amerika Serikat tersebut. Jepang memberikan janjinya yang kedua akan memerdekakan Indonesia. Sebagai buktinya, Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan disingkat BPUPK atau Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai pada tanggal
a)
1 Juni 1945
b)
29 April 1945
c)
1 Maret 1945
d)
29 mei 1945
18.
dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat diangkat sebagai ketua, didampingi oleh Raden Pandji Soeroso dari Indonesia dan Ichibangase Yosio dari Jepang sebagai wakil ketua. BPUPK melaksanakan sidangnya yang pertama pada tanggal 29 Mei–1 Juni 1945 untuk membahas tentang
a)
perumusan Undang-Undang Dasar.
b)
Indonesia Merdeka
c)
Cita cita bangsa
d)
dasar negara
19.
Susunan anggota BPUPK adalah sebagai berikut. Ketua : dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat Wakil Ketua : ▪ Ichibangase Yosio (Jepang) ▪ R.P. Soeroso (Indonesia) Jumlah Anggota BPUK saat sidang BPUPK ke-2 adalah
a)
9 Orang
b)
60 orang
c)
66 orang
d)
76 orang
20.
Nilai ketuhanan yang terkandung dalam sila pertama Pancasila yakni “Ketuhanan Yang Maha Esa” memiliki makna yang dalam bagi bangsa Indonesia terkait dengan hubungan individu dengan hal yang dianggapnya memiliki kekuatan yang mulia, suci, agung, dan sakral. Nilai ketuhanan menjadi dasar adanya keyakinan dan keimanan bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa. Nilai ketuhanan tercantum dalam UUD 1945 yaitu pada ?
a)
Pasal 27 ayat (1)
b)
Pasal 29 ayat (1)
c)
Pasal 28 ayat (1)
d)
Pasal 30 ayat (1)
21.
Ketuhanan Yang Maha Esa sehingga menggambarkan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang religius. Hal ini dibuktikan dengan adanya enam agama yang diakui negara Indonesia, yakni
a)
Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Khonghucu
b)
Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu
c)
Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan yahudi
d)
Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Khonghucu
22.
Nilai kemanusiaan terkandung dalam sila kedua Pancasila yakni “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”. Kemanusiaan berasal dari kata manusia yang berarti makhluk yang berakal budi, memiliki potensi pikir, rasa, karsa, keimanan, dan keyakinan. Manusia juga memiliki martabat yang tinggi bila dibandingkan dengan makhluk lainnya. Contoh perilaku yang mencerminkan sila kedua Pancasila adalah...
a)
Menjaga lingkungan sekolah tetap bersih
b)
Menghormati teman yang berbeda agama dan budaya
c)
Membayar pajak tepat waktu
d)
Mengikuti upacara bendera setiap hari Senin
23.

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab merupakan hakikat sifat manusia yang memiliki akal, budi, pikir, rasa, karsa, keimanan, dan keyakinan sebagai makhluk yang mempunyai derajat martabat yang tinggi sehingga tindakan dan keputusannya dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara didasarkan pada tata nilai yang berlaku . Apa arti "beradab" dalam sila kedua Pancasila?

a)
Bersikap santun dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan
b)
Selalu taat pada peraturan pemerintah
c)
Tidak mencampuri urusan orang lain
d)
Menunjukkan keberanian tanpa peduli perasaan orang lain
24.

Anis orang Sunda beragama Islam, Berta orang Batak beragama Kristen, dan Made orang Bali beragama Hindu mereka bersahabat. Ketika Anis merayakan hari raya Idul Fitri , sikap Berta dan Mde adalah ....

a)

ikut bersama merayakan idul fitri

b)

menghormati Anis merayakan hari Raya Idul Fitri

c)

menghadiri Anis ke rumahnya

d)

meminta Anis untuk mengirim makanan ke rumah Berta dan Made

25.

Perhatikan pernyataan berikut !

  1. 1) mengembangkan sikap tidak semena -mena terhadap orang lain

  2. 2) menjunjung tinggi nilai - nilai kemanusiaan

  3. 3) gemar melakukan kegiatan kemanusiaan

  4. 4) membina kerukunan hidup di antara umat beragama

  5. 5) suka bekerja keras

Contoh pengamalan Pancasila sila ke - 2 ditunjukan oleh nomor ....

a)

1, 2, dan 4

b)

2, 3, dan 4

c)

3, 4, dan 5

d)

1, 2, dan 3

26.

Contoh ppengamalan sila ke -3 Pancasila dalam kehidupan sehari - hari ....

a)

menjalankan puasa sesuai perintah agama

b)

menjenguk tetangga yang dirawat di rumah sakit

c)

ikut serta bergotong royong membangun jalan

d)

memilih ketua kelas dengan cara demokrasi

27.

Setiap sore Reza dan teman-temannya asik bermain bola di tanah lapang. Mereka bermain hingga pulang menjelang magrib. Saat suara azan terdengar, Reza tidak memedulikan panggilan sholat itu. Kerap kali Ibu marah dengan sikap Reza yang mengabaikan kewajiban sebagai seorang muslim.

Perilaku Reza, bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama sila yang dilambangkan dengan gambar berbentuk ....

a)

b)

c)

d)

28.

Putri berasal dari keluarga yang sederhana. Meskipun demikian, ia tidak putus asa dan tetap semangat belajar. Sepulang sekolah, Putri seringkali menyempatkan diri membantu ibunya berjualan kue di kedai cilik milik orang tuanya. Tak jarang Ibu memberinya uang karena bersedia membantu. Namun, uang tersebut ia tabung agar suatu saat dapat digunakan untuk membeli peralatan sekolah atau keperluan lainnya.

Berdasarkan teks di atas, sikap Putri adalah pengalaman Pancasila, terutama sila yang dilambangkan dengan .... 

a)

b)

c)

d)

29.

Berdasarkan kutipan berita di atas, dapat kita pahami bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan merupakan tugas kita bersama sebagai warga negara Indonesia. Sikap apa yang dapat kita lakukan untuk menerapkan nilai yang terdapat dalam Pancasila tersebut?

a)

Menciptakan suasana kehidupan yang kondusif

b)

Mempelajari sejarah perjuangan bangsa Indonesia

c)

Berperilaku sesuai dengan Pancasila

d)

Memahami keberadaan budaya Indonesia yang beragam

30.

Toleransi beragama merupakan hal yang sudah semestinya kita kedepankan di tengah keberagaman agama yang ada di Indonesia. Bila dicermati, toleransi agama termasuk dalam penerapan sila ke .…

a)

Sila ke-1

b)

Sila ke-2

c)

Sila ke-3

d)

Sila ke-4

31.

Berdasarkan kutipan berita di atas, selain adanya toleransi agama secara tersirat, berita tersebut menggambarkan sebuah keberagaman bangsa Indonesia dari segi agama. Bila ditelaah lebih dalam, terkait menghargai adanya keberagaman agama mampu menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa yang sesuai dengan makna sila Pancasila yaitu...

a)

Ketuhanan Yang Maha Esa

b)

Kemanusiaan yang adil dan beradab

c)

Persatuan Indonesia

d)

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

32.

Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi Pancasila, artinya dalam setiap proses demokrasi harus selaras dengan nilai sila Pancasila. Dalam penyelenggaraan negara, Indonesia menggunakan sistem perwakilan. Hal ini artinya sejalan dengan penerapan sila ke ….

a)

Sila ke-2

b)

Sila ke-3

c)

Sila ke-4

d)

Sila ke-5

33.

Keadilan sosial merupakan nilai Pancasila yang sangat penting dan perlu kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini contoh perilaku yang mencerminkan nilai sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dalam lingkungan masyarakat adalah ….

a)

Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan bersama

b)

Gemar menabung dan menghemat uang jajan

c)

Menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat

d)

Senantiasa melatih keterampilan diri

34.

Gambaran situasi pada kutipan artikel di atas dapat kita pahami bahwa keadilan memiliki makna yaitu .…

a)

Mendapatkan hak sebelum menunaikan kewajiban

b)

Mendapatkan hak yang setara untuk setiap orang

c)

Tidak mendapatkan hak sesuai yang dibutuhkan

d)

Mendapatkan hak sesuai kebutuhan

35.

Seluruh aturan hukum yang ada di Indonesia harus berlandaskan nilai Pancasila. Hal ini karena Pancasila dianggap sebagai ….

a)

Sumber dari segala sumber hukum bangsa

b)

Dasar negara

c)

Kepribadian bangsa

d)

Pandangan hidup bangsa

36.

Apa yang dimaksud dengan norma dalam kehidupan sehari-hari?

a)

Norma adalah hukum yang ditetapkan oleh pemerintah.

b)

Norma hanya berlaku untuk individu, bukan masyarakat.

c)

Norma adalah kebebasan bertindak tanpa batas.

d)

Norma adalah aturan atau pedoman yang mengatur perilaku dalam masyarakat.

37.

Peraturan yang berisi perintah dan larangan yang bersumber dari Tuhan YME adalah norma...

a)

Agama

b)

Kesusilaan

c)

Kesopanan

d)

Hukum

38.

Perhatikan berbagai perbuatan berikut !

(1) Rajin beribadah

(2) Berpamitan sebelum bepergian

(3) Menolong teman yang kesusahan

(4) Mengetuk pintu sebelum masuk

(5) Menyapa teman jika bertemu

Contoh perbuatan yang sesuai dengan norma kesopanan ditunjukan nomor....


a)

(1), (2), dan (3)

b)

(2), (4), dan (5)

c)

(2), (3), dan (4)

d)

(3), (4), dan (5)

39.

Manusia menjadi makhluk Tuhan yang paling sempurna di antara makhluk ciptaan Tuhan yang lainnya. Setiap manusia mampu menyelesaikan konflik dengan sesama tanpa menggunakan kekerasan fisik. Apa yang melatarbelakangi manusia menjadi makhluk paling sempurna?

a)

Manusia memiliki akal yang kritis untuk melanggar aturan yang berlaku di masyarakat

b)

Manusia diberkahi dengan pikiran yang mampu menghabiskan sumber daya alam

c)

Manusia dibekali akal dan pikiran yang mampu digunakan untuk kemakmuran alam semesta

d)

Manusia diciptakan untuk menguasai alam semesta

40.

Manusia adalah Makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan wajib beribadah sesuai agama masing-masing, merupakan makna manusia sebagai …

a)

Makhluk Tuhan Yang Maha Esa

b)

Makhluk Individu

c)

Makhluk Sosial

d)

Makhluk Berakal