wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Induksi Elektromagnetik dan Listrik Bolak Balik

Total questions: 25

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Induksi elektromagnetik adalah ….

a)

Gejala perubahan fluks medan magnet akibat perubahan arus listrik

b)

Gejala terjadinya arus listrik akibat adanya perbedaan potensial pada ujung-ujung kumparan

c)

Gejala munculnya beda potensial (tegangan) pada suatu penghantar karena perubahan arus listrik dalam kumparan

d)

Gejala timbulnya gaya gerak listrik dalam suatu penghantar akibat perubahan fluks magnetik.

e)

Gejala timbulnya gaya gerak listrik akibat adanya perubahan arus listrik

2.

Perhatikan gambar berikut! Jika magnet digerakan masuk kedalam kumparan, maka jarum galvanometer akan ….

a)

tetap diam

b)

bergerak ke atas

c)

bergerak ke bawah

d)

bergerak ke kiri

e)

bergerak ke kanan

3.

Menurut Michael Faraday, gaya gerak listrik (GGL) induksi pada lilitan kawat atau kumparan adalah ….

a)

sebanding dengan lama perubahan fluks magnet

b)

sebanding dengan laju perubahan fluks magnet

c)

sebanding dengan periode putaran kumparan

d)

berbanding terbalik dengan jumlah lilitan pada kumparan

e)

berbanding terbalik dengan laju perubahan fluks magnet

4.

Sebuah kumparan dan 100 lilitan diletakkan di dalam medan magnet yang besarnya berubah terhadap waktu. Jika kumparan mengalami perubahan fluks magnet dari 0,02 T menjadi 0,06 T dalam waktu 0,5 sekon, maka GGL induksi yang dihasilkan kumparan adalah ….

a)

2 volt

b)

4 volt

c)

8 volt

d)

2 volt

e)

16 volt

5.

“Perubahan arus yang mengalir pada kumparan penghantar tiap satuan waktu menyebabkan adanya ggl induksi diri" merupakan bunyi dari ….

a)

hukum Henry

b)

hukum Faraday

c)

hukum Biot-Savart

d)

hukum Ohm

e)

hukum Lenz

6.

Sebuah kumparan mempunyai induktansi sebesar 200 mH. Jika arus melalui kumparan tersebut adalah I = 2,5 sin (100 t) ampere, maka tegangan induksi maksimum yang dibangkitkan dalam kumparan adalah ….

a)

0,05 volt

b)

0,5 volt

c)

2,5 volt

d)

5 volt

e)

50 volt

7.

Berikut ini merupakan ciri transformator step-up ….

a)

Tegangan primer lebih besar dibandingkan tegangan sekunder

b)

Lilitan primer lebih sedikit dibanding lilitan sekunder

c)

Lilitan primer lebih banyak dibanding lilitan sekunder

d)

Daya kumparan sekunder lebih besar dibandingkan daya kumparan primer

e)

Arus pada kumparan primer lebih kecil dibandingkan arus pada kumparan sekunder

8.

Berikut yang bukan cara untuk menaikkan gaya gerak listrik (GGL) induksi pada suatu generator adalah ….

a)

Menambah jumlah lilitannya

b)

Menambah kecepatan rotasinya

c)

Memperbesar periodenya

d)

Memperbesar induksi magnetnya

e)

Menambah luas permukaan kumparan

9.

Sebuah resistor dihubungkan dengan tegangan bolak-balik seperti pada gambar. Beda sudut fase antara arus dan tegangan adalah ….

a)

b)

30°

c)

45°

d)

90°

e)

180°

10.

Sebuah induktor dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik seperti pada gambar. Maka pada rangkaian ini terjadi … .

a)

tegangan dan arus tidak berbeda fase

b)

arus mendahului tegangan sebesar 90°

c)

arus mendahului tegangan sebesar 45°

d)

tegangan mendahului arus sebesar 90°

e)

tegangan mendahului arus sebesar 45°

11.

Tegangan suatu rangkaian ketika diukur dengan osiloskop adalah 220 volt. Bila tegangan rangkaian tersebut diukur lagi dengan menggunakan voltmeter AC, maka angka yang ditunjukkannya adalah ….

a)

110√2 V

b)

110 V

c)

220√2 V

d)

220√3 V

e)

440 V

12.

Perhatikan diagram rangkaian RLC berikut ini! Impedansi dari rangkaian adalah … . (1μF = 10⁻⁶ F )

a)

12 Ω

b)

10 Ω

c)

8 Ω

d)

4 Ω

e)

2 Ω

13.

Lima buah kapasitor, masing-masing kapasitasnya 2C farad dirangkai seri. Rangkaian ini dipasang pada sumber tegangan bolak-balik dengan kecepatan sudut ω rad/s. Reaktansi kapasitifnya adalah ….

a)


52ωC ohm\frac{5}{2\omega C}\ ohm

b)

25ωC ohm\frac{2}{5\omega C}\ ohm

c)


5ωC2 ohm\frac{5\omega C}{2}\ ohm

d)

2ωC5 ohm\frac{2\omega C}{5}\ ohm

e)


110ωC ohm\frac{1}{10\omega C}\ ohm

14.

Sebuah rangkaian seri RLC, terdiri dari R = 10 Ω, = 8 Ω dan XC = 18 Ω, dihubungkan pada sumber tegangan AC, persamaan tegangan AC sesaat V = 200 sin 120π t. Besar arus efektif pada rangkaian adalah ….

a)

0,5 ampere

b)

5 ampere

c)

5√2 ampere

d)

10 ampere

e)

10√2 ampere

15.

Jika dalam suatu rangkaian seri RLC terjadi resonansi, maka ….

a)


XL=1XCX_L=\frac{1}{X_C} dan Z maksimum

b)

XL=XCX_L=X_C dan Z maksimum

c)


L=1ωCL=\frac{1}{\omega C} dan Z = R

d)

L=1ωCL=\frac{1}{\omega C} dan Z maksimum

e)

XL=1ωCX_L=\frac{1}{\omega C} dan Z minimum

16.

Jika kita memiliki suatu benda konduktor yang berada di dalam medan magnet, kemudian kita aliri konduktor tersebut dengan arus listrik, maka akan timbul suatu gaya yang mampu menggerakkan benda tersebut. Gaya inilah yang disebut dengan gaya Lorentz. Untuk menentukan arah gaya Lorentz dapat ditentukan dengan kaidah telapak tangan kanan. Pasangkanlah arah gaya Lorentz (F) dan besaran yang menetukannya, sesuai dengan gambar yang tersedia.

17.

Fluks magnet pada kumparan dengan 200 lilitan berubah dari 0,01 weber menjadi nol dalam waktu 0,25 sekon. Berapakah GGL induksi yang timbul pada kumparan ?

Diketahui :

N = ​ (a)   ; Φ1 = ​ (b)   ; Φ2 = ​ (c)   ; Δt = ​​ (d)  

Penyelesaian :

ϵ=N.ΔϕΔt=N. ϕ2ϕ1Δt\epsilon=-N.\frac{\Delta\phi}{\Delta t}=-N.\ \frac{\phi_2-\phi_1}{\Delta t} = - ​ ​ (e)   volt

Choose from the below words
200
0
0,01
0,25
100
0,1
0,2
4
8
18.

Jika rotor generator berputar dengan kecepatan sudut 88 rad/s dalam medan magnet 0,5 T dan luas kumparan pada generator 2 x 10-2 m2 serta memiliki 250 lilitan. Berapakah GGL maksimum yang dapat dibangkitkan generator tersebut?

PENYELESAIAN:

εmax = N.B.A.ω

εmax =​ (a)   .​ (b)   ​.​ (c)   .​ (d)   =​ (e)   volt

Choose from the below words
0,2
0,05
110
250
0,5
0,02
88
220
19.

Pasangkan nama komponen listrik berikut sesuai pada gambar yang tersedia!

20.

Nilai reaktansi induktif ( XL ) adalah

ω×L=XL\omega\times L=X_L

21.

Jika 1 μF = 1 X 10-5 F,

Nilai reaktansi kapasitif ( XC ) adalah

1ω×C=XC\frac{1}{\omega\times C}=X_C

22.

Nilai impedansi ( Z ) rangkaian adalah

R2+(XLXC)22=Z\sqrt[2]{R^2+\left(X_L-X_C\right)^2}=Z

23.

Arus efektif (Ief ) yang mengalir adalah

VefZ=Ief\frac{V_{ef}}{Z}=I_{ef}

24.

Sudut fase (ψ) pada rangkaian adalah

tan1(XLXCR)=ψ\tan^{-1}\left(\frac{X_L-X_C}{R}\right)=\psi

25.

Daya disipasi (P) pada rangkaian adalah

Ief2×R=PI_{ef}^2\times R=P