Font size
WorksheetsInduksi Elektromagnetik dan Listrik Bolak Balik
Total questions: 25
Worksheet time: 35mins
Induksi elektromagnetik adalah ….
Gejala perubahan fluks medan magnet akibat perubahan arus listrik
Gejala terjadinya arus listrik akibat adanya perbedaan potensial pada ujung-ujung kumparan
Gejala munculnya beda potensial (tegangan) pada suatu penghantar karena perubahan arus listrik dalam kumparan
Gejala timbulnya gaya gerak listrik dalam suatu penghantar akibat perubahan fluks magnetik.
Gejala timbulnya gaya gerak listrik akibat adanya perubahan arus listrik
Perhatikan gambar berikut! Jika magnet digerakan masuk kedalam kumparan, maka jarum galvanometer akan ….
tetap diam
bergerak ke atas
bergerak ke bawah
bergerak ke kiri
bergerak ke kanan
Menurut Michael Faraday, gaya gerak listrik (GGL) induksi pada lilitan kawat atau kumparan adalah ….
sebanding dengan lama perubahan fluks magnet
sebanding dengan laju perubahan fluks magnet
sebanding dengan periode putaran kumparan
berbanding terbalik dengan jumlah lilitan pada kumparan
berbanding terbalik dengan laju perubahan fluks magnet
Sebuah kumparan dan 100 lilitan diletakkan di dalam medan magnet yang besarnya berubah terhadap waktu. Jika kumparan mengalami perubahan fluks magnet dari 0,02 T menjadi 0,06 T dalam waktu 0,5 sekon, maka GGL induksi yang dihasilkan kumparan adalah ….
2 volt
4 volt
8 volt
2 volt
16 volt
“Perubahan arus yang mengalir pada kumparan penghantar tiap satuan waktu menyebabkan adanya ggl induksi diri" merupakan bunyi dari ….
hukum Henry
hukum Faraday
hukum Biot-Savart
hukum Ohm
hukum Lenz
Sebuah kumparan mempunyai induktansi sebesar 200 mH. Jika arus melalui kumparan tersebut adalah I = 2,5 sin (100 t) ampere, maka tegangan induksi maksimum yang dibangkitkan dalam kumparan adalah ….
0,05 volt
0,5 volt
2,5 volt
5 volt
50 volt
Berikut ini merupakan ciri transformator step-up ….
Tegangan primer lebih besar dibandingkan tegangan sekunder
Lilitan primer lebih sedikit dibanding lilitan sekunder
Lilitan primer lebih banyak dibanding lilitan sekunder
Daya kumparan sekunder lebih besar dibandingkan daya kumparan primer
Arus pada kumparan primer lebih kecil dibandingkan arus pada kumparan sekunder
Berikut yang bukan cara untuk menaikkan gaya gerak listrik (GGL) induksi pada suatu generator adalah ….
Menambah jumlah lilitannya
Menambah kecepatan rotasinya
Memperbesar periodenya
Memperbesar induksi magnetnya
Menambah luas permukaan kumparan
Sebuah resistor dihubungkan dengan tegangan bolak-balik seperti pada gambar. Beda sudut fase antara arus dan tegangan adalah ….
0°
30°
45°
90°
180°
Sebuah induktor dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik seperti pada gambar. Maka pada rangkaian ini terjadi … .
tegangan dan arus tidak berbeda fase
arus mendahului tegangan sebesar 90°
arus mendahului tegangan sebesar 45°
tegangan mendahului arus sebesar 90°
tegangan mendahului arus sebesar 45°
Tegangan suatu rangkaian ketika diukur dengan osiloskop adalah 220 volt. Bila tegangan rangkaian tersebut diukur lagi dengan menggunakan voltmeter AC, maka angka yang ditunjukkannya adalah ….
110√2 V
110 V
220√2 V
220√3 V
440 V
Perhatikan diagram rangkaian RLC berikut ini! Impedansi dari rangkaian adalah … . (1μF = 10⁻⁶ F )
12 Ω
10 Ω
8 Ω
4 Ω
2 Ω
Lima buah kapasitor, masing-masing kapasitasnya 2C farad dirangkai seri. Rangkaian ini dipasang pada sumber tegangan bolak-balik dengan kecepatan sudut ω rad/s. Reaktansi kapasitifnya adalah ….
2ωC5 ohm
5ωC2 ohm
25ωC ohm
52ωC ohm
10ωC1 ohm
Sebuah rangkaian seri RLC, terdiri dari R = 10 Ω, Xʟ = 8 Ω dan XC = 18 Ω, dihubungkan pada sumber tegangan AC, persamaan tegangan AC sesaat V = 200 sin 120π t. Besar arus efektif pada rangkaian adalah ….
0,5 ampere
5 ampere
5√2 ampere
10 ampere
10√2 ampere
Jika dalam suatu rangkaian seri RLC terjadi resonansi, maka ….
XL=XC1 dan Z maksimum
XL=XC dan Z maksimum
L=ωC1 dan Z = R
L=ωC1 dan Z maksimum
XL=ωC1 dan Z minimum
Jika kita memiliki suatu benda konduktor yang berada di dalam medan magnet, kemudian kita aliri konduktor tersebut dengan arus listrik, maka akan timbul suatu gaya yang mampu menggerakkan benda tersebut. Gaya inilah yang disebut dengan gaya Lorentz. Untuk menentukan arah gaya Lorentz dapat ditentukan dengan kaidah telapak tangan kanan. Pasangkanlah arah gaya Lorentz (F) dan besaran yang menetukannya, sesuai dengan gambar yang tersedia.
Fluks magnet pada kumparan dengan 200 lilitan berubah dari 0,01 weber menjadi nol dalam waktu 0,25 sekon. Berapakah GGL induksi yang timbul pada kumparan ?
Diketahui :
N = (a) ; Φ1 = (b) ; Φ2 = (c) ; Δt = (d)
Penyelesaian :
ϵ=−N.ΔtΔϕ=−N. Δtϕ2−ϕ1 = - (e) volt
Jika rotor generator berputar dengan kecepatan sudut 88 rad/s dalam medan magnet 0,5 T dan luas kumparan pada generator 2 x 10-2 m2 serta memiliki 250 lilitan. Berapakah GGL maksimum yang dapat dibangkitkan generator tersebut?
PENYELESAIAN:
εmax = N.B.A.ω
εmax = (a) . (b) . (c) . (d) = (e) volt
Pasangkan nama komponen listrik berikut sesuai pada gambar yang tersedia!
Nilai reaktansi induktif ( XL ) adalah
ω×L=XL
Jika 1 μF = 1 X 10-5 F,
Nilai reaktansi kapasitif ( XC ) adalah
ω×C1=XC
Nilai impedansi ( Z ) rangkaian adalah
2R2+(XL−XC)2=Z
Arus efektif (Ief ) yang mengalir adalah
ZVef=Ief
Sudut fase (ψ) pada rangkaian adalah
tan−1(RXL−XC)=ψ
Daya disipasi (P) pada rangkaian adalah
Ief2×R=P
