NEW
Font size
WorksheetsQuiz informatika
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Apa yang dimaksud dengan berpikir komputasional?
Kemampuan untuk melakukan perhitungan matematis dengan cepat
Proses pemecahan masalah menggunakan pendekatan yang digunakan oleh komputer
Kemampuan untuk bekerja dengan perangkat keras komputer
Proses belajar bahasa pemrograman
Dalam berpikir komputasional, dekomposisi berarti:
Mengidentifikasi dan memecah masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil
Membuat ulang sebuah masalah menjadi lebih sulit
Menggunakan alat-alat komputasi untuk memecahkan masalah
Menulis algoritma yang kompleks
Algoritma dalam berpikir komputasional adalah:
Prosedur langkah demi langkah untuk menyelesaikan suatu masalah
Program komputer yang ditulis dalam bahasa pemrograman
Proses berpikir cepat untuk menemukan solusi masalah
Hasil akhir dari pemrograman komputer
Dalam konteks berpikir komputasional, abstraksi berarti:
Mengabaikan detail-detail yang tidak relevan
Membuat kode program yang singkat
Melakukan proses perhitungan matematika
Membuat model fisik dari sebuah masalah
Bagian dari berpikir komputasional yang melibatkan mencari pola disebut:
Dekomposisi
Abstraksi
Pengenalan pola
Algoritma
Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan contoh dekomposisi?
Membuat flowchart untuk memecahkan masalah
Mengelompokkan data berdasarkan kategori
Memecah sebuah proyek besar menjadi tugas-tugas kecil
Mengabaikan informasi yang tidak relevan
Apa tujuan dari abstraksi dalam berpikir komputasional?
Menyelesaikan masalah dengan cara cepat
Menemukan pola yang rumit
Menyederhanakan masalah dengan fokus pada elemen penting
Menghindari penggunaan algoritma
Algoritma yang efisien harus:
Memiliki banyak langkah agar detail
Memiliki langkah yang sedikit namun jelas
Sulit dipahami orang lain
Menggunakan banyak fungsi matematis
Salah satu contoh penerapan berpikir komputasional adalah:
Membuat presentasi PowerPoint
Menghitung nilai rata-rata kelas
Memecahkan masalah dengan cara mengidentifikasi pola dan menciptakan solusi otomatis
Membaca data dari internet
Apa yang dimaksud dengan generalisasi dalam berpikir komputasional?
Menggunakan solusi yang sama untuk semua jenis masalah
Mengembangkan solusi yang dapat diterapkan pada berbagai masalah yang mirip
Mengabaikan masalah yang lebih rumit
Mengubah masalah menjadi lebih mudah
Bagian pertama dari berpikir komputasional biasanya melibatkan:
Mencari solusi langsung
Mengidentifikasi masalah dan melakukan dekomposisi
Membuat kode program
Menggunakan komputer untuk mencari jawaban
Dalam berpikir komputasional, mencari pola berarti:
Mencari pola yang sama pada data atau masalah berbeda
Membuat pola baru dalam data
Menghapus data yang tidak relevan
Membuat algoritma dari awal
Mengapa berpikir komputasional penting?
Karena membantu menyelesaikan masalah yang hanya berkaitan dengan teknologi
Karena membantu menyelesaikan masalah kompleks dengan pendekatan logis
Karena menggantikan pekerjaan manusia dengan komputer
Karena membuat semua masalah menjadi sederhana
Langkah terakhir dalam berpikir komputasional biasanya adalah:
Membuat diagram alur
Mengembangkan algoritma
Menguji solusi dan melakukan perbaikan jika diperlukan
Mengabaikan masalah kecil
Apa perbedaan utama antara berpikir komputasional dan pemrograman?
Berpikir komputasional hanya digunakan oleh ahli komputer
Berpikir komputasional adalah cara berpikir, sementara pemrograman adalah cara mengimplementasikan solusi
Pemrograman lebih sulit daripada berpikir komputasional
Berpikir komputasional selalu melibatkan menulis kode
Mengapa dekomposisi penting dalam menyelesaikan masalah besar?
Membuat masalah lebih mudah dipecahkan dengan memecahnya menjadi bagian yang lebih kecil
Menghilangkan langkah yang tidak p
Mengapa dekomposisi penting dalam menyelesaikan masalah besar?
Membuat masalah lebih mudah dipecahkan dengan memecahnya menjadi bagian yang lebih kecil
Menghilangkan langkah yang tidak perlu
Membuat proses pemecahan masalah menjadi lebih cepat
Menyederhanakan algoritma
Sebuah algoritma harus memiliki:
Awal dan akhir yang jelas
Hanya satu solusi
Langkah-langkah yang tidak pasti
Banyak alternatif solusi
Contoh dari penggunaan berpikir komputasional di dunia nyata adalah:
Menggunakan GPS untuk menentukan rute tercepat
Menulis makalah
Menggambar dengan tangan
Membaca novel
Pengenalan pola membantu dalam berpikir komputasional karena:
Menyederhanakan masalah dengan menemukan kesamaan dalam data atau proses
Menghindari penggunaan komputer
Mengabaikan langkah-langkah yang sulit
Mengidentifikasi setiap langkah secara acak
Pemecahan masalah dengan berpikir komputasional melibatkan:
Mengandalkan sepenuhnya pada teknologi komputer
Penggunaan logika, analisis, dan pemahaman masalah untuk menemukan solusi yang dapat diterapkan
Menggunakan komputer untuk menghitung secara cepat
Mengabaikan masalah kecil untuk fokus pada masalah besar
Sekumpulan keterangan yang diperoleh dari suatu pengamatan yang dapat berupa angka, lambang, atau sifat adalah definisi dari
File
Berita
Data
Folder
Berikut ini yang tidak termasuk kedalam fungsi data adalah
Sebagai pedoman atau dasar suatu penelitian atau perencanaan
Sebagai wadah atau tempat untuk memecahkan masalah
Sebagai acuan dalam mengambil suatu keputusan dalam pemecahan masalah
Sebagai acuan dalam implementasi suatu kegiatan
Data dapat dikelompokan menjadi
3
4
1
2
Berdasarkan cara memperolehnya data dapat dibagi menjadi
Data kualitatif dan kuantitatif
Data cross section dan berkala
Data primer dan sekunder
Data internal dan eksternal
Suatu data yang dinyatakan dalam bentuk verbal, simbol, atau gambar. Misalnya : kuesioner mengenai tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan suatu perusahaan adalah termasuk ke dalam jenis data
Internal
Kuantitatif
Kualitatif
Cross section
Data primer adalah
Data yang didapatkan dari internal suatu organisasi yang menggambarkan keadaan organisasi tersebut
Data asli atau data baru yang dikumpulkan langsung oleh orang yang melakukan penelitian
Data tersedia yang dikumpulkan dari berbagai sumber yang sudah ada sebelumnya
Data yang dinyatakan dalam bentuk angka atau bilangan
Jenis data yang dikumpulkan hanya pada waktu - waktu tertentu saja untuk mengetahui keadaan pada waktu tersebut. Misalnya : data penelitian dengan kuesioner adalah data
Kuantitatif
Cross section
Primer
Kualitatif
Jenis data yang diperoleh dari luar organisasi yang menggambarkan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kinerja organisasi tersebut. Misalnya; informasi tentang daya beli masyarakat, perubahan kebiasaan masyarakat, dan lain sebagainya. Adalah jenis data
Primer
Cross section
Eksternal
Internal
Jenis data yang dikumpulkan secara berkala dari waktu ke waktu untuk mengetahui perkembangan suatu kejadian pada periode tertentu. Misalnya; data harga sembako adalah jenis data
Primer
Sekunder
Berkala
Kuantitatif
Secara etomologis, istilah "data" berasal dari bahasa Latin, yaitu "Datum" yang artinya
Sesuatu yang harus diusahakan
Sesuatu yang diberikan
Sesuatu yang didapatkan
Sesuatu yang harus disimpan
Jenis data yang dinyatakan dalam bentuk angka, bilangan atau numerik adalah
Data kualitatif
Data sekunder
Data internal
Data kuantitatif
Jenis data yang dikumpulkan secara langsung oleh orang yang melakukan pengamatan atau penelitian adalah jenis data
Eksternal
Kualitatif
Primer
Sekunder
ang yang melakukan pengamatan atau penelitian adalah jenis data
Eksternal
Kualitatif
Primer
Sekunder
Jenis data yang didapatkan dari dalam suatu organisasi, tentang kondisi dan keadaan organisasi tersebut adalah jenis data
Internal
Sekunder
Ekstrnal
Primer
Jenis data yang dikumpulkan secara tidak langsung dari berbagai sumber yang sudah ada sebelumnya adalah termasuk ke dalam jenis data
Sekunder
Internal
Eksternal
Berkal
Dengan adanya teknologi informasi saat ini yang semakin canggih, banyak hal positif yang dapat dilakukan, kecuali..
mencari informasi
membuka ilmu pengetahuan
berjudi
berjualan
E-learning merupakan dampak perkembangan teknologi informasi di bidang...
ekonomi
budaya
pendidikan
sosial
Berikut yang tidak termasuk ke dalam kategori sumber data yang dikenal dengan istilah 4P adalah
Paper
Person
Process
Planning
Dalam sumber data dikenal istilah "peson" yang artinya
Dimana sumber data berupa simbol yang menyajikan tanda-tanda seperti gambar dan suara
Dimana sumber data didapatkan dari orang lain, bisa melalui wawancara atau lewat kuesioner
Dimana sumber data berupa sebuah tempat, menyajikan kondisi tempat seperti alat, benda, kondisi ruangan, dan sebagainya
Dimana sumber data berasal dari aktivitas atau kegiatan, menyajikan data berupa tampilan keadaan yang bergerak
Sumber data yang berupa sebuah tempat, menyajikan kondisi tempat seperti alat, benda, kondisi ruangan, dan sebagainya termasuk ke dalam kategori
Planning
Process
Paper
Place
Kategori dimana sumber data berupa simbol yang menyajikan tanda-tanda seperti angka, huruf, simbol, dan lain sebagainya adalah termasuk ke dalam istilah
Process
Paper
Place
Planning
Person
Algoritma berasal dari kata
Algorithm
Algorith
Algol
Algolrith
Algoritma pertama kali muncul dan dipelopori oleh seorang ahli matematika dari Uzbekistan yaitu
Al Farizi
Alexander Graham Bell
Al Khawarizmi
Al Bukhori
Al Ghazali
Urutan langkah - langkah logis untuk menyelesaikan suatu masalah yang disusun secara sistematis disebut
Konstanta
Algoritma
Flowcharat
Tipe data
Model penulisan dan perancangan algoritma menggunakan simbol bangun ruang dalam mempresentasikan proses program disebut
Bahasa narasi
Flowchart
Pseudocode
Algoritma
Suatu metode penulisan logika penyelesaian masalah menggunakan bahasa yang disamarkan atau mirip dan mendekati dari bahasa pemograman disebut metode penulisan
Flowchart
Pseudocode
Bahasa alami
Algoritma
Yang bukan merupakan ciri algoritma adalah
Memiliki Instruksi - Instruksi yang jelas dan tidak ambigu
Ada program
Ada input
Ada output
Berikut yang tidak termasuk ke dalam fungsi algoritma adalah
Harus mempunyai Stoping Role
Bisa digunakan untuk memecahkan program yang rumit
Memudahkan dalam pembuatan program
Meminimalisir penulisan program yang berulang-ulang
Berikut ini yang tidak termasuk ke dalam bahasa pemrograman adalah
Flash
Java
C
C++
