NEW
Font size
WorksheetsPSAS_MULOK_XII TBO_SUPRIYANTO.A.R
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Apa tujuan utama dari keselamatan kerja?
Mengurangi biaya perusahaan
Meningkatkan produktivitas
Melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja
Meningkatkan hubungan antar karyawan
Mempercepat proses produksi
Alat pelindung diri (APD) yang wajib digunakan saat bekerja di area berbahaya adalah:
Kemeja biasa
Sarung tangan
Sepatu sandal
Topi
Tas
Apa yang harus dilakukan jika terjadi kecelakaan kerja?
Langsung melanjutkan kerja
Menghubungi pihak berwenang dan melakukan pertolongan pertama
Menyembunyikan kejadian tersebut
Meninggalkan tempat kerja
Mengabaikannya
Manakah dari berikut ini yang bukan merupakan penyebab kecelakaan kerja?
Kurangnya pelatihan
Kebersihan tempat kerja yang baik
Kelelahan pekerja
Alat yang tidak terawat
Kurangnya pengawasan
Pelatihan keselamatan kerja sebaiknya dilakukan:
Sekali setahun
Hanya saat perekrutan karyawan
Secara rutin dan berkala
Hanya saat terjadi kecelakaan
Tidak perlu dilakukan
Alat yang digunakan untuk memadamkan api dikenal sebagai:
Alat pemotong
Alat pelindung diri
Alat pemadam kebakaran
Alat ukur
Alat transportasi
Apa yang dimaksud dengan ergonomi dalam keselamatan kerja?
Penggunaan alat berat
Penyesuaian tempat kerja dengan kebutuhan manusia
Proses produksi yang cepat
Mengabaikan kenyamanan pekerja
Pelatihan tentang kecelakaan kerja
Kecelakaan kerja sering kali disebabkan oleh:
Pemakaian alat pelindung
Kedisiplinan pekerja
Lingkungan kerja yang aman
Ketidakpatuhan terhadap prosedur kerja
Supervisi yang ketat
Tanda larangan memasuki daerah berbahaya biasanya memiliki bentuk:
Lingkaran merah
Persegi
Segitiga hijau
Lingkaran hijau
Persegi panjang
Dalam situasi kebakaran, langkah pertama yang harus dilakukan adalah:
Mencari barang berharga
Memadamkan api dengan segala cara
Meninggalkan area yang terbakar dengan cepat dan aman
Menghubungi keluarga
Mengunci pintu
Siapa yang bertanggung jawab terhadap keselamatan kerja di perusahaan?
Hanya manajer
Setiap karyawan
Hanya petugas keselamatan
Hanya pemilik perusahaan
Hanya pekerja lapangan
Jenis kecelakaan kerja yang paling umum terjadi di tempat kerja adalah:
Kecelakaan lalu lintas
Jatuh dan terpeleset
Kebakaran
Terpapar bahan berbahaya
Kecelakaan mesin
Prosedur keselamatan kerja harus disusun berdasarkan:
Pengalaman pribadi
Standar keselamatan yang berlaku
Keinginan karyawan
Cara kerja yang cepat
Pendapat manajer saja
Penggunaan bahan kimia di tempat kerja harus disertai dengan:
Cukup informasi dan pelatihan
Ketersediaan alat mandi
Penyimpanan tertutup
Keterampilan pribadi
Pengawasan terus-menerus
Karyawan baru sebaiknya diberi orientasi tentang:
Struktur gaji
Pengetahuan tentang keselamatan kerja
Rekreasi perusahaan
Hubungan antar karyawan
Kegiatan sosial
Yang termasuk dalam alat pelindung pernapasan adalah:
Sarung tangan
Helm
Masker
Kacamata
Sabuk pengaman
Apa langkah pertama dalam menangani pertolongan pertama pada korban?
Mencari dokter
Memastikan keamanan lokasi kecelakaan
Membawa korban ke rumah sakit
Memberi obat kepada korban
Menyemprot air pada korban
Penyimpanan bahan berbahaya harus dilakukan di:
Tempat sembarangan
Ruang terbuka
Tempat yang tidak terlihat
Ruangan khusus dan aman
Kamar mandi
Siapa yang bertanggung jawab untuk melaporkan kecelakaan kerja?
Hanya manajer
Semua karyawan
Hanya petugas keselamatan
Hanya pekerja yang terlibat
Hanya pemilik perusahaan
Apa yang harus dilakukan saat menggunakan mesin berat?
Menggunakan APD yang sesuai
Mengabaikan manual mesin
Hanya menggunakan satu tangan
Mengoperasikan mesin sambil berbicara
Mendirikan mesin di tempat sembarangan
Alat pemadam kebakaran harus selalu:
Dalam kondisi rusak
Tersembunyi
Mudah diakses dan terawat
Tidak perlu diverifikasi
Dibuang setelah digunakan
Penggunaan alat berat harus dilakukan oleh:
Siapa saja yang ingin mencoba
Orang yang telah terlatih dan bersertifikat
Semua karyawan secara bergantian
Hanya supervisor
Orang yang kuat
Pekerja yang mengalami stres harus:
Diabaikan
Diberi tugas tambahan
Diberi dukungan dan bimbingan
Dipindahkan ke tempat kerja yang lebih berat
Diberi cuti segera
Penyebab kecelakaan kerja yang sering diabaikan adalah:
Alat berat
Faktor manusia
Lingkungan kerja
Kebisingan
Keadaan darurat
Dalam keselamatan kerja, "Tatalaksana Risiko" berarti:
Mengabaikan risiko
Mengidentifikasi dan mengelola risiko
Mengoptimalkan risiko
Menghindari semua jenis risiko
Menunggu sampai terjadi kecelakaan
Apa yang dimaksud dengan budaya kerja?
Adat istiadat keluarga
Nilai dan sikap yang mempengaruhi perilaku kerja
Kebiasaan dalam masyarakat
Pekerjaan yang dilakukan sehari-hari
Prosedur pemerintahan
Salah satu ciri-ciri budaya kerja yang baik adalah:
Mement
Kedisiplinan
Kerjasama
Inovasi
Komunikasi
Salah satu ciri-ciri budaya kerja yang baik adalah:
Mementingkan individu
Kerja sama tim yang buruk
Komunikasi yang efisien
Menghindari tanggung jawab
Ketidakpatuhan terhadap peraturan
Mengapa budaya kerja penting dalam sebuah organisasi?
Menambah biaya operasional
Meningkatkan loyalitas karyawan
Mengurangi komunikasi
Meningkatkan absensi
Menyebabkan konflik
Salah satu contoh nilai dalam budaya kerja adalah:
Kejujuran
Kemandekan
Ketidakpastian
Ketidakadilan
Ketidakpedulian
Apa pengaruh budaya kerja yang positif terhadap karyawan?
Meningkatkan stres
Memperburuk performa
Meningkatkan kepuasan kerja
Mengurangi kreativitas
Menambah konflik
Budaya kerja yang buruk dapat menyebabkan:
Kerjasama yang baik
Meningkatnya produktivitas
Tingginya turnover karyawan
Kepuasan pelanggan
Inovasi yang berkelanjutan
Salah satu cara untuk membangun budaya kerja yang positif adalah dengan:
Menghindari pelatihan
Mendorong komunikasi terbuka
Membatasi interaksi antar karyawan
Mengabaikan umpan balik
Menetapkan aturan yang ketat
Tindakan apa yang dapat merusak budaya kerja suatu organisasi?
Menghargai kontribusi karyawan
Menerima masukan dari karyawan
Diskriminasi dan nepotisme
Mendorong inovasi
Memfasilitasi pengembangan karir
Apa yang dimaksud dengan "etika kerja"?
Kebiasaan buruk di tempat kerja
Prinsip moral yang mengarahkan perilaku kerja
Tindakan curang di tempat kerja
Penundaan tugas
Ketidakpatuhan terhadap hukum
Salah satu dampak dari budaya kerja yang kolaboratif adalah:
Meningkatkan isolasi antar tim
Meningkatkan konflik antar karyawan
Meningkatkan kreativitas dan inovasi
Memperlambat proses pengambilan keputusan
Mengurangi efektivitas kerja
Faktor apa yang dapat mempengaruhi budaya kerja di suatu organisasi?
Struktur organisasi
Kebijakan pemerintah
Cuaca
Lokasi organisasi
Semua jawaban benar
Salah satu contoh perilaku yang mencerminkan budaya kerja yang positif adalah:
Saling menghargai satu sama lain
Menyebarkan gosip
Menolak bekerja sama
Berbohong kepada atasan
Menghindari tanggung jawab
Apa yang dimaksud dengan "penghargaan karyawan" dalam konteks budaya kerja?
Memberi bonus hanya pada manajer
Mengabaikan prestasi karyawan
Mengakui dan menghargai kontribusi karyawan
Mengontrol kerja karyawan secara ketat
Memperlakukan semua karyawan sama
Dalam sebuah tim, apa yang harus dihindari untuk menjaga budaya kerja yang baik?
Diskusi terbuka
Saling menghormati pendapat
Stereotip dan generalisasi
Kolaborasi antar anggota
Umpan balik positif
Apa yang dapat dilakukan oleh pemimpin untuk membangun budaya kerja yang produktif?
Mengabaikan masukan karyawan
Menetapkan visi dan misi yang jelas
Meningkatkan jam kerja tanpa batas
Membatasi pelatihan
Menetapkan aturan secara sembarangan
Apakah yang dimaksud dengan "budaya organisasi"?
Budaya suatu negara
Gaya hidup karyawan di luar pekerjaan
Nilai, norma, dan praktik yang ada dalam suatu organisasi
Kebiasaan masyarakat secara umum
Semua jawaban salah
Apa yang bisa menjadi hambatan dalam penerapan budaya kerja yang baik?
Ketidakpahaman terhadap nilai-nilai organisasi
Kesejahteraan karyawan
Fungsi HR yang kuat
Kepemimpinan yang baik
Kebijakan yang mendukung
Komunikasi yang efektif dalam budaya kerja dapat mengurangi:
Kinerja individu
Konflik
Kerja tim
Inovasi
Keterhubungan
Di dalam budaya kerja, "trust" atau kepercayaan berfungsi untuk:
Menciptakan rasa curiga
Meningkatkan ketegangan
Memperkuat hubungan antar karyawan
Mengurangi produktivitas
Memecah tim
Apa salah satu dari praktik terbaik untuk membangun budaya kerja yang baik?
Mengabaikan kesejahteraan karyawan
Membangun lingkungan kerja yang inklusif
Tidak memberi umpan balik
Menghindari penilaian kinerja
Melibatkan karyawan dalam keputusan yang tidak relevan
Karyawan yang memiliki budaya kerja yang baik cenderung:
Meningkatkan perputaran karyawan
Enggan berkontribusi
Menunjukkan tingkat keterlibatan yang tinggi
Menyebarkan rumor
Menghindari tanggung jawab
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan budaya kerja adalah:
Kebijakan gaji yang tidak jelas
Penyediaan fasilitas kerja yang memadai
Pembatasan komunikasi
Ketidakadilan dalam promosi
Penilaian kinerja yang subjektif
Apa yang harus dilakukan ketika budaya kerja tidak berjalan dengan baik?
Mengabaikan masalah
Melakukan evaluasi dan membuat perubahan
Menyalahkan karyawan
Menjaga status quo
Meningkatkan tekanan pada karyawan
Apa yang menjadi fokus utama dari budaya kerja yang sehat?
Keuntungan finansial semata
Pengembangan individu dan tim
Memastikan kontrol yang ketat
Menjaga hierarki
Mengabaikan umpan balik karyawan
