wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ber-Pancasila di Era Global

Total questions: 24

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Individualisme merupakan salah satu tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia di era globalisasi. Individualisme ini menekankan pada kepentingan pribadi di atas kepentingan bersama. Bagaimana pendekatan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga, "Persatuan Indonesia," dapat digunakan untuk mengatasi tantangan individualisme yang semakin menguat?

a)

Dengan menekankan pentingnya HAM sebagai hak individu yang harus dijaga dan diprioritaskan.

b)

Dengan mendorong semua masyarakat Indonesia untuk hidup mandiri tanpa memikirkan kepentingan bersama.

c)

Dengan memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.

d)

Dengan memperbolehkan kebebasan individu tanpa batas dalam menyuarakan pendapat di media sosial.

e)

Dengan menganjurkan warga negara untuk mengekspresikan kebebasan berpendapat tanpa mempertimbangkan dampak pada masyarakat.

2.

Paham kosmopolitanisme dapat melemahkan identitas kebangsaan dan nasionalisme suatu negara. Menurut perspektif Pancasila, bagaimana cara yang paling tepat untuk menjaga identitas nasional Indonesia dari pengaruh kosmopolitanisme yang berlebihan?

a)

Mengisolasi Indonesia dari pergaulan internasional agar nilai-nilai luar tidak mempengaruhi bangsa.

b)

Memperkenalkan nilai-nilai Pancasila ke dalam pergaulan global dengan tetap menghargai keberagaman budaya.

c)

Mengadopsi sepenuhnya nilai-nilai universal dan meninggalkan nilai-nilai lokal untuk kepentingan global.

d)

Menghilangkan budaya nasional dan menggantikannya dengan budaya internasional yang lebih modern.

e)

Mempertahankan nilai-nilai lokal tanpa ada interaksi dengan dunia luar agar tidak terpengaruh.

3.

Fundamentalisme pasar merupakan paham yang menganggap bahwa mekanisme pasar adalah satu-satunya prinsip yang harus mengatur seluruh kehidupan bermasyarakat. Bagaimana pendekatan ekonomi berdasarkan Pancasila dapat memberikan solusi terhadap dominasi fundamentalisme pasar dalam kehidupan ekonomi bangsa Indonesia?

a)

Mengutamakan kebebasan pasar tanpa adanya campur tangan pemerintah.

b)

Mengendalikan seluruh harga pasar secara ketat tanpa ada kebebasan individu.

c)

Mengelola perekonomian nasional dengan pendekatan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan sosial.

d)

Membiarkan individu bersaing bebas di pasar tanpa peduli pada kesenjangan sosial.

e)

Mengabaikan peran negara dan hanya mengandalkan mekanisme pasar untuk mengatur ekonomi.

4.

Radikalisme sering kali dikaitkan dengan cara-cara kekerasan untuk mengubah tatanan sosial dan politik di suatu negara. Dalam konteks ini, bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat mencegah perkembangan radikalisme di Indonesia?

a)

Dengan mengajarkan pentingnya ketaatan mutlak pada satu agama tertentu.

b)

Dengan membuka dialog antar-umat beragama untuk membangun kesepahaman dan menghargai perbedaan.

c)

Dengan menerapkan hukum agama tertentu sebagai hukum nasional yang harus dipatuhi semua warga negara.

d)

Dengan memperbolehkan segala bentuk protes tanpa batasan, termasuk yang mengandung unsur kekerasan.

5.

Bagaimana Pancasila, khususnya sila pertama dan ketiga, dapat berfungsi sebagai solusi untuk mencegah dan mengatasi intoleransi di Indonesia?

a)

Dengan mendorong masyarakat untuk memaksakan keyakinan agamanya pada orang lain demi kesatuan bangsa.

b)

Dengan membiarkan setiap kelompok masyarakat hidup terpisah-pisah sesuai dengan keyakinannya masing-masing.

c)

Dengan mengedepankan sikap saling menghormati antar pemeluk agama dan memperkuat persatuan dalam keberagaman.

d)

Dengan mewajibkan semua warga negara untuk memeluk satu agama yang sama agar tercipta kesatuan.

e)

Dengan melarang dialog antar agama untuk menghindari konflik yang disebabkan oleh perbedaan pandangan.

6.

Apa arti dari individualisme menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)?

a)

Paham yang mengutamakan kepentingan kelompok

b)

Paham yang menghendaki kebebasan berbuat dan menganut kepercayaan bagi setiap orang

c)

Paham yang menganggap seluruh manusia adalah anggota dari satu komunitas

d)

Paham yang menganggap ekonomi harus diatur oleh negara

e)

Paham yang mementingkan kepentingan bersama daripada individu

7.

Apa yang menjadi tantangan utama bagi Indonesia dalam menghadapi kosmopolitanisme?

a)

Meningkatnya semangat nasionalisme

b)

Terbentuknya pemerintahan yang otoriter

c)

Kelemahan dan terkikisnya identitas kebangsaan

d)

Penguatan peran ekonomi negara

e)

Meningkatnya kolaborasi antarnegara

8.

Fundamentalisme pasar menganggap bahwa peran negara dalam ekonomi harus...

a)

Ditingkatkan

b)

Dimoderasi

c)

Dikurangi sesedikit mungkin

d)

Diabaikan sepenuhnya

e)

Diberikan otonomi penuh

9.

Bagaimana Pancasila dapat membantu Indonesia menghadapi tantangan di era globalisasi?

a)

Dengan mengadopsi nilai-nilai asing sepenuhnya

b)

Dengan menghidupkan nilai-nilai tradisional yang sudah ketinggalan zaman

c)

Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam merespons tantangan global

d)

Dengan menolak semua bentuk kerja sama internasional

e)

Dengan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara otoriter

10.

Apa dampak dari menguatnya radikalisme di Indonesia?

a)

Meningkatnya toleransi antarumat beragama

b)

Terbentuknya pemerintahan demokratis yang kuat

c)

Munculnya kekerasan dan pemaksaan terhadap keyakinan agama lain

d)

Meningkatnya kerjasama internasional

e)

Pengurangan konflik antar komunitas

11.

Apa yang dimaksud dengan kosmopolitanisme?

a)

Paham yang menolak globalisasi

b)

Paham yang menganggap seluruh manusia adalah anggota dari satu komunitas global

c)

Paham yang menekankan pentingnya nasionalisme

d)

Paham yang mengedepankan kepentingan individu di atas kepentingan bersama

e)

Paham

12.

Apa yang sering menjadi alasan bagi negara untuk tidak menindak perbuatan individu yang mengganggu ketertiban umum?

a)

Takut mendapat protes dan tudingan sebagai pelanggaran HAM

b)

Kurangnya regulasi yang jelas

c)

Keterbatasan sumber daya manusia

d)

Kekurangan anggaran negara

e)

Kurangnya dukungan internasional

13.

Apa yang dimaksud dengan intoleransi dalam konteks bernegara?

a)

Penghargaan terhadap perbedaan pendapat

b)

Sikap menerima semua budaya asing

c)

Memaksakan keyakinan kelompok tertentu kepada pihak lain

d)

Mengedepankan kepentingan negara di atas individu

e)

Penghapusan diskriminasi dalam masyarakat

14.

Dalam konteks globalisasi, apa yang harus dilakukan Indonesia untuk memanfaatkan peluang dengan baik?

a)

Menolak seluruh investasi asing

b)

Menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam pergaulan global

c)

Membatasi partisipasi warga negara di kancah internasional

d)

Menerapkan sistem ekonomi tertutup

e)

Meningkatkan sentralisasi pemerintahan

15.

Mengapa individualisme dapat menjadi ancaman bagi Indonesia?

a)

Karena mendukung kebersamaan dan gotong royong

b)

Karena melemahkan rasa nasionalisme dan persatuan

c)

Karena mendorong transparansi pemerintahan

d)

Karena meningkatkan solidaritas sosial

e)

Karena memperkuat identitas budaya lokal

16.

Apa dampak dari fundamentalisme pasar terhadap ekonomi Indonesia?

a)

Meningkatkan peran negara dalam menentukan harga

b)

Mendorong privatisasi ekonomi yang lebih besar

c)

Mengurangi kesenjangan ekonomi

d)

Memperkuat peran BUMN

e)

Menciptakan ekonomi yang sepenuhnya terpusat

17.

Apa arti dari kata "radikalisme" menurut asal katanya dalam bahasa Latin?

a)

Kebebasan

b)

Moderasi

c)

Akar

d)

Persatuan

e)

Kepemimpinan

18.

Mengapa penting untuk mempelajari kelemahan dan tantangan bangsa Indonesia?

a)

Agar dapat mengadopsi budaya asing

b)

Untuk meniru sistem politik negara lain

c)

Untuk mencari tahu kelemahan negara lain

d)

Untuk menghadapi tantangan dengan solusi yang tepat berdasarkan Pancasila

e)

Untuk memperkuat pengaruh asing di dalam negeri

19.

Apa yang menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan global bagi Indonesia?

a)

Menutup diri dari pengaruh luar

b)

Mengutamakan kepentingan ekonomi individu

c)

Membangun kekuatan militer

d)

Memperkuat nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme

e)

Menghapus regulasi domestik

20.

Apa yang terjadi jika kosmopolitanisme menguat di Indonesia?

a)

Meningkatnya nasionalisme

b)

Penguatan identitas kebangsaan

c)

Pelemahan rasa cinta tanah air

d)

Peningkatan jumlah regulasi lokal

e)

Menurunnya solidaritas global

21.

satu paham yang menganggap seluruh manusia

adalah anggota dari satu komunitas (warga

dunia/global). Paham ini mendorong adanya

tatanan kehidupan manusia yang seragam

yang didasari oleh nilai-nilai universal yang

berlaku di seluruh dunia. Paham ini cenderung

mengecilkan keberadaan nasionalisme, cinta

tanah air, serta nilai-nilai lokal dan nasional

yang berlaku di suatu daerah dan negara.

(a)  

22.

1) paham yang menganggap manusia secara pribadi perlu diperhatikan,

2) paham yang menghendaki kebebasan ber buat dan menganut kepercayaan bagi setiap orang,

3) paham yang mementingkan hak perseorangan dengan menge-sampingkan kepentingan masyarakat atau negara, dan

4) paham yang menganggap diri sendiri (kepribadi-an) lebih penting daripada orang lain.

(a)  

23.

Keadaan di mana seseorang atau sekelompok masyarakat selalu memaksakan keyakinannya untuk dituruti pihak lain, padahal sesungguhnya pihak lain pun mempunyai hak yang sama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

(a)  

24.

Satu paham atau aliran (-isme) yang hendak mengubah tatanan kehidupan masyarakat secara mendasar atau mengakar dengan cara kekerasan.

(a)