wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pengendali Dampak Lingkungan Pre Test 2

Total questions: 35

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.
Dalam konteks Aparatur Sipil Negara (ASN), peran utama ASN adalah:
a)
Menyusun kebijakan pemerintah
b)
Melaksanakan kebijakan pemerintah dan memberikan pelayanan publik
c)
Mengawasi jalannya pemerintahan secara independen
d)
Membuat undang-undang terkait kebijakan publik
e)
Menyediakan laporan keuangan negara
2.
Menurut UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, etika profesi ASN bertujuan untuk:
a)
Meningkatkan kesejahteraan ASN
b)
Menjaga moralitas dan integritas ASN dalam menjalankan tugas
c)
Menjaga agar ASN tidak terlibat dalam politik praktis
d)
Mendorong ASN untuk bekerja secara mandiri
e)
Mengurangi beban kerja ASN
3.
Dalam menjalankan tugasnya, ASN harus mengedepankan prinsip-prinsip berikut, kecuali:
a)
Netralitas
b)
Profesionalisme
c)
Partisipasi politik
d)
Keadilan
e)
Akuntabilitas
4.
Salah satu tugas ASN dalam pemerintahan adalah memberikan pelayanan publik. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, langkah yang tepat adalah:
a)
Menambah jumlah pegawai di instansi pemerintah
b)
Meningkatkan pelatihan keterampilan teknis ASN
c)
Mengurangi anggaran untuk pelayanan publik
d)
Memusatkan pelayanan di pusat pemerintahan
e)
Menurunkan standar pelayanan untuk mempercepat proses
5.
Sistem karier ASN diatur dalam UU ASN, yang salah satu tujuannya adalah:
a)
Menjaga keberlanjutan organisasi pemerintahan
b)
Memberikan kesempatan kepada ASN untuk menduduki jabatan politik
c)
Memastikan kenaikan pangkat berdasarkan kedekatan dengan atasan
d)
Mengurangi jumlah pegawai ASN yang ada
e)
Membatasi jumlah jabatan tertentu di pemerintahan
6.
Prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan lingkungan hidup menyatakan bahwa:
a)
Sumber daya alam hanya boleh dimanfaatkan oleh generasi saat ini
b)
Pemanfaatan sumber daya alam harus memperhatikan kebutuhan generasi mendatang
c)
Pemanfaatan sumber daya alam harus menunggu hingga semua teknologi baru tersedia
d)
Generasi mendatang tidak perlu memikirkan masalah lingkungan
e)
Pemanfaatan sumber daya alam hanya harus dipertimbangkan oleh pemerintah
7.
Salah satu prinsip dasar dalam pengelolaan lingkungan hidup adalah pencegahan. Prinsip ini menekankan pada:
a)
Menanggulangi kerusakan lingkungan setelah terjadi
b)
Menghindari kerusakan lingkungan sebelum terjadi
c)
Meningkatkan eksploitasi sumber daya alam untuk pembangunan
d)
Memanfaatkan teknologi yang dapat mempercepat kerusakan lingkungan
e)
Mengurangi jumlah populasi manusia untuk mengurangi dampak lingkungan
8.
Sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan, prinsip “Kewajiban Pengguna” (Polluter Pays Principle) mengharuskan:
a)
Pemerintah untuk menanggung seluruh biaya pengelolaan lingkungan
b)
Pengguna sumber daya alam untuk bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan yang ditimbulkan
c)
Masyarakat untuk mendanai upaya pelestarian lingkungan
d)
Korporasi untuk membayar denda atas kesalahan yang dilakukan
e)
Semua sektor untuk berkontribusi pada pengelolaan limbah
9.
Salah satu langkah konkret untuk mencegah pencemaran air adalah dengan:
a)
Meningkatkan penggunaan bahan kimia berbahaya dalam industri
b)
Menambah jumlah waduk untuk menampung limbah industri
c)
Memperkenalkan sistem pengolahan limbah yang lebih efisien
d)
Mengabaikan pengelolaan limbah rumah tangga
e)
Meningkatkan penggunaan air tanah secara masif
10.
Untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan, kebijakan yang harus diterapkan adalah:
a)
Mengabaikan pengelolaan lingkungan untuk memprioritaskan pembangunan ekonomi
b)
Menetapkan standar lingkungan yang lebih rendah untuk mempercepat industrialisasi
c)
Mengintegrasikan aspek lingkungan dalam setiap kebijakan pembangunan
d)
Mengurangi pelibatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan
e)
Membatasi sektor industri yang berpotensi mencemari lingkungan
11.
Salah satu contoh regulasi lingkungan hidup internasional yang berfokus pada perubahan iklim adalah:
a)
Konvensi Keanekaragaman Hayati
b)
Protokol Kyoto
c)
Konvensi PBB tentang Hak Asasi Manusia
d)
Perjanjian Perdagangan Dunia
e)
Protokol Montreal
12.
Di Indonesia, UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mengatur tentang:
a)
Pengawasan terhadap upaya pelestarian hewan langka
b)
Pengelolaan limbah medis dan non-medis
c)
Penyusunan dan implementasi izin lingkungan bagi usaha dan/atau kegiatan
d)
Pengelolaan sampah rumah tangga di perkotaan
e)
Penyuluhan kepada masyarakat mengenai kerusakan hutan
13.
Dalam konteks pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan, konsep yang disebut “greenwashing” mengacu pada:
a)
Upaya perusahaan untuk meningkatkan profit dengan cara merusak lingkungan
b)
Klaim perusahaan yang mengakui kerusakan lingkungan yang mereka timbulkan
c)
Upaya perusahaan untuk menutupi dampak negatif terhadap lingkungan dengan promosi ramah lingkungan yang menyesatkan
d)
Penggunaan bahan baku ramah lingkungan dalam produk industri
e)
Tindakan pemerintah yang memperkenalkan kebijakan lingkungan baru
14.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi emisi karbon dioksida adalah dengan:
a)
Meningkatkan penggunaan kendaraan bermotor berbahan bakar fosil
b)
Menambah jumlah pabrik besar tanpa pengawasan lingkungan
c)
Mengurangi deforestasi dan menanam kembali pohon
d)
Menggunakan bahan bakar minyak untuk pembangkit listrik
e)
Menurunkan harga tiket pesawat
15.
Prinsip pembangunan berkelanjutan yang melibatkan berbagai sektor dan stakeholder dalam pengambilan keputusan dikenal dengan istilah:
a)
Partisipasi aktif
b)
Keberlanjutan politik
c)
Integrasi ekonomi
d)
Sistem merit
e)
Keterpaduan sosial
16.
Dalam perspektif ASN, jika terjadi ketidaksesuaian antara kebijakan yang ditetapkan dan pelaksanaan di lapangan, ASN harus:
a)
Mengabaikan perbedaan tersebut demi kepentingan politik
b)
Melaporkan ketidaksesuaian kepada atasan dan memberikan solusi alternatif
c)
Menyesuaikan kebijakan dengan kepentingan pribadi
d)
Menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat
e)
Meninggalkan pekerjaan dan mencari peluang lain
17.
Sistem merit dalam karier ASN lebih menekankan pada:
a)
Kedekatan pribadi dengan pejabat tinggi pemerintahan
b)
Penilaian kinerja dan kompetensi dalam jabatan
c)
Politik identitas dalam penempatan jabatan
d)
Pengalaman pribadi dalam menjalankan tugas
e)
Usia dan senioritas pegawai dalam instansi
18.
Tugas ASN dalam melaksanakan pemerintahan negara adalah:
a)
Menetapkan kebijakan pemerintah berdasarkan kepentingan pribadi
b)
Memberikan rekomendasi kepada Presiden terkait kebijakan luar negeri
c)
Menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah secara profesional
d)
Meningkatkan kesejahteraan individu dengan memanfaatkan jabatan
e)
Memastikan tidak ada intervensi dalam proses politik praktis
19.
Etika ASN yang mengatur hubungan dengan masyarakat dan sesama ASN berfokus pada prinsip:
a)
Transparansi dan akuntabilitas
b)
Kecepatan pelayanan tanpa memperhatikan kualitas
c)
Pemaksaan untuk mengikuti kehendak atasan
d)
Keseragaman dalam penerapan kebijakan tanpa mempertimbangkan konteks
e)
Diskriminasi untuk mempercepat proses administrasi
20.
Dalam sistem karier ASN, penempatan pegawai berdasarkan pada prinsip kompetensi berarti:
a)
Pegawai yang lebih tua selalu mendapatkan posisi lebih tinggi
b)
Setiap pegawai mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan jabatan berdasarkan prestasi
c)
Pegawai yang lebih dekat dengan pejabat senior lebih diutamakan
d)
Pegawai hanya dipromosikan berdasarkan waktu kerja
e)
Semua pegawai harus mengikuti ujian kebijakan pemerintah terlebih dahulu
21.
Prinsip dalam pengelolaan lingkungan yang menyatakan bahwa setiap orang berhak mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat disebut:
a)
Keadilan sosial
b)
Hak atas lingkungan hidup yang sehat
c)
Pembayaran kerusakan lingkungan
d)
Keberlanjutan ekonomi
e)
Keterlibatan masyarakat
22.
Perubahan iklim global merupakan isu lingkungan yang sangat besar. Salah satu cara untuk mengurangi dampak perubahan iklim adalah dengan:
a)
Memperbanyak pembukaan lahan untuk pertanian
b)
Mengurangi emisi karbon dioksida dan gas rumah kaca lainnya
c)
Meningkatkan eksploitasi sumber daya alam untuk pembangunan
d)
Meningkatkan deforestasi untuk pembangunan infrastruktur
e)
Mengurangi kerjasama internasional dalam pengelolaan lingkungan
23.
Dalam pengelolaan sampah, prinsip yang tepat untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir adalah:
a)
Meningkatkan penggunaan produk sekali pakai
b)
Meningkatkan kesadaran untuk mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah
c)
Menggunakan bahan bakar fosil untuk pembakaran sampah
d)
Meningkatkan kapasitas tempat pembuangan akhir tanpa pengelolaan yang lebih baik
e)
Meningkatkan impor produk dengan kemasan sekali pakai
24.
Salah satu langkah konkret dalam mengelola keberagaman hayati (biodiversity) adalah:
a)
Menambahkan jumlah tanaman monokultur dalam perkebunan
b)
Mengurangi kawasan konservasi untuk pembangunan industri
c)
Melindungi dan memulihkan habitat alami spesies yang terancam punah
d)
Meningkatkan produksi pangan dengan menggunakan teknologi pangan baru yang merusak alam
e)
Menebang pohon untuk memperluas lahan pertanian
25.
Perjanjian Paris adalah sebuah kesepakatan internasional yang bertujuan untuk:
a)
Menyelesaikan sengketa internasional terkait sumber daya alam
b)
Meningkatkan kerjasama antar negara dalam bidang perdagangan bebas
c)
Menanggulangi perubahan iklim global dengan mengurangi emisi gas rumah kaca
d)
Menyusun kebijakan bersama untuk pembangunan energi terbarukan
e)
Meningkatkan pembangunan infrastruktur di negara berkembang
26.
Salah satu tantangan utama dalam implementasi kebijakan pengelolaan lingkungan hidup di negara berkembang adalah:
a)
Kekurangan tenaga kerja yang terlatih di bidang lingkungan
b)
Kurangnya kepedulian masyarakat terhadap masalah lingkungan
c)
Kebijakan yang sangat ketat dan tidak fleksibel
d)
Terlalu banyaknya dana yang tersedia untuk pengelolaan lingkungan
e)
Terlalu sedikitnya masalah lingkungan yang dihadapi
27.
Program REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) bertujuan untuk:
a)
Meningkatkan pendapatan negara melalui pengelolaan hutan komersial
b)
Mengurangi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan dengan memberikan insentif kepada negara berkembang
c)
Mengurangi polusi udara dari sektor industri
d)
Menjaga kelestarian flora dan fauna hutan tanpa mempertimbangkan dampak ekonomi
e)
Meningkatkan produksi kayu untuk ekspor
28.
Sebagai bagian dari upaya global untuk melindungi lingkungan hidup, salah satu langkah yang dilakukan negara-negara maju dalam mengurangi polusi udara adalah:
a)
Meningkatkan emisi kendaraan bermotor
b)
Menggunakan energi fosil secara lebih efisien
c)
Beralih ke energi terbarukan untuk sektor industri dan transportasi
d)
Mengabaikan regulasi lingkungan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi
e)
Mengurangi penghijauan dan lahan terbuka
29.
Salah satu aspek yang menjadi fokus utama dalam pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan adalah:
a)
Pemanfaatan sumber daya alam secara besar-besaran tanpa memperhatikan kelestarian
b)
Pembangunan infrastruktur yang mengabaikan dampak ekologis
c)
Pengelolaan air bersih dan sanitasi yang lebih baik
d)
Pengurangan jumlah kawasan hijau di kota-kota besar
e)
Peningkatan eksploitasi bahan tambang tanpa perencanaan
30.
Dalam konteks pengelolaan lingkungan hidup, salah satu tujuan utama dari prinsip kehati-hatian (precautionary principle) adalah:
a)
Menyusun kebijakan yang mendahulukan pertumbuhan ekonomi daripada perlindungan lingkungan
b)
Mengabaikan potensi dampak jangka panjang terhadap lingkungan jika ada ketidakpastian ilmiah
c)
Mengambil langkah-langkah perlindungan terhadap lingkungan meskipun belum ada bukti pasti mengenai dampak lingkungan
d)
Memastikan bahwa kebijakan hanya diterapkan jika sudah ada bukti kuat bahwa kerusakan lingkungan akan terjadi
e)
Menurunkan standar lingkungan untuk mendorong investasi dan pembangunan
31.
Salah satu tantangan besar dalam penerapan kebijakan lingkungan di negara berkembang adalah:
a)
Ketersediaan dana yang melimpah untuk pengelolaan lingkungan
b)
Kesenjangan antara kebijakan yang ada dan implementasi yang efektif di lapangan
c)
Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan
d)
Keterbatasan teknologi ramah lingkungan yang dapat diterapkan
e)
Tidak adanya partisipasi sektor swasta dalam pengelolaan lingkungan
32.
Dalam konteks kebijakan perubahan iklim, mekanisme perdagangan emisi bertujuan untuk:
a)
Menghukum negara yang tidak memenuhi target pengurangan emisi
b)
Meningkatkan kapasitas negara berkembang dalam sektor energi terbarukan
c)
Membuka pasar baru untuk perdagangan sumber daya alam
d)
Mengurangi emisi gas rumah kaca dengan memperdagangkan kuota emisi antara negara atau perusahaan
e)
Meningkatkan penggunaan energi fosil sebagai sumber utama
33.
Salah satu prinsip dasar dalam pengelolaan lingkungan hidup adalah “polluter pays principle” yang berarti:
a)
Pencemar lingkungan harus membayar untuk membersihkan lingkungan tersebut
b)
Negara harus menanggung semua biaya terkait kerusakan lingkungan
c)
Setiap individu bertanggung jawab atas pemeliharaan kualitas udara
d)
Pencemar harus menerima sanksi administratif tanpa kewajiban untuk membayar
e)
Pemerintah harus memberikan kompensasi kepada perusahaan yang mematuhi regulasi lingkungan
34.
Dalam hal pengelolaan sumber daya alam, salah satu prinsip yang harus diterapkan adalah keberlanjutan. Keberlanjutan dalam hal ini berarti:
a)
Sumber daya alam dapat digunakan tanpa batasan asalkan ada teknologi baru yang ditemukan
b)
Pemanfaatan sumber daya alam harus memperhitungkan kebutuhan generasi mendatang dan bukan hanya kepentingan saat ini
c)
Sumber daya alam harus dijaga agar tidak mengalami perubahan apa pun
d)
Sumber daya alam boleh digunakan lebih banyak untuk meningkatkan perekonomian jangka pendek
e)
Sumber daya alam boleh dimanfaatkan dengan cara apa pun asal tidak menimbulkan polusi langsung
35.
Salah satu konsep utama yang diterapkan dalam pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan adalah:
a)
Keberlanjutan ekonomi harus didahulukan, meskipun ada dampak pada lingkungan
b)
Pendekatan yang berbasis pada pengurangan sumber daya alam yang dapat diperbaharui
c)
Integrasi aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam setiap keputusan kebijakan
d)
Penggunaan teknologi tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan
e)
Perluasan lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan tanpa memperhatikan aspek lingkungan