Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tokoh Penyebar Islam di Indonesia

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Siapa yang dikenal sebagai pendiri Kerajaan Islam pertama di Indonesia?

a)

Sultan Agung

b)

Raden Patah

c)

Sultan Malik al-Saleh

d)

Sultan Hasanuddin

2.

Apa nama asli dari Sunan Malik al Saleh?

a)

Sunan Ibrahim

b)

Syeikh Malik Ibrahim

c)

Sunan Saleh

d)

Sunan Malik Alim

3.

Sebutkan salah satu keteladanan Sunan Malik al Saleh dalam penyebaran Islam!

a)

Mengajarkan Islam dengan pendekatan yang ramah dan toleran.

b)

Mengabaikan budaya lokal dalam penyebaran Islam.

c)

Mengajarkan Islam dengan cara yang keras dan menakutkan.

d)

Menyebarkan Islam melalui peperangan dan kekerasan.

4.

Siapa saja anggota Wali Songo yang terkenal?

a)

Sunan Jati

b)

Sunan Sidoarjo

c)

Sunan Kalijaga, Sunan Gunung Jati, Sunan Bonang

d)

Sunan Tanjung

5.

Apa peran Wali Songo dalam penyebaran Islam di Jawa?

a)

Wali Songo menyebarkan Islam di Jawa melalui dakwah, pendidikan, dan integrasi budaya.

b)

Wali Songo menolak integrasi budaya lokal.

c)

Wali Songo hanya fokus pada pembangunan fisik masjid.

d)

Wali Songo tidak terlibat dalam pendidikan masyarakat.

6.

Sultan Ahmad dikenal sebagai sultan dari kerajaan mana?

a)

Kerajaan Sriwijaya

b)

Kerajaan Majapahit

c)

Kerajaan Mataram

d)

Kerajaan Demak

7.

Sebutkan salah satu kontribusi Sultan Ahmad dalam perkembangan Islam!

a)

Menulis buku sejarah kerajaan.

b)

Membangun rumah sakit untuk masyarakat.

c)

Mendirikan masjid dan pusat pendidikan Islam.

d)

Mengadakan festival seni dan budaya.

8.

Siapa Sultan Alauddin dan apa perannya dalam sejarah Islam di Indonesia?

a)

Sultan Alauddin adalah sultan dari Kesultanan Malaka yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Indonesia.

b)

Sultan Alauddin dikenal sebagai pemimpin militer yang menguasai Maluku.

c)

Sultan Alauddin adalah seorang pahlawan nasional yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

d)

Sultan Alauddin adalah raja dari Kesultanan Aceh yang menolak Islam.

9.

Sebutkan salah satu keteladanan Sultan Alauddin dalam memimpin kerajaan!

a)

Sultan Alauddin mengabaikan hukum dan membiarkan kekacauan terjadi.

b)

Sultan Alauddin menerapkan hukum yang adil dan tegas untuk menjaga ketertiban di kerajaan.

c)

Sultan Alauddin memimpin dengan cara yang otoriter dan menindas rakyatnya.

d)

Sultan Alauddin hanya fokus pada kekayaan pribadi dan tidak peduli pada rakyat.

10.

Siapa Datuk Tunggang Parangan dan apa yang dia lakukan untuk Islam?

a)

Datuk Tunggang Parangan adalah seorang tokoh yang menyebarkan ajaran Islam dan memperkuatkan komuniti Muslim.

b)

Datuk Tunggang Parangan adalah seorang pahlawan perang.

c)

Datuk Tunggang Parangan menulis buku tentang sejarah Malaysia.

d)

Datuk Tunggang Parangan adalah seorang ahli politik yang terkenal.

11.

Apa yang menjadi ciri khas ajaran Datuk Tunggang Parangan?

a)

Ajaran Datuk Tunggang Parangan menekankan pada kekuasaan dan dominasi.

b)

Ajaran Datuk Tunggang Parangan berfokus pada materialisme dan kekayaan.

c)

Ciri khas ajaran Datuk Tunggang Parangan adalah nilai-nilai kearifan lokal dan hubungan harmonis dengan alam.

d)

Ciri khas ajaran Datuk Tunggang Parangan adalah pengabaian terhadap lingkungan.

12.

Sebutkan salah satu metode yang digunakan oleh Wali Songo dalam berdakwah!

a)

Hanya menggunakan bahasa asing dalam berdakwah.

b)

Mengabaikan budaya lokal dalam penyampaian pesan.

c)

Menggunakan seni dan budaya lokal dalam dakwah.

d)

Menggunakan metode kekerasan dalam dakwah.

13.

Apa yang membedakan pendekatan Wali Songo dengan penyebar Islam lainnya?

a)

Pendekatan Wali Songo bersifat konfrontatif dan menolak budaya lokal.

b)

Wali Songo hanya menggunakan metode kekerasan dalam penyebaran Islam.

c)

Pendekatan Wali Songo sama dengan penyebar Islam di Timur Tengah.

d)

Pendekatan Wali Songo lebih dialogis dan adaptif terhadap budaya lokal.

14.

Sebutkan salah satu tantangan yang dihadapi oleh tokoh penyebar Islam di Indonesia!

a)

Dukungan penuh dari pemerintah setempat.

b)

Perbedaan budaya dan kepercayaan lokal yang kuat.

c)

Tingginya minat masyarakat terhadap agama lain.

d)

Ketersediaan sumber daya alam yang melimpah.

15.

Bagaimana cara Sultan Ahmad memperkuat posisi Islam di kerajaannya?

a)

Menghentikan semua kegiatan keagamaan.

b)

Menyebarkan agama lain di wilayahnya.

c)

Membangun patung untuk menghormati raja.

d)

Membangun masjid dan mendukung pendidikan agama.

16.

Apa yang dapat kita pelajari dari keteladanan para tokoh penyebar Islam ini?

a)

Keteladanan dalam akhlak, kesabaran, dan komunikasi efektif.

b)

Keteladanan dalam kekerasan dan paksaan.

c)

Keteladanan dalam ketidakpedulian terhadap orang lain.

d)

Keteladanan dalam kebohongan dan manipulasi.

17.

Sebutkan salah satu karya atau peninggalan dari Wali Songo!

a)

Masjid Raya Baiturrahman

b)

Candi Borobudur

c)

Istana Maimun

d)

Masjid Agung Demak

18.

Apa dampak dari penyebaran Islam oleh tokoh-tokoh ini terhadap masyarakat Indonesia?

a)

Islam hanya diterima oleh kalangan elit dan tidak menyebar ke masyarakat umum.

b)

Penyebaran Islam tidak mempengaruhi budaya lokal sama sekali.

c)

Penyebaran Islam membawa perubahan sosial, budaya, dan ekonomi yang signifikan, serta menciptakan identitas baru di masyarakat Indonesia.

d)

Penyebaran Islam menyebabkan konflik antaragama yang berkepanjangan.

19.

Sebutkan salah satu cara yang dilakukan oleh Datuk Tunggang Parangan untuk menarik minat masyarakat terhadap Islam!

a)

Memberikan pendidikan dan pemahaman tentang ajaran Islam.

b)

Menyebarkan berita palsu tentang Islam

c)

Membuat film dokumenter tentang sejarah Islam

d)

Mengadakan festival seni budaya

20.

Mengapa penting untuk mempelajari sejarah penyebaran Islam di Indonesia?

a)

Untuk mengetahui sejarah kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia.

b)

Penting untuk memahami pengaruh budaya, sosial, dan politik Islam di Indonesia serta menghargai keragaman dan toleransi antaragama.

c)

Karena Islam tidak memiliki pengaruh di Indonesia.

d)

Untuk mempelajari bahasa Arab secara mendalam.