wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Pilihan Ganda Bakteriologis

Total questions: 97

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Media selektif digunakan untuk:

a)

Meningkatkan pertumbuhan bakteri tertentu

b)

Menghambat pertumbuhan bakteri tertentu

c)

Mengidentifikasi sifat biokimia bakteri

d)

Membedakan koloni bakteri berdasarkan warna

2.

Media diferensial digunakan untuk:

a)

Meningkatkan pertumbuhan semua bakteri

b)

Membedakan sifat morfologi bakteri

c)

Membantu identifikasi dengan membedakan karakteristik tertentu

d)

Menghambat pertumbuhan bakteri Gram-negatif

3.

Contoh media yang bersifat selektif dan diferensial adalah:

a)

Nutrient Agar

b)

MacConkey Agar

c)

Blood Agar

d)

Sabouraud Dextrose Agar

4.

Bakteri Escherichia coli pada MacConkey Agar menghasilkan:

a)

Koloni berwarna merah muda

b)

Koloni transparan

c)

Koloni hijau metalik

d)

Tidak tumbuh

5.

Media manakah yang digunakan untuk mendeteksi fermentasi manitol?

a)

MacConkey Agar

b)

Mannitol Salt Agar (MSA)

c)

Blood Agar

d)

Sabouraud Agar

6.

Salmonella tumbuh pada media SS agar menghasilkan:

a)

Koloni hitam

b)

Koloni hijau

c)

Koloni merah muda

d)

Tidak tumbuh

7.

Media yang digunakan untuk menumbuhkan Staphylococcus aureus adalah:

a)

MacConkey Agar

b)

Mannitol Salt Agar

c)

Nutrient Agar

d)

SS Agar

8.

Bakteri Gram-negatif seperti Proteus mirabilis akan tumbuh dengan ciri khas pada media:

a)

MacConkey Agar

b)

Blood Agar

c)

Sabouraud Agar

d)

Mannitol Salt Agar

9.

Media Eosin Methylene Blue (EMB) digunakan untuk mendeteksi:

a)

Hidrogen sulfida

b)

Fermentasi laktosa

c)

Pertumbuhan jamur

d)

Penghambatan bakteri Gram-positif

10.

Koloni hijau metalik pada media EMB kemungkinan besar adalah:

a)

Salmonella typhi

b)

Escheri

11.

Koloni hijau metalik pada media EMB kemungkinan besar adalah:

a)

Salmonella typhi

b)

Escherichia coli

c)

Proteus vulgaris

d)

Klebsiella pneumoniae

12.

Media Sabouraud Dextrose Agar (SDA) digunakan untuk:

a)

Pertumbuhan bakteri Gram-negatif

b)

Identifikasi fermentasi manitol

c)

Menumbuhkan jamur dan ragi

d)

Menghambat bakteri anaerob

13.

Bakteri yang menghasilkan enzim katalase dapat diuji menggunakan:

a)

H₂O₂ (hidrogen peroksida)

b)

KOH (kalium hidroksida)

c)

NaCl (natrium klorida)

d)

Sabouraud Agar

14.

Media Blood Agar digunakan untuk mengamati:

a)

Fermentasi laktosa

b)

Hemolisis

c)

Fermentasi manitol

d)

Produksi H₂S

15.

Bakteri Pseudomonas aeruginosa pada media Nutrient Agar menghasilkan:

a)

Warna koloni hijau

b)

Warna koloni merah muda

c)

Tidak ada pertumbuhan

d)

Koloni hitam

16.

Pada media Triple Sugar Iron Agar (TSIA), hasil miring merah dan dasar kuning menunjukkan:

a)

Fermentasi glukosa saja

b)

Fermentasi laktosa

c)

Fermentasi sukrosa dan glukosa

d)

Tidak ada fermentasi

17.

Media yang digunakan untuk identifikasi Mycobacterium tuberculosis adalah:

a)

Löwenstein-Jensen Agar

b)

Blood Agar

c)

MacConkey Agar

d)

EMB Agar

18.

Koloni bakteri dengan sifat swarming pada Nutrient Agar biasanya adalah:

a)

Escherichia coli

b)

Proteus spp.

c)

Salmonella spp.

d)

Klebsiella spp.

19.

Media Hektoen Enteric Agar (HEA) digunakan untuk membedakan:

a)

Fermentasi sukrosa dan laktosa

b)

Hidrogen sulfida (H₂S) dan fermentasi gula

c)

Aktivitas proteolitik

d)

Toksin hemolitik

20.

Koloni Klebsiella pneumoniae pada MacConkey Agar akan terlihat:

a)

Koloni merah muda berlendir

b)

Koloni tidak berwarna

c)

Koloni hitam

d)

Koloni hijau metalik

21.

Media selektif untuk bakteri anaerob adalah:

a)

Thioglycollate Medium

b)

MacConkey Agar

c)

Blood A

22.

Media selektif untuk bakteri anaerob adalah:

a)

Thioglycollate Medium

b)

MacConkey Agar

c)

Blood Agar

d)

MSA

23.

Bakteri yang tidak memfermentasi laktosa disebut:

a)

Non-laktosa fermenter (NLF)

b)

Laktosa fermenter (LF)

c)

Gram-positif

d)

Laktosa aerasi

24.

Media yang digunakan untuk mendeteksi produksi indol adalah:

a)

Simmons Citrate Agar

b)

Sulfide Indole Motility (SIM) Agar

c)

Triple Sugar Iron Agar

d)

Sabouraud Dextrose Agar

25.

Media yang digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan memanfaatkan sitrat sebagai satu-satunya sumber karbon adalah:

a)

SIM Agar

b)

Simmons Citrate Agar

c)

Blood Agar

d)

MacConkey Agar

26.

Bakteri Salmonella pada media Hektoen Enteric Agar (HEA) menghasilkan koloni:

a)

Hitam

b)

Hijau tanpa warna hitam

c)

Merah muda

d)

Hijau dengan tepi merah

27.

Fermentasi glukosa oleh bakteri biasanya diuji menggunakan:

a)

SIM Agar

b)

Triple Sugar Iron (TSI) Agar

c)

Sabouraud Agar

d)

Blood Agar

28.

Pada media TSIA, hasil miring merah dan dasar merah menunjukkan:

a)

Fermentasi glukosa

b)

Tidak ada fermentasi gula

c)

Fermentasi sukrosa

d)

Fermentasi laktosa

29.

Bakteri yang menghasilkan gas H₂S dapat diuji pada media:

a)

Sabouraud Agar

b)

SIM Agar atau TSI Agar

c)

Blood Agar

d)

Nutrient Agar

30.

Media selektif untuk bakteri Gram-positif adalah:

a)

MacConkey Agar

b)

Mannitol Salt Agar (MSA)

c)

EMB Agar

d)

Hektoen Enteric Agar

31.

Bakteri Shigella pada Hektoen Enteric Agar (HEA) menghasilkan:

a)

Koloni hijau tanpa warna hitam

b)

Koloni hitam

c)

Koloni merah muda

d)

Koloni hijau dengan warna hitam

32.

Pada media Blood Agar, hemolisis beta ditandai dengan:

a)

Zona bening di sekitar koloni

b)

Zona hijau di sekitar koloni

c)

Tidak ada perubahan media

d)

Warna kuning di sekitar koloni

33.

ia Blood Agar, hemolisis beta ditandai dengan:

a)

Zona bening di sekitar koloni

b)

Zona hijau di sekitar koloni

c)

Tidak ada perubahan media

d)

Warna kuning di sekitar koloni

34.

Media yang digunakan untuk mendeteksi aktivitas urease adalah:

a)

Urea Agar

b)

Simmons Citrate Agar

c)

Sabouraud Agar

d)

MacConkey Agar

35.

Koloni hijau metalik pada media EMB Agar biasanya dihasilkan oleh:

a)

Escherichia coli

b)

Salmonella typhi

c)

Proteus vulgaris

d)

Shigella dysenteriae

36.

Media yang cocok untuk menumbuhkan jamur dermatofit adalah:

a)

Sabouraud Dextrose Agar (SDA)

b)

MacConkey Agar

c)

EMB Agar

d)

TSIA

37.

Pemeriksaan sifat motilitas bakteri dilakukan pada media:

a)

SIM Agar

b)

MacConkey Agar

c)

Blood Agar

d)

EMB Agar

38.

Media diferensial yang digunakan untuk membedakan bakteri fermentasi laktosa adalah:

a)

MacConkey Agar

b)

Blood Agar

c)

Sabouraud Agar

d)

Nutrient Agar

39.

Media selektif yang mengandung bile salts dan crystal violet untuk menghambat pertumbuhan Gram-positif adalah:

a)

MacConkey Agar

b)

EMB Agar

c)

Mannitol Salt Agar

d)

Blood Agar

40.

Fermentasi manitol pada Mannitol Salt Agar (MSA) akan menghasilkan warna:

a)

Kuning

b)

Merah muda

c)

Tidak ada perubahan

d)

Hijau

41.

Media yang digunakan untuk membedakan bakteri enterik berdasarkan produksi hidrogen sulfida (H₂S) adalah:

a)

Hektoen Enteric Agar (HEA)

b)

Mannitol Salt Agar (MSA)

c)

EMB Agar

d)

Nutrient Agar

42.

Media yang digunakan untuk mendeteksi fermentasi glukosa, laktosa, dan sukrosa adalah:

a)

Triple Sugar Iron Agar (TSIA)

b)

MacConkey Agar

c)

SIM Agar

d)

EMB Agar

43.

Pada TSIA, hasil miring kuning dan dasar kuning menunjukkan:

a)

Fermentasi glukosa saja

b)

Fermentasi glukosa, laktosa, dan/atau sukrosa

c)

Tidak ada fermentasi gula

d)

Produksi gas tanpa fermentasi

44.

Koloni bakteri fermentasi laktosa pada EMB Agar biasanya berwarna:

a)

Hijau metalik atau ungu gelap

b)

Transparan

c)

Kuning

d)

Hitam

45.

Media yang digunakan untuk isolasi Staphylococcus spp. adalah:

a)

Mannitol Salt Agar (MSA)

b)

MacConkey Agar

c)

EMB Agar

d)

Sabouraud Agar

46.

Media yang digunakan untuk membedakan fermentasi glukosa dan motilitas adalah:

a)

SIM Agar

b)

TSIA

c)

MacConkey Agar

d)

Nutrient Agar

47.

Media selektif untuk jamur dermatofit adalah:

a)

Sabouraud Dextrose Agar (SDA)

b)

Blood Agar

c)

TSIA

d)

MacConkey Agar

48.

Koloni Proteus spp. pada Nutrient Agar sering menunjukkan:

a)

Swarming (pergerakan meluas)

b)

Tidak ada pertumbuhan

c)

Warna hijau metalik

d)

Koloni berwarna kuning

49.

Bakteri Salmonella pada media SS Agar menghasilkan koloni:

a)

Hitam

b)

Merah muda

c)

Hijau

d)

Tidak tumbuh

50.

Koloni Shigella pada SS Agar terlihat:

a)

Hijau tanpa warna hitam

b)

Hitam

c)

Merah muda

d)

Tidak tumbuh

51.

Media selektif untuk pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis adalah:

a)

Löwenstein-Jensen Agar

b)

MacConkey Agar

c)

Blood Agar

d)

EMB Agar

52.

Bakteri yang dapat menghasilkan warna hijau pada Nutrient Agar biasanya adalah:

a)

Pseudomonas aeruginosa

b)

Escherichia coli

c)

Proteus mirabilis

d)

Klebsiella pneumoniae

53.

Media diferensial yang mendeteksi fermentasi laktosa dan sukrosa dengan indikator warna adalah:

a)

Hektoen Enteric Agar (HEA)

b)

MacConkey Agar

c)

EMB Agar

d)

Blood Agar

54.

Media yang digunakan untuk mendeteksi bakteri penghasil urease adalah:

a)

Urea Agar

b)

EMB Agar

c)

Nutrient Agar

d)

MacConkey Agar

55.

Media diferensial yang mendeteksi fermentasi manitol pada bakteri Gram-positif adalah:

a)

Mannitol Salt Agar (MSA)

b)

MacConkey Agar

c)

EMB Agar

d)

SS Agar

56.

Media diferensial yang mendeteksi fermentasi manitol pada bakteri Gram-positif adalah:

a)

Mannitol Salt Agar (MSA)

b)

MacConkey Agar

c)

EMB Agar

d)

SS Agar

57.

Koloni fermentasi laktosa pada MacConkey Agar biasanya berwarna:

a)

Merah muda

b)

Transparan

c)

Hitam

d)

Hijau metalik

58.

Media selektif untuk jamur dan ragi adalah:

a)

Sabouraud Dextrose Agar (SDA)

b)

Blood Agar

c)

MacConkey Agar

d)

EMB Agar

59.

Media yang digunakan untuk membedakan pola hemolisis adalah:

a)

Blood Agar

b)

MacConkey Agar

c)

Mannitol Salt Agar

d)

Nutrient Agar

60.

Bakteri yang menghasilkan pola hemolisis beta pada Blood Agar adalah:

a)

Streptococcus pyogenes

b)

Escherichia coli

c)

Klebsiella pneumoniae

d)

Proteus mirabilis

61.

Media diferensial yang digunakan untuk mendeteksi motilitas bakteri adalah:

a)

SIM Agar

b)

Blood Agar

c)

Mannitol Salt Agar

d)

MacConkey Agar

62.

Hasil TSIA dengan miring merah dan dasar kuning menunjukkan:

a)

Fermentasi glukosa saja

b)

Fermentasi laktosa

c)

Tidak ada fermentasi gula

d)

Fermentasi sukrosa

63.

Media yang digunakan untuk menumbuhkan Mycobacterium tuberculosis adalah:

a)

Löwenstein-Jensen Agar

b)

MacConkey Agar

c)

Blood Agar

d)

Mannitol Salt Agar

64.

Koloni hijau metalik pada EMB Agar kemungkinan besar adalah:

a)

Escherichia coli

b)

Klebsiella pneumoniae

c)

Proteus mirabilis

d)

Shigella dysenteriae

65.

Media diferensial yang mendeteksi fermentasi sukrosa adalah:

a)

Hektoen Enteric Agar (HEA)

b)

MacConkey Agar

c)

EMB Agar

d)

Löwenstein-Jensen Agar

66.

Koloni bakteri yang tidak memfermentasi laktosa pada MacConkey Agar akan terlihat:

a)

Transparan

b)

Merah muda

c)

Hitam

d)

Hijau metalik

67.

Media selektif dan diferensial untuk enterik patogen adalah:

a)

Hektoen Enteric Agar (HEA)

b)

Blood Agar

c)

Mannitol Salt Agar

d)

Urea Agar

68.

Media yang mendukung pertumbuhan semua jenis bakteri tanpa sifat selektif atau diferensial adalah:

a)

Nutrient Agar

b)

MacConkey Agar

c)

Blood Agar

d)

EMB Agar

69.

Media yang mendukung pertumbuhan semua jenis bakteri tanpa sifat selektif atau diferensial adalah:

a)

Nutrient Agar

b)

MacConkey Agar

c)

Blood Agar

d)

EMB Agar

70.

Koloni bakteri yang memproduksi hidrogen sulfida (H₂S) pada HEA akan berwarna:

a)

Hitam

b)

Hijau

c)

Merah muda

d)

Tidak berwarna

71.

Bakteri yang menunjukkan kemampuan swarming pada media Nutrient Agar biasanya adalah:

a)

Proteus spp.

b)

Escherichia coli

c)

Klebsiella pneumoniae

d)

Salmonella typhi

72.

Media yang digunakan untuk mendeteksi produksi indol adalah:

a)

SIM Agar

b)

Blood Agar

c)

Nutrient Agar

d)

MacConkey Agar

73.

Fermentasi glukosa pada TSIA dengan produksi gas ditandai dengan:

a)

Retakan atau gelembung pada media

b)

Warna kuning merata

c)

Warna merah pada miring

d)

Tidak ada perubahan

74.

Bakteri yang tidak memfermentasi laktosa disebut:

a)

Non-Laktosa Fermenter (NLF)

b)

Laktosa Fermenter (LF)

c)

Gram-positif

d)

Anaerob

75.

Media yang digunakan untuk membedakan fermentasi laktosa pada bakteri Gram-negatif adalah:

a)

MacConkey Agar

b)

Blood Agar

c)

Mannitol Salt Agar

d)

SIM Agar

76.

Koloni Shigella pada Hektoen Enteric Agar (HEA) akan terlihat:

a)

Hijau tanpa hitam

b)

Hijau dengan hitam

c)

Merah muda

d)

Tidak tumbuh

77.

Media selektif yang menghambat pertumbuhan bakteri Gram-positif adalah:

a)

MacConkey Agar

b)

Blood Agar

c)

Mannitol Salt Agar

d)

Sabouraud Agar

78.

Koloni hijau metalik pada EMB Agar dihasilkan oleh:

a)

Escherichia coli

b)

Proteus vulgaris

c)

Salmonella typhi

d)

Klebsiella pneumoniae

79.

Media selektif untuk bakteri Gram-positif seperti Staphylococcus spp. adalah:

a)

Mannitol Salt Agar (MSA)

b)

MacConkey Agar

c)

EMB Agar

d)

Blood Agar

80.

Media Löwenstein-Jensen digunakan untuk menumbuhkan:

a)

Mycobacterium tuberculosis

b)

Escherichia coli

c)

Staphylococcus aureus

d)

Shigella dysenteriae

81.

Bakteri Gram-negatif yang tidak memfermentasi laktosa dan menghasilkan H₂S pada SS Agar adalah:

a)

Salmonella spp.

b)

Shigella spp.

c)

Escherichia coli

d)

Klebsiella pneumoniae

82.

Media diferensial yang digunakan untuk mendeteksi fermentasi manitol pada bakteri Gram-positif adalah:

a)

Mannitol Salt Agar (MSA)

b)

MacConkey Agar

c)

EMB Agar

d)

Löwenstein-Jensen Agar

83.

Produksi hemolisis gamma pada Blood Agar ditandai dengan:

a)

Tidak ada perubahan di sekitar koloni

b)

Zona hijau di sekitar koloni

c)

Zona bening di sekitar koloni

d)

Warna merah gelap di sekitar koloni

84.

Media selektif yang mengandung zat garam tinggi untuk mendukung pertumbuhan Staphylococcus spp. adalah:

a)

Mannitol Salt Agar (MSA)

b)

Hektoen Enteric Agar (HEA)

c)

SS Agar

d)

EMB Agar

85.

Koloni Escherichia coli pada MacConkey Agar akan terlihat:

a)

Merah muda

b)

Hijau metalik

c)

Tidak berwarna

d)

Hitam

86.

Bakteri Gram-positif seperti Streptococcus pyogenes akan menunjukkan hemolisis beta pada media:

a)

Blood Agar

b)

MacConkey Agar

c)

EMB Agar

d)

Sabouraud Agar

87.

Media yang digunakan untuk mendeteksi produksi hidrogen sulfida (H₂S) pada bakteri adalah:

a)

TSIA dan SIM Agar

b)

MacConkey Agar

c)

MSA dan Blood Agar

d)

Nutrient Agar dan EMB Agar

88.

Koloni Shigella spp. pada SS Agar akan terlihat:

a)

Hijau atau transparan tanpa hitam

b)

Hitam

c)

Merah muda

d)

Tidak tumbuh

89.

Media selektif dan diferensial untuk Vibrio cholerae adalah:

a)

Thiosulfate Citrate Bile Salts Sucrose (TCBS) Agar

b)

MacConkey Agar

c)

Hektoen Enteric Agar (HEA)

d)

EMB Agar

90.

Media umum yang tidak selektif dan mendukung pertumbuhan berbagai bakteri adalah:

a)

Nutrient Agar

b)

MacConkey Agar

c)

SS Agar

d)

Löwenstein-Jensen Agar

91.

Koloni yang berwarna hijau metalik pada EMB Agar disebabkan oleh:

a)

Produksi asam dalam jumlah tinggi

b)

Fermentasi sukrosa

c)

Fermentasi glukosa saja

d)

Produksi gas

92.

Media yang digunakan untuk mendeteksi enzim urease adalah:

a)

Urea Agar

b)

MacConkey Agar

c)

EMB Agar

d)

Blood Agar

93.

Media selektif untuk mendeteksi Staphylococcus aureus adalah:

a)

Mannitol Salt Agar (MSA)

b)

MacConkey Agar

c)

EMB Agar

d)

Löwenstein-Jensen Agar

94.

Koloni Proteus vulgaris pada media TSIA biasanya menunjukkan:

a)

Warna hitam di dasar media

b)

Warna kuning merata

c)

Tidak ada perubahan

d)

Zona hijau

95.

Media diferensial untuk mendeteksi produksi indol adalah:

a)

SIM Agar

b)

Urea Agar

c)

Blood Agar

d)

Nutrient Agar

96.

Media yang digunakan untuk menumbuhkan jamur dermatofit adalah:

a)

Sabouraud Dextrose Agar (SDA)

b)

Blood Agar

c)

MacConkey Agar

d)

EMB Agar

97.

Koloni bakteri fermentasi sukrosa pada TCBS Agar biasanya berwarna:

a)

Kuning

b)

Hijau

c)

Hitam

d)

Transparan