wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KELAS XI BAB 7

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.
1. Makna muru’ah dalam konteks menjaga kehormatan adalah …
a)
A. Kemampuan untuk menghindari perbuatan yang negatif.
b)
B. Ketaatan terhadap perintah agama.
c)
C. Pemeliharaan nama baik dan harga diri.
d)
D. Kepatuhan terhadap aturan masyarakat.
e)
E. Kedermawanan dalam beramal.
2.
2. Menjaga kehormatan terhadap Allah Swt. penting dalam sikap muru’ah karena …
a)
A. Agar orang lain tidak menghina kita.
b)
B. Untuk mendapatkan pujian dari masyarakat.
c)
C. Untuk selalu melaksanakan perintah-Nya.
d)
D. Agar kita bisa memiliki harta yang banyak.
e)
E. Agar kita tidak perlu merasa malu.
3.
3. Pernyataan yang benar mengenai kekayaan menurut hadis yang disebutkan dalam materi adalah ...
a)
A. Kekayaan hanya terkait dengan harta benda yang dimiliki.
b)
B. Kekayaan tergantung pada banyaknya harta yang dimiliki.
c)
C. Kekayaan adalah kekayaan hati, bukan harta benda.
d)
D. Kekayaan hanya berarti memiliki banyak uang.
e)
E. Kekayaan hati tidak memiliki nilai dalam agama Islam.
4.
4. Hikmah dari menjaga kehormatan dan muru’ah dalam Islam adalah ..
a)
A. Hanya untuk mendapatkan pujian dari masyarakat.
b)
B. Agar kita bisa menunjukkan kekuasaan kita.
c)
C. Untuk mendapatkan kekayaan materi.
d)
D. Untuk menjaga hubungan baik dengan orang lain.
e)
E. Agar kita dapat melaksanakan hawa nafsu kita.
5.
5. Pesan yang ingin disampaikan oleh Q.S. Al-Ahzab/33: 35 tentang menjaga kehormatan adalah ..
a)
A. Allah Swt. menyukai orang-orang yang menjaga kehormatan diri dan keluarga mereka.
b)
B. Allah Swt. akan memberikan balasan yang setimpal kepada orang-orang yang menjaga kehormatan diri dan keluarga mereka.
c)
C. Allah Swt. akan memberikan ampunan dan rahmat-Nya kepada orang-orang yang menjaga kehormatan diri dan keluarga mereka.
d)
D. Allah Swt. akan memberikan kedudukan yang tinggi di surga kepada orang-orang yang menjaga kehormatan diri dan keluarga mereka.
e)
E. Allah Swt. akan memberikan kebahagiaan dunia dan akhirat kepada orang-orang yang menjaga kehormatan diri dan keluarga mereka.
6.
6. Makna ikhlas dalam konteks beribadah kepada Allah Swt. adalah …
a)
A. Melakukan ibadah dengan niat yang baik dan benar.
b)
B. Melakukan ibadah dengan tujuan yang mulia dan jelas.
c)
C. Melakukan ibadah dengan cara yang mudah dan nyaman.
d)
D. Melakukan ibadah dengan harapan yang besar dan realistis.
e)
E. Melakukan ibadah dengan motivasi yang tulus dan murni.
7.
7. Manfaat dari sikap ikhlas dalam beribadah kepada Allah Swt. yaitu …
a)
A. Menambah kekayaan di dunia.
b)
B. Terhindar dari tipu daya setan.
c)
C. Menjadi orang yang terkenal.
d)
D. Mendapatkan pujian dari teman.
e)
E. Dicari banyak orang untuk dibantu.
8.
8. Ciri-ciri orang yang ikhlas dalam beribadah kepada Allah Swt.adalah ...
a)
A. Malas beribadah jika sendirian dan rajin dihadapan banyak orang.
b)
B. Senantiasa beramal dan bersungguh-sungguh dalam beramal.
c)
C. Bergairah beribadah ketika dipuji dan tidak bersemangat jika dicela.
d)
D. Melakukan segala sesuatu yang dilarang oleh Allah Swt.
e)
E. Membedakan antara amal yang rewardnya besar dan kecil.
9.
9. Malu dalam konteks beriman kepada Allah Swt.adalah ...
a)
A. Perasaan takut akan hukuman Allah Swt.
b)
B. Perasaan tidak nyaman karena melakukan kesalahan.
c)
C. Perasaan tidak puas dengan apa yang dimiliki.
d)
D. Perasaan tidak berani menghadapi tantangan hidup.
e)
E. Perasaan tidak ingin melanggar perintah Allah Swt.
10.
10. Manfaat dari sikap malu dalam beriman kepada Allah Swt. adalah ...
a)
A. Menjauhkan diri dari perbuatan dosa dan maksiat.
b)
B. Menambah rasa percaya diri dan optimis.
c)
C. Meningkatkan kreativitas dan produktivitas.
d)
D. Memperluas jaringan sosial dan komunikasi.
e)
E. Meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
11.
11. Ciri-ciri orang yang malu kepada Allah Swt adalah ..
a)
A. Selalu mengucapkan terima kasih atas nikmat-Nya.
b)
B. Selalu meminta maaf atas kesalahan-kesalahannya.
c)
C. Selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas diri.
d)
D. Selalu menjaga seluruh anggota badan dari perbuatan yang dilarang oleh agama Islam.
e)
E. Selalu berdoa untuk mendapatkan ridha-Nya.
12.
12. Pengertian zuhud dalam konteks beriman kepada Allah Swt. adalah ...
a)
A. Tidak boleh memiliki harta karena akan melalaikan kepada Allah Swt.
b)
B. Mencari harta dengan optimal untuk keluarga mumpung masih hidup.
c)
C. Mengesampingkan kewajiban kerja dengan selalu beribadah.
d)
D. Mencari nafkah sepanjang waktu dalam hidup karena waktu adalah uang.
e)
E. Menjadikan harta dunia untuk mengantarkan kebahagiaan di akhirat.
13.
13. Manfaat dari sikap zuhud dalam beriman kepada Allah Swt. adalah ...
a)
A. Menjadi orang yang bahagia dan bersyukur.
b)
B. Menjadi orang yang kaya dan berkuasa.
c)
C. Menjadi orang yang populer dan disukai.
d)
D. Menjadi orang yang pintar dan berprestasi.
e)
E. Menjadi orang yang sehat dan bugar.
14.
14. Ciri-ciri orang yang zuhud dalam beriman kepada Allah Swt. adalah …
a)
A. Senang mencela dan susah untuk memuji orang lain.
b)
B. Membenci orang yang memberikan celaan kepadanya.
c)
C. Marah-marah ketika mendapat pujian orang lain.
d)
D. Sangat senang akan pujian yang datang dari orang lain.
e)
E. Bersikap sederhana baik saat dipuji maupun saat dicela.
15.
15. Tingkatan ikhlas dalam beriman kepada Allah Swt. memiliki makna …
a)
A. Tingkat kesempurnaan seseorang dalam melaksanakan ibadah kepada Allah Swt.
b)
B. Tingkat kesadaran seseorang dalam mengikuti perintah Allah Swt.
c)
C. Tingkat kecintaan seseorang kepada Allah Swt.
d)
D. Tingkat ketaatan seseorang kepada Allah Swt.
e)
E. Tingkat kebersihan hati seseorang dari niat-niat yang tidak baik.
16.
16. Makna tingkatan ikhlas yang awam adalah …
a)
A. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk mendapatkan surga dan terhindar dari neraka.
b)
B. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk mendapatkan ridha dan cinta-Nya.
c)
C. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk menyaksikan kebesaran dan keindahan-Nya.
d)
D. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk meniru perilaku Nabi Muhammad Saw.
e)
E. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk mengikuti sunnah para sahabat Nabi.
17.
17. Makna dari tingkatan ikhlas yang khusus adalah ...
a)
A. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk mendapatkan surga dan terhindar dari neraka.
b)
B. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk mendapatkan ridha dan cinta-Nya.
c)
C. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk menyaksikan kebesaran dan keindahan-Nya.
d)
D. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk meniru perilaku Nabi Muhammad Saw.
e)
E. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk mengikuti sunnah para sahabat Nabi.
18.
18. Makna tingkatan ikhlas yang khawash adalah …
a)
A. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk mendapatkan surga dan terhindar dari neraka.
b)
B. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk mendapatkan ridha dan cinta-Nya.
c)
C. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk menyaksikan kebesaran dan keindahan-Nya.
d)
D. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk meniru perilaku Nabi Muhammad Saw.
e)
E. Orang yang beribadah kepada Allah Swt. dengan tujuan untuk mengikuti sunnah para sahabat Nabi.
19.
19. Tingkatan zuhud yang awam memiliki makna yaitu …
a)
A. Orang yang tidak memiliki harta sama sekali karena menganggapnya sebagai sumber keburukan.
b)
B. Orang yang memiliki harta tetapi tidak menggunakannya untuk kepentingan diri sendiri maupun orang lain.
c)
C. Orang yang memiliki harta tetapi tidak menggunakannya untuk kepentingan dunia maupun akhirat.
d)
D. Orang yang memiliki harta tetapi tidak menggunakannya untuk kepentingan akhirat saja.
e)
E. Orang yang memiliki harta tetapi tidak menggunakannya untuk kepentingan dunia saja.
20.
20. Pengertian tingkatan zuhud yang khusus adalah …
a)
A. Orang yang tidak memiliki harta sama sekali karena menganggapnya sebagai sumber keburukan.
b)
B. Orang yang memiliki harta tetapi tidak menggunakannya untuk kepentingan diri sendiri maupun orang lain.
c)
C. Orang yang memiliki harta tetapi tidak menggunakannya untuk kepentingan dunia maupun akhirat.
d)
D. Orang yang memiliki harta tetapi tidak menggunakannya untuk kepentingan akhirat saja.
e)
E. Orang yang memiliki harta tetapi tidak menggunakannya untuk kepentingan dunia saja.
21.
21. Sebagai pelajar penerapan muru’ah terhadap diri sendiri yang tepat adalah …
a)
A. Melaksanakan akhlak yang mulia dan menjauhi akhlak tercela dimanapun dan kapanpun meskipun dalam keadaan sendiri.
b)
B. Menjaga akhlak luhur dan menjauhi akhlak tercela di tengah masyarakat dan sesama manusia.
c)
C. Merasa malu terhadap Allah Swt. ketika ibadah tidak dijalankan secara sungguh-sungguh.
d)
D. Menggunakan pakaian yang mencerminkan syariat Islam bukan menggunakan pakaian yang menampakkan lekuk tubuh.
e)
E. Menjauhi pergaulan bebas dan zina.
22.
22. Sebagai pelajar penerapan ikhlas dalam beribadah kepada Allah Swt. adalah …
a)
A. Melakukan ibadah dengan tujuan untuk mendapatkan surga dan terhindar dari neraka.
b)
B. Melakukan ibadah dengan tujuan untuk mendapatkan ridha dan cinta-Nya.
c)
C. Melakukan ibadah dengan tujuan untuk menyaksikan kebesaran dan keindahan-Nya.
d)
D. Melakukan ibadah dengan tujuan untuk meniru perilaku Nabi Muhammad Saw.
e)
E. Melakukan ibadah dengan motivasi yang tulus dan murni.
23.
23. Penerapan sikap malu seorang pelajar dalam beriman kepada Allah Swt. adalah …
a)
A. Menjaga seluruh anggota badan dari perbuatan yang dilarang oleh agama Islam
b)
B. Menjaga perkataan dengan tidak mengejek teman ataupun berkata kasar.
c)
C. Menjaga harta dengan tidak membelanjakannya secara boros atau berfoya-foya.
d)
D. Menjaga hati dengan tidak memiliki rasa iri, dengki, atau benci terhadap orang lain.
e)
E. Menjaga semua hal di atas.
24.
24. Penerapan zuhud dalam beriman kepada Allah Swt. yang harus dilakukan seorang pelajar adalah …
a)
A. Tidak memiliki harta sama sekali karena menganggapnya sebagai sumber keburukan.
b)
B. Mencari harta dengan optimal untuk keluarga mumpung masih hidup.
c)
C. Mengesampingkan kewajiban kerja dengan selalu beribadah.
d)
D. Mencari nakah sepanjang waktu dalam hidup karena waktu adalah uang.
e)
E. Menjadikan harta dunia untuk mengantarkan kebahagiaan di akhirat.
25.
25. Contoh penerapan muru’ah terhadap sesama makhluk adalah …
a)
A. Melaksanakan akhlak yang mulia dan menjauhi akhlak tercela dimanapun dan kapanpun meskipun dalam keadaan sendiri.
b)
B. Menjaga akhlak luhur dan menjauhi akhlak tercela di tengah masyarakat dan sesama manusia.
c)
C. Merasa malu terhadap Allah Swt. ketika ibadah tidak dijalankan secara sungguh-sungguh.
d)
D. Menggunakan pakaian yang mencerminkan syariat Islam bukan menggunakan pakaian yang menampakkan lekuk tubuh.II
e)
E. Menjauhi pergaulan bebas dan zina.