Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Akhir Semester Hukum Perikatan, Pengampu: Dr. M. Fakih,M.S

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa konsekuensi utama jika salah satu unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH) tidak terpenuhi dalam suatu kasus hukum?

a)

Gugatan tetap dapat dilanjutkan di pengadilan

b)

Kasus dianggap sebagai pelanggaran administratif

c)

Tidak dapat digolongkan sebagai Perbuatan Melawan Hukum

d)

Hanya dikenakan sanksi moral tanpa hukuman

e)

Pelaku wajib memberikan kompensasi imateriil

2.

Mengapa penafsiran berdasarkan akal sehat (common sense) penting dalam pelaksanaan perjanjian?

a)

Untuk menjamin hak konsumen

b)

Untuk mencegah konflik yang timbul akibat perbedaan pemahaman

c)

Untuk memastikan klausul tidak melanggar hukum negara

d)

Untuk memberikan keuntungan sepihak kepada kreditur

e)

Untuk mengatur perubahan perjanjian tanpa diskusi

3.

Secara historis, perkembangan doktrin onrechtmatige daad (perbuatan melawan hukum) sebelum tahun 1919 dipengaruhi oleh beberapa putusan penting. Manakah dari kasus berikut yang bukan termasuk putusan yang memengaruhi perkembangan doktrin tersebut?

a)

Singernaaimachine Maatschappij Arrest

b)

Zutphense Waterleiding Arrest

c)

Lindenbaum-Cohen Arrest

d)

Van Gend en Loos Case

e)

semuanya mempengaruhi

4.

Bagaimana teori sebab akibat (Adequate Veroorzaking) membuktikan hubungan kausal dalam kasus PMH?

a)

Dengan menunjukkan bahwa kerugian terjadi secara kebetulan

b)

Dengan membuktikan pelanggaran terhadap norma masyarakat

c)

Dengan memastikan ada hubungan langsung antara tindakan dan kerugian

d)

Dengan mengandalkan pengakuan dari pihak terdakwa

e)

Dengan memprioritaskan kepentingan korban

5.

Apa ciri utama dari standar kontrak yang menyebabkan debitur cenderung menerimanya tanpa negosiasi?

a)

Keuntungan ekonomi yang besar

b)

Klausul yang dirancang untuk melindungi konsumen

c)

Adanya kebutuhan mendesak debitur terhadap kontrak tersebut

d)

Sifat fleksibilitas dalam isi kontrak

e)

Penggunaan bahasa hukum yang sederhana

6.

Mengapa perjanjian tertulis lebih kuat dibandingkan perjanjian lisan?

a)

Karena hanya dapat diubah dengan persetujuan pengadilan

b)

Karena memiliki bukti fisik yang diakui oleh hukum

c)

Karena disahkan oleh notaris secara otomatis

d)

Karena tidak bisa dibatalkan oleh salah satu pihak

e)

Karena melibatkan pihak ketiga dalam pembuatannya

7.

Bagaimana peran pandangan hukum setelah Putusan Hooge Raad 31 Januari 1919 dalam membedakan antara perbuatan positif dan negatif memengaruhi perkembangan hukum perdata modern?

a)

Dengan mengakui hanya perbuatan negatif yang dapat menjadi dasar gugatan hukum

b)

Dengan memperluas konsep kesusilaan untuk mencakup perbuatan positif dan negatif

c)

Dengan membatasi penerapan hukum hanya pada perbuatan yang melanggar kontrak formal

d)

Dengan menolak prinsip kesusilaan sebagai dasar tanggung jawab perdata

e)

Dengan menghapus perbedaan antara perbuatan positif dan negatif dalam gugatan hukum

8.

Apa dampak dari dwang (paksaan) terhadap validitas sebuah perjanjian?

a)

Perjanjian menjadi tidak sah karena adanya tekanan

b)

Perjanjian tetap berlaku dengan sanksi tambahan bagi pelaku paksaan

c)

Perjanjian dapat diubah oleh salah satu pihak secara sepihak

d)

Perjanjian harus diperkuat dengan dokumen tambahan

e)

Perjanjian tetap sah jika disetujui oleh pihak ketiga

9.

Manakah dari tindakan berikut yang termasuk perbuatan negatif dalam konteks perbuatan melawan hukum (PMH)?

a)

Seorang pengemudi tidak memberikan bantuan kepada korban kecelakaan yang dilihatnya di jalan

b)

Seorang penjaga toko membiarkan anak kecil yang terlihat mencuri barang dagangan tanpa bertindak.

c)

Seorang saksi mata tidak melaporkan tindakan pencurian kepada pihak berwajib meskipun berada di lokasi kejadian.

d)

Seorang pemilik apartemen tidak memperbaiki tangga rusak yang akhirnya menyebabkan penghuni terjatuh

e)

Seorang pedagang menjual barang palsu tanpa memberi tahu konsumennya

10.

Mengapa klausula ketentuan umum sering dimasukkan dalam kontrak?

a)

Untuk menentukan lokasi fisik pertemuan para pihak

b)

Untuk menetapkan cara penyelesaian sengketa dan pilihan hukum

c)

Untuk memastikan pihak-pihak tidak dapat membatalkan kontrak

d)

Untuk menambah keuntungan pihak yang lebih kuat

e)

Untuk memudahkan revisi kontrak di masa depan