wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QC Sewing

Total questions: 50

Worksheet time: 28mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari Quality Control dalam proses produksi?

a)

Meningkatkan kuantitas produksi

b)

Mengurangi biaya tenaga kerja

c)

Memastikan produk memenuhi standar kualitas

d)

Mengurangi jumlah mesin yang digunakan

2.

Apa yang dimaksud dengan "defect" dalam inspeksi QC?

a)

Produk sempurna tanpa cacat

b)

Bagian dari produk yang tidak memenuhi standar kualitas

c)

Produk yang sudah selesai diperbaiki

d)

Waktu pengerjaan lebih cepat dari jadwal

3.

Jenis inspeksi apa yang dilakukan setelah semua proses produksi selesai?

a)

In-line inspection

b)

Final inspection

c)

Pre-production inspection

d)

Sampling inspection

4.

Standar kualitas sering menggunakan konsep "AQL". Apa kepanjangan dari AQL?

a)

Average Quality Level

b)

Acceptable Quality Limit

c)

Approved Quality Line

d)

Actual Quality Level

5.

Apa yang dimaksud dengan "inline inspection" dalam QC?

a)

Inspeksi dilakukan saat produk dikirimkan

b)

Inspeksi dilakukan di tengah proses produksi

c)

Inspeksi dilakukan sebelum produksi dimulai

d)

Inspeksi dilakukan setelah produk selesai

6.

Apa yang dimaksud dengan "stitch per inch (SPI)"?

a)

Jumlah benang yang digunakan pada kain

b)

Jumlah jahitan per inci kain

c)

Kecepatan mesin jahit

d)

Ketebalan kain

7.

Benang yang terlepas pada hasil jahitan disebut sebagai?

a)

Puckering

b)

Skip stitch

c)

Loose thread

d)

Needle cut

8.

Apa fungsi utama dari "back stitch"?

a)

Menjaga estetika jahitan

b)

Memberikan kekuatan tambahan pada ujung jahitan

c)

Mempermudah pemotongan kain

d)

Mengurangi konsumsi benang

9.

Kesalahan jahitan yang terlihat bergelombang atau berkerut disebut?

a)

Seam slippage

b)

Puckering

c)

Broken stitch

d)

Uneven seam

10.

Apa penyebab umum dari skip stitch?

a)

Kain terlalu tipis

b)

Kecepatan mesin terlalu rendah

c)

Jarum tumpul atau bengkok

d)

Benang terlalu tebal

11.

Bagaimana cara mengukur kualitas jahitan?

a)

Menggunakan penggaris

b)

Memeriksa kerapian jahitan dan SPI

c)

Membandingkan dengan desain produk

d)

Memastikan bahan kain tahan lama

12.

Cacat berupa jahitan yang tidak lurus disebut?

a)

Uneven stitch

b)

Skip stitch

c)

Broken stitch

d)

Tight stitch

13.

Apa yang harus dilakukan jika ditemukan cacat minor pada produk?

a)

Produk langsung ditolak

b)

Produk diperbaiki sebelum dikirimkan

c)

Produk dilewati tanpa tindakan

d)

Produk digabungkan dengan batch lainnya

14.

Apa perbedaan cacat minor dan cacat mayor?

a)

Cacat minor tidak memengaruhi fungsi, cacat mayor memengaruhi fungsi

b)

Cacat minor harus diperbaiki, cacat mayor tidak perlu diperbaiki

c)

Cacat mayor hanya pada estetika, cacat minor pada struktur

d)

Cacat minor mengurangi biaya produksi, cacat mayor tidak

15.

Inspeksi visual dilakukan untuk memeriksa?

a)

Struktur produk

b)

Kualitas estetika produk

c)

Ketahanan produk

d)

Spesifikasi desain

16.

Apa tujuan utama menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) di tempat kerja?

a)

Menambah kenyamanan pekerja

b)

Melindungi pekerja dari bahaya di tempat kerja

c)

Mempercepat proses produksi

d)

Mengurangi biaya kesehatan

17.

Apa risiko utama dari penggunaan jarum yang tidak sesuai?

4 lines
18.

Apa risiko utama dari penggunaan jarum yang tidak sesuai?

a)

Hasil jahitan lebih cepat selesai

b)

Kain mudah sobek

c)

Potensi cedera pada operator

d)

Menghemat benang

19.

Sebelum memulai inspeksi, apa yang harus diperiksa terlebih dahulu?

a)

Alat inspeksi dalam kondisi baik

b)

Lampu ruangan menyala

c)

Semua pekerja sudah selesai makan siang

d)

Kain dalam kondisi bersih

20.

Bagaimana cara mengurangi risiko luka akibat jarum pada operator QC?

a)

Memakai sarung tangan

b)

Menggunakan jarum lebih kecil

c)

Memastikan mesin jahit rutin dirawat

d)

Semua jawaban benar

21.

Apa yang harus dilakukan jika operator menemukan bahaya di tempat kerja?

a)

Segera melanjutkan pekerjaan

b)

Melaporkan kepada supervisor

c)

Menghentikan proses produksi

d)

Mengabaikan bahaya

22.

Jika ditemukan banyak produk dengan cacat yang sama, apa yang harus dilakukan?

a)

Membetulkan semua produk secara manual

b)

Menghentikan produksi untuk mencari penyebabnya

c)

Mengabaikan produk cacat

d)

Mengirim produk cacat ke pelanggan

23.

Produk memiliki jahitan longgar di beberapa bagian. Apa tindakan yang benar?

a)

Memotong benang yang longgar

b)

Memperbaiki ulang bagian yang longgar

c)

Menambah lem pada jahitan

d)

Mengirimkan produk apa adanya

24.

Jika benang yang digunakan terlalu tipis untuk jenis kain tertentu, apa akibatnya?

a)

Jahitan menjadi lebih tahan lama

b)

Jahitan mudah putus

c)

Produk menjadi lebih menarik

d)

Proses produksi lebih cepat

25.

Apa langkah pertama dalam menyusun laporan inspeksi QC?

a)

Menyusun data cacat produk

b)

Membuat grafik

c)

Melakukan inspeksi ulang

d)

Menyusun daftar nama operator

26.

Jika pelanggan mengeluhkan kualitas produk, apa langkah pertama yang harus diambil oleh QC?

a)

Membuat produk pengganti

b)

Mengidentifikasi penyebab masalah

c)

Memberikan kompensasi kepada pelanggan

d)

Menghentikan produksi

27.

Bagaimana cara memastikan warna kain seragam pada setiap batch?

a)

Menggunakan alat color spectrometer

b)

Membandingkan secara visual di ruangan terang

c)

Mencuci kain terlebih dahulu

d)

Membandingkan kain satu per satu

28.

Kapan inspeksi pre-production dilakukan?

a)

Saat produksi sudah berjalan 50%

b)

Sebelum produksi dimulai

c)

Setelah semua produk selesai

d)

Setelah inspeksi akhir

29.

Jenis cacat apa yang dapat diabaikan selama tidak memengaruhi fungsi utama produk?

a)

Cacat minor

b)

Cacat mayor

c)

Cacat kritis

d)

Semua cacat

30.

Apa yang harus dilakukan jika terjadi needle cut pada kain?

a)

Mengganti jarum dengan yang baru

b)

Memperbaiki kain dengan menjahit ulang

c)

Membiarkan produk tetap diproses

d)

Memotong bagian kain yang rusak

31.

Apa yang menyebabkan seam slippage (kain terlepas dari jahitan)?

a)

Kain terlalu tebal

b)

SPI terlalu rendah

c)

Penggunaan benang yang salah

d)

Semua jawaban benar

32.

Apa yang dimaksud dengan "pattern grading" dalam produksi garmen?

a)

Proses pembuatan pola dalam berbagai ukuran

b)

Penentuan kualitas bahan

c)

Inspeksi visual pada hasil jahitan

d)

Proses menandai area cacat pada kain

33.

Apa yang dimaksud dengan grading dalam produksi garmen?

a)

Proses pembuatan pola dalam berbagai ukuran

b)

Penentuan kualitas bahan

c)

Inspeksi visual pada hasil jahitan

d)

Proses menandai area cacat pada kain

34.

Apa yang dilakukan jika seam allowance terlalu kecil?

a)

Jahitan harus diulang

b)

Mengganti kain dengan yang baru

c)

Menambahkan kain tambahan

d)

Produk tetap dilanjutkan

35.

Bagaimana cara mengidentifikasi cacat pada benang saat inspeksi?

a)

Memeriksa ketahanan tarik benang

b)

Melihat konsistensi warna dan ketebalan benang

c)

Membandingkan dengan standar benang yang digunakan

d)

Semua jawaban benar

36.

Apa fungsi utama dari mesin overlock?

a)

Membuat pola

b)

Merapikan tepi kain dan menjahitnya

c)

Menggabungkan dua lapisan kain

d)

Mempercepat proses pemotongan

37.

Alat yang digunakan untuk mengukur ketebalan kain disebut?

a)

Caliper

b)

Thickness gauge

c)

Tension tester

d)

Seam ripper

38.

Apa kegunaan tension tester pada benang?

a)

Memeriksa kualitas jahitan

b)

Mengukur kekuatan benang

c)

Memastikan jarum tidak patah

d)

Mempercepat proses produksi

39.

Alat yang digunakan untuk mengecek konsistensi warna kain disebut?

a)

Color matching box

b)

Fabric swatch

c)

Light table

d)

Thickness meter

40.

Mengapa penting menggunakan cutting machine dalam produksi?

a)

Menghemat waktu

b)

Memastikan potongan kain seragam

c)

Mengurangi kesalahan manusia

d)

Semua jawaban benar

41.

Apa langkah pertama jika produk tidak memenuhi standar AQL?

a)

Meninjau ulang proses produksi

b)

Mengirimkan produk ke pelanggan

c)

Meningkatkan target produksi

d)

Mengganti operator

42.

Jika benang sering putus, apa yang harus diperiksa?

a)

Tegangan benang di mesin

b)

Ketebalan kain

c)

Kondisi jarum

d)

Semua jawaban benar

43.

Produk dengan jahitan tidak rapi dapat diperbaiki dengan cara?

a)

Memotong benang berlebih dan menjahit ulang

b)

Meningkatkan tekanan pada mesin jahit

c)

Membiarkan produk seperti apa adanya

d)

Mengganti dengan produk baru

44.

Cacat berupa kain yang berlubang karena jarum disebut?

a)

Puckering

b)

Needle hole

c)

Seam slippage

d)

Skipped stitch

45.

Apa yang harus dilakukan jika mesin tidak berfungsi dengan baik?

a)

Memanggil teknisi untuk perbaikan

b)

Melanjutkan produksi dengan mesin lain

c)

Membersihkan mesin secara manual

d)

Mengganti mesin baru

46.

Mengapa penting melakukan pelatihan rutin untuk tim QC?

a)

Untuk meningkatkan keterampilan dan efisiensi

b)

Mengurangi biaya produksi

c)

Memastikan semua produk diproduksi lebih cepat

d)

Mengurangi jumlah pekerja

47.

Apa indikator utama keberhasilan tim QC?

a)

Tingginya jumlah produk yang diperiksa

b)

Rendahnya tingkat pengembalian produk oleh pelanggan

c)

Tingginya produktivitas tim produksi

d)

Semua jawaban benar

48.

Bagaimana cara meningkatkan efektivitas inspeksi kualitas?

a)

Menggunakan teknologi canggih

b)

Mempercepat proses produksi

c)

Mengurangi jumlah tenaga kerja QC

d)

Menggunakan bahan baku yang lebih murah

49.

Apa yang harus dilakukan untuk menghindari kecacatan berulang dalam produksi?

a)

Mengadakan evaluasi rutin terhadap proses produksi

b)

Menggunakan bahan berkualitas tinggi

c)

Memberikan pelatihan kepada operator

d)

Semua jawaban benar

50.

Jika ada perbedaan ukuran pada batch produksi yang sama, apa langkah terbaik?

a)

Memeriksa ulang pola dan mesin jahit

b)

Memperbaiki semua produk yang tidak sesuai

c)

Menghentikan sementara produksi untuk evaluasi

d)
  • Semua jawaban benar