wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Pendugaan Parameter, Uji Hipotesis,Regresi

Total questions: 65

Worksheet time: 48mins

Name
Class
Date
1.

Pendugaan parameter digunakan untuk:

a)

Menyimpulkan karakteristik sampel

b)

Menyimpulkan karakteristik populasi berdasarkan data sampel

c)

Menghitung seluruh data populasi secara langsung

d)

Menghitung jumlah sampel yang diperlukan

2.

Manakah pernyataan berikut yang benar mengenai estimator yang tidak bias?

a)

Nilai rata-rata estimator selalu lebih besar dari parameter populasi.

b)

Nilai rata-rata estimator mendekati parameter populasi ketika ukuran sampel besar.

c)

Nilai rata-rata estimator sama dengan parameter populasi.

d)

Estimator yang tidak bias selalu memiliki varians kecil.

3.

Penduga interval digunakan untuk:

a)

Menentukan nilai pasti parameter populasi

b)

Memberikan rentang nilai yang mungkin untuk parameter populasi

c)

Menghitung rata-rata data sampel

d)

Menguji hipotesis penelitian

4.

Jika nilai rata-rata sampel adalah x=50 dan standar error adalah 5, berikan pendugaan interval dengan tingkat kepercayaan 95% (gunakan Z=1,96).

a)

50±1,96

b)

50±9,8

c)

50±10

d)

50±5

5.

Pendugaan titik adalah:

a)

Suatu nilai tunggal yang digunakan untuk memperkirakan parameter populasi

b)

Rentang nilai yang digunakan untuk memperkirakan parameter populasi

c)

Pengujian hipotesis parameter populasi

d)

Ukuran variabilitas data populasi

6.

Manakah dari berikut ini yang dapat mempengaruhi estimasi parameter dalam pendugaan interval?

a)

Ukuran sampel

b)

Tingkat kepercayaan

c)

Variansi sampel

d)

Semua jawaban benar

7.

Hipotesis nol (H0) dalam pengujian hipotesis menyatakan bahwa:

a)

Ada perbedaan yang signifikan antara parameter populasi dan sampel

b)

Tidak ada perbedaan yang signifikan antara parameter populasi dan sampel

c)

Data populasi tidak diperlukan dalam pengujian

d)

Hipotesis nol selalu ditolak

8.

Manakah bentuk hipotesis alternatif (Ha​) untuk pengujian satu arah rata-rata?

a)

μ=μ0

b)

μ≠μ0

c)

μ>μ0

d)

σ<σ0

9.

Kesalahan tipe I terjadi jika:

a)

Hipotesis nol benar tetapi ditolak

b)

Hipotesis nol salah tetapi diterima

c)

Sampel yang digunakan terlalu kecil

d)

Hipotesis alternatif ditolak meskipun benar

10.

Tingkat signifikansi α adalah:

a)

Probabilitas menerima hipotesis alternatif

b)

Probabilitas menolak hipotesis nol yang benar

c)

Probabilitas menerima hipotesis nol yang salah

d)

Interval kepercayaan dari sampel

11.

Jika x=50, μ0=48, σ=4 , dan n=16, maka nilai Z adalah:

a)

1.00

b)

2.00

c)

0.50

d)

3.00

12.

Pengujian hipotesis satu arah digunakan jika:

a)

Ingin mengetahui perbedaan signifikan tanpa arah tertentu

b)

Ingin mengetahui apakah satu parameter lebih besar atau lebih kecil dari parameter lain

c)

Sampel kecil

d)

Varians tidak diketahui

13.

Manakah kondisi yang membutuhkan t-statistik dalam pengujian hipotesis?

a)

Ukuran sampel besar dan variansi populasi diketahui

b)

Ukuran sampel kecil dan variansi populasi tidak diketahui

c)

Ukuran sampel besar dan variansi populasi tidak diketahui

d)

Ukuran sampel kecil dan variansi populasi diketahui

14.

Jika proporsi sampel adalah p=0,6 dan ukuran sampel adalah n=100, standar error (SE) adalah:

a)

0,049

b)

0,06

c)

0,024

d)

0,040

15.

Hipotesis alternatif dalam uji dua arah ditulis sebagai:

a)

Ha:μ≠μ0

b)

Ha:μ>μ0

c)

Ha:μ<μ0

d)

Ha:σ2≠σ0

16.

Jika p0=0,5, p==0,55, dan n=200, maka z-statistik adalah:

a)

1.00

b)

1.41

c)

2.00

d)

1.96

17.

Kesalahan tipe II terjadi jika:

a)

Hipotesis nol ditolak meskipun benar

b)

Hipotesis nol diterima meski

c)

Sampel memiliki distribusi normal

d)

Sampel tidak acak

18.

Jika p0=0,5, p (topi)=0,55, dan n=200, maka z-statistik adalah:

a)

1.00

b)

1.41

c)

2.00

d)

1.96

19.

Kesalahan tipe II terjadi jika:

a)

Hipotesis nol ditolak meskipun benar

b)

Hipotesis nol diterima meskipun salah

c)

Sampel memiliki distribusi normal

d)

Sampel tidak acak

20.

Tingkat kepercayaan 95% berarti:

a)

Probabilitas menolak H0 adalah 0,05

b)

Probabilitas H0 benar adalah 0,95

c)

95% data berada dalam interval kepercayaan

d)

Sampel pasti mewakili populasi

21.

Nilai kritis z untuk tingkat kepercayaan 95% dalam uji dua arah adalah:

a)

1.28

b)

1.96

c)

2.33

d)

2.58

22.

Untuk proporsi sampel besar, distribusi pengujian mendekati:

a)

Distribusi normal

b)

Distribusi t

c)

Distribusi chi-square

d)

Distribusi F

23.

Hipotesis nol ditolak jika:

a)

p-value > α

b)

p-value < α

c)

Nilai statistik uji sama dengan nilai kritis

d)

Sampel memiliki varians tinggi

24.

Distribusi t digunakan jika:

a)

Populasi memiliki distribusi normal

b)

Sampel besar

c)

Variansi populasi diketahui

d)

Ukuran sampel kecil dan variansi tidak diketahui

25.

Koefisien regresi β1 dalam model regresi sederhana Y=β0+β1X menunjukkan:

a)

Hubungan kausal antara X dan Y

b)

Perubahan rata-rata Y untuk setiap satu unit perubahan X, dengan asumsi variabel lain konstan

c)

Nilai Y ketika X=0

d)

Jumlah variansi dalam Y yang dijelaskan oleh X

26.

Manakah asumsi berikut yang bukan merupakan asumsi regresi linear sederhana?

a)

Hubungan antara X dan Y adalah linear

b)

Residual memiliki varians yang konstan (homoskedastisitas)

c)

Variabel X dan Y berdistribusi normal

d)

Residual tidak berkorelasi satu sama lain

27.

Uji statistik F dalam regresi linear digunakan untuk:

a)

Menguji apakah hubungan antara X dan Y signifikan secara keseluruhan

b)

Mengestimasi koefisien β0 dan β1

c)

Menilai apakah ϵ berdistribusi normal

d)

Menguji multikolinearitas

28.

Jika R2=0,64, maka:

a)

64% variansi Y dapat dijelaskan oleh X

b)

64% variansi X dapat dijelaskan oleh Y

c)

Hubungan antara X dan Y lemah

d)

Residual berkorelasi tinggi

29.

Jika model regresi adalah Y=2+3X, maka prediksi Y ketika X=4 adalah:

a)

14

b)

12

c)

10

d)

8

30.

Salah satu cara untuk memeriksa validitas model regresi adalah dengan:

a)

Menghitung residual dan memplotnya terhadap nilai prediksi

b)

Menghitung koefisien determinasi (R2)

c)

Melakukan uji F

d)

Semua jawaban benar

31.

Jika hubungan antara X dan Y tidak linear, maka:

a)

Model regresi tetap dapat digunakan

b)

Residual akan terdistribusi normal

c)

Model mungkin memberikan prediksi yang tidak akurat

d)

R2 akan selalu meningkat

32.

Intersep (β0) dalam regresi linear menunjukkan:

a)

Nilai Y ketika X=0

b)

Tingkat hubungan antara X dan Y

c)

Kemiringan garis regresi

d)

Variansi residual

33.

Jika r=−0,8, maka:

a)

Hubungan antara X dan Y negatif dan kuat

b)

Koefisien β1 akan positif

c)

Tidak ada hubungan antara X dan Y

d)

Hubungan antara X dan Y positif dan lemah

34.

Distribusi residual dalam regresi linear sebaiknya:

a)

Normal

b)

Positif

c)

Negatif

d)

Tidak berdistribusi

35.

Ukuran sampel yang terlalu kecil dapat menyebabkan:

a)

Variabilitas tinggi dalam koefisien regresi

b)

Nilai R2 lebih besar

c)

Homoskedastisitas meningkat

d)

Semua asumsi regresi terpenuhi

36.

Regresi linear sederhana berbeda dari regresi linear berganda karena:

a)

Hanya ada satu variabel independen dalam regresi sederhana

b)

Tidak ada outlier dalam regresi sederhana

c)

R

d)
37.

Regresi linear sederhana berbeda dari regresi linear berganda karena:

a)

Hanya ada satu variabel independen dalam regresi sederhana

b)

Tidak ada outlier dalam regresi sederhana

c)

Residual lebih kecil dalam regresi sederhana

d)

Variabel dependen tidak digunakan dalam regresi sederhana

38.

Korelasi adalah:

a)

Hubungan sebab-akibat antara dua variabel

b)

Hubungan linear antara dua variabel

c)

Perbandingan antara dua variabel independen

d)

Variabel yang selalu menghasilkan hubungan signifikan

39.

Jika nilai koefisien korelasi r=0,85, maka hubungan antara dua variabel adalah:

a)

Lemah dan negatif

b)

Kuat dan positif

c)

Lemah dan positif

d)

Kuat dan negatif

40.

Nilai koefisien korelasi Pearson (r) berada dalam rentang:

a)

0 sampai 1

b)

-1 sampai 1

c)

-∞ sampai ∞

d)

0 sampai ∞

41.

Apakah korelasi Pearson dapat digunakan untuk hubungan non-linear?

a)

Ya, selalu

b)

Tidak, karena Pearson hanya untuk hubungan linear

c)

Ya, tetapi hanya jika variabel diubah

d)

Tidak, kecuali dengan uji tambahan

42.

Jika koefisien korelasi r=0, maka:

a)

Tidak ada hubungan antara dua variabel

b)

Tidak ada hubungan linear antara dua variabel

c)

Variabel independen memengaruhi variabel dependen

d)

Variabel tidak berdistribusi normal

43.

Korelasi positif antara dua variabel menunjukkan bahwa:

a)

Salah satu variabel menyebabkan variabel lainnya meningkat

b)

Kedua variabel memiliki hubungan sebab-akibat

c)

Kedua variabel meningkat bersamaan

d)

Variabel dependen selalu signifikan

44.

Jika r=0,6, maka nilai r2 adalah:

a)

0,36

b)

0,6

c)

0,8

d)

0,76

45.

Koefisien determinasi (r2) menunjukkan:

a)

Arah hubungan antara dua variabel

b)

Persentase variansi dalam variabel dependen yang dijelaskan oleh variabel independen

c)

Kekuatan hubungan non-linear

d)

Jumlah error dalam model

46.

Jika r=−0,7, maka hubungan antara dua variabel adalah:

a)

Positif kuat

b)

Negatif kuat

c)

Positif lemah

d)

Tidak ada hubungan

47.

Jika r=1, maka:

a)

Hubungan antara variabel adalah sempurna dan positif

b)

Hubungan antara variabel adalah sempurna dan negatif

c)

Tidak ada hubungan antara variabel

d)

Data tidak linier

48.

Manakah pernyataan yang benar tentang korelasi?

a)

Korelasi yang tinggi menunjukkan hubungan sebab-akibat

b)

Korelasi tidak dapat digunakan untuk memprediksi variabel

c)

Korelasi tidak membuktikan hubungan sebab-akibat

d)

Korelasi tidak relevan dalam analisis statistik

49.

Uji hipotesis pada korelasi digunakan untuk:

a)

Menentukan arah hubungan

b)

Menguji apakah hubungan antara variabel signifikan

c)

Memastikan hubungan sebab-akibat

d)

Memastikan normalitas distribusi

50.

Perbedaan utama antara korelasi dan regresi adalah:

a)

Korelasi mengukur kekuatan hubungan, sedangkan regresi memprediksi variabel

b)

Korelasi hanya digunakan untuk data ordinal

c)

Regresi mengukur hubungan non-linear, sedangkan korelasi hanya linear

d)

Korelasi membutuhkan variabel independen dan dependen

51.

Apakah yang dimaksud dengan variabel dependen dalam analisis regresi?

a)

Variabel yang diprediksi atau dijelaskan

b)

Variabel yang mempengaruhi variabel lain

c)

Variabel yang tidak berpengaruh pada model

d)

Variabel yang selalu konstan

52.

Manakah dari berikut ini yang merupakan asumsi dasar dalam analisis regresi linear?

a)

Variabel independen tidak berkorelasi

b)

Residual terdistribusi normal

c)

Ukuran sampel harus lebih dari 100

d)

Hubungan antara variabel independen dan dependen adalah non-linear

53.

Jika p-value dari uji hipotesis adalah 0,03, maka keputusan yang tepat adalah:

a)

Menerima hipotesis nol pada tingkat signifikansi 0,01

b)

Menolak hipotesis nol pada tingkat signifikansi 0,05

c)

Menolak hipotesis alternatif

d)

Tidak ada cukup bukti untuk menolak hipotesis nol

54.

Apakah yang dimaksud dengan variabel independen dalam analisis regresi?

a)

Variabel yang selalu konstan

b)

Variabel yang tidak berpengaruh pada model

c)

Variabel yang mempengaruhi variabel lain

d)

Variabel yang diprediksi atau dijelaskan

55.

Jika nilai R2=0,85, maka:

a)

85% variansi Y dapat dijelaskan oleh X

b)

85% variansi X dapat dijelaskan oleh Y

c)

Hubungan antara X dan Y sangat lemah

d)

Residual tidak berkorelasi

56.

Manakah dari berikut ini yang merupakan metode untuk menguji asumsi regresi linear?

a)

Uji hipotesis dua arah

b)

Uji normalitas residual

c)

Uji t untuk dua sampel

d)

Analisis varians

57.

Dalam analisis regresi, multikolinearitas dapat menyebabkan:

a)

Koefisien regresi menjadi tidak stabil

b)

Model menjadi lebih akurat

c)

Hubungan antara variabel menjadi lebih jelas

d)

Data menjadi lebih normal

58.

Uji t digunakan untuk:

a)

Menguji perbedaan antara dua rata-rata

b)

Menguji variansi populasi

c)

Menguji hubungan antara dua variabel

d)

Menguji distribusi normal

59.

Apakah yang dimaksud dengan variabel dependen dalam analisis regresi?

a)

Variabel yang diprediksi oleh variabel independen

b)

Variabel yang mempengaruhi variabel lain

c)

Variabel yang tidak berpengaruh dalam model

d)

Variabel yang selalu konstan

60.

Pendugaan rata-rata dua populasi digunakan untuk:

a)

Menentukan hubungan antara dua variabel

b)

Membandingkan dua rata-rata populasi berdasarkan data sampel

c)

Menghitung proporsi data dalam dua populasi

d)

Menguji distribusi normal data

61.

Manakah simbol yang digunakan untuk menyatakan rata-rata sampel pertama dan kedua?

a)

μ1​ dan μ2

b)

​ X bar 1 dan x bar 2

c)

s1​ dan s2

d)

p1​ dan p2

62.

Uji Z digunakan dalam pendugaan rata-rata dua populasi jika:

a)

Ukuran sampel kecil

b)

Variansi populasi tidak diketahui

c)

Variansi populasi diketahui dan ukuran sampel besar

d)

Populasi tidak terdistribusi normal

63.

Uji t digunakan dalam pendugaan rata-rata dua populasi jika:

a)

Ukuran sampel besar dan distribusi normal

b)

Variansi populasi diketahui

c)

Variansi populasi tidak diketahui dan sampel kecil

d)

Sampel diambil secara sistematis

64.

Interval kepercayaan 95% untuk rata-rata dua populasi menunjukkan:

a)

95% data berada dalam interval tersebut

b)

Ada 95% kemungkinan interval mencakup selisih rata-rata populasi

c)

Selisih rata-rata sampel adalah 95%

d)

Rata-rata sampel selalu berada di interval

65.

Untuk sampel besar (n>30n ), pendugaan rata-rata dua populasi cenderung menggunakan:

a)

Distribusi t

b)

Distribusi normal

c)

Distribusi Chi-Square

d)

Distribusi F