wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Kompetensi Teknis_Penata Layanan Operasional

Total questions: 90

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.
Ketika menyusun perencanaan layanan operasional, penting untuk mempertimbangkan customer feedback karena...
a)
A. Dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan berdasarkan masukan pelanggan
b)
B. Menghindari inovasi yang dapat mengganggu layanan yang sudah ada
c)
C. Meningkatkan jumlah komplain tanpa tindak lanjut
d)
D. Mengurangi tingkat layanan untuk menurunkan ekspektasi pelanggan
e)
E. Menetapkan target yang tidak realistis agar terlihat lebih ambisius
2.
Bagaimana teknologi dapat meningkatkan transparansi dalam layanan operasional publik...
a)
A. Dengan menyembunyikan informasi layanan yang sensitif dari pengguna
b)
B. Dengan membuat sistem pelaporan otomatis yang dapat diakses publik
c)
C. Dengan membatasi akses informasi hanya kepada pegawai senior
d)
D. Dengan meningkatkan kerahasiaan semua data tanpa terkecuali
e)
E. Dengan mengurangi dokumentasi digital agar lebih cepat dalam pelaksanaan layanan
3.
Tujuan dari corrective action dalam pengendalian kinerja operasional adalah...
a)
A. Menghilangkan seluruh evaluasi kinerja
b)
B. Meningkatkan target kinerja tanpa alasan yang jelas
c)
C. Mengurangi frekuensi pemantauan agar lebih efisien
d)
D. Memperbaiki kesalahan atau penyimpangan dalam proses operasional
e)
E. Mengabaikan hasil evaluasi untuk mempercepat proses
4.
Kaizen adalah pendekatan dalam manajemen operasional yang menekankan...
a)
A. Perubahan besar-besaran dalam jangka pendek
b)
B. Perbaikan terus-menerus secara bertahap
c)
C. Mengurangi kualitas produk untuk meningkatkan keuntungan
d)
D. Memfokuskan seluruh sumber daya pada satu bagian produksi
e)
E. Menunda pengambilan keputusan untuk meminimalkan risiko
5.
Dalam komponen informasi dan komunikasi di SPIP, tujuan utama dari penyediaan informasi yang relevan adalah...
a)
A. Memastikan bahwa informasi yang diterima selalu terkini
b)
B. Memberikan akses penuh kepada seluruh pegawai terhadap semua informasi
c)
C. Mengurangi beban administrasi di setiap bagian
d)
D. Menghilangkan kebutuhan untuk melakukan evaluasi kinerja
e)
E. Mendukung pengambilan keputusan yang tepat dengan data yang valid
6.
Penata Layanan Operasional ingin memanfaatkan teknologi mobile app untuk memperluas akses layanan. Apa yang harus diperhatikan dalam pengembangan aplikasi mobile untuk layanan publik...
a)
A. Aplikasi hanya perlu tersedia di satu platform
b)
B. Aplikasi tidak memerlukan pemeliharaan setelah diluncurkan
c)
C. Aplikasi tidak perlu memperhatikan aspek keamanan data pengguna
d)
D. Aplikasi harus mudah diakses oleh berbagai jenis pengguna dengan kebutuhan berbeda
e)
E. Aplikasi mobile lebih sulit digunakan dibandingkan layanan tatap muka
7.
Dalam manajemen operasional, Total Quality Management (TQM) bertujuan untuk...
a)
A. Menyederhanakan proses produksi tanpa memperhatikan kualitas
b)
B. Meningkatkan kualitas produk dan layanan melalui perbaikan terus-menerus
c)
C. Memonopoli pasar dengan menekan harga
d)
D. Mengurangi pengawasan internal untuk menghemat biaya
e)
E. Mengurangi jumlah produk yang diproduksi
8.
Perencanakan layanan operasional ada yang disebut continuous improvement penting untuk...
a)
A. Meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan
b)
B. Menghindari perubahan yang dapat mengganggu alur kerja
c)
C. Mengurangi evaluasi layanan setelah implementasi
d)
D. Menghindari pelatihan pegawai untuk menghemat biaya
e)
E. Menghilangkan teknologi dari proses layanan
9.
Penata Layanan Operasional memanfaatkan teknologi big data untuk meningkatkan pelayanan publik. Apa tantangan utama dalam analisis big data...
a)
A. Data terlalu sedikit untuk dianalisis
b)
B. Data tidak perlu diverifikasi sebelum dianalisis
c)
C. Data yang terlalu banyak dapat menjadi tantangan dalam pemrosesan dan analisis yang efektif
d)
D. Big data tidak relevan dalam konteks layanan publik
e)
E. Semua data yang dikumpulkan dari layanan publik selalu akurat
10.
Dalam pengelolaan sumber daya, budgeting memainkan peran penting karena...
a)
A. Dapat digunakan untuk mengurangi anggaran tanpa memperhatikan kebutuhan
b)
B. Memastikan penggunaan sumber daya keuangan sesuai dengan tujuan dan prioritas
c)
C. Menghindari pengeluaran untuk investasi jangka panjang
d)
D. Menambah pengeluaran tanpa perencanaan yang jelas
e)
E. Menghapus dana untuk pelatihan pegawai
11.
Dalam komponen evaluasi risiko di SPIP, salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi risiko potensial adalah...
a)
A. Membuat laporan tahunan tanpa evaluasi
b)
B. Melakukan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats)
c)
C. Mengurangi pengawasan terhadap departemen yang berisiko rendah
d)
D. Menghindari pelatihan terkait manajemen risiko
e)
E. Menghapus SOP (Standar Operasional Prosedur) yang kompleks
12.
Ketika terjadi masalah kualitas dalam sebuah produk, bagaimana Root Cause Analysis (RCA) dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan mutu jangka panjang.
a)
A. Dengan mencari individu yang bertanggung jawab atas kesalahan dan memberikan sanksi
b)
B. Dengan meningkatkan volume produksi meskipun ada kesalahan kecil yang terdeteksi.
c)
C. Dengan menunda analisis hingga seluruh produksi selesai.
d)
D. Dengan mengurangi pengawasan terhadap proses karena dianggap sudah cukup efisien.
e)
E. Dengan mengidentifikasi akar penyebab masalah dan memberikan solusi untuk mencegahnya terulang
13.
Sebuah perusahaan manufaktur global sedang mengintegrasikan sistem operasional baru untuk menghubungkan seluruh pabrik mereka di berbagai negara. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah perbedaan dalam standard operating procedures (SOP) antar negara yang dapat mempengaruhi efisiensi dan kualitas produksi. Untuk menyelesaikan masalah ini, tim manajemen harus...
a)
A. Menstandarkan SOP di seluruh pabrik, dengan mempertimbangkan perbedaan budaya dan regulasi lokal
b)
B. Mengabaikan perbedaan SOP dan fokus pada target produksi
c)
C. Mengurangi jumlah prosedur yang diterapkan di negara-negara tertentu untuk menyederhanakan proses
d)
D. Menunda implementasi sistem operasional hingga semua pabrik sepakat pada SOP yang sama
e)
E. Membiarkan setiap pabrik menerapkan SOP yang berbeda tanpa ada pengawasan
14.
Penata Layanan Operasional mengimplementasikan chatbot untuk pelayanan publik. Apa yang harus diperhatikan agar chatbot dapat berfungsi optimal...
a)
A. Chatbot hanya perlu digunakan pada jam kerja layanan publik
b)
B. Chatbot harus dilatih menggunakan data dan skenario yang sesuai dengan kebutuhan layanan
c)
C. Chatbot tidak perlu dihubungkan dengan sistem manajemen layanan yang lebih besar
d)
D. Chatbot tidak perlu diperbarui secara berkala
e)
E. Chatbot tidak perlu memberikan opsi untuk berbicara dengan petugas manusia
15.
Seorang pelanggan mengajukan keluhan tentang keterlambatan pengiriman yang berulang. Apa yang harus dilakukan manajemen untuk mencegah terulangnya masalah ini di masa depan...
a)
A. Memberikan kompensasi setiap kali terjadi keterlambatan.
b)
B. Meminta maaf kepada pelanggan dan mengabaikan masalah karena hanya terjadi sesekali.
c)
C. Menginvestigasi proses logistik dan melakukan perbaikan di setiap tahapan yang bermasalah.
d)
D. Mengurangi staf pengiriman untuk menekan biaya operasional.
e)
E. Meningkatkan harga produk untuk menutupi kerugian akibat keterlambatan.
16.
Penggunaan diagram alir (flowchart) dalam sistem operasional bertujuan untuk…
a)
A. Menciptakan struktur organisasi yang kompleks
b)
B. Memperjelas urutan proses dan langkah-langkah yang harus diikuti
c)
C. Mengurangi transparansi dalam proses operasional
d)
D. Menambah langkah-langkah tidak perlu dalam prosedur
e)
E. Membingungkan karyawan dengan diagram yang sulit dipahami
17.
Alat yang dapat digunakan untuk pemantauan kinerja operasional adalah...
a)
A. Key Performance Indicators (KPI)
b)
B. Penambahan jumlah pegawai tanpa evaluasi
c)
C. Pengurangan target kinerja agar mudah dicapai
d)
D. Meningkatkan persediaan tanpa justifikasi
e)
E. Mengurangi penggunaan teknologi untuk menghemat biaya
18.
Salah satu pendekatan terbaik dalam mitigasi risiko operasional adalah risk diversification. Hal ini dapat dilakukan dengan...
a)
A. Mengkonsentrasikan seluruh sumber daya pada satu proyek
b)
B. Menurunkan jumlah pegawai untuk mengurangi biaya operasional
c)
C. Menyebar sumber daya dan tanggung jawab pada berbagai proyek atau unit kerja D. Menghindari investasi baru untuk menjaga stabilitas
d)
E. Mengurangi kualitas layanan untuk menurunkan ekspektasi pelanggan
19.
Dalam pengelolaan sumber daya alam, pendekatan berkelanjutan sangat penting. Prinsip utama dari pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan adalah…
a)
A. Mengutamakan hasil ekonomi dalam jangka pendek
b)
B. Mengutamakan keuntungan bagi pemegang saham
c)
C. Menggunakan teknologi untuk memaksimalkan produksi
d)
D. Menghindari eksploitasi yang berlebihan terhadap sumber daya alam
e)
E. Mengabaikan dampak lingkungan dalam jangka panjang
20.
Dalam mengelola sumber daya keuangan, rasio likuiditas digunakan untuk…
a)
A. Menilai kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan
b)
B. Mengukur seberapa cepat aset bisa diubah menjadi uang tunai
c)
C. Memantau pertumbuhan aset dalam jangka panjang
d)
D. Mengidentifikasi biaya operasional yang bisa dipangkas
e)
E. Membandingkan total aset dengan total utang perusahaan
21.
Salah satu aspek penting dalam Capacity Planning adalah...
a)
A. Menyusun target produksi tanpa mempertimbangkan permintaan pasar
b)
B. Menyesuaikan kapasitas produksi dengan permintaan agar tidak terjadi overproduction
c)
C. Meningkatkan kapasitas produksi meskipun tidak ada permintaan
d)
D. Menambah jumlah tenaga kerja secara terus-menerus
e)
E. Mengurangi kapasitas produksi tanpa evaluasi
22.
Dalam proses pengelolaan risiko operasional, early warning system (EWS) berperan untuk...
a)
A. Menentukan solusi setelah risiko terjadi
b)
B. Mengidentifikasi dan memberi peringatan dini terhadap potensi risiko sebelum risiko tersebut mempengaruhi operasional
c)
C. Menurunkan target kinerja agar lebih mudah dicapai
d)
D. Mengurangi penggunaan teknologi untuk menghemat biaya
e)
E. Menunda pengambilan keputusan untuk menghindari risiko
23.
Dalam suatu organisasi, sebuah sistem manajemen kinerja telah diterapkan untuk mengukur kinerja operasional. Meskipun KPI sudah ditetapkan dengan jelas, hasil kinerja beberapa departemen masih belum sesuai target. Salah satu departemen melaporkan bahwa kesulitan mereka terletak pada proses operasional yang tidak efisien. Dalam kondisi ini, langkah pertama yang harus diambil manajemen adalah...
a)
A. Menambahkan lebih banyak KPI agar hasil kinerja lebih terukur
b)
B. Mengabaikan kesulitan tersebut karena target utama organisasi sudah tercapai
c)
C. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses operasional dan mencari peluang untuk perbaikan
d)
D. Mengurangi target kinerja agar lebih mudah dicapai oleh departemen tersebut
e)
E. Memberikan lebih banyak pelatihan tanpa mengubah proses operasional
24.
Salah satu keuntungan dari perencanaan layanan operasional yang baik adalah...
a)
A. Mengurangi kualitas layanan agar dapat melayani lebih banyak pelanggan
b)
B. Menambah jumlah prosedur untuk meningkatkan kontrol
c)
C. Mengurangi risiko kegagalan operasional melalui identifikasi masalah dini
d)
D. Menghilangkan kebutuhan untuk memperbarui teknologi
e)
E. Menghindari perubahan layanan meskipun permintaan meningkat
25.
Sebuah instansi pemerintah menghadapi risiko reputasi akibat penyebaran informasi yang tidak akurat. Untuk mengelola risiko ini, salah satu strategi yang paling efektif adalah...
a)
A. Mengabaikan informasi tersebut karena tidak berdampak langsung pada operasional
b)
B. Menyusun protokol komunikasi yang transparan dan cepat untuk merespons isu
c)
C. Mengurangi jumlah layanan agar tidak terlalu terekspos publik
d)
D. Menambah anggaran untuk kampanye media sosial tanpa menyelesaikan isu
e)
E. Menghindari interaksi dengan media untuk menjaga stabilitas
26.
Seorang manajer operasional melakukan monitoring pada jalannya produksi dan menemukan adanya ketidaksesuaian antara hasil produksi dengan standar kualitas yang ditetapkan. Tindakan yang tepat dilakukan selanjutnya adalah...
a)
A. Mengganti sumber daya manusia yang kurang produktif
b)
B. Melakukan pengendalian untuk memperbaiki kualitas
c)
C. Mempercepat produksi agar mencapai target
d)
D. Mengurangi bahan baku untuk menekan biaya
e)
E. Membuat rencana baru yang lebih ambisius
27.
Salah satu risiko terbesar dalam operasional layanan publik adalah...
a)
A. Keterlambatan dalam pembayaran gaji pegawai
b)
B. Kegagalan dalam menjaga kualitas layanan sesuai standar yang ditetapkan
c)
C. Penurunan jumlah pelanggan yang menggunakan layanan
d)
D. Meningkatnya biaya operasional tanpa adanya peningkatan pendapatan
e)
E. Ketidakhadiran pegawai selama hari kerja
28.
Saat perencanaan operasional tidak berjalan sesuai rencana dan terdapat keterlambatan yang signifikan, tindakan terbaik yang harus dilakukan manajer adalah...
a)
A. Meningkatkan beban kerja karyawan
b)
B. Menunda proyek sampai situasi membaik
c)
C. Meningkatkan anggaran untuk mempercepat penyelesaian
d)
D. Mengurangi standar kualitas
e)
E. Mengidentifikasi hambatan utama dan mencari solusi
29.
Seorang analis menemukan bahwa salah satu mesin di pabrik sering mengalami downtime yang tidak terduga. Apa langkah terbaik yang harus dilakukan untuk meminimalkan masalah ini di masa depan?
a)
A. Mengganti mesin dengan yang baru
b)
B. Menambah tenaga kerja untuk mengoperasikan mesin
c)
C. Melakukan analisis perawatan preventif dan menyesuaikan jadwal pemeliharaan
d)
D. Mengabaikan masalah downtime karena tidak mempengaruhi kualitas
e)
E. Menghentikan produksi sementara sampai mesin diperbaiki
30.
Salah satu langkah penting dalam perencanaan layanan operasional adalah...
a)
A. Mengidentifikasi risiko yang dapat menghambat penyampaian layanan
b)
B. Menghindari evaluasi setelah layanan diberikan
c)
C. Meningkatkan biaya layanan tanpa justifikasi
d)
D. Mengurangi fokus pada kebutuhan pelanggan
e)
E. Menambah prosedur administrasi yang tidak relevan
31.
Sebuah tim operasional menemukan bahwa kualitas produk menurun setelah implementasi teknologi baru. Langkah terbaik yang harus diambil adalah…
a)
A. Melakukan evaluasi ulang proses implementasi teknologi
b)
B. Menghentikan penggunaan teknologi baru
c)
C. Mengabaikan penurunan kualitas dan fokus pada kuantitas
d)
D. Meningkatkan penggunaan teknologi tanpa perubahan
e)
E. Mengganti semua mesin yang terkait
32.
Tujuan utama dari diterapkannya Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik adalah untuk...
a)
A. Mengurangi pengeluaran pemerintah
b)
B. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan
c)
C. Menurunkan beban birokrasi pada sektor swasta
d)
D. Meningkatkan jumlah lembaga pelayanan publik
e)
E. Mempermudah proses perizinan tanpa kontrol
33.
Dalam proses manajemen operasional, metode Just-In-Time (JIT) digunakan untuk...
a)
A. Mengurangi stok barang secara signifikan
b)
B. Memastikan adanya kelebihan persediaan
c)
C. Meningkatkan waktu tunggu produksi
d)
D. Menurunkan efisiensi tenaga kerja
e)
E. Menjaga cadangan persediaan yang besar untuk antisipasi
34.
Sebuah bank mengalami peningkatan risiko keamanan siber akibat adanya perubahan regulasi baru terkait perlindungan data pribadi. Dalam rangka mematuhi regulasi ini dan mengurangi risiko, bank memutuskan untuk melakukan penilaian risiko secara menyeluruh. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam proses penilaian ini adalah...
a)
A. Mengidentifikasi semua titik kerentanan dalam sistem teknologi informasi yang dapat dieksploitasi oleh peretas
b)
B. Mengabaikan risiko kecil yang tidak berdampak langsung pada operasional
c)
C. Mengurangi jumlah transaksi digital untuk menghindari potensi serangan
d)
D. Mengalihkan layanan kepada pihak ketiga tanpa mempertimbangkan faktor risiko
e)
E. Menunggu serangan siber terjadi sebelum mengambil tindakan
35.
Penata Layanan Operasional menggunakan dashboard digital untuk memantau kinerja operasional. Apa keuntungan utama dari penggunaan dashboard dalam pengelolaan layanan publik...
a)
A. Mengurangi kebutuhan untuk mengumpulkan data secara manual
b)
B. Menyederhanakan proses komunikasi antar tim dengan mengurangi diskusi langsung
c)
C. Menghilangkan kebutuhan untuk evaluasi rutin layanan
d)
D. Mengurangi tingkat transparansi layanan kepada masyarakat
e)
E. Membatasi akses data hanya pada manajer senior
36.
Dalam situasi krisis, sebuah perusahaan harus mengambil keputusan cepat yang membutuhkan kerja sama antar divisi. Pendekatan terbaik yang harus diambil manajemen untuk memastikan keputusan yang diambil tetap efektif meskipun waktu terbatas adalah…
a)
A. Memusatkan pengambilan keputusan hanya pada satu divisi untuk menghindari keterlambatan.
b)
B. Mengurangi jumlah divisi yang terlibat untuk mempercepat proses
c)
C. Meningkatkan komunikasi lintas divisi dengan mempercepat pengambilan keputusan kolektif melalui struktur tim ad-hoc..
d)
D. Menyerahkan seluruh pengambilan keputusan kepada divisi keuangan untuk memastikan stabilitas.
e)
E. Menunda pengambilan keputusan hingga semua divisi siap.
37.
Seorang manajer sedang memantau pelaksanaan rencana operasional yang sudah disusun. Apa langkah yang harus dilakukan jika ditemukan bahwa hasil yang dicapai tidak sesuai dengan target awal?
a)
A. Mengubah target agar sesuai dengan hasil
b)
B. Menghentikan sementara operasi untuk evaluasi
c)
C. Menambah jam kerja untuk mengejar target
d)
D. Melakukan analisis dan penyesuaian terhadap faktor yang menghambat
e)
E. Mengurangi biaya operasional
38.
Untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya energi di kantor, manajer operasional dapat menerapkan langkah berikut…
a)
A. Mengganti semua perangkat elektronik dengan model terbaru
b)
B. Menyediakan pelatihan energi untuk karyawan secara berkala
c)
C. Mengurangi jam kerja untuk menghemat energi listrik
d)
D. Menyusun kebijakan yang mengharuskan penggunaan energi terbarukan
e)
E. Memasang sensor otomatis untuk lampu dan pendingin ruangan
39.
variance analysis dalam pengendalian kinerja operasional digunakan untuk...
a)
A. Mengurangi frekuensi evaluasi kinerja
b)
B. Meningkatkan jumlah prosedur tanpa alasan yang jelas
c)
C. Menentukan penyebab perbedaan antara hasil aktual dan target
d)
D. Menghindari pengendalian kinerja agar lebih fleksibel
e)
E. Menurunkan target agar lebih mudah dicapai
40.
Salah satu kunci keberhasilan dalam pengelolaan sumber daya manusia adalah motivasi karyawan. Menurut teori motivasi Herzberg, faktor yang dapat meningkatkan motivasi kerja secara signifikan adalah…
a)
A. Gaji dan tunjangan yang kompetitif
b)
B. Lingkungan kerja yang bersih dan aman
c)
C. Pemberian tanggung jawab lebih kepada karyawan
d)
D. Kebijakan cuti yang fleksibel
e)
E. Kepemimpinan yang tegas
41.
Di dalam manajemen proyek, salah satu langkah penting dalam mengelola sumber daya adalah analisis kebutuhan. Analisis kebutuhan sumber daya bertujuan untuk…
a)
A. Menentukan prioritas alokasi anggaran
b)
B. Memastikan bahwa proyek sesuai dengan jadwal
c)
C. Mengidentifikasi jumlah dan jenis sumber daya yang diperlukan
d)
D. Mengurangi risiko keterlambatan proyek
e)
E. Menentukan vendor yang akan digunakan dalam proyek
42.
Penata Layanan Operasional harus mampu mengidentifikasi risiko dalam operasional sehari-hari. Apa langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengidentifikasi risiko secara efektif dalam layanan publik...
a)
A. Menunggu hingga terjadi insiden sebelum mengidentifikasi risiko
b)
B. Mengabaikan risiko kecil karena dianggap tidak signifikan
c)
C. Melibatkan seluruh pegawai dalam proses identifikasi risiko
d)
D. Membatasi identifikasi risiko hanya pada aspek keuangan
e)
E. Fokus hanya pada risiko eksternal tanpa memperhatikan faktor internal
43.
Ketika terjadi konflik dalam tim pengelola proyek, manajer operasional sebaiknya…
a)
A. Menyelesaikan konflik secara langsung tanpa melibatkan anggota tim
b)
B. Mendorong anggota tim untuk menyelesaikan konflik secara mandiri
c)
C. Menggunakan pendekatan mediasi untuk mencapai solusi bersama
d)
D. Mengabaikan konflik dengan harapan akan selesai sendiri
e)
E. Memindahkan anggota tim yang terlibat konflik ke divisi lain
44.
Dalam analisis operasional, apa yang bisa dilakukan untuk meminimalkan variasi dalam proses produksi?
a)
A. Meningkatkan pelatihan karyawan
b)
B. Mengurangi jumlah mesin produksi
c)
C. Mengurangi standar mutu
d)
D. Mengubah sistem produksi tanpa analisis
e)
E. Meningkatkan fleksibilitas dalam jadwal produksi
45.
Penggunaan teknologi dalam pengelolaan sumber daya dapat memberikan banyak manfaat, namun tantangan utamanya adalah…
a)
A. Biaya pengadaan teknologi yang sangat mahal
b)
B. Potensi pengurangan tenaga kerja manual
c)
C. Kebutuhan untuk melatih karyawan agar mahir menggunakan teknologi
d)
D. Sulitnya menyesuaikan teknologi dengan kebutuhan spesifik organisasi
e)
E. Perubahan yang terlalu cepat dalam perkembangan teknologi
46.
Sistem pelayanan berbasis teknologi sering kali memerlukan integrasi antara berbagai aplikasi. Apa risiko utama dari integrasi yang tidak berhasil...
a)
A. Terjadinya penghematan anggaran secara berlebihan
b)
B. Meningkatnya komunikasi antara sistem tanpa batasan
c)
C. Ketidakmampuan sistem untuk berbagi informasi secara efektif
d)
D. Peningkatan keamanan data yang berlebihan
e)
E. Kesulitan dalam menambah pegawai baru ke dalam sistem
47.
Sebuah perusahaan ritel besar mengalami peningkatan risiko terkait pergantian pegawai yang tinggi, yang menyebabkan gangguan dalam proses operasional. Salah satu strategi yang dipertimbangkan untuk mengurangi risiko ini adalah dengan meningkatkan program employee retention. Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah...
a)
A. Mengurangi upaya pelatihan pegawai baru untuk menghemat biaya
b)
B. Mengganti pegawai yang tidak bertahan dengan segera tanpa analisis lebih lanjut
c)
C. Menyusun program insentif dan peningkatan kesejahteraan untuk pegawai yang menunjukkan kinerja baik
d)
D. Menurunkan standar kerja agar pegawai lebih mudah mencapai target
e)
E. Mengabaikan tingkat pergantian pegawai hingga mencapai titik kritis
48.
Divisi pemasaran mengusulkan strategi pemasaran baru yang sangat ambisius, namun divisi produksi merasa kapasitas mereka tidak cukup untuk memenuhi permintaan pasar yang diprediksi. Bagaimana manajemen harus menangani perbedaan ini untuk mencapai kesepakatan?
a)
A. Memaksa divisi produksi meningkatkan kapasitas tanpa mempertimbangkan sumber daya yang ada.
b)
B. Mengurangi ambisi strategi pemasaran agar sesuai dengan kapasitas produksi.
c)
C. Memisahkan kedua divisi dari proses pengambilan keputusan strategis
d)
D. Menyusun strategi kolaborasi antar divisi, di mana produksi dan pemasaran bekerja sama untuk meningkatkan efisiensi..
e)
E. Menunda penerapan strategi pemasaran hingga divisi produksi siap.
49.
Setelah menganalisis data penjualan, manajer mendapati bahwa ada fluktuasi besar dalam volume penjualan di berbagai periode. Apa yang harus dilakukan untuk mengelola fluktuasi tersebut?
a)
A. Mengurangi produksi saat penjualan menurun
b)
B. Menggunakan strategi penjadwalan permintaan yang fleksibel
c)
C. Mengurangi tenaga kerja untuk menghemat biaya
d)
D. Mengabaikan fluktuasi karena bersifat musiman
e)
E. Mengurangi investasi pada produk tertentu
50.
Salah satu kewajiban penyelenggara pelayanan publik menurut UU No. 25 Tahun 2009 adalah...
a)
A. Memberikan sanksi kepada pengguna layanan yang tidak sesuai dengan ketentuan
b)
B. Menyediakan sarana pengaduan yang mudah diakses oleh masyarakat
c)
C. Membatasi akses informasi agar tidak disalahgunakan
d)
D. Mengalihkan semua proses pelayanan kepada pihak ketiga
e)
E. Menetapkan biaya layanan sesuai dengan keinginan lembaga
51.
Seorang manajer mutu mendapati bahwa beberapa proses produksi menghasilkan produk cacat dalam jumlah yang meningkat dari bulan ke bulan. Langkah pertama yang harus diambil manajer tersebut adalah…
a)
A. Menambah tenaga kerja untuk mempercepat penyelesaian masalah
b)
B. Menghentikan seluruh proses produksi hingga masalah terpecahkan
c)
C. Melakukan analisis akar penyebab untuk mengidentifikasi masalah yang mendasarinya
d)
D. Mengabaikan masalah sementara waktu untuk fokus pada peningkatan produksi
e)
E. Menyesuaikan standar kualitas agar produk cacat lebih sedikit terlihat
52.
Pada pengelolaan sumber daya, resource allocation yang efektif bertujuan untuk...
a)
A. Mengalokasikan semua sumber daya pada satu proyek
b)
B. Menyesuaikan penggunaan sumber daya dengan prioritas dan kebutuhan operasional
c)
C. Menghindari penggunaan teknologi untuk menghemat sumber daya
d)
D. Mengurangi penggunaan sumber daya untuk proyek yang berjalan
e)
E. Meningkatkan jumlah persediaan bahan tanpa memperhatikan kebutuhan
53.
Metode Total Quality Management (TQM) dalam operasional mengutamakan…
a)
A. Perbaikan mutu yang terus-menerus di setiap aspek operasional
b)
B. Peningkatan produksi dengan mengurangi kualitas bahan
c)
C. Pelaksanaan prosedur yang kaku tanpa memperhatikan umpan balik
d)
D. Fokus pada manajemen tingkat atas tanpa melibatkan karyawan di tingkat bawah
e)
E. Penggunaan teknologi tinggi tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap kualitas
54.
Dalam proses pengambilan keputusan berbasis data operasional, metode mana yang paling tepat untuk mengidentifikasi tren dan pola dari data historis produksi?
a)
A. Analisis SWOT
b)
B. Analisis regresi
c)
C. Analisis deret waktu
d)
D. Analisis biaya-manfaat
e)
E. Analisis kualitatif
55.
Sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelayanan publik, Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 mewajibkan adanya standar pelayanan. Apa peran Penata Layanan Operasional dalam konteks ini?
a)
A. Menentukan standar pelayanan tanpa koordinasi dengan pengguna layanan
b)
B. Mengabaikan umpan balik dari pengguna layanan dalam penyusunan standar
c)
C. Menyusun dan mengevaluasi standar pelayanan yang memenuhi kebutuhan pengguna layanan
d)
D. Menghindari perubahan standar pelayanan untuk menjaga stabilitas layanan
e)
E. Menunggu instruksi dari atasan sebelum menyesuaikan standar pelayanan
56.
Menurut PP No. 60 Tahun 2008, manajemen risiko merupakan bagian dari evaluasi risiko dalam SPIP. Salah satu langkah utama dalam manajemen risiko adalah...
a)
A. Menyusun tindakan pengendalian untuk meminimalkan risiko
b)
B. Mengabaikan risiko yang tidak berdampak langsung
c)
C. Menghindari semua bentuk inovasi yang berpotensi risiko
d)
D. Menunda implementasi kebijakan hingga risiko hilang
e)
E. Membiarkan risiko terjadi dan menanganinya kemudian
57.
Dalam perencanaan layanan operasional, Penata Layanan Operasional harus memperhatikan aspek efisiensi. Apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dalam perencanaan layanan...
a)
A. Mengurangi jumlah tenaga kerja tanpa mempertimbangkan beban kerja
b)
B. Memaksimalkan pengeluaran anggaran untuk mendapatkan kualitas terbaik
c)
C. Menyesuaikan sumber daya dengan kebutuhan layanan yang tepat
d)
D. Mengabaikan analisis beban kerja dan fokus pada pelaksanaan cepat
e)
E. Hanya berfokus pada penghematan biaya tanpa mempertimbangkan kualitas
58.
Dalam UU No. 25 Tahun 2009, mekanisme pengaduan bagi masyarakat ditujukan untuk...
a)
A. Memastikan masyarakat dapat melaporkan pelanggaran pelayanan publik
b)
B. Memberikan laporan tahunan kepada pemerintah
c)
C. Mempercepat proses pelayanan melalui evaluasi internal
d)
D. Mengurangi jumlah keluhan dengan membatasi akses pengaduan
e)
E. Meningkatkan kinerja keuangan instansi layanan publik
59.
Penata Layanan Operasional menerapkan sistem cloud computing untuk pengelolaan data layanan publik. Apa yang menjadi perhatian utama terkait penggunaan cloud computing ini...
a)
A. Cloud computing tidak dapat diakses dari perangkat mobile
b)
B. Semua penyedia cloud computing menjamin keamanan data yang sama
c)
C. Ketersediaan data dapat terganggu oleh masalah jaringan
d)
D. Penggunaan cloud computing meningkatkan kebutuhan pegawai TI
e)
E. Cloud computing tidak mendukung penyimpanan data besar
60.
Manajer operasional mendapatkan laporan bahwa beberapa proses kerja mengalami keterlambatan. Untuk mengendalikan kinerja ini, langkah yang sebaiknya diambil adalah...
a)
A. Meminta karyawan bekerja lembur
b)
B. Mengganti sistem pelaporan
c)
C. Mengidentifikasi hambatan dalam proses kerja
d)
D. Menurunkan standar kualitas
e)
E. Meningkatkan target kerja
61.
UU No. 25 Tahun 2009 menekankan pentingnya standar pelayanan. Salah satu manfaat standar pelayanan adalah...
a)
A. Meningkatkan jumlah pegawai di instansi pemerintah
b)
B. Memperjelas ekspektasi pengguna layanan terhadap waktu, biaya, dan hasil layanan
c)
C. Menyederhanakan proses pelayanan dengan mengurangi kualitas
d)
D. Menggantikan peran pengawasan eksternal terhadap pelayanan publik
e)
E. Meningkatkan penghasilan pegawai negeri melalui insentif
62.
Bentuk pelayanan publik yang diwajibkan dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 adalah...
a)
A. Pengelolaan keuangan perusahaan
b)
B. Pengelolaan manajemen proyek
c)
C. Pelayanan informasi
d)
D. Pelayanan jasa transportasi swasta
e)
E. Pelayanan penyediaan bahan baku industri
63.
Dalam SPIP, pengendalian internal bertujuan untuk...
a)
A. Meningkatkan risiko untuk merangsang inovasi
b)
B. Mengurangi kendali manajemen agar lebih fleksibel
c)
C. Menghapus regulasi yang menghambat operasional
d)
D. Memastikan pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien
e)
E. Mengganti metode kerja dengan otomatisasi penuh
64.
Dalam situasi di mana tim operasional menghadapi masalah kapasitas yang menghambat produktivitas, apa langkah awal yang harus diambil oleh manajemen...
a)
A. Meminta karyawan bekerja lebih keras untuk mengatasi masalah kapasitas.
b)
B. Mengurangi pesanan yang diterima untuk menyesuaikan dengan kapasitas.
c)
C. Melakukan analisis menyeluruh terhadap alur kerja dan sumber daya yang tersedia.
d)
D. Mengabaikan masalah kapasitas dan fokus pada keuntungan jangka pendek.
e)
E. Menyewa lebih banyak karyawan tanpa menganalisis kebutuhan operasional.
65.
Penata Layanan Operasional dapat memastikan bahwa Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam PP No. 60 Tahun 2008 dengan cara…
a)
A. Melakukan pengawasan tanpa melibatkan pegawai terkait
b)
B. Mengembangkan SOP yang jelas dan melakukan sosialisasi secara rutin
c)
C. Membiarkan setiap divisi bekerja tanpa pengawasan langsung
d)
D. Mengurangi evaluasi risiko untuk mempercepat proses layanan
e)
E. Menunggu hingga ada audit eksternal untuk melakukan perbaikan
66.
Dalam perencanaan layanan operasional, penggunaan forecasting digunakan untuk...
a)
A. Memastikan kapasitas layanan tetap rendah untuk menghemat biaya
b)
B. Meramalkan permintaan layanan dan menyesuaikan kapasitas operasional
c)
C. Menghindari perubahan proses operasional
d)
D. Meningkatkan jumlah layanan tanpa memperhatikan permintaan
e)
E. Mengurangi tingkat pelayanan agar lebih efisien
67.
Prinsip keadilan dalam pelayanan publik yang diatur dalam UU No. 25 Tahun 2009 dimaksudkan untuk...
a)
A. Memastikan semua pengguna layanan diperlakukan sama tanpa diskriminasi
b)
B. Memberikan prioritas kepada golongan tertentu yang lebih membutuhkan
c)
C. Mengurangi beban pengguna layanan melalui subsidi pemerintah
d)
D. Meningkatkan efisiensi layanan melalui pemotongan anggaran
e)
E. Menghilangkan birokrasi dalam penyediaan layanan
68.
Bagaimana cara terbaik untuk memantau efektivitas penyelesaian masalah operasional di perusahaan...
a)
A. Mengandalkan laporan dari tim operasional tanpa verifikasi lebih lanjut.
b)
B. Hanya mengandalkan data penjualan untuk menilai keberhasilan.
c)
C. Menunggu hingga ada keluhan baru sebelum mengevaluasi.
d)
D. Mengabaikan masukan dari pelanggan karena fokus pada efisiensi internal.
e)
E. Melakukan survei pelanggan secara berkala untuk menilai kepuasan mereka terhadap solusi yang diterapkan.
69.
Pelaksanaan SPIP seorang pimpinan instansi bertanggung jawab untuk memastikan bahwa sistem pengendalian yang diterapkan...
a)
A. Mencakup seluruh aspek operasional organisasi
b)
B. Hanya berfokus pada aspek keuangan
c)
C. Menghilangkan risiko operasional sepenuhnya
d)
D. Tidak perlu melibatkan pegawai tingkat bawah
e)
E. Membatasi pengendalian hanya pada proyek besar
70.
Untuk memastikan efisiensi dalam penggunaan sumber daya finansial, langkah pertama yang harus diambil manajemen adalah…
a)
A. Mengalokasikan anggaran untuk setiap divisi
b)
B. Membuat perencanaan anggaran yang detail dan realistis
c)
C. Menyusun laporan keuangan tahunan
d)
D. Meminta audit eksternal untuk mengevaluasi penggunaan dana
e)
E. Mengurangi pengeluaran yang tidak penting secara langsung
71.
Dalam merencanakan layanan operasional, bagaimana Penata Layanan Operasional dapat memastikan layanan tetap berjalan saat terjadi perubahan mendadak...
a)
A. Menyusun rencana cadangan (contingency plan) untuk mengantisipasi perubahan
b)
B. Mengabaikan perubahan dan tetap berpegang pada rencana awal
c)
C. Menghentikan sementara layanan sampai situasi kembali normal
d)
D. Menambah anggaran secara signifikan untuk mengatasi perubahan
e)
E. Menyederhanakan proses layanan tanpa mempertimbangkan kualitas
72.
Apa tindakan yang paling tepat jika sebuah masalah operasional sudah diidentifikasi namun solusi yang diterapkan tidak efektif...
a)
A. Melanjutkan dengan solusi yang sama hingga masalah selesai.
b)
B. Mencari solusi alternatif dengan melibatkan tim lintas fungsi.
c)
C. Menunggu sampai masalah lebih besar terjadi sebelum bertindak.
d)
D. Mengabaikan masalah karena solusi yang ada sudah diterapkan.
e)
E. Menyalahkan tim pelaksana atas ketidakefektifan solusi.
73.
Sebuah perusahaan logistik mengalami peningkatan permintaan yang sangat tinggi di tengah keterbatasan kapasitas pengiriman. Keterlambatan pengiriman dan penumpukan barang di gudang mulai terjadi, meningkatkan risiko kehilangan kepercayaan pelanggan. Tim manajemen mempertimbangkan untuk mengurangi waktu penyimpanan barang di gudang dengan mempercepat proses distribusi. Namun, sebelum menerapkan solusi tersebut, penting bagi mereka untuk...
a)
A. Mengabaikan keluhan pelanggan karena perusahaan sudah memenuhi target pengiriman
b)
B. Melakukan analisis kapasitas gudang dan pengiriman untuk menentukan apakah strategi distribusi yang lebih cepat dapat diterapkan tanpa menurunkan kualitas layanan
c)
C. Meningkatkan harga pengiriman untuk mengurangi permintaan
d)
D. Mengurangi jumlah barang yang diterima untuk menghindari penumpukan
e)
E. Mengabaikan masalah ini hingga terjadi kerugian yang lebih signifikan
74.
Salah satu tantangan dalam pengendalian kinerja operasional adalah...
a)
A. Menjaga konsistensi dalam pengukuran dan evaluasi kinerja
b)
B. Menghindari penggunaan teknologi
c)
C. Mengurangi partisipasi pegawai dalam pengendalian
d)
D. Menambah prosedur tanpa justifikasi
e)
E. Meningkatkan target kinerja tanpa memperhatikan kapasitas operasional
75.
Proses perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) sistem operasional, pendekatan yang paling umum digunakan untuk meningkatkan efisiensi adalah…
a)
A. Mengurangi frekuensi inspeksi dan audit untuk menghemat waktu
b)
B. Mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan dalam proses
c)
C. Meningkatkan jumlah aturan yang harus dipatuhi karyawan
d)
D. Menambah karyawan di setiap bagian untuk meningkatkan produktivitas
e)
E. Menyederhanakan prosedur dengan mengurangi jumlah langkah dalam setiap proses
76.
Sebuah perusahaan mengalami penurunan produktivitas selama beberapa bulan. Apa langkah pertama yang harus dilakukan untuk menganalisis masalah ini?
a)
A. Mengurangi jumlah tenaga kerja
b)
B. Menghentikan produksi sementara
c)
C. Menurunkan standar kualitas untuk menghemat waktu
d)
D. Meningkatkan jam kerja karyawan
e)
E. Melakukan analisis variabilitas proses untuk menemukan sumber masalah
77.
Renewable resources memiliki keunggulan dalam pengelolaan sumber daya alam, karena...
a)
A. Dapat habis dengan cepat jika tidak dikelola dengan baik
b)
B. Dapat diperbarui atau dipulihkan kembali secara alami
c)
C. Mengurangi kebutuhan untuk pengelolaan yang berkelanjutan
d)
D. Menghilangkan kebutuhan akan pengelolaan sumber daya lainnya
e)
E. Menghasilkan dampak lingkungan yang besar
78.
Sebuah instansi pemerintah sedang mengalami peningkatan risiko terkait operasional mereka setelah adanya perubahan regulasi baru yang mempengaruhi seluruh sektor publik. Salah satu risiko utama adalah potensi ketidaksesuaian antara prosedur internal dengan persyaratan baru dari pemerintah pusat, yang dapat mengakibatkan sanksi. Dalam konteks ini, manajer risiko diinstansi tersebut harus segera melakukan risk response planning. Salah satu langkah pertama yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa operasional tetap sesuai dengan regulasi baru adalah...
a)
A. Mengurangi fokus pada prosedur yang ada untuk mempercepat adaptasi
b)
B. Mengabaikan regulasi baru hingga dampaknya lebih jelas terlihat
c)
C. Menurunkan ekspektasi kinerja karena adaptasi regulasi membutuhkan waktu
d)
D. Melakukan compliance audit untuk menilai sejauh mana prosedur internal sudah sesuai dengan persyaratan regulasi baru
e)
E. Mengalihkan tanggung jawab kepada pihak eksternal untuk menghindari risiko
79.
Sebuah perusahaan layanan logistik menghadapi tantangan dalam hal pemenuhan waktu pengiriman yang konsisten di berbagai lokasi. Setelah melakukan pemantauan, ditemukan bahwa lokasi tertentu sering mengalami keterlambatan akibat masalah distribusi. Salah satu solusi yang diusulkan adalah penerapan sistem dynamic routing, yang memungkinkan penyesuaian rute pengiriman berdasarkan kondisi real-time seperti lalu lintas dan cuaca. Dalam hal ini, manajemen harus mempertimbangkan...
a)
A. Meningkatkan jumlah kendaraan pengiriman tanpa mengubah sistem rute
b)
B. Mengurangi jumlah titik distribusi untuk menyederhanakan operasi
c)
C. Menyusun sistem evaluasi kinerja berbasis real-time yang terintegrasi dengan dynamic routing
d)
D. Mengabaikan faktor eksternal seperti lalu lintas dalam evaluasi kinerja
e)
E. Mengurangi biaya operasional dengan mengurangi jumlah pengiriman harian
80.
Dalam menggunakan sistem berbasis teknologi informasi, Penata Layanan Operasional perlu mempertimbangkan keamanan data. Apa langkah utama untuk melindungi data pengguna layanan publik...
a)
A. Mengizinkan akses terbuka ke semua pegawai tanpa batasan
b)
B. Menyimpan semua data di satu lokasi fisik tanpa cadangan
c)
C. Menerapkan enkripsi data dan kebijakan akses terbatas sesuai peran
d)
D. Membagikan informasi login ke seluruh tim untuk mempercepat akses
e)
E. Menunda pembaruan sistem keamanan hingga terjadi insiden
81.
Salah satu bentuk tanggung jawab penyelenggara pelayanan publik yang diatur dalam UU No. 25 Tahun 2009 adalah...
a)
A. Mencatat setiap keluhan masyarakat tanpa harus menindaklanjutinya
b)
B. Menyediakan laporan tahunan kepada pengguna layanan
c)
C. Mengembangkan sistem informasi yang transparan untuk memudahkan akses publik
d)
D. Menghindari publikasi standar pelayanan agar tidak menimbulkan ekspektasi tinggi
e)
E. Menolak pengaduan dari masyarakat jika terjadi kesalahan teknis
82.
Penata Layanan Operasional memutuskan untuk mengotomatisasi beberapa proses layanan. Apa risiko terbesar dari penggunaan otomatisasi yang tidak dikelola dengan baik...
a)
A. Ketergantungan berlebih pada teknologi yang tidak dibarengi dengan pengawasan manusia
b)
B. Peningkatan biaya operasional
c)
C. Peningkatan jumlah pegawai yang dibutuhkan
d)
D. Mengurangi kecepatan dalam penyampaian layanan
e)
E. Meningkatkan kompleksitas pekerjaan tanpa hasil yang signifikan
83.
Salah satu aspek penting dari kegiatan pengendalian dalam SPIP adalah...
a)
A. Pendelegasian seluruh tugas pengendalian kepada pihak ketiga
b)
B. Penyusunan anggaran berbasis kinerja
c)
C. Pengembangan standar operasional prosedur yang konsisten
d)
D. Mengurangi kompleksitas peraturan yang ada
e)
E. Menghapus laporan kinerja bulanan
84.
Dalam mengelola layanan berbasis teknologi, apa yang menjadi fokus utama Penata Layanan Operasional untuk memastikan layanan tetap stabil...
a)
A. Mengurangi pembaruan sistem untuk menghindari gangguan sementara
b)
B. Menyediakan dukungan teknis 24/7 dan melakukan pemeliharaan sistem secara berkala
c)
C. Mengandalkan satu penyedia teknologi tanpa mempertimbangkan risiko cadangan
d)
D. Mengabaikan keluhan teknis dari pengguna
e)
E. Menyederhanakan fitur teknologi dengan mengurangi fungsionalitas
85.
Seorang manajer operasional harus merancang jadwal kerja timnya agar bisa menyelesaikan proyek tepat waktu tanpa melebihi anggaran. Teknik perencanaan apa yang paling efektif untuk digunakan dalam situasi ini?
a)
A. Critical Path Method (CPM)
b)
B. SWOT Analysis
c)
C. Fishbone Diagram
d)
D. Balance Scorecard
e)
E. Total Quality Management (TQM)
86.
Sebuah bank menghadapi risiko yang meningkat dalam operasional harian mereka akibat peningkatan ketergantungan pada sistem teknologi informasi yang kompleks. Risiko ini mencakup potensi downtime, kegagalan sistem, dan serangan siber yang dapat mengganggu layanan kepada nasabah. Untuk mengelola risiko ini, bank memutuskan untuk menerapkan Business Continuity Plan (BCP). Salah satu elemen penting dari BCP yang harus dipertimbangkan adalah...
a)
A. Menyusun prosedur pemulihan data yang cepat dan efektif dalam hal terjadi kegagalan sistem
b)
B. Mengabaikan potensi serangan siber karena tidak pernah terjadi sebelumnya
c)
C. Mengurangi layanan digital untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi
d)
D. Menurunkan standar keamanan untuk mempercepat proses layanan
e)
E. Menunda penerapan BCP hingga terjadi insiden besar
87.
Menurut UU No. 25 Tahun 2009, penyelenggara pelayanan publik wajib memberikan kompensasi kepada pengguna layanan jika terjadi...
a)
A. Peningkatan biaya operasional
b)
B. Keterlambatan dalam penyelesaian pelayanan
c)
C. Kesalahan administrasi yang tidak disengaja
d)
D. Penolakan permohonan dengan alasan yang jelas
e)
E. Pengurangan jumlah tenaga kerja di instansi
88.
Pada manajemen risiko operasional, teknik yang dapat digunakan untuk mengurangi dampak dari risiko adalah contingency planning. Contoh penerapan contingency planning adalah...
a)
A. Membeli peralatan baru tanpa mempertimbangkan risiko
b)
B. Mengurangi pengawasan terhadap kinerja operasional
c)
C. Menyusun rencana cadangan untuk menjaga keberlanjutan operasional jika terjadi gangguan
d)
D. Menambah prosedur tanpa analisis yang memadai
e)
E. Menurunkan target kinerja untuk menghindari risiko
89.
Dalam sistem operasional, pelaporan yang tepat waktu dan akurat sangat penting. Manfaat utama dari pelaporan operasional yang baik adalah…
a)
A. Memungkinkan manajemen untuk mengontrol setiap aspek operasional secara langsung
b)
B. Meningkatkan jumlah dokumen yang harus diisi oleh karyawan
c)
C. Memberikan data yang diperlukan untuk pengambilan keputusan yang tepat
d)
D. Mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja manual
e)
E. Memastikan setiap karyawan mematuhi jadwal kerja yang ketat
90.
Dalam manajemen operasional, Balanced Scorecard (BSC) digunakan untuk...
a)
A. Menilai kinerja organisasi hanya berdasarkan indikator keuangan
b)
B. Mengintegrasikan pengukuran kinerja keuangan dan non-keuangan
c)
C. Meningkatkan produksi tanpa memperhatikan aspek kualitas
d)
D. Mengurangi jumlah tenaga kerja di setiap departemen
e)
E. Menghilangkan kebutuhan akan evaluasi kinerja