Font size
WorksheetsREMEDIAL MTK KELAS XI ASAS GANJIL
Total questions: 100
Worksheet time: 4hrs 13mins
Diketahui f(x) = 5x + 3 , g(x) = x – 1
dan (fog)(2) =
12
8
-8
-12
Apa yang dimaksud dengan fungsi komposisi?
Fungsi komposisi adalah penggabungan dua fungsi di mana output dari satu fungsi menjadi input untuk fungsi lainnya.
Fungsi komposisi adalah fungsi yang tidak melibatkan fungsi lain.
Fungsi komposisi adalah pengulangan fungsi yang sama secara berurutan.
Fungsi komposisi adalah fungsi yang hanya memiliki satu input dan satu output.
Jelaskan notasi yang digunakan untuk fungsi komposisi!
Notasi untuk fungsi komposisi adalah (f ∘ g)(x) = f(g(x)).
Notasi untuk fungsi komposisi adalah f(g(x)) = (f ∘ g)(x).
Notasi komposisi adalah f(x) + g(x) = (f ∘ g)(x).
Fungsi komposisi ditulis sebagai f(g) = g(f(x)).
Mengapa fungsi komposisi penting dalam matematika?
Fungsi komposisi hanya berlaku untuk fungsi linear.
Fungsi komposisi tidak memiliki aplikasi praktis.
Fungsi komposisi penting karena menggabungkan fungsi-fungsi untuk analisis dan pemecahan masalah.
Fungsi komposisi hanya digunakan dalam kalkulus.
Diketahui f(x)=6x-3, g(x)=5x+4 sehingga (fog)(x)=⋯
30x+20
30x+21
-30x+22
-30x+23
-30x+24
Jika f(x)=2x dan g(x)=x-1, maka (f+g)(1) adalah ...
1
2
0
3
-1
Diketahui f(x)=3x+2 dan g(x)= x2−x+3 . Tentukan (fog)(x)=⋯
9x2 −9x−5
9x2−9x+5
3x2−3x+11
3x2+3x+11
Jika f(x) = x – 1 dan g(x) = x2 – 7 maka (g o f)(3) adalah
3
-1
1
-3
Misalkan f(x) = 3x2 – 1 dan g(x)=x+22x−1 Nilai dari (f o g) (3) adalah
2
3
4
65
Diketahui f(x) = 2x2 – 3x + 1, g(x) = x – 1 , tentukan f (x) - g )(x) =……….
2x2 – 4x + 2
2x2 +4x + 2
2x2 – 4x - 2
2x2 – 4x + 6
2x2 – 4x - 6
ANUITAS adalah......
Anuitas merupakan suatu teori keuangan yang memiliki arti yaitu sebuah rangkaian penerimaan dan permintaan tetap yang dilakukan secara berkala pada jangka waktu tertentu
Anuitas merupakan suatu teori keuangan yang memiliki arti yaitu sebuah rangkaian penawaran
Anuitas merupakan suatu teori keuangan yang memiliki arti yaitu sebuah rangkaian penerimaan dan pembayaran tetap yang dilakukan secara berkala pada jangka waktu tertentu
Anuitas merupakan suatu teori perbankan yang memiliki arti yaitu sebuah rangkaian pembungaan atau penggandaan uang
Ansori meminjam uang pada koperasi"Maju" sebesar Rp8.000.000,00 dengan suku bunga tunggal 2% pertahun. Maka besar uang yang harus dikembalikan setelah 2 tahun adalah....
Rp18.0000,00
Rp320.000,00
Rp400.000,00
Rp8.180.000,00
Rp8.320.000,00
Ihwan menabung di suatu bank sebesar Rp.200.000,00 dengan bunga 15% setahun. Besar tabungan Ihwan setelah 8 bulan adalah ....
Rp. 180.000,00
Rp. 200.000,00
Rp. 220.000,00
Rp. 20.000,00
Rp240.000,00
Seorang meminjam uang dari koperasi sebesar Rp 750.000, 00. Dengan bunga tunggal sebesar 2% setiap bulan. Besar bunga yang harus dibayar setelah 21 tahun adalah…..
Rp15.000, 00.
Rp30.000,00
Rp90.000,00
Rp150.000,00
Rp300.000,00
Diketahui:
M = Rp. 2.000.000,-
n =3 tahun
P bunga majemuk = 2% per tahun
Ditanyakan:
Nilai akhir (Mn)?
Rp. 2.040.000,-
Rp. 2.080.308,-
Rp. 2.120.000,-
Rp. 2.122.416,-
Diketahui:
M= Rp. 10.000.000,-
n = 2 tahun
P majemuk = 2% per semester
Ditanyakan:
Bunga majemuk setelah 2 tahun?
Rp. 1.082.432,-
Rp. 10.612.208,-. -
Rp. 10.404.000,-
Rp 612.208,
Sebuah pinjaman akan segera di lunasi dengan sistem anuitas bulanan. Jika besar dari angsuran Rp. 95.000,00 dan bunganya sebesar Rp. 455.000,00. Maka tentukanlah berapa jumlah dari anuitas tersebut ?
550.000.000,00
540.000,00
550.000,00
5.500.000,00
Hutang sebesar Rp 500.000,00 akan segera di lunasi dengan anuitas sebesar Rp 200.000,00 per bulan nya, dengan suku bunganya sekitar 5% sebulan.
Maka hitunglah berapa besarnya angsuran ke-5 ?
221.731,5
212.713,5
312.713,5
222.713,5
Bagaimana rumus mencari Anuitas ?
Angsuran + Bunga
Bunga - Angsuran
Angsuran x Bunga
Bunga / Angsuran
Utang sebesar Rp. 2.000.000 akan dilunasi dengan anuitas Rp. 100.000 per bulan dengan suku bunga 4% sebulan. Hitunglah angsuran utang ke 3!
21.632
23.397,17
20.800
22.497,28
Suatu pinjaman akan di lunasin dengan sistem anuitas bulanan jika besar angsuran RP. 100.000,00 dan Bunganya adalah Rp. 400.000,00 , maka tetukanlah jumlah anuitas tersebut. . .
Rp. 300.000,00
Rp. 400.000,00
Rp. 100.000,00
Rp. 500.000,00
Sebuah pinjaman akan segera di lunasi dengan sistem anuitas bulanan. Jika besar anuitas nya Rp 600.000,00. Maka tentukanlah berapa angsuran ke-5 jika bunga ke-5 nya ialah sebesar Rp 415.000,00 ?
Rp. 185.000
Rp. 190.000
Rp. 195.000
Rp. 200.000
Mona menabung sebesar Rp 3.000.000,00 dengan suku bunga majemuk 1 % per bulan dengan asumsi tidak ada biaya administrasi. Jumlah Uang Mona setelah 3 tahun adalah sebesar....
1,013=1,0303; 1,0124=1,2697; 1,0136=1,4307
Rp 3.090.900,00
Rp 3.809.100,00
Rp 4.292.100,00
Rp 5.593.600,00
Modal sebesar Rp 100.000,00 ditabungkan dengan perhitungan bunga majemuk 2% setahun. Besar modal tersebut pada awal tahun ketiga adalah....
Rp 106.120,00
Rp 104.040,00
Rp 140.000,00
Rp 102.020,00
Sebuah pinjaman akan segera di lunasi dengan sistem anuitas bulanan. Jika besar dari angsuran Rp. 85.000, dan bunganya sebesar Rp. 315.000,00. Maka tentukanlah berapa jumlah dari anuitas tersebut ?
300.000
350.000
400.000
450.000
Nilai angsuran bulan ke-2 dapat diperoleh dari ...
Anuitas + Bunga Bulan ke 2
Anuitas - Bunga Bulan ke 2
Pinjaman Awal - Anuitas
Besaran anuitas setiap jangka waktu tertentu adalah ....
Tetap
Berubah-ubah
Selalu Bertambah
Sisa pinjaman bulan ke tiga adalah ...
11.176.350
558.818
8.582.168
Kamu memenangkan undian sebesar Rp100.000.000,-. Kamu memutuskan untuk menginvestasikan uang tersebut di bank dengan bunga majemuk 8% per tahun. Berapa jumlah uangmu setelah 3 tahun?
Tetap Rp100.000.000,-
Lebih dari Rp120.000.000,-
Kurang dari Rp120.000.000,-
Lebih dari Rp125.000.000,-
Andi membeli sebuah mobil dengan cara kredit. Setiap bulannya, Andi membayar angsuran yang besarnya tetap. Sistem pembayaran seperti ini disebut...
Bunga tunggal
Anuitas
Bunga majemuk sederhana
Bunga majemuk kontinu
Manakah pernyataan berikut yang BENAR tentang bunga majemuk?
Bunga hanya dihitung dari modal awal.
Besar angsuran setiap periode selalu sama.
Bunga yang diperoleh pada periode berikutnya juga akan menghasilkan bunga.
Bunga dihitung dari selisih antara nilai akhir dan nilai awal.
Budi meminjam uang sebesar Rp5.000.000,- dengan suku bunga 12% per tahun. Jika Budi ingin melunasi pinjamannya dalam 4 tahun dengan sistem anuitas, maka besar angsuran bulanannya kira-kira...
Kurang dari Rp100.000,-
Antara Rp100.000,- sampai Rp200.000,-
Antara Rp200.000,- sampai Rp300.000,-
Lebih dari Rp300.000,-
Manakah faktor yang TIDAK mempengaruhi besarnya angsuran pada sistem anuitas?
Besar pinjaman
Suku bunga
Jumlah bunga yang diterima
jangka waktu pinjaman
Jika kamu ingin uangmu tumbuh lebih cepat, manakah yang lebih baik: menabung dengan bunga tunggal atau bunga majemuk?
Bunga majemuk
Bunga Tunggal
Sama saja
Tergantung bank
Apa yang dimaksud dengan periode pada perhitungan bunga majemuk?
Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai bunga maksimum.
Selang waktu antara dua kali pembayaran angsuran.
Jangka waktu di mana bunga dihitung dan ditambahkan ke modal.
Waktu yang dibutuhkan untuk melunasi pinjaman.
Manakah contoh penerapan bunga majemuk dalam kehidupan sehari-hari?
Menyewa rumah
Menginvestasikan uang di reksa dana
Membeli barang secara tunai
Mengambil uang dari ATM
Apa yang dimaksud dengan anuitas?
Pembayaran sejumlah uang yang sama secara berkala untuk melunasi pinjaman.
Bunga yang dihitung dari modal awal.
Keuntungan yang diperoleh dari investasi.
Jumlah total uang yang harus dibayar.
Jika suku bunga dinaikkan, apa yang akan terjadi pada besarnya angsuran pada sistem anuitas?
Menurun
Meningkat
Tetap sama
tidak dapat ditentukan
Modal sebesar Rp 100.000,00 ditabungkan dengan perhitungan bunga majemuk 2% setahun. Besar modal tersebut pada akhir tahun ketiga adalah....
Rp 106.120,00
Rp 104.040,00
Rp 140.000,00
Rp 102.020,00
Rp 160.120,00
Besar anuitas adalah....
1.060.792
100.000
960.792
980.008
1.080784
Apa jenis matriks yang memiliki jumlah baris dan kolom yang sama?
matriks diagonal
matriks persegi
matriks kolom
matriks baris
Apa jenis matriks yang memiliki semua elemen bernilai 0?
matriks diagonal
matriks identitas
matriks nol
matriks simetris
Transpos dari matriks M adalah....
Hasil dari A X B adalah ...
Nilai dari a + b + c dari kesamaan dua matriks adalah ... .
12
14
16
18
Hasil dari Penjumlahan matriks A + B adalah ...
Determinan dari matriks H adalah ....
9
15
21
27
tentukan Determinan pada matriks di samping...
4
5
6
7
Ada Berapa baris yang ada dalam matriks A?
2
3
4
5
Jika R = PQT , maka matriks R adalah ...
(-5 11)
(-4 11)
Diketahui Matriks A, maka tentukan Transpesenya?
Apa hasil dari perkalian matriks A (dimensi m x n) dengan matriks B (dimensi n x p)?
Matriks dengan dimensi
n x p
Matriks dengan dimensi
n x n
Matriks dengan dimensi m x n
Matriks dengan dimensi m x p
Bagaimana operasi penjumlahan pada matriks dilakukan?
Membagi setiap elemen matriks secara berurutan
Mengurangi setiap elemen matriks secara berurutan
Menambahkan setiap elemen matriks secara berurutan
Mengalikan setiap elemen matriks secara berurutan
.
56
-56
18
38
-38
Banyaknya kolom pada matriks tersebut sama dengan....
1
2
3
4
5
tentukan invers matriks pada gambar.
Diketahui matrik P seperti pada gambar. Tentukan mariks
(PT)T
tentukan determinan matriks di samping.
3
-4
6
-12
-24
∣P∣=....
-2
-1
0
1
2
Diektahui matriks A dan B. Nilai dari A-2B adalah...
Determinan dari matriks A adalah ....
2
4
6
10
Nilai x yang memenuhi agar det B = 3 adalah ....
5
7
8
10
Determinan dari matriks A-2B adalah ....
43
27
-27
-43
Invers dari matriks D adalah ....
Invers dari matriks (E+F) adalah ....
Determinan dari matriks H adalah ....
9
15
21
27
Nilai M11, M23, dan M32 berturut-turut adalah ....
12, 8, 13
12, 32, 13
-12, 8, 17
-12, 32, 17
Hasil dari K31+K23 = ....
0
-8
-22
-26
Matriks L yang memenuhi adalah ....
Matriks B yang memenuhi AB=I, dengan I matriks identitas adalah ....
Bagian susunan bilangan yang dituliskan tegak atau vertical dalam matriks disebut ... .
Baris
Kolom
Elemen
Ordo
Transpos
Bagian susunan bilangan yang dituliskan mendatar atau horizontal dalam matriks disebut ...
Baris
Kolom
Elemen
Ordo
Transpos
Banyaknya baris dan banyaknya kolom disebut ... .
Baris
Kolom
Elemen
Ordo
Transpos
Baris ke tiga adalah ....
{0, 3, -2, -3}
{9, 1, 4, 2}
{-2, 1, 3}
{5, 4, -2}
{8, 2,-3}
Kolom kedua adalah ....
{1, 9, 0}
{-2, 1, 3}
{5, 4, -2}
{9, 1, 4, 2}
{0, 3, -2, -3}
Baris kedua kolom ketiga adalah ....
-3
-2
3
4
5
Ordo dari matriks tersebut adalah....
2 x 4
3 x 3
4 x 4
4 x 3
3 x 4
Matriks yang memiliki satu kolom disebut ....
matriks nol
matriks baris
matriks kolom
matriks persegi
matriks identitas
Matriks yang memiliki jumlah baris dan kolom yang sama disebut ....
matriks nol
matriks baris
matriks kolom
matriks persegi
matriks identitas
Matriks identitas adalah ....
matriks yang hanya memiliki satu baris
matriks yang hanya memiliki satu kolom
matriks yang memiliki jumlah baris dan kolom yang sama
matriks yang semua elemennya adalah nol
matriks konstanta dengan elemen diagonal utama adalah 1
1. Susunan bilangan berbentuk persegi atau persegi panjang dari elemen-elemen yang diatur berdasarkan baris dan kolom adalah....
Definisi Matriks
Ordo Matriks
Transpose Matriks
Kesamaan Matriks
Matriks yang mengalami pertukaran elemen dari kolom menjadi baris atau sebaliknya disebut...
adjoin matriks
invers matriks
transpose matriks
determinan matriks
Entry/elemen matriks yang terdapat pada baris ketiga kolom pertama adalah...
22
17
14
12
6
Jenis matriks tersebut adalah
Matriks Baris
Matriks Kolom
Matriks Persegi
Matriks Identitas
Matriks Segitiga
Pada gambar matriks tersebut, yang merupakan kolom ditunjukkan oleh warna . . .
biru
hijau
kuning
merah
Hasil dari Penjumlahan matriks A + B adalah ...
Hasil dari pengurangan matriks P - Q adalah ...
Transpos dari matriks C adalah ....
Hasil Perkalian A dan B adalah ...
Jika A = 2B - CT, maka matriks A adalah ...
Operasi penjumlahan matriks dapat dilakukan jika ....
Memiliki baris yang sama
Memiliki kolom yang sama
Memiliki garis yang sama
Memiliki ordo yang sama
Memiliki angka yang sama
Matriks ordo 2×3 artinya ....
2 baris X 3 kolom
2 baris X 3 baris
2 kolom X 3 baris
2 kolom X 3 kolom
2 baris X 3 garis
Ordo dari matriks A adalah ....
4 x 3
3 x 4
3 x 2
2 x 3
Elemen-elemen kolom ke-2 dari matriks A adalah ....
1, -6, 3
-1, 2, 7
3, 2, 9
-9, 5, 0
determinan dari matriks B adalah ....
8
4
0
-4
-8
Nilai x dan y berturut-turut adalah ...
3 dan 2
3 dan −2
−3 dan −2
4 dan 5
5 dan −6
Nilai x, y, dan z berturut-turut yang memenuhi kesamaan dua matriks berikut adalah ….
{−1,−2,−2}
{2, 2, 2}
{1,−2, 2}
{1, 2, 3}
{2, −4, 2}
54
-54
3
-3
Hitunglah perkalian matriks A x B. Apabila
34
44
54
64
