NEW
Font size
Worksheetsgladys maharani golongan 6a
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Unsur golongan 6A memiliki konfigurasi elektron valensi:
ns² np⁴
ns² np³
ns² np⁵
ns² np⁶
Unsur dalam golongan 6A yangpaling elektronegatif adalah:
Oksigen
Sulfur
Selenium
Polonium
Sifat khas oksigen yang membedakannya dari unsur golongan 6A lainnya adalah:
Bersifat non-logam
Berwujud gas pada suhu kamar
Mudah larut dalam air
Membentuk senyawa ionik
Oksigen dalam bentuk ozon (O₃) memiliki sifat:
Stabil pada suhu tinggi
Mudah terurai menjadi oksigen di udara
tidak bereaksi dengan logam
berwarna biru gelap pada suhu kamar
Asam yang dihasilkan oleh sulfurdioksida (SO₂) dalam air adalah:
Asam sulfat
Asam sulfida
Asam sulfit
Asam nitrat
Polonium memiliki sifat yang berbeda dari unsur golongan 6A lainnya karena:
Bersifat radioaktif
Memiliki titik leleh rendah
elektronegativitas sangat tinggi
tidak bereaksi dengan logam
Sifat oksida dari unsur golongan 6A berubah dari asam menjadi:
Basa kearah bawah golongan
netral ke arah atas golongan
amfoter kearah bawah golongan
bersifat sama sepanjang golongan
Unsur golongan 6A yang paling melimpah di kerak bumi adalah:
sulfur
selenium
oksigen
polonium
Salah satu kegunaan utama sulfur dalam industri adalah:
membuat kaca
pembuatan asam sulfat
pewarna sintetis
bahan peledak
Senam pernapasan yang menghirup gas ozon digunakan karena ozon memiliki sifat:
sebagai antiseptik
sebagai zat oksidan kuat
sebagai gas stabil
sebagai gas yang aman untuk semua
Konfigurasi elektron oksigen adalah:
1s² 2s² 2p³
1s² 2s² 2p⁴
1s² 2s² 2p⁵
1s² 2s² 3p⁴
Sifat logam unsur golongan 6A berubah dari atas ke bawah menjadi:
Non-logam di bagian atas dan semakin non-logam ke bawah.
Non-logam di bagian atas dan semakin logam ke bawah.
Logam di bagian atas dan semakin logam ke bawah.
Seluruhnya bersifat non-logam.
Mengapa sulfur dapat membentuk SF₆ tetapi oksigen tidak dapat membentuk OF₆?
Oksigen memiliki orbital d yang kosong.
Sulfur memiliki orbital d yang memungkinkan pembentukan lebih banyak pasangan elektron.
Sulfur hanya dapat membentuk 4 ikatan kovalen.
Oksigen memiliki konfigurasi elektron yang tidak stabil.
Fungsi biologis selenium dalam tubuh manusia adalah:
membantu metabolisme protein
sebagai antioksidan dalam tubuh
membentuk hemoglobin dalam tubuh
mengontrol kadar glukosa dalam darah
Reaksi oksigen dengan magnesium menghasilkan:
Mg₂O₂
MgO₂
MgO
Mg₃O
Perbedaan antara SO₂ dan SO₃ adalah:
SO₂ berbentuk cair, sedangkan SO₃ berbentuk gas.
SO₂ bersifat asam kuat, sedangkan SO₃ bersifat basa.
SO₂ berbentuk gas dengan sifat asam lemah, sedangkan SO₃ berbentuk cair dengan sifat asam lebih kuat.
SO₂ tidak larut dalam air, sedangkan SO₃ mudah larut dalam air.
Polonium bersifat radioaktif karena:
memiliki konfigurasi elektron yang stabil
inti atomnya stabil dan tidak mengalami peluruhan
inti atomnya tidak stabil dan mengalami peluruhan radioaktif
berada digolongan logam berat
Salah satu manfaat ozon adalah
menambah kadar oksigen dalam tubuh manusia
sebagai bahan bakar kendaraan
digunakan untuk sterilisasi air minum
membantu proses fotosintesis pada tumbuhan
Sulfur dioksida berkontribusi pada fenomena hujan asam karena:
Bereaksi dengan oksigen membentuk ozon.
Bereaksi dengan air membentuk asam sulfit dan asam sulfat.
Menghasilkan gas nitrogen dioksida.
Menurunkan kadar CO₂ di atmosfer.
Reaksi pembentukan asam sulfat dari sulfur trioksida adalah:
SO₃ + H₂O → H₂SO₃
SO₃ + H₂O → H₂SO₄
SO₂ + H₂O → H₂SO₄
SO₃ + H₂ → H₂SO₄
