wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sarana dan Prasarana 01

Total questions: 67

Worksheet time: 34mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang harus dilakukan seorang teknisi sarana dan prasarana sebelum melakukan perbaikan pada alat atau bangunan?

a)

Memastikan alat perbaikan dalam kondisi baik

b)

Mengidentifikasi masalah dan memeriksa prosedur keselamatan

c)

Mengabaikan prosedur keselamatan agar pekerjaan lebih cepat selesai

d)

Memperbaiki tanpa memeriksa kelengkapan alat

e)

Langsung memulai perbaikan tanpa perencanaan

2.

Dalam melakukan pemeliharaan rutin sarana dan prasarana, apa yang harus diperiksa terlebih dahulu?

a)

Fungsi estetika dan desain sarana

b)

Keandalan dan fungsionalitas utama sarana dan prasarana

c)

Warna cat dan tampilan luar

d)

Penggunaan bahan-bahan dekoratif

e)

Kesesuaian desain dengan permintaan klien

3.

Apa yang perlu dipertimbangkan dalam memilih bahan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana?

a)

Estetika bahan lebih penting daripada kualitas

b)

Bahan yang murah tanpa memperhatikan daya tahan

c)

Kualitas bahan dan kecocokannya dengan fungsi sarana dan prasarana

d)

Bahan yang mudah ditemukan di pasaran tanpa memikirkan spesifikasi

e)

Semua bahan yang tersedia bisa digunakan tanpa mempertimbangkan kegunaan

4.

Jika terjadi kerusakan pada jaringan listrik di sarana umum, apa langkah pertama yang harus diambil oleh teknisi?

a)

Mengabaikan kerusakan karena dapat segera diperbaiki nanti

b)

Memastikan sumber daya listrik dimatikan untuk mencegah bahaya lebih lanjut

c)

Memperbaiki kerusakan tanpa memeriksa sumber daya

d)

Meminta orang lain untuk mengatasi masalahnya

e)

Menunggu instruksi dari atasan tanpa bertindak

5.

Apa yang menjadi faktor utama dalam merencanakan pengadaan sarana dan prasarana baru?

a)

Hanya biaya yang tersedia

b)

Estetika dan desain ruangan

c)

Kebutuhan fungsional dan efisiensi penggunaan

d)

Preferensi pribadi dari pihak yang bertanggung jawab

e)

Proyek yang paling menguntungkan secara finansial

6.

Saat melakukan perbaikan sistem sanitasi, apa yang harus dipastikan oleh teknisi?

a)

Semua alat perbaikan sudah tersedia

b)

Tidak ada gangguan sementara pada sistem lainnya

c)

Tidak perlu memeriksa sistem sanitasi setelah perbaikan selesai

d)

Perbaikan dilakukan tanpa mematuhi prosedur keselamatan

e)

Semua bahan perbaikan dapat digunakan tanpa pengecekan kualitas

7.

Dalam proses pemeliharaan gedung, teknisi harus selalu memperhatikan aspek:

a)

Hanya estetika bangunan

b)

Keamanan struktur dan keandalan fungsional

c)

Hanya cat dan finishing

d)

Biaya pemeliharaan saja

e)

Peningkatan ruang dengan dekorasi

8.

Apa yang dilakukan oleh teknisi saat menemukan kerusakan serius pada sarana dan prasarana yang tidak dapat segera diperbaiki?

a)

Mengabaikan masalah dan melanjutkan pekerjaan lain

b)

Menginformasikan masalah kepada atasan dan memberikan saran perbaikan

c)

Melanjutkan penggunaan sarana tanpa perbaikan

d)

Memperbaiki kerusakan sementara tanpa prosedur yang jelas

e)

Menunggu keputusan tanpa memberi informasi yang cukup

9.

Ketika mengelola pemeliharaan gedung, teknisi harus memastikan:

a)

Hanya memeriksa kondisi bangunan sekali saja

b)

Tidak ada pengawasan terhadap kebersihan fasilitas

c)

Semua sistem yang ada berfungsi dengan baik sesuai dengan standar yang berlaku

d)

Fokus hanya pada perbaikan tanpa perhatian terhadap pencegahan

e)

Pemeliharaan hanya dilakukan jika ada keluhan dari pengguna

10.

Apa yang perlu dipertimbangkan saat merencanakan perbaikan pada sistem pendingin udara di gedung?

a)

Hanya biaya perbaikan yang penting

b)

Kecepatan perbaikan tanpa mempertimbangkan kualitas

c)

Efisiensi energi dan kelayakan jangka panjang perbaikan

d)

Menunda perbaikan hingga musim dingin

e)

Menggunakan sistem pendingin sementara tanpa memastikan daya tahan

11.

Untuk memastikan sarana dan prasarana berfungsi dengan baik, seorang teknisi harus selalu memeriksa:

a)

Hanya bagian luar sarana dan prasarana

b)

Sistem penting yang dapat mempengaruhi keseluruhan fungsionalitas

c)

Dekorasi dan aksesoris sar

d)

Pencahayaan tanpa memperhatikan sistem lainnya

e)

Hanya peralatan yang digunakan oleh staf

12.

Apa yang harus dilakukan seorang teknisi jika sarana atau prasarana sudah tidak memenuhi standar keselamatan?

a)

Meneruskan penggunaan sampai ada instruksi perbaikan

b)

Mengabaikan kondisi tersebut selama tidak ada keluhan dari pengguna

c)

Menutup atau menghentikan penggunaan sementara dan melaporkan masalah

d)

Memperbaiki hanya sebagian dari masalah tanpa mengecek keseluruhan

e)

Mengganti peralatan yang lebih murah tanpa mengecek kualitasnya

13.

Dalam proses perbaikan gedung, teknisi harus memeriksa semua instalasi untuk:

a)

Menemukan kerusakan kecil yang tidak perlu diperbaiki

b)

Mengidentifikasi potensi kerusakan yang dapat mengganggu fungsionalitas

c)

Fokus pada perbaikan estetika gedung

d)

Memastikan bahwa hanya alat tertentu yang diperbaiki

e)

Mengurangi biaya dengan mengabaikan sistem yang tidak terlihat

14.

Apa yang harus dilakukan oleh teknisi sarana dan prasarana setelah perbaikan selesai dilakukan?

a)

Tidak melakukan pemeriksaan lanjutan karena perbaikan sudah selesai

b)

Memastikan semua sistem kembali berfungsi dengan baik dan melakukan pengujian

c)

Menunggu laporan dari pihak lain untuk pemeriksaan

d)

Menganggap bahwa perbaikan selesai tanpa validasi akhir

e)

Mengabaikan pelaporan dan melanjutkan pekerjaan lain

15.

Dalam pengelolaan sarana dan prasarana, pemeliharaan preventif lebih disarankan karena:

a)

Mengurangi kemungkinan kerusakan besar dan biaya perbaikan mendesak

b)

Lebih murah daripada perawatan reaktif

c)

Hanya memerlukan pemeriksaan rutin tanpa tindakan lebih lanjut

d)

Menjamin estetika bangunan tetap terjaga

e)

Tidak membutuhkan sumber daya yang banyak

16.

Apa langkah pertama yang harus dilakukan teknisi ketika mendapat laporan kerusakan pada fasilitas gedung?

a)

Langsung memperbaiki kerusakan tanpa pemeriksaan

b)

Mengabaikan laporan dan menunggu instruksi

c)

Memastikan bahwa peralatan keselamatan sudah disiapkan

d)

Menilai tingkat kerusakan dan menentukan prioritas perbaikan

e)

Meminta bantuan dari luar untuk mengatasi masalah

17.

Mengapa penting bagi teknisi sarana dan prasarana untuk mematuhi jadwal pemeliharaan rutin?

a)

Untuk menghemat waktu

b)

Untuk mengurangi biaya pemeliharaan jangka panjang dan mencegah kerusakan besar

c)

Untuk meningkatkan penampilan sarana dan prasarana

d)

Untuk memastikan ketersediaan suku cadang

e)

Untuk memperoleh insentif atau bonus

18.

Saat melakukan perbaikan pada sistem pipa yang bocor, apa yang perlu diperiksa selain lokasi kebocoran?

a)

Tampilan estetika dari pipa

b)

Sistem saluran lain yang mungkin juga mengalami kerusakan

c)

Jenis cat pada pipa

d)

Harga peralatan yang digunakan

e)

Waktu yang diperlukan untuk memperbaiki kebocoran

19.

Apa langkah yang harus diambil saat menemukan kerusakan pada sistem ventilasi gedung?

a)

Menunggu hingga kerusakan memburuk sebelum melakukan perbaikan

b)

Mengabaikan kerusakan jika masih ada udara yang keluar

c)

Memastikan ventilasi berfungsi dengan baik untuk mencegah risiko kesehatan dan perbaikan segera dilakukan

d)

Membiarkan kerusakan terjadi dan berharap tidak mempengaruhi kenyamanan pengguna

e)

Memperbaiki hanya bagian luar ventilasi tanpa memeriksa sistem internalnya

20.

Apa yang harus dilakukan oleh teknisi saat menemukan kerusakan yang membutuhkan peralatan khusus yang tidak tersedia?

a)

Melanjutkan pekerjaan tanpa peralatan yang tepat

b)

Mencoba memperbaiki dengan peralatan yang ada meskipun tidak sesuai

c)

Menginformasikan atasan dan menunggu instruksi untuk pengadaan alat yang diperlukan

d)

Membiarkan kerusakan tetap ada sampai alat tersedia

e)

Mengabaikan prosedur standar untuk menghema

21.

Apa yang perlu dilakukan teknisi untuk memastikan sistem pencahayaan di gedung berfungsi dengan baik?

a)

Memastikan hanya satu bagian pencahayaan yang berfungsi

b)

Mengabaikan kondisi lampu jika masih menyala

c)

Memeriksa seluruh sistem pencahayaan dan mengganti lampu atau komponen yang rusak

d)

Fokus hanya pada lampu dekorasi

e)

Menunggu laporan kerusakan dari pengguna gedung

22.

Apa yang harus diperhatikan teknisi saat melakukan pemeliharaan pada alat-alat elektronik di gedung?

a)

Hanya memeriksa bagian luar alat

b)

Mengabaikan alat yang sudah tidak digunakan

c)

Memeriksa kelayakan operasional alat, memastikan kabel dan sambungan aman

d)

Mengabaikan pengujian ulang setelah perbaikan

e)

Memperbaiki alat yang rusak tanpa mematikan sumber listrik

23.

Bagaimana cara teknisi menentukan apakah sistem air di gedung membutuhkan perbaikan?

a)

Menunggu keluhan dari penghuni gedung

b)

Melakukan pemeriksaan rutin pada sistem pipa dan memastikan tidak ada kebocoran atau penyumbatan

c)

Memperbaiki hanya ketika ada kerusakan yang terlihat

d)

Tidak memeriksa sistem air karena hanya berfokus pada perbaikan lain

e)

Mengganti seluruh sistem pipa tanpa memeriksa terlebih dahulu

24.

Apa yang harus dilakukan teknisi jika mendapati peralatan yang harus diperbaiki berada di area yang tidak aman?

a)

Memperbaiki peralatan dengan segera tanpa memperhatikan keselamatan

b)

Mengabaikan keselamatan dan melanjutkan pekerjaan

c)

Memastikan area tersebut aman terlebih dahulu sebelum melakukan perbaikan

d)

Meminta pekerja lain untuk menyelesaikan tugas tersebut

e)

Menunggu instruksi dari atasan tanpa mengambil tindakan segera

25.

Saat melakukan pemeliharaan fasilitas lift di gedung, apa yang harus diperiksa terlebih dahulu oleh teknisi?

a)

Hanya tombol dalam lift

b)

Semua sistem penggerak dan perangkat keamanan lift

c)

Desain interior lift

d)

Hanya memeriksa lampu dalam lift

e)

Memeriksa warna cat lift

26.

Apa yang harus dilakukan jika ditemukan kabel listrik yang terbuka dan berpotensi membahayakan?

a)

Mengabaikan kabel tersebut jika tidak ada yang mengeluh

b)

Menghubungi teknisi lain untuk memperbaikinya

c)

Menutupi kabel dengan selotip dan melanjutkan pekerjaan

d)

Memastikan sumber listrik dimatikan dan segera memperbaiki kabel tersebut

e)

Menunggu instruksi lebih lanjut sebelum bertindak

27.

Apa yang harus dilakukan teknisi setelah menyelesaikan perbaikan pada sistem pengairan di gedung?

a)

Tidak perlu melakukan uji coba setelah perbaikan

b)

Memastikan semua bagian sistem berfungsi dengan baik dan melakukan pengujian

c)

Mengabaikan pengujian dan langsung menganggap perbaikan selesai

d)

Membiarkan sistem tidak berfungsi untuk menghemat waktu

e)

Tidak memberi laporan kepada atasan

28.

Jika terdapat kerusakan pada atap gedung, apa langkah pertama yang harus diambil oleh teknisi?

a)

Mengabaikan kerusakan karena atap tidak terlalu penting

b)

Memperbaiki bagian kecil saja tanpa memeriksa secara menyeluruh

c)

Melakukan pemeriksaan menyeluruh pada struktur atap untuk menentukan penyebab kerusakan

d)

Menunggu laporan lebih lanjut dari penghuni gedung

e)

Menunggu instruksi dari manajemen tanpa mengambil tindakan

29.

Apa yang harus diperhatikan teknisi saat melakukan pemeliharaan pada sistem saluran drainase gedung?

a)

Memastikan hanya bagian luar drainase yang bersih

b)

Memeriksa dan membersihkan saluran dari sumbatan untuk memastikan aliran air lancar

c)

Mengabaikan sumbatan kecil karena tidak mempengaruhi aliran

d)

Tidak perlu memeriksa bagian dalam saluran drainase

e)

Menunggu kerusakan besar baru melakukan perbaikan

30.

Saat melakukan pemeliharaan pada AC gedung, apa yang perlu dilakukan selain mengganti filter udara?

a)

Memastikan semua sambungan listrik dan pipa saluran freon aman

b)

Memperbaiki hanya bagian luar AC

c)

Tidak perlu memeriksa bagian dalam AC

d)

Mengganti filter udara meskipun tidak kotor

e)

Tidak perlu memeriksa alat lainnya selama filter udara diganti

31.

Saat melakukan pemeliharaan pada AC gedung, apa yang perlu dilakukan selain mengganti filter udara?

a)

Memastikan semua sambungan listrik dan pipa saluran freon aman

b)

Memperbaiki hanya bagian luar AC

c)

Tidak perlu memeriksa bagian dalam AC

d)

Mengganti filter udara meskipun tidak kotor

e)

Tidak perlu memeriksa alat lainnya selama filter udara diganti

32.

Apa yang harus dilakukan teknisi sarana dan prasarana setelah menyelesaikan perbaikan pada sistem pemanas air?

a)

Menunggu laporan dari penghuni gedung tentang suhu air

b)

Memastikan sistem berfungsi dengan menguji suhu air setelah perbaikan

c)

Tidak perlu melakukan pengujian lebih lanjut setelah perbaikan

d)

Hanya memeriksa tampilan fisik sistem pemanas

e)

Mengabaikan perbaikan dan melanjutkan ke tugas lain

33.

Saat melakukan pemeliharaan pada sistem kelistrikan, teknisi harus memastikan apa saja?

a)

Hanya bagian luar kabel

b)

Semua kabel dan sambungan listrik dalam kondisi baik dan aman

c)

Hanya memeriksa panel listrik utama

d)

Mengabaikan pengecekan arus listrik pada setiap sambungan

e)

Mengganti semua komponen listrik meskipun belum rusak

34.

Jika ditemukan kerusakan pada pintu otomatis, langkah pertama yang harus dilakukan teknisi adalah?

a)

Langsung mengganti pintu dengan yang baru

b)

Memeriksa sistem kelistrikan dan sensor pintu otomatis terlebih dahulu

c)

Menunggu laporan lebih lanjut dari penghuni gedung

d)

Mengabaikan masalah karena pintu masih bisa dibuka secara manual

e)

Memastikan hanya bagian luar pintu yang berfungsi

35.

Apa yang harus diperhatikan teknisi saat melakukan pengecekan pada sistem pemadam kebakaran?

a)

Memeriksa hanya alat pemadam kebakaran portable

b)

Memastikan bahwa sistem alarm dan sprinkler berfungsi dengan baik

c)

Mengabaikan sistem alarm jika alat pemadam kebakaran masih tersedia

d)

Memeriksa hanya tabung pemadam kebakaran tanpa memperhatikan sistem lainnya

e)

Memastikan hanya sistem sprinkler berfungsi

36.

Apa yang harus dilakukan teknisi setelah menemukan peralatan yang rusak di area dengan risiko kebakaran?

a)

Memperbaiki peralatan tersebut dengan cepat tanpa mempertimbangkan keselamatan

b)

Memastikan bahwa area tersebut aman, lalu melakukan perbaikan

c)

Mengabaikan peralatan tersebut dan melanjutkan ke tugas lain

d)

Memperbaiki peralatan tanpa mematikan sumber listrik terlebih dahulu

e)

Menunggu instruksi lebih lanjut tanpa tindakan sementara

37.

Saat melakukan perbaikan pada sistem AC, teknisi perlu memastikan apa saja?

a)

Hanya memastikan sistem pendingin berfungsi

b)

Memastikan suhu yang keluar sesuai dengan standar

c)

Memastikan semua sambungan listrik dan pipa freon aman

d)

Hanya memeriksa bagian luar AC

e)

Memeriksa hanya bagian yang mudah dijangkau

38.

Apa yang harus dilakukan teknisi untuk menghindari kerusakan lebih lanjut pada instalasi listrik di gedung?

a)

Mengabaikan pengujian rutin pada instalasi listrik

b)

Memastikan instalasi listrik diperiksa secara rutin dan mendetail

c)

Tidak memeriksa bagian yang tidak terlihat atau tersembunyi

d)

Hanya memeriksa instalasi yang sering digunakan

e)

Membiarkan instalasi yang rusak tanpa perbaikan

39.

Saat melakukan pemeliharaan pada sistem pemanas air, apa yang harus diperiksa oleh teknisi?

a)

Hanya bagian luar pemanas

b)

Hanya mengecek kondisi fisik pemanas tanpa pengujian

c)

Memastikan pemanas berfungsi dengan baik dan tidak ada kerusakan pada sistem saluran air

d)

Memeriksa kondisi cat pemanas air

e)

Tidak perlu memeriksa tekanan air di pemanas

40.

Apa yang harus dilakukan jika peralatan listrik terendam air di gedung?

a)

Langsung menyalakan kembali peralatan

b)

Mengeringkan peralatan dan memeriksa apakah masih berfungsi dengan aman

c)

Menggunakan peralatan tanpa memeriksa kondisi lebih lanjut

d)

Menunggu hingga peralatan tidak lagi basah baru

41.

Mengapa penting bagi teknisi untuk mengikuti prosedur standar operasional (SOP) dalam pemeliharaan sarana dan prasarana?

a)

Agar pekerjaan lebih cepat selesai

b)

Untuk memastikan bahwa pekerjaan dilakukan dengan aman dan sesuai dengan standar yang ditetapkan

c)

Untuk menghindari biaya tambahan

d)

Agar teknisi dapat bekerja lebih leluasa

e)

Untuk mengurangi jumlah laporan yang diperlukan

42.

Apa yang harus diperiksa oleh teknisi sebelum memulai pemeliharaan pada sistem pipa di gedung?

a)

Menunggu laporan lebih lanjut dari pengguna

b)

Memastikan area kerja aman dan tidak ada kebocoran atau potensi kecelakaan

c)

Hanya memeriksa bagian luar pipa

d)

Memastikan sistem pipa selalu digunakan selama pemeliharaan

e)

Tidak perlu memeriksa peralatan kerja yang akan digunakan

43.

Apa yang harus dilakukan teknisi jika menemukan kerusakan pada sistem ventilasi yang dapat mempengaruhi kualitas udara?

a)

Mengabaikan kerusakan dan melanjutkan pekerjaan lainnya

b)

Menunggu laporan lebih lanjut dari penghuni gedung

c)

Memperbaiki kerusakan dan memastikan sistem ventilasi berfungsi dengan baik

d)

Tidak memeriksa seluruh sistem ventilasi

e)

Membiarkan sistem ventilasi rusak untuk sementara waktu

44.

Apa yang harus diperiksa teknisi ketika memelihara sistem saluran air di gedung?

a)

Hanya memeriksa saluran yang terlihat

b)

Memastikan tidak ada penyumbatan atau kerusakan pada seluruh sistem saluran

c)

Mengganti semua komponen saluran meskipun masih berfungsi baik

d)

Tidak perlu memeriksa bagian bawah tanah

e)

Hanya memeriksa pipa besar

45.

Saat melakukan pemeliharaan pada lift, apa yang harus diperiksa teknisi?

a)

Hanya tampilan fisik lift

b)

Hanya sistem penggerak lift

c)

Semua bagian sistem lift, termasuk sistem penggerak, kabel, dan komponen keselamatan

d)

Tidak perlu memeriksa sistem penggerak lift

e)

Hanya memeriksa tombol lift

46.

Jika teknisi menemukan kerusakan pada instalasi pipa gas di gedung, langkah pertama yang harus dilakukan adalah?

a)

Memperbaiki pipa gas tanpa memeriksa sumber kebocoran

b)

Menunggu laporan lebih lanjut dari penghuni gedung

c)

Menghentikan aliran gas dan memeriksa sumber kebocoran

d)

Membiarkan kebocoran gas berlangsung sementara waktu

e)

Memperbaiki pipa gas hanya jika bau gas tercium kuat

47.

Saat melakukan pengecekan pada sistem saluran listrik gedung, teknisi harus memeriksa apa saja?

a)

Hanya bagian luar panel listrik

b)

Semua kabel dan sambungan listrik serta kondisi panel listrik

c)

Hanya kondisi soket listrik

d)

Tidak perlu memeriksa sambungan listrik

e)

Hanya memeriksa perangkat yang sering digunakan

48.

Apa yang harus dilakukan teknisi ketika mendeteksi adanya kerusakan pada sistem penyaringan air di gedung?

a)

Mengabaikan kerusakan dan melanjutkan ke pekerjaan lainnya

b)

Menunggu laporan lebih lanjut dari penghuni gedung

c)

Memastikan kerusakan segera diperbaiki untuk menghindari masalah kualitas air

d)

Tidak perlu memeriksa bagian penyaring air jika kerusakan tidak signifikan

e)

Mengganti sistem penyaring dengan sistem yang lebih baru tanpa pemeriksaan lebih lanjut

49.

Apa yang harus diperiksa teknisi ketika melakukan pemeliharaan pada sistem penerangan gedung?

a)

Hanya memeriksa lampu yang sering digunakan

b)

Memeriksa semua lampu, kabel, dan sumber daya listrik untuk memastikan sistem penerangan berfungsi dengan baik

c)

Mengabaikan kabel dan hanya memeriksa lampu yang terbakar

d)

Memeriksa hanya lampu utama

e)

Memeriksa hanya bagian luar instalasi listrik

50.

Apa yang harus dilakukan oleh teknisi ketika mendapati instalasi air yang bocor di gedung?

a)

Hanya memeriksa tampilan fisik pemanas

b)

Memeriksa sistem kelistrikan, saluran air, dan kondisi tekanan air

c)

Mengganti komponen meskipun tidak ada kerusakan

d)

Memastikan pemanas selalu menyala tanpa memeriksa sistem lainnya

e)

Memeriksa hanya kondisi cat pemanas

51.

Apa yang harus dilakukan oleh teknisi ketika mendapati instalasi air yang bocor di gedung?

a)

Mengabaikan kebocoran dan melanjutkan pekerjaan lainnya

b)

Menunggu sampai air habis dengan sendirinya

c)

Segera mematikan aliran air dan memperbaiki kebocoran

d)

Membiarkan kebocoran air tanpa melakukan perbaikan

e)

Tidak perlu memeriksa saluran pipa jika kebocoran kecil

52.

Saat melakukan pemeliharaan pada sistem pemanas air, apa yang perlu diperiksa selain suhu air?

a)

Hanya memeriksa tampilan fisik pemanas

b)

Memeriksa sistem kelistrikan, saluran air, dan kondisi tekanan air

c)

Mengganti komponen meskipun tidak ada kerusakan

d)

Memastikan pemanas selalu menyala tanpa memeriksa sistem lainnya

e)

Memeriksa hanya kondisi cat pemanas

53.

Pada saat melakukan pemeliharaan terhadap sistem pendingin udara (AC) di gedung perkantoran, teknisi menemukan adanya kebocoran pada salah satu pipa refrigerant. Setelah menutup sumber kebocoran, teknisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mendapati adanya penurunan tekanan pada sistem pendingin. Apa langkah yang tepat untuk mengatasi masalah ini?

a)

Membiarkan kebocoran tersebut tanpa diperbaiki lebih lanjut karena tekanan hanya sedikit berkurang

b)

Mengganti komponen pipa yang bocor dan mengisi ulang sistem dengan refrigerant sesuai spesifikasi

c)

Menambahkan lebih banyak refrigerant untuk mengatasi penurunan tekanan tanpa memeriksa kebocoran lebih lanjut

d)

Mengganti unit pendingin udara dengan yang baru tanpa memeriksa lebih lanjut

e)

Menunggu dan memonitor sistem pendingin untuk memastikan tidak ada penurunan suhu lebih lanjut

54.

Dalam proses pemeliharaan lift di gedung bertingkat, teknisi menemukan adanya kejanggalan pada sistem rem lift yang tidak berfungsi dengan baik. Sistem ini sangat penting untuk keselamatan pengguna lift. Apa tindakan yang tepat untuk dilakukan oleh teknisi dalam situasi ini?

a)

Mengabaikan masalah rem lift dan terus menggunakan lift untuk operasional

b)

Menunggu laporan dari penghuni gedung untuk memastikan ada masalah pada sistem rem

c)

Menghentikan operasional lift dan segera memperbaiki sistem rem dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh

d)

Memperbaiki sistem rem secara sementara tanpa pemeriksaan lebih lanjut

e)

Menyatakan lift aman untuk digunakan meskipun sistem rem tidak berfungsi optimal

55.

Seorang teknisi diminta untuk memeriksa sistem pemanas air di gedung apartemen yang terputus alirannya. Setelah memeriksa panel kontrol, teknisi menemukan bahwa pemutus sirkuitnya terputus dan ada tanda-tanda korsleting pada kabel. Apa langkah pertama yang harus diambil oleh teknisi?

a)

Mengganti pemutus sirkuit dan mengabaikan kabel yang korslet

b)

Menghubungkan kembali kabel tanpa memeriksa lebih lanjut untuk menghemat waktu

c)

Mematikan seluruh aliran listrik di gedung dan memeriksa sumber korsleting sebelum memperbaiki kerusakan

d)

Meneruskan pemeliharaan tanpa mematikan listrik terlebih dahulu

e)

Mengganti panel kontrol dan berharap masalah teratasi

56.

Selama pemeliharaan sistem kelistrikan gedung, teknisi menemukan bahwa beberapa panel distribusi listrik sudah berkarat dan tidak berfungsi optimal. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh teknisi untuk mengatasi masalah ini?

a)

Menyemprot panel dengan cairan pembersih dan mengabaikan karat yang ada

b)

Mengganti panel distribusi listrik yang sudah berkarat dengan yang baru dan memastikan sistem kelistrikan berfungsi dengan baik

c)

Membiarkan panel distribusi berkarat dan tidak perlu diperbaiki karena masih dapat digunakan

d)

Menggunakan panel distribusi sementara sampai ada penggantian

e)

Hanya membersihkan karat tanpa mengganti panel distribusi listrik yang rusak

57.

Pada pemeriksaan sistem ventilasi di gedung, teknisi menemukan bahwa beberapa saluran ventilasi terhalang oleh debu dan kotoran yang mengurangi aliran udara. Saluran ventilasi yang terhalang bisa menyebabkan peningkatan suhu dan kelembaban di dalam gedung. Apa tindakan yang harus dilakukan oleh teknisi?

a)

Menyemprotkan udara bertekanan tinggi untuk membersihkan saluran ventilasi

b)

Mengabaikan saluran yang terhalang dan melanjutkan pekerjaan lainnya

c)

Membersihkan dan memeriksa saluran ventilasi secara menyeluruh untuk memastikan aliran udara lancar kembali

d)

Mengganti seluruh sistem ventilasi dengan sistem baru

e)

Mengganti hanya saluran yang terhalang tanpa memeriksa seluruh sistem

58.

Teknisi diminta untuk melakukan pengecekan terhadap sistem pemadam kebakaran gedung yang sudah terpasang selama beberapa tahun. Setelah melakukan pemeriksaan, teknisi mendapati beberapa alat pemadam kebakaran tidak dapat berfungsi karena adanya kerusakan pada komponen utamanya. Apa langkah yang harus diambil?

a)

Mengabaikan kerusakan dan berharap alat pemadam akan berfungsi saat dibutuhkan

b)

Mengganti komponen yang rusak dan memeriksa seluruh sistem untuk memastikan semuanya berfungsi

c)

Menggunakan alat pemadam yang rusak sampai alat yang baru datang

d)

Menghubungi pemilik gedung untuk memberitahukan kerusakan tanpa melakukan perbaikan

e)

Membiarkan sistem pemadam tidak terpakai dan berharap kebakaran tidak terjadi

59.

Seorang teknisi diminta untuk memeriksa instalasi listrik di gedung yang baru direnovasi. Setelah memeriksa beberapa titik, teknisi menemukan bahwa beberapa kabel listrik tidak terpasang dengan benar dan ada risiko korsleting. Apa langkah pertama yang harus dilakukan oleh teknisi untuk menangani masalah ini?

a)

Menyambung kabel-kabel yang terlepas tanpa memeriksa lebih lanjut

b)

Mematikan aliran listrik di seluruh gedung dan memeriksa setiap sambungan kabel dengan teliti

c)

Menghubungi pihak kontraktor renovasi untuk memeriksa kembali sistem kelistrikan

d)

Membiarkan kabel yang tidak terpasang dengan benar dan melanjutkan pekerjaan

e)

Mengganti seluruh instalasi listrik dengan sistem baru

60.

Dalam melakukan pengecekan terhadap sistem pemanas air (water heater) di gedung, teknisi menemukan adanya penurunan suhu air yang cukup signifikan meskipun pemanas sudah menyala. Setelah memeriksa, teknisi mendapati bahwa komponen thermostat pada sistem tersebut rusak. Apa langkah yang harus diambil oleh teknisi untuk mengatasi masalah ini?

a)

Menunggu sampai suhu air mencapai tingkat yang diinginkan

b)

Mengganti komponen thermostat yang rusak dan memeriksa komponen lainnya untuk memastikan kinerja optimal

c)

Mengganti sistem pemanas air dengan yang baru tanpa pemeriksaan lebih lanjut

d)

Mengurangi suhu pemanas untuk menghindari kerusakan lebih lanjut

e)

Tidak melakukan perbaikan dan melanjutkan penggunaan pemanas

61.

Ketika teknisi melakukan pengecekan sistem pembuangan limbah di gedung, mereka menemukan adanya penyumbatan yang menyebabkan air limbah menggenang. Apa langkah pertama yang perlu diambil untuk mengatasi masalah ini?

a)

Menggunakan pompa untuk mengalirkan air limbah keluar tanpa memeriksa lebih lanjut

b)

Memeriksa seluruh jalur pembuangan untuk menemukan sumber penyumbatan dan mengatasi penyumbatan tersebut dengan cara yang tepat

c)

Membiarkan genangan air mengering dengan sendirinya

d)

Menunggu laporan lebih lanjut dari penghuni gedung mengenai masalah ini

e)

Mengganti sistem pembuangan limbah dengan sistem baru

62.

Teknisi diminta untuk melakukan pemeriksaan thd sistem pemadam kebakaran di gedung bertingkat yg jarang digunakan. Setelah memeriksa alat pemadam kebakaran, teknisi menemukan beberapa komponen yang tidak berfungsi dengan baik. Apa tindakan yg tepat yang harus dilakukan teknisi?

a)

Mengabaikan masalah tersebut karena sistem pemadam kebakaran jarang digunakan

b)

Mengganti alat pemadam yang rusak dan memastikan sistem pemadam kebakaran berfungsi dengan baik

c)

Menggunakan alat pemadam yang rusak sampai ada penggantian alat baru

d)

Menghubungi pihak penyedia alat pemadam untuk penggantian tanpa pemeriksaan lebih lanjut

e)

Menunggu instruksi lebih lanjut sebelum melakukan penggantian alat

63.

Selama pemeliharaan gedung, teknisi mendapati adanya kabel-kabel yang terkelupas dan terbuka di area yang sangat dekat dengan saluran air. Apa tindakan yang harus diambil oleh teknisi untuk menangani masalah ini?

a)

Menutupi kabel dengan plastik tanpa memeriksa lebih lanjut

b)

Mengisolasi kembali kabel dengan bahan yang tepat dan memastikan kabel terhindar dari kontak dengan air

c)

Membiarkan kabel tersebut tetap terbuka dan melanjutkan pekerjaan lainnya

d)

Mengganti kabel tersebut tanpa memeriksa sumber masalahnya

e)

Membiarkan kabel dalam kondisi terbuka selama beberapa waktu untuk memantau keadaan

64.

Teknisi menemukan adanya kerusakan pada pompa air di gedung yang menyebabkan suplai air terganggu. Setelah pemeriksaan, teknisi mendapati bahwa motor penggerak pompa rusak. Apa tindakan yang tepat yang harus dilakukan oleh teknisi?

a)

Menunggu hingga motor pompa diperbaiki oleh pihak ketiga

b)

Memperbaiki motor penggerak pompa atau mengganti dengan motor baru yang sesuai spesifikasi

c)

Menggunakan pompa manual sementara waktu

d)

Mengalihkan suplai air dari sumber lain tanpa memperbaiki pompa

e)

Mengganti seluruh sistem pompa air tanpa memeriksa kerusakan lainnya

65.

Apa yang harus dilakukan oleh teknisi untuk menangani masalah ini?

a)

Membiarkan kebocoran dan memeriksa sistem lainnya

b)

Mematikan sistem pendingin dan mengganti saluran pendingin yang bocor

c)

Menambahkan refrigerant untuk mengisi kekurangan yang disebabkan oleh kebocoran

d)

Mengurangi tekanan dalam sistem pendingin agar kebocoran tidak meluas

e)

Menunggu instruksi dari pihak manajemen sebelum melakukan perbaikan

66.

Apa yang harus dilakukan oleh teknisi untuk mengatasi masalah ini?

a)

Mengabaikan masalah ventilasi dan melanjutkan pemeriksaan sistem lainnya

b)

Menggunakan alat manual untuk memastikan aliran udara dan memperbaiki sistem ventilasi yang bermasalah

c)

Mengganti seluruh sistem ventilasi dengan yang baru tanpa pemeriksaan lebih lanjut

d)

Membuka ventilasi secara manual dan membiarkan ruang terbuka

e)

Melakukan perbaikan pada ventilasi yang rusak dan memastikan aliran udara kembali lancar

67.

Apa langkah yang tepat yang harus diambil oleh teknisi?

a)

Menunggu hingga air panas cukup dengan meningkatkan suhu pemanas

b)

Menghentikan pemanas dan membersihkan saluran pemanas dari sumbatan

c)

Mengabaikan sumbatan dan melanjutkan penggunaan pemanas air

d)

Mengganti pemanas dengan unit yang lebih baru