WorksheetsUjian Praktik Analisis Kualitas Ikan
Total questions: 16
Worksheet time: 34mins
Siswa harus memeriksa mata ikan dan mencatat hasilnya apakah jernih, keruh, atau datar.
Siswa harus membuka insang ikan dan mencatat warna dan konsistensinya.
Siswa memeriksa kulit ikan, mencatat apakah ada lendir, bekas luka, atau kerusakan.
Siswa menekan daging ikan dengan jari dan mencatat apakah daging kembali ke bentuk semula atau meninggalkan bekas.
Siswa harus mencium aroma ikan dan mencatat apakah bau yang menyengat atau busuk.
Siswa harus mencium aroma ikan dan mencatat apakah bau ikan tersebut segar atau tidak sedap (basi, busuk).
Siswa memotong bagian daging ikan dan memeriksa warna daging. Daging yang segar akan memiliki warna yang cerah dan alami.
Siswa menggunakan thermometer untuk mengukur suhu ikan. Jika suhu ikan di atas 5°C, ini menunjukkan bahwa ikan tersebut mungkin sudah mulai kehilangan kesegarannya.
Jika diperlukan, siswa mengukur pH daging ikan menggunakan alat uji pH dan mencatat hasilnya. pH yang lebih tinggi dari 6,5 menunjukkan bahwa ikan mulai terdegradasi.
Siswa harus mendokumentasikan hasil pemeriksaan dengan teliti, baik dengan catatan tertulis maupun foto jika diperlukan. Hasil pengamatan harus mencakup: Kondisi visual (mata, insang, kulit, sisik), Tekstur daging, Aroma bau, Warna daging ikan, Suhu ikan, pH ikan (jika diuji).
Apakah siswa dapat mengidentifikasi tanda-tanda ikan segar dengan benar?
Ya
Tidak
Apakah siswa mengikuti langkah-langkah pengujian dengan benar dan menggunakan alat yang tepat?
Ya
Tidak
Apakah siswa dapat mendokumentasikan hasil pengujian secara jelas dan terstruktur?
Ya
Tidak
Apakah siswa mengerti dan dapat menjelaskan ciri-ciri ikan segar dengan tepat?
Ya
Tidak
1+1 =
2
3
4
5
2+2
4
5
6
7
