wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

FIX UAS PEDIATRI

Total questions: 75

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Seorang bayi berusia 2 bulan dibawa ke fisioterapi dengan kepala miring ke kiri dan dagu menghadap ke kanan. Diagnosis sementara adalah tortikolis kongenital. Otot apa yang biasanya terlibat pada kasus ini?

a)

Sternocleidomastoid (SCM)

b)

Trapezius

c)

Levator scapulae

d)

Splenius capitis

2.

Pada pemeriksaan fisik bayi dengan DDH, manuver Ortolani dilakukan untuk:

a)

Mengidentifikasi klik pada sendi panggul

b)

Menstabilkan panggul saat berjalan

c)

Mengukur sudut inklinasi panggul

d)

Mengembalikan kepala femur ke acetabulum

3.

Apa tanda klinis utama yang sering ditemukan pada pasien dengan Osteogenesis Imperfecta?

a)

Kulit kering

b)

Fraktur berulang

c)

Peradangan sendi

d)

Tonus otot tinggi

4.

Intervensi awal yang sering digunakan untuk CTEV adalah:

a)

Operasi korektif

b)

Metode Ponseti

c)

Latihan beban penuh

d)

Injeksi steroid

5.

Flat foot pada anak seringkali bersifat fisiologis. Pada usia berapa normalnya lengkung kaki mulai berkembang?

a)

1-2 tahun

b)

3-4 tahun

c)

5-6 tahun

d)

7-8 tahun

6.

Tanda klinis utama yang sering ditemukan pada Juvenile Rheumatoid Arthritis adalah:

a)

Hipermobilitas sendi

b)

Sendi bengkak dan nyeri pagi hari

c)

Tulang rapuh

d)

Atrofi otot tungkai

7.

Spina bifida dengan meningokel ditandai oleh:

a)

Adanya kantung berisi cairan dan jaringan saraf

b)

Penonjolan kantung yang hanya berisi cairan serebrospinal

c)

Tulang belakang sepenuhnya normal

d)

Tidak ada defek tulang belakang

8.

Komplikasi utama dari hydrocephalus yang tidak diobati adalah:

a)

Kehilangan pendengaran

b)

Tekanan intrakranial meningkat

c)

Kelainan sendi

d)

Kelemahan otot tungkai

9.

Apa tanda utama microcephalus pada pemeriksaan fisik?

a)

Lingkar kepala di bawah rata-rata usia

b)

Lingkar dada lebih besar dari lingkar kepala

c)

Perkembangan otot abnormal

d)

Adanya fraktur pada kepala

10.

Gejala yang paling umum ditemukan pada SMA tipe 1 adalah:

a)

Hipotonus berat dan kesulitan bernapas

b)

Hipermobilitas sendi

c)

Kelemahan otot proksimal yang berkembang lambat

d)

Nyeri sendi pagi hari

11.

Tanda awal Duchenne Muscular Dystrophy sering meliputi:

a)

Kesulitan berdiri dari posisi duduk (Gower's sign)

b)

Nyeri sendi kronis

c)

Kelemahan otot wajah

d)

Spasme otot mendadak

12.

Tanda khas yang sering ditemukan pada meningitis adalah:

a)

Kekakuan leher

b)

Kelemahan otot proksimal

c)

Sakit kepala ringan

d)

Peradangan sendi

13.

Gejala utama yang membedakan encephalitis dari meningitis adalah:

a)

Penurunan kesadaran

b)

Kekakuan leher

c)

Kehilangan penglihatan

d)

Nyeri otot lokal

14.

Ciri khas posisi tangan pada Erb's Palsy adalah:

a)

Internal rotation dan pronasi

b)

Supinasi penuh

c)

Fleksi siku maksimal

d)

Ekstensi pergelangan tangan

15.

Klumpke's palsy ditandai dengan kelemahan pada:

a)

Fleksi siku

b)

Ekstensi bahu

c)

Otot tangan dan jari

d)

Otot punggung

16.

Manuver yang sering dilakukan untuk meregangkan otot SCM pada tortikolis kongenital adalah:

a)

Fleksi lateral kepala ke sisi yang sehat dan rotasi ke sisi yang sakit

b)

Fleksi kepala ke depan

c)

Ekstensi kepala penuh

d)

Rotasi kepala bilateral

17.

Apa tes yang dapat digunakan untuk mendeteksi dislokasi panggul pada bayi dengan DDH?

a)

Tes Barlow

b)

Tes Lachman

c)

Tes Trendelenburg

d)

Tes Thomas

18.

Latihan yang paling sesuai untuk anak dengan Osteogenesis Imperfecta adalah:

a)

Latihan resistensi berat

b)

Latihan beban ringan di air

c)

Lari jarak jauh

d)

Latihan high-impact

19.

Apa tujuan utama penggunaan metode Ponseti pada CTEV?

a)

Meningkatkan mobilitas sendi lutut

b)

Koreksi posisi kaki tanpa operasi

c)

Menguatkan otot gastrocnemius

d)

Mengurangi nyeri pada kaki

20.

Intervensi fisioterapi yang paling sesuai untuk flat foot pada anak usia sekolah adalah:

a)

Pemberian orthosis kaki

b)

Latihan beban berat

c)

Istirahat total

d)

Peregangan otot hamstring

21.

Apa modalitas fisioterapi yang dapat membantu mengurangi inflamasi pada JRA?

a)

Kompres hangat

b)

Terapi ultrasound

c)

Kompres dingin

d)

Stimulasi listrik

22.

Latihan yang direkomendasikan untuk anak dengan spina bifida myelomeningokel adalah:

a)

Latihan keseimbangan duduk

b)

Latihan lari jarak jauh

c)

Latihan beban berat

d)

Peregangan otot punggung

23.

Shunting pada hydrocephalus bertujuan untuk:

a)

Mengurangi tekanan intrakranial

b)

Memperbaiki postur tubuh

c)

Menstabilkan aliran darah

d)

Meningkatkan kekuatan otot

24.

Komplikasi utama dari microcephalus yang tidak ditangani dengan baik adalah:

a)

Gangguan perkembangan otak

b)

Fraktur tengkorak

c)

Hipermobilitas sendi

d)

Atrofi otot

25.

Pendekatan fisioterapi utama untuk pasien dengan SMA adalah:

a)

Latihan pernapasan

b)

Latihan high-impact

c)

Stimulasi listrik

d)

Peregangan pasif

26.

Intervensi utama untuk memperlambat perkembangan kontraktur pada pasien DMD adalah:

a)

Penggunaan standing frame

b)

Latihan aerobik intens

c)

Imobilisasi jangka panjang

d)

Penggunaan beban berat

27.

Modalitas fisioterapi yang relevan untuk pasien yang pulih dari meningitis adalah:

a)

Latihan pernapasan

b)

Latihan resistensi tinggi

c)

Terapi hidroterapi

d)

Latihan postur intens

28.

Pendekatan fisioterapi yang dianjurkan untuk pasien encephalitis melibatkan:

a)

Mobilisasi dini

b)

Imobilisasi jangka panjang

c)

Latihan intensitas tinggi

d)

Latihan resistensi berat

29.

Manuver fisioterapi yang sesuai untuk meningkatkan mobilitas sendi bahu pada Erb's Palsy adalah:

a)

Latihan rotasi eksternal aktif

b)

Latihan supinasi pasif

c)

Latihan ekstensi siku penuh

d)

Latihan fleksor pergelangan tangan

30.

Pendekatan fisioterapi utama untuk Klumpke's palsy melibatkan:

a)

Latihan kekuatan otot tangan dan jari

b)

Latihan peregangan otot punggung

c)

Latihan pernapasan dalam

d)

Latihan keseimbangan tubuh

31.

Perkembangan motorik kasar yang normal pada anak usia 9 bulan adalah:

a)

Menggulingkan badan

b)

Duduk tanpa bantuan

c)

Merangkak maju

d)

Berdiri dengan dukungan

32.

Pada usia berapa anak biasanya mulai berjalan tanpa bantuan?

a)

9-10 bulan

b)

10-11 bulan

c)

12-15 bulan

d)

15-18 bulan

33.

Apa yang menjadi perhatian utama fisioterapis dalam mengevaluasi perkembangan postural seorang anak?

a)

Kekakuan sendi

b)

Keterlambatan bicara

c)

Keseimbangan dan kontrol postural

d)

Hipermobilitas

34.

Seorang anak usia 5 tahun memiliki kesulitan dalam mengkoordinasikan gerakan motorik halus. Ini kemungkinan merupakan tanda keterlambatan pada:

a)

Perkembangan kognitif

b)

Perkembangan sensorimotor

c)

Refleks primitif

d)

Perkembangan sosial

35.

Pada usia berapa seorang anak diharapkan mampu duduk sendiri?

a)

3 bulan

b)

6 bulan

c)

10 bulan

d)

15 bulan

36.

Denver Development Screening Test (DDST) dirancang untuk menilai perkembangan anak pada usia:

a)

0-1 tahun

b)

0-3 tahun

c)

0-6 tahun

d)

0-10 tahun

37.

Apa tujuan utama dari pelaksanaan Denver Development Screening Test (DDST) pada anak?

a)

Menentukan tingkat kecerdasan

b)

Mendeteksi keterlambatan perkembangan secara dini

c)

Menilai kemampuan komunikasi

d)

Mendiagnosis gangguan neurologis

38.

Aspek apa yang diukur dalam DDST untuk perkembangan motorik kasar pada anak?

a)

Kemampuan berbicara

b)

Berjalan, merangkak, dan berdiri

c)

Kemampuan menggambar

d)

Interaksi sosial

39.

Apa hasil yang disebutkan jika seorang anak gagal menyelesaikan tugas sesuai dengan usianya pada DDST?

a)

Normal

b)

Delay

c)

Caution

d)

Problematic

40.

DDST mengevaluasi empat area utama, kecuali:

a)

Motorik halus

b)

Motorik kasar

c)

Komunikasi reseptif

d)

Kemampuan sosial

41.

Bagian otak mana yang bertanggung jawab untuk koordinasi gerakan dan keseimbangan pada anak?

a)

Lobus parietal

b)

Lobus frontal

c)

Cerebellum

d)

Lobus temporal

42.

Kerusakan pada susunan saraf pusat anak dapat menyebabkan:

a)

Keterlambatan motorik

b)

Refleks hilang

c)

Hipermobilitas sendi

d)

Perkembangan kognitif meningkat

43.

Apa dampak dari cedera pada medulla spinalis pada anak dari segi fisioterapi?

a)

Gangguan motorik kasar

b)

Keterlambatan bicara

c)

Penurunan sensitivitas sensorik

d)

Kekuatan otot yang berlebihan

44.

Pada kasus neuropediatri, fisioterapis berperan dalam:

a)

Meningkatkan kemampuan komunikasi

b)

Memulihkan mobilitas dan fungsional motorik

c)

Menghambat refleks abnormal

d)

Mengoptimalkan perkembangan kognitif

45.

Fungsi apa yang paling mungkin terganggu jika ada kerusakan pada korteks motorik primer anak?

a)

Koordinasi visual

b)

Keseimbangan tubuh

c)

Gerakan volunter

d)

Sensasi nyeri

46.

Refleks apa yang muncul saat bayi disentuh pada pipi dan mereka secara otomatis memutar kepalake arah tersebut?

a)

Refleks rooting

b)

Refleks moro

c)

Refleks stepping

d)

Refleks grasping

47.

Kapan refleks moro biasanya mulai menghilang?

a)

2 bulan

b)

4 bulan

c)

6 bulan

d)

9 bulan

48.

Refleks plantar pada bayi yang tidak menghilang dapat menjadi tanda dari:

a)

Gangguan neurologis

b)

Keterlambatan motorik

c)

Kelainan tulang belakang

d)

Perkembangan normal

49.

Refleks primitif seperti ATNR (Asymmetrical Tonic Neck Reflex) seharusnya hilang pada usia:

a)

3 bulan

b)

6 bulan

c)

9 bulan

d)

12 bulan

50.

Apabila refleks stepping tidak muncul pada bayi, fisioterapis harus mencurigai:

a)

Masalah pada perkembangan motorik kasar

b)

Kelemahan otot tungkai bawah

c)

Cedera saraf perifer

d)

Masalah koordinasi visual

51.

Cerebral palsy tipe spastik paling sering menunjukkan:

a)

Kelemahan otot

b)

Hipotonia

c)

Hipertonia

d)

Refleks berlebih

52.

Cerebral palsy (CP) diklasifikasikan berdasarkan pola tonus otot dan gerakan abnormal. Klasifikasi CP yang ditandai dengan adanya peningkatan tonus otot disebut sebagai:

a)

CP Athetoid

b)

CP Spastik

c)

CP Ataksik

d)

CP Hipotonik

e)

CP Diskinetik

53.

Apa penyebab utama kontraktur pada anak dengan cerebral palsy?

a)

Kurangnya aktivitas fisik

b)

Spastisitas yang berkepanjangan

c)

Kelainan tulang

d)

Tonus otot yang rendah

54.

Tipe CP yang ditandai dengan koordinasi yang buruk dan kesulitan dalam menjaga keseimbangan saat berjalan atau melakukan aktivitas motorik halus adalah:

a)

CP Spastik

b)

CP Ataksik

c)

CP Athetoid

d)

CP Diskinetik

e)

CP Hipotonik

55.

Apa yang menjadi fokus utama fisioterapi pada anak dengan cerebral palsy?

a)

Meningkatkan kekuatan otot

b)

Meningkatkan kontrol postural

c)

Memperbaiki kognisi

d)

Memperbaiki kemampuan komunikasi

56.

Salah satu prinsip utama NDT adalah:

a)

Menghambat pola gerakan abnormal

b)

Meningkatkan tonus otot

c)

Memperbaiki kontrol sensorik

d)

Melatih kekuatan otot

57.

Teknik apa yang digunakan dalam Bobath Concept untuk mengurangi spastisitas pada anak dengan cerebral palsy?

a)

Stimuli taktil

b)

Latihan visual

c)

Latihan resistensi

d)

Pemberian tekanan melalui key points of control

58.

Apa tujuan utama dari penggunaan key points of control dalam terapi Bobath?

a)

Mengontrol tonus otot

b)

Meningkatkan koordinasi motorik halus

c)

Memfasilitasi gerakan fungsional

d)

Memperbaiki keseimbangan

59.

Pada teknik NDT, "inhibisi" bertujuan untuk:

a)

Mengurangi kekakuan sendi

b)

Mengurangi tonus otot yang berlebihan

c)

Meningkatkan kekuatan otot

d)

Memperbaiki kontrol motorik halus

60.

Bagaimana cara teknik Bobath mempengaruhi postur pada anak dengan cerebral palsy?

a)

Memperbaiki keseimbangan dinamis

b)

Mengurangi pola gerakan abnormal

c)

Memperbaiki kekakuan sendi

d)

Meningkatkan tonus otot

61.

Salah satu ciri utama ASD yang mempengaruhi intervensi fisioterapi adalah:

a)

Keterbatasan motorik halus

b)

Gangguan pada interaksi sosial dan komunikasi

c)

Keterlambatan bicara

d)

Gangguan pada kemampuan visual

62.

Apa peranan utama fisioterapi pada anak dengan ASD?

a)

Mengembangkan kemampuan berbicara

b)

Memfasilitasi keterampilan motorik kasar

c)

Mengatasi masalah perilaku

d)

Meningkatkan kemampuan kognitif

63.

Salah satu tantangan fisioterapi pada anak dengan ASD adalah:

a)

Spastisitas yang tinggi

b)

Ketidakteraturan pola tidur

c)

Kesulitan dalam pemrosesan sensorik

d)

Hipotonus yang berlebihan

64.

Dalam intervensi fisioterapi, penting untuk melibatkan orang tua anak dengan ASD karena:

a)

Mereka harus menjalankan program latihan setiap hari di rumah

b)

Orang tua dapat menentukan terapi mana yang terbaik

c)

Orang tua dapat membantu mengatasi gangguan perilaku selama terapi

d)

Anak dengan ASD membutuhkan dukungan emosional yang konstan

65.

Terapi sensorik sering digunakan pada anak dengan ASD. Apa tujuan utama dari terapi ini?

a)

Meningkatkan kontrol motorik kasar

b)

Meningkatkan keseimbangan tubuh

c)

Mengatasi disfungsi sensorik

d)

Mengurangi spastisitas

66.

Ciri utama ADHD yang berdampak pada intervensi fisioterapi adalah:

a)

Memahami perintah

b)

Gangguan dalam mempertahankan perhatian dan hiperaktivitas

c)

Hipotonus

d)

Keterlambatan pertumbuhan & perkembangan

67.

Bagaimana fisioterapi dapat membantu anak dengan ADHD?

a)

Meningkatkan kemampuan berbicara

b)

Mengurangi hiperaktivitas melalui latihan fisik

c)

Meningkatkan IQ

d)

Mengatasi masalah kognitif

68.

Aktivitas fisik intens dapat membantu anak dengan ADHD untuk:

a)

Mengurangi spastik

b)

Memperbaiki tonus otot

c)

Meningkatkan fokus dan kontrol diri

d)

Meningkatkan kinerja akademik

69.

Program latihan yang ideal untuk anak dengan ADHD sebaiknya:

a)

Membatasi aktivitas yang melibatkan gerakan cepat

b)

Menggabungkan aktivitas fisik yang terstruktur dan konsisten

c)

Fokus pada aktivitas proprioseptif

d)

Menggunakan terapi pasif

70.

Dalam sesi fisioterapi, anak dengan ADHD sering kali membutuhkan:

a)

Latihan kekuatan otot

b)

Program rehabilitasi yang lebih pendek dan bervariasi

c)

Program rehabilitasi yang berfokus pada otot tungkai bawah

d)

Intervensi bedah

71.

Apa fokus utama fisioterapi pada anak dengan keterbelakangan mental?

a)

Mengurangi spastisitas

b)

Mengoptimalkan fungsi motorik kasar dan halus

c)

Memperbaiki cara berbicara

d)

Meningkatkan kemampuan makan dan mandi

72.

Salah satu tantangan dalam fisioterapi pada anak dengan mental retardation adalah:

a)

Perkembangan motorik yang lambat

b)

Refleks moro

c)

Kesulitan mengontrol tonus otot

d)

Kecerdasan yang terlalu tinggi

73.

Bagaimana intervensi fisioterapi dapat membantu anak dengan mental retardation mencapai kemandirian?

a)

Melalui latihan fungsional yang meningkatkan kemampuan sehari-hari

b)

Dengan meningkatkan kemampuan berbicara

c)

Dengan mengurangi kecenderungan spastisitas

d)

Melalui program terapi obat-obatan

74.

Apa yang harus diperhatikan oleh fisioterapis dalam merencanakan terapi untuk anak dengan mental retardation?

a)

Tingkat intelektual & kemampuan kognitif anak

b)

Durasi sesi terapi yang lebih panjang

c)

Kapasitas fisik untuk olahraga

d)

Kemampuan anak dalam makan & minum

75.

Anak dengan keterbelakangan mental sering kali memiliki masalah dengan:

a)

Kontrol ekspresi wajah

b)

Keseimbangan tubuh

c)

Kognitif tingkat tinggi

d)

Hipermobilitas sendi