Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Asesmen Kognitif Sediaan Apus

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari pemeriksaan sediaan apus darah?

a)

Menghitung jumlah sel darah merah

b)

Mengetahui kadar gula darah

c)

Mendeteksi kelainan pada sel darah

d)

Mengidentifikasi infeksi bakteri

e)

Mengukur tekanan darah

2.

Dalam pembuatan sediaan apus darah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah:

a)

Menyemprotkan pewarna

b)

Mengambil sampel darah dari pembuluh darah

c)

Mengeringkan sediaan darah

d)

Menggunakan kaca objek untuk menekan darah

e)

Membersihkan kaca objek dengan alkohol

3.

Pada pemeriksaan sediaan apus darah, sel darah yang paling dominan terlihat adalah:

a)

Sel darah putih

b)

Sel darah merah

c)

Trombosit

d)

Sel-sel kanker

e)

Keping Darah

4.

Pada pemeriksaan sediaan apus darah, jika ditemukan sel darah putih yang sangat banyak dan abnormal, hal ini bisa mengindikasikan:

a)

Infeksi virus

b)

Gangguan ginjal

c)

Anemia

d)

Leukemia

e)

Hipertensi

5.

Pewarnaan yang paling umum digunakan dalam pemeriksaan sediaan apus darah adalah:

a)

Hematoksilin-eosin

b)

Giemsa

c)

Safranin

d)

Methylene blue

e)

Lugol

6.

Apa yang digunakan untuk membuat sediaan apus darah?

a)

Darah arteri

b)

Darah kapiler

c)

Cairan tubuh lainnya

d)

Sampel urin

e)

Sampel jaringan

7.

Pemeriksaan sediaan apus darah menggunakan mikroskop jenis apa?

a)

Mikroskop cahaya

b)

Mikroskop elektron

c)

Mikroskop fluoresens

d)

Mikroskop stereo

e)

Mikroskop polarisasi

8.

Berapa kali perbesaran mikroskop yang umum digunakan untuk pemeriksaan sediaan apus darah?

a)

10x

b)

40x

c)

100x

d)

400x

e)

1000x

9.

Apa yang digunakan untuk memperbesar gambar pada mikroskop?

a)

Lensa objektif

b)

Lensa okuler

c)

Kaca pembesar

d)

Lampu mikroskop

e)

Lampu mikroskop

10.

Apa yang terjadi jika sampel darah tidak diambil dengan benar?

a)

Hasil pemeriksaan tidak akurat

b)

Sampel darah terkontaminasi

c)

Mikroskop rusak

d)

Teknisi laboratorium salah

e)

Pasien sembuh