wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kisi-Kisi_Keterampilan Interpersonal (UAS)

Total questions: 80

Worksheet time: 28mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan peran kepemimpinan dalam pengambilan keputusan dalam tim?

a)

Pemimpin adalah satu-satunya yang mengambil keputusan

b)

Pemimpin memfasilitasi dan mendukung proses pengambilan keputusan tim

c)

Pemimpin tidak memiliki peran dalam pengambilan keputusan tim

d)

Semua jawaban benar

2.

Kepemimpinan yang efektif dalam pengambilan keputusan melibatkan:

a)

Memerintah dan memberikan instruksi tanpa diskusi

b)

Kolaborasi dan partisipasi anggota tim

c)

Menentukan keputusan tanpa melibatkan anggota tim

d)

Jawaban a dan b benar

3.

Apa manfaat melibatkan anggota tim dalam pengambilan keputusan?

a)

Menjaga kontrol penuh pemimpin

b)

Meningkatkan kreativitas dan dukungan anggota tim

c)

Mempercepat proses pengambilan keputusan

d)

Semua jawaban benar

4.

Salah satu ciri kepemimpinan yang baik dalam pengambilan keputusan adalah:

a)

Tidak mendengarkan pendapat anggota tim

b)

Fleksibel terhadap berbagai pandangan

c)

Memaksakan keputusan tanpa diskusi

d)

Semua jawaban benar

5.

Apa perbedaan antara pemimpin otoriter dan pemimpin demokratis dalam konteks pengambilan keputusan?

a)

Pemimpin otoriter tidak mempertimbangkan pendapat anggota tim

b)

Pemimpin demokratis melibatkan anggota tim dalam proses pengambilan keputusan

c)

Tidak ada perbedaan antara keduanya

d)

Semua jawaban benar

6.

Bagaimana pemimpin dapat membantu mengatasi konflik dalam pengambilan keputusan tim?

a)

Mengabaikan konflik

b)

Memfasilitasi komunikasi dan mediasi

c)

Menyalahkan anggota tim

d)

Semua jawaban benar

7.

Kepemimpinan transformasional dalam pengambilan keputusan melibatkan:

a)

Mengekang kreativitas anggota tim

b)

Menginspirasi dan membimbing anggota tim

c)

Meniadakan peran pemimpin dalam keputusan tim

d)

Semua jawaban benar

8.

Apa yang dimaksud dengan "groupthink" dalam konteks pengambilan keputusan tim?

a)

Proses pengambilan keputusan yang terbuka dan kolaboratif

b)

Tendensi untuk menghindari konflik dan mengikuti pandangan mayoritas

c)

Peran pemimpin yang dominan dalam keputusan tim

d)

Semua jawaban benar

9.

Bagaimana pemimpin dapat meningkatkan keterlibatan anggota tim dalam pengambilan keputusan?

a)

Memutuskan semua keputusan sendiri

b)

Meningkatkan komunikasi dan partisipasi anggota tim

c)

Menjaga informasi tetap rahasia

d)

Jawaban b dan c benar

10.

Fase apa yang penting dalam siklus pengambilan keputusan tim?

a)

Mengabaikan fase perencanaan

b)

Fase implementasi dan evaluasi

c)

Mengambil keputusan tanpa tahapan tertentu

d)

Semua jawaban benar

11.

Bagaimana dampak gaya kepemimpinan terhadap motivasi anggota tim dalam pengambilan keputusan?

a)

Tidak memiliki dampak

b)

Mempengaruhi sikap dan motivasi anggota tim

c)

Motivasi hanya dipengaruhi oleh faktor internal anggota tim

d)

Semua jawaban salah

12.

Apa yang dapat dilakukan pemimpin untuk membangun kepercayaan dalam pengambilan keputusan tim?

a)

Menyembunyikan informasi

b)

Konsistensi, transparansi, dan membuktikan keandalan

c)

Memberikan instruksi tanpa penjelasan

d)

Semua jawaban salah

13.

Bagaimana pentingnya evaluasi hasil keputusan dalam pembelajaran organisasi?

a)

Tidak penting

b)

Menilai keputusan dan mengidentifikasi pembelajaran

c)

Menyalahkan anggota tim atas keputusan yang buruk

d)

Semua jawaban benar

14.

Apa dampak ketidaksepakatan dalam pengambilan keputusan tim?

a)

Meningkatkan kreativitas

b)

Menurunkan efisiensi tim

c)

Tidak ada dampak

d)

Semua jawaban benar

15.

Mengapa penting bagi pemimpin untuk memahami kebutuhan individu dalam pengambilan keputusan tim?

a)

Karena pemimpin tidak peduli dengan kebutuhan individu

b)

Kebutuhan individu dapat memengaruhi kontribusi positif anggota tim

c)

Karena kebutuhan individu tidak relevan dalam konteks tim

d)

Semua jawaban benar

16.

Apa tujuan utama dari penilaian kinerja karyawan?

a)

Menentukan gaji pokok

b)

Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan

c)

Menjaga kerahasiaan informasi

d)

Semua jawaban benar

17.

Metode penilaian kinerja yang melibatkan evaluasi oleh atasan, rekan kerja, dan bawahan disebut sebagai:

a)

Penilaian mandiri

b)

Penilaian 360 derajat

c)

Penilaian kuantitatif

d)

Semua jawaban salah

18.

Apa peran umpan balik (feedback) dalam penilaian kinerja?

a)

Tidak diperlukan dalam penilaian kinerja

b)

Memberikan informasi konstruktif untuk pengembangan karyawan

c)

Menjaga privasi karyawan

d)

Semua jawaban benar

19.

Faktor apa yang biasanya dinilai dalam penilaian kinerja karyawan?

a)

Warna rambut

b)

Keterlibatan dalam kegiatan sosial

c)

Kinerja pekerjaan dan pencapaian tujuan

d)

Jawaban a dan b benar

20.

Bagaimana penilaian kinerja dapat membantu pengembangan karier karyawan?

a)

Tidak memiliki dampak pada pengembangan karier

b)

Mengidentifikasi kekuatan dan area pengembangan

c)

Menjamin promosi otomatis

d)

Semua jawaban benar

21.

Salah satu kelemahan penilaian kinerja yang bersifat subjektif adalah:

a)

Objektivitas tinggi

b)

Dapat dipengaruhi oleh pandangan personal evaluator

c)

Tidak relevan dengan kinerja sebenarnya

d)

Semua jawaban benar

22.

Apa yang dimaksud dengan skala penilaian dalam penilaian kinerja?

a)

Pengukuran kinerja berbasis waktu

b)

Rentang nilai yang digunakan untuk menilai kinerja

c)

Metode penilaian tanpa skala

d)

Semua jawaban benar

23.

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan penilaian kinerja?

a)

Sekali setahun

b)

Hanya saat karyawan melakukan kesalahan

c)

Secara acak tanpa jadwal tetap

d)

Semua jawaban benar

24.

Bagaimana cara mengatasi resistensi karyawan terhadap penilaian kinerja?

a)

Memaksa karyawan untuk menerima penilaian

b)

Berkomunikasi terbuka dan menjelaskan tujuan penilaian

c)

Menjauhi karyawan yang menolak dinilai

d)

Semua jawaban benar

25.

Apa yang dimaksud dengan penilaian kinerja berbasis kompetensi?

a)

Menilai hanya berdasarkan hasil kerja

b)

Menilai kemampuan dan perilaku karyawan

c)

Tidak melibatkan evaluasi kompetensi

d)

Semua jawaban benar

26.

Bagaimana penilaian kinerja dapat membantu perencanaan suksesi dalam organisasi?

a)

Tidak ada keterkaitan

b)

Mengidentifikasi calon-calon potensial untuk posisi kunci

c)

Hanya bergantung pada pengalaman kerja

d)

Semua jawaban benar

27.

Apa perbedaan antara penilaian kinerja formatif dan sumatif?

a)

Tidak ada perbedaan

b)

Formatif fokus pada pengembangan, sumatif pada hasil akhir

c)

Sumatif fokus pada pengembangan, formatif pada hasil akhir

d)

Semua jawaban benar

28.

Mengapa penting untuk memastikan objektivitas dalam penilaian kinerja?

a)

Objektivitas tidak penting

b)

Untuk memastikan penilaian didasarkan pada fakta dan kriteria yang jelas

c)

Hanya atasan yang dapat memberikan penilaian objektif

d)

Semua jawaban salah

29.

Apa yang dapat dilakukan organisasi untuk meningkatkan efektivitas penilaian kinerja?

a)

Tidak perlu perubahan, sistem sudah sempurna

b)

Melibatkan pelatihan evaluator, menyusun kriteria yang jelas, dan memberikan umpan balik berkala

c)

Menyimpan semua hasil penilaian secara rahasia

d)

Semua jawaban benar

30.

Bagaimana penilaian kinerja dapat mendukung pengambilan keputusan terkait penggajian karyawan?

a)

Tidak ada hubungan antara penilaian kinerja dan penggajian

b)

Menyediakan dasar objektif untuk menentukan kenaikan gaji atau bonus

c)

Penggajian hanya ditentukan oleh lama bekerja dalam organisasi

d)

Semua jawaban benar

31.

Apa yang dimaksud dengan "teamwork"?

a)

Bekerja secara individual tanpa bantuan orang lain

b)

Bekerja bersama-sama dengan tujuan yang sama

c)

Kompetisi antar anggota tim

d)

Hanya bekerja dengan orang yang memiliki keterampilan serupa

32.

Mengapa penting untuk memiliki teamwork dalam suatu organisasi?

a)

Untuk meningkatkan persaingan internal

b)

Mempercepat pekerjaan individu

c)

Meningkatkan efisiensi, kreativitas, dan kinerja tim

d)

Hanya untuk membangun hubungan sosial

33.

Apa manfaat dari keberagaman (diversitas) anggota tim dalam teamwork?

a)

Hanya untuk memenuhi kuota keberagaman

b)

Menambah kompleksitas tim

c)

Meningkatkan kreativitas dan solusi yang lebih baik

d)

Menghambat komunikasi dalam tim

34.

Bagaimana team building dapat membantu meningkatkan kerjasama dalam sebuah tim?

a)

Mengurangi komunikasi

b)

Membangun rasa percaya dan keterbukaan

c)

Menetapkan hierarki yang ketat

d)

Menekankan persaingan antar anggota tim

35.

Apa yang dimaksud dengan "icebreaker" dalam konteks team building?

a)

Menghancurkan keharmonisan tim

b)

Kegiatan yang digunakan untuk memecah kebekuan dan membangun hubungan

c)

Tidak ada hubungannya dengan team building

d)

Menetapkan aturan ketat dalam tim

36.

Bagaimana konflik di dalam tim dapat berdampak positif?

a)

Menghancurkan hubungan tim

b)

Memunculkan ide-ide baru dan solusi kreatif

c)

Meningkatkan persaingan

d)

Menyebabkan pemisahan anggota tim

37.

Apa yang dimaksud dengan "synergy" dalam konteks teamwork?

a)

Keadaan di mana kerjasama dalam tim tidak diperlukan

b)

Hasil kerja tim yang lebih besar daripada hasil individu

c)

Keterpisahan dan ketidakseimbangan dalam tim

d)

Tidak ada dampak dari kerjasama tim

38.

Apa peran seorang pemimpin dalam membangun teamwork?

a)

Menekankan persaingan antar anggota tim

b)

Memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi

c)

Menentukan aturan yang ketat

d)

Tidak melakukan apa-apa karena tim dapat mengatur dirinya sendiri

39.

Mengapa penting untuk memiliki tujuan bersama dalam sebuah tim?

a)

Agar setiap anggota tim bersaing untuk mencapai tujuan mereka sendiri

b)

Untuk memberikan kesan keragaman dalam tim

c)

Memastikan bahwa setiap anggota fokus pada pencapaian tujuan bersama

d)

Tidak ada manfaatnya memiliki tujuan bersama

40.

Apa yang dimaksud dengan "trust fall" dalam kegiatan team building?

a)

Latihan mempercayai tim dengan melempar diri ke belakang dan dijangka ditangkap oleh anggota tim

b)

Memperlihatkan ketidakpercayaan terhadap anggota tim

c)

Tidak ada hubungannya dengan kepercayaan dalam tim

d)

Menyebabkan konflik dalam tim

41.

Bagaimana komunikasi efektif dapat meningkatkan kinerja tim?

a)

Meminimalkan komunikasi untuk menghindari konflik

b)

Meningkatkan kolaborasi dan pemahaman di antara anggota tim

c)

Hanya mengandalkan komunikasi tertulis

d)

Menunjukkan superioritas dalam komunikasi

42.

Apa peran umpan balik (feedback) dalam pengembangan teamwork?

a)

Hanya diberikan oleh pemimpin kepada anggota tim

b)

Memberikan informasi konstruktif untuk memperbaiki kinerja tim

c)

Tidak relevan dalam konteks teamwork

d)

Menyebabkan ketidakamanan dalam tim

43.

Bagaimana perasaan keterlibatan (engagement) dapat mempengaruhi teamwork?

a)

Keterlibatan hanya relevan untuk pekerjaan individu

b)

Meningkatkan motivasi dan komitmen anggota tim

c)

Tidak ada keterkaitan antara keterlibatan dan teamwork

d)

Menghambat komunikasi dalam tim

44.

Mengapa perayaan keberhasilan tim penting dalam membangun teamwork?

a)

Untuk menunjukkan superioritas satu anggota tim atas yang lain

b)

Motivasi anggota tim dan memperkuat rasa identitas tim

c)

Hanya untuk menunjukkan bahwa pekerjaan telah selesai

d)

Menyebabkan kecemburuan dalam tim

45.

Apa yang dapat dilakukan untuk memperbaiki teamwork jika tim mengalami konflik?

a)

Mengabaikan konflik dan berharap akan hilang dengan sendirinya

b)

Memfasilitasi dialog terbuka dan mencari solusi bersama

c)

Memutuskan anggota tim yang terlibat dalam konflik

d)

Membuat keputusan tanpa melibatkan anggota tim

46.

Apa tujuan utama dari teknik memimpin diskusi kelompok?

a)

Menonjolkan pendapat pemimpin

b)

Mendorong kolaborasi dan pertukaran ide

c)

Menentukan keputusan tanpa partisipasi kelompok

d)

Mengabaikan pendapat anggota kelompok

47.

Bagaimana cara menciptakan lingkungan yang mendukung dalam memimpin diskusi kelompok?

a)

Menekankan aturan ketat

b)

Memberikan kebebasan berbicara anggota kelompok

c)

Mendorong keterlibatan dan menghargai berbagai pendapat

d)

Memimpin diskusi tanpa mendengarkan anggota kelompok

48.

Apa peran penting seorang pemimpin dalam memfasilitasi diskusi kelompok?

a)

Hanya mengontrol waktu diskusi

b)

Membimbing dan menjaga fokus diskusi

c)

Mengabaikan pendapat anggota kelompok

d)

Tidak memfasilitasi diskusi sama sekali

49.

Bagaimana cara mengatasi ketidaksetujuan atau konflik dalam diskusi kelompok?

a)

Memaksakan pandangan pemimpin tanpa mendengarkan konflik

b)

Memfasilitasi dialog terbuka dan mencari solusi bersama

c)

Menghukum anggota kelompok yang berkonflik

d)

Menyudutkan anggota kelompok yang tidak setuju

50.

Mengapa penting untuk mengajukan pertanyaan terbuka dalam diskusi kelompok?

a)

Agar anggota kelompok tidak berbicara terlalu banyak

b)

Membatasi partisipasi anggota kelompok

c)

Mendorong anggota kelompok untuk berpikir dan berbicara secara lebih mendalam

d)

Memperpendek durasi diskusi

51.

Apa manfaat dari mendengarkan aktif dalam memimpin diskusi kelompok?

a)

Menghindari pemahaman mendalam terhadap topik

b)

Meningkatkan hubungan interpersonal dalam kelompok

c)

Memotong pembicaraan anggota kelompok

d)

Hanya fokus pada pendapat pemimpin

52.

Bagaimana sebaiknya seorang pemimpin merespons ide atau pendapat yang kontroversial dalam diskusi kelompok?

a)

Menolak ide tersebut tanpa diskusi

b)

Membuat keputusan sepihak

c)

Mendorong diskusi lebih lanjut dan mempertimbangkan berbagai sudut pandang

d)

Menghukum anggota kelompok yang menyampaikan ide kontroversial

53.

Apa yang dimaksud dengan "brainstorming" dalam konteks diskusi kelompok?

a)

Menyensor ide-ide yang dianggap tidak sesuai

b)

Proses menghasilkan sejumlah besar ide secara spontan dan tanpa kritik

c)

Menghindari partisipasi anggota kelompok

d)

Hanya mempertimbangkan ide-ide dari pemimpin

54.

Bagaimana mengelola waktu dengan efektif saat memimpin diskusi kelompok?

a)

Tidak memperhatikan waktu

b)

Mengakhiri diskusi secepat mungkin

c)

Membuat jadwal ketat dan memastikan setiap topik tercakup

d)

Memperpanjang waktu diskusi tanpa memperhatikan rencana

55.

Apa yang dapat dilakukan pemimpin untuk mendorong partisipasi dari anggota kelompok yang cenderung pendiam?

a)

Mengabaikan mereka karena cenderung tidak memiliki kontribusi yang berarti

b)

Memaksa mereka untuk berbicara tanpa mempertimbangkan kenyamanan mereka

c)

Membuat diskusi hanya berpusat pada anggota kelompok yang ekstrovert

d)

Memberikan kesempatan dan mendukung mereka untuk berbicara

56.

Bagaimana seorang pemimpin dapat meningkatkan efektivitas pemecahan masalah dalam diskusi kelompok?

a)

Mengambil alih dan memecahkan masalah sendiri

b)

Mendorong kolaborasi dan mendengarkan ide dari seluruh kelompok

c)

Menyembunyikan informasi dari anggota kelompok

d)

Menolak ide-ide yang tidak sesuai dengan pemikiran pemimpin

57.

Mengapa penting untuk mengidentifikasi tujuan jelas sebelum memulai diskusi kelompok?

a)

Tidak ada manfaatnya memiliki tujuan dalam diskusi kelompok

b)

Untuk memberikan kesan bahwa pemimpin memiliki kontrol penuh

c)

Mendukung diskusi dan memastikan pencapaian tujuan yang diinginkan

d)

Hanya untuk membingungkan anggota kelompok

58.

Apa yang dapat dilakukan pemimpin untuk menciptakan suasana yang inklusif dalam diskusi kelompok?

a)

Menetapkan aturan yang ketat dan membatasi partisipasi

b)

Menghukum anggota kelompok yang memiliki pandangan berbeda

c)

Memastikan semua anggota merasa didengar dan dihargai

d)

Mengabaikan keberagaman dan menyuarakan hanya pandangan pemimpin

59.

Bagaimana pemimpin dapat memotivasi anggota kelompok untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi?

a)

Menekan anggota kelompok untuk berbicara tanpa memperhatikan minat mereka

b)

Memberikan umpan balik negatif secara terbuka

c)

Mendorong, memberikan penghargaan, dan memanfaatkan kekuatan masing-masing anggota kelompok

d)

Mengancam anggota kelompok yang tidak berpartisipasi

60.

Apa yang perlu dilakukan pemimpin ketika diskusi kelompok mengalami kebuntuan atau kurang progresif?

a)

Menghentikan diskusi dan membuat keputusan sepihak

b)

Mendorong anggota kelompok untuk tetap pada pendapat awal

c)

Menggali lebih dalam ke masalah, memotivasi kreativitas, atau mengubah pendekatan

d)

Menyalahkan anggota kelompok atas kebuntuan tersebut

61.

Apa yang dimaksud dengan keterampilan fasilitasi?

a)

Kemampuan mengendalikan dan memberikan perintah

b)

Kemampuan memfasilitasi dan memandu kelompok

c)

Kemampuan berbicara tanpa mendengarkan

d)

Kemampuan membuat keputusan tanpa partisipasi kelompok

62.

Mengapa mendengarkan aktif penting dalam keterampilan fasilitasi?

a)

Untuk menghentikan percakapan yang tidak relevan

b)

Hanya untuk memberikan kesan mendengarkan

c)

Memastikan pemahaman dan membangun hubungan dengan peserta

d)

Untuk memonopoli diskusi

63.

Apa peran utama seorang fasilitator dalam sebuah pertemuan?

a)

Hanya sebagai pengamat

b)

Menyatakan pendapat pribadi secara terbuka

c)

Memfasilitasi proses, mendorong partisipasi, dan menjaga fokus

d)

Memerintah dan mengarahkan tanpa memperhatikan kelompok

64.

Bagaimana seorang fasilitator dapat memotivasi peserta untuk berpartisipasi aktif?

a)

Memaksa peserta untuk berbicara tanpa memperhatikan minat mereka

b)

Menyalahkan peserta yang tidak berpartisipasi

c)

Mendorong, memberikan penghargaan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung

d)

Hanya meminta pendapat peserta yang sudah aktif berbicara

65.

Apa yang dapat dilakukan fasilitator ketika konflik muncul dalam kelompok?

a)

Mengabaikan konflik dan berharap akan hilang dengan sendirinya

b)

Mendorong dialog terbuka dan membantu kelompok menemukan solusi

c)

Memutuskan anggota kelompok yang terlibat dalam konflik

d)

Menyalahkan satu pihak atas konflik

66.

Bagaimana seorang fasilitator dapat membantu kelompok mencapai tujuan yang ditetapkan?

a)

Memaksakan tujuan tanpa mendengarkan kelompok

b)

Mendorong diskusi tanpa arah yang jelas

c)

Membimbing kelompok untuk merumuskan tujuan bersama dan membuat rencana tindakan

d)

Tidak menghiraukan tujuan kelompok

67.

Apa yang dimaksud dengan "netralitas" dalam konteks fasilitasi?

a)

Menunjukkan preferensi terhadap satu pihak dalam diskusi

b)

Memihak satu kelompok dan mengabaikan kelompok lain

c)

Menjaga sikap netral dan tidak memihak, memberikan ruang bagi berbagai pandangan

d)

Menyembunyikan pandangan pribadi dan memaksakan keputusan tanpa partisipasi kelompok

68.

Mengapa penting bagi seorang fasilitator untuk memahami dinamika kelompok?

a)

Hanya untuk kepuasan pribadi

b)

Memastikan kelompok selalu setuju

c)

Memahami interaksi dan hubungan dalam kelompok untuk memfasilitasi lebih efektif

d)

Tidak perlu memahami dinamika kelompok

69.

Bagaimana seorang fasilitator dapat mengelola waktu dengan efektif?

a)

Memperpanjang waktu diskusi tanpa memperhatikan rencana

b)

Mengakhiri pertemuan secepat mungkin

c)

Membuat jadwal ketat dan memastikan setiap topik tercakup

d)

Memperhatikan waktu hanya jika ada keluhan dari peserta

70.

Apa yang dapat dilakukan fasilitator untuk memastikan evaluasi berkelanjutan terhadap proses fasilitasi?

a)

Menghindari umpan balik karena dapat merusak otoritas

b)

Membuat keputusan tanpa memperhatikan evaluasi peserta

c)

Menghukum peserta yang memberikan umpan balik kritis

d)

Mendorong umpan balik dan melakukan refleksi untuk memperbaiki keterampilan fasilitasi

71.

Apa yang dimaksud dengan konflik dalam konteks manajemen?

a)

Hanya mencakup perdebatan verbal

b)

Ketidaksejutuan atau perbedaan antara dua atau lebih pihak

c)

Hanya terjadi dalam situasi formal di tempat kerja

d)

Kesepakatan dan harmoni dalam tim

72.

Apa perbedaan antara konflik fungsional dan disfungsional?

a)

Konflik fungsional selalu merugikan, sementara konflik disfungsional selalu bermanfaat

b)

Konflik fungsional dapat meningkatkan kinerja, sedangkan konflik disfungsional dapat merugikan hubungan

c)

Konflik fungsional selalu menyenangkan, sedangkan konflik disfungsional selalu merugikan

d)

Konflik fungsional hanya terjadi di luar tempat kerja

73.

Mengapa penting bagi manajer untuk mengelola konflik di tempat kerja?

a)

Untuk mengabaikan konflik dan fokus pada pekerjaan

b)

Konflik tidak perlu dikelola, biarkan tim menyelesaikannya sendiri

c)

Agar tidak ada komunikasi di tempat kerja

d)

Untuk mencegah dampak negatif terhadap kinerja dan hubungan di tempat kerja

74.

Apa yang dapat dilakukan manajer untuk mencegah konflik di tempat kerja?

a)

Membiarkan konflik berkembang tanpa campur tangan

b)

Mendorong kompetisi di antara anggota tim

c)

Memfasilitasi komunikasi terbuka dan memastikan peran dan tanggung jawab jelas

d)

Menetapkan aturan yang ketat dan menghukum pelanggar

75.

Bagaimana manajer dapat menggunakan pendekatan kolaboratif dalam penyelesaian konflik?

a)

Menetapkan keputusan tanpa melibatkan pihak terlibat

b)

Mendorong partisipasi dan bekerja sama untuk menemukan solusi bersama

c)

Menyalahkan satu pihak dan menghukumnya

d)

Mengabaikan konflik dan membiarkan waktu menyembuhkannya sendiri

76.

Apa yang dimaksud dengan "win-win solution" dalam penyelesaian konflik?

a)

Hanya satu pihak yang menang dalam konflik

b)

Kedua pihak merasa kalah dalam konflik

c)

Solusi di mana kedua pihak mendapatkan keuntungan

d)

Kedua pihak harus mengorbankan kepentingan mereka

77.

Bagaimana manajer dapat mengubah pandangan negatif terhadap konflik menjadi peluang untuk pertumbuhan dan perbaikan?

a)

Menghukum anggota tim yang menyebabkan konflik

b)

Meminimalkan perbedaan dan menyembunyikan konflik

c)

Mendorong pembelajaran dari konflik dan merumuskan solusi bersama

d)

Menekan anggota tim untuk menyembunyikan perasaan mereka

78.

Apa yang harus dilakukan manajer ketika konflik melibatkan ketidaksetujuan terhadap kebijakan atau perubahan di tempat kerja?

a)

Menyembunyikan informasi tentang kebijakan atau perubahan

b)

Mengabaikan ketidaksetujuan dan melanjutkan perubahan tanpa konsultasi

c)

Memfasilitasi dialog terbuka dan memberikan penjelasan tentang alasan di balik kebijakan atau perubahan

d)

Menghukum anggota tim yang tidak setuju

79.

Bagaimana manajer dapat mengelola konflik antara anggota tim?

a)

Menciptakan persaingan antar anggota tim

b)

Menetapkan pihak yang salah dan memberikan hukuman

c)

Menggunakan teknik mediasi dan membantu anggota tim mencapai kesepakatan

d)

Menyuruh anggota tim untuk menghindari satu sama lain

80.

Mengapa penting bagi manajer untuk memiliki keterampilan komunikasi yang baik dalam mengelola konflik?

a)

Agar dapat memberikan perintah tanpa pertanyaan

b)

Untuk menghindari berbicara dengan anggota tim

c)

Memastikan komunikasi terbuka, jelas, dan dapat mengurangi konflik

d)

Hanya untuk memberikan informasi tanpa mendengarkan anggota tim