WorksheetsTes Diagnostik Awal "Menciptakan Puisi"
Total questions: 50
Worksheet time: 1hrs 2mins
Di bawah ini yang bukan termasuk unsur-unsur puisi adalah ...
Citraan
Larik
Bait
Diksi
Majas berupa pengulangan bunyi, suku kata, kata atau bagian kalimat yang dianggap penting untuk memberikan tekanan pada kata-kata yang dianggap penting disebut dengan majas ...
Simile
Metafora
Perbandingan
Repetisi
Karya sastra yang berisi pengungkapan perasaan dan pikiran dengan mengutamkan keindahan kata-kata disebut ...
Pantun
Puisi
Cerpen
Hikayat
Bagai punuk merindukan bulan, merupakan contoh dari majas ...
Hiperbola
Sarkasme
Personifikasi
Metafora
Contoh imaji perabaan adalah ...
Tatapanmu yang tejam melemahkan pribadiku
Basahnya bajumu dengan darah dan keringnya bola matamu masih terasa
Awan kelam berbalut rindu. Akankah kita bertemu?
Sayup-sayup tak kutangkap lagi dentuman bom
Yang dapat mempengaruhi keberhasilan dalam mendeklamasikan puisi, adalah...
Menyalin gaya dan teknik deklamasi orang lain
Tidak berlatih sebelumnya dan bercanda saat mendeklamasikan puisi
Memahami dan meresapi makna puisi
Mendeklamasikan dengan suara terlalu berapi - api dan sumbang
Selain metode inspirasi tiga kata, membuat puisi bisa dilakukan dengan cara, yaitu ...
Metode Lima Hari
Inspirasi tiga kata
Inspirasi tiga kalimat
Metode Lima Langkah
Badu memenangkan lomba deklamasi puisi pada acara perlombaan dalam rangka hari kemerdekaan di desanya. Ia berhasil menarik perhatian khalayak dengan ekspresi/emosi wajah Badu yang sesuai dengan isi puisi. Sehingga para juri memilih Badu sebagai pemenangnya. Istilah lain dari ekspresi/emosi wajah yang dimaksud, yaitu ...
Intonasi
Gestur
Mimik
Artikulasi
Puisi yang mengandung majas atau kiasan sehingga maknanya tidak terlalu mudah ditafsirkan disebut puisi ...
Puisi diafan
Puisi modern
Puisi prismatis
Puisi lama
Bentuk penyajian puisi atau prosa secara lisan yang disertai mimik, intonasi, dan gestur tubuh disebut ...
Deklamasi puisi
Puisi
Pantun
Musikalisasi puisi
Perhatikan puisi berikut!
Virus Corona
Karya Bryan Utama
Kini aku di rumah saja
Belajar dan bermain di rumah
Semoga corona cepat tiada
Karena aku rindu ke sekolah
Rima yang terdapat dalam bait puisi di atas adalah ...
b-b-b-b
a-a-b-b
a-a-a-a
a-b-a-b
Perhatikan puisi berikut!
Senja yang pilu
Membuat hari kian membiru
Langit tampak keruh
Mengantar kepergianmu pahkawanku
Germis jatuh membasahi pucuk sunyi
Melagukan nada-nada lara hati
Saat doa-doa ikut tentram
Bersama bayangmu yang kian tenggelam
Tema puisi tersebut adalah …
Perjuangan
Pahlawan
Politik
Keagamaan
Perhatikan puisi berikut!
Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
Siang tadi
Salemba
(Karangan Bunga karya Taufik Ismail)
Kata bercetak miring dalam kutipan puisi di atas melambangkan …
Perasaan duka
Perasaan iba
Perasaan bahagia
Perasaan kecewa
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kata bergaris bawah dalam penggalan puisi di atas mengandung imaji, yaitu …
Pengecapan
Penglihatan
Penciuman
Pendengaran
Perhatikan puisi berikut!
Tidak ada pilihan lain
Kita harus berjalan terus
Karena berhenti atau mundur
Berarti hancur
Apakah akan kita jual keyakinan kita
Dalam pengabdian tanpa harga
Akan maukah kita duduk satu meja
Dengan para pembunuh tahun yang lalu
Dalam setiap kalimat yang berakhiran
“Duli Tuanku ?”
Tidak ada lagi pilihan lain
Kita harus berjalan terus
(”Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini,” karya Taufiq Ismail)
Kenyataan sosial yang ingin ditunjukkan puisi tersebut adalah …
Orang-orang yang bersatu untuk memperjuangkan kemerdekaan
Orang-orang yang mengaku sebagai pemilik republic
Orang-orang yang nasibnya tidak diperhatikan oleh negara dan tidak mendapatkan kelayakan padahal sudah Merdeka
Orang-orang hidup damai dan layak
Perhatikan puisi berikut!
Sepi di luar.
Sepi menekan mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti.
Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
(“HAMPA,” karya Chairil Anwar)
Amanat yang disampaikan dalma puisi tersebut adalah ...
Hendaknya jangan membuat seseorang harus menunggu
Menunggu adalah pekerjaan yang sangat menyenangkan
Menunggu adalah pekerjaan yang membanggakan bagi manusia
Hendaknya seseorang harus sering-sering melakukan kebiasaan menunggu
Meski kini
Mampu aku berdiri, berjalan sendiri
Tetapi aku anakmu, butuh kasihmu
Ibu.
Pernyataan yang merupakan isi puisi tersebut adalah …
Sesukses apapun seorang anak tetap membutuhkan kasih sayang ibu.
Meskipun bisa berdiri dan berjalan, seorang anak tidak membutuhkan ibunya.
Seorang ibu tetap membutuhkan kasih sayang dari anaknya.
Kasih sayang ibu mampu membuat anaknya berdiri dan berjalan sendirian
Perhatikan puisi berikut!
Mentari mulai terbit
Ucapkan salam selamat pagi
Senandung burung
Bernyayi riang
Terbang […]
Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi puisi rumpang tersebut adalah …
di rumput hijau
di jalan setapak
di angkasa raya
di pinggir sawah
Perhatikan puisi berikut!
Berkenalan dengan sepi
[…]
Jalanan berderu tak berhenti
Lewat nasib menatapnya
Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi kutipan puisi tersebut adalah ...
Melewati jalanan yang berbatu
Sepi yang diam seribu bahasa
Gelap di malam dingin
Pada malam aku terkenang
"Pria itu segera cuci tangan dalam kasus ini" kata yang bermakna konotasi dalam kutipan tersebut adalah …
Pria itu
Cuci tangan
Dalam kasus
Kasus ini
Ombak berkejar-kejaran menerjang karang
Larik puisi tersebut mangandung majas....
Pararelisme
Personifikasi
Metafora
Hiperbola
Bacalah Kutipan Puisi Berikut !
Judul: Penyesalan
Harapanku pupus sudah sirna
Mimpi indahku sudah terbang
Kini malam datang membayang
Usiaku sudah bertambah
Aku menyesal di hari pagi
Beta terlena di masa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
.... (C. Hasyim)
Kata harapan pada larik pertama puisi tersebut mempunyai makna lambang ...
Kekecewaan
Kehidupan malam
Suasana Senja
Masa tua
Cermatilah puisi berikut!
Dua pulih tiga matahari
Bangkit dari pundakmu
Tubuhmu menguapkan bau tanah
(WS Rendra, Yanyian Suto untuk Fatima)
Imaji atau citraan yang dominan dalam puisi di atas adalah ...
Penciuman
Penglihatan
Pendengaran
Perabaan
Cermatilah puisi berikut!
Angin sepoi-sepoi menerpa wajahku
Daun-daun berguguran menari di atas tanah
Senja merona memeluk langit
(Sapardi Djoko Damono, Senja di Pelupuk Mata)
Imaji atau citraan yang dominan dalam puisi di atas adalah ...
Penglihatan
Penciuman
Pendengaran
Perabaan
Bacalah Kutipan Puisi Berikut !
Judul: Keindahan Alam
Bunga-bunga mekar di taman
Burung-burung berkicau riang
Angin sepoi-sepoi menerpa wajahku
Daun-daun berguguran menari di atas tanah
.... (Anonim)
Kata 'burung-burung berkicau riang' pada puisi tersebut memiliki makna lambang ...
Kebahagiaan
Kesedihan
Ketenangan
Kepiluan
Perhatikan penggalan puisi berikut:
Langit biru memayungi bumi
Bunga-bunga mekar di taman
Burung-burung berkicau riang
Angin sepoi-sepoi menerpa wajahku
Dari penggalan puisi tersebut terdapat gaya bahasa:
Hiperbola
Metafora
Personifikasi
Simile
Perhatikan puisi berikut!
Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran
lewat gempa bumi yang berguncang
deru angin yang meraung-raung kencang
hujan dan banjir yang melintang pukang
adakah kau dengar?
Tema penggalan puisi tersebut adalah...
Nasionalisme
Religius
Kemanusiaan
Kasih sayang
Hati yang terbuat dari baja
Tangguh sungguh perkasa
Kata 'baja' pada penggalan puisi tersebut bermakna ....
keyakinan yang tak terbatas
kerasnya hidup yang dialami seseorang
kekuatan yang dimiliki oleh seseorang
manusia yang keras hatinya
sesuatu yang menyenangkan
Daun kering gugur
Tanah kerontang
Rumput kuning
Semua menunggumu
[…]
Kau sumber kehidupan
Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah ....
Air hujan
Desaunan kering
Batu karang
Tanah berpasir
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Diksi yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah….
gambaran hati seorang pemuda yang sedang senang
pada sore hari
bola matanya yang indah
indahnya menjalani kehidupan
Hal yang menonjol dalam sebuah teks puisi yaitu....
keindahan kata-kata
keabsurdan kata-kata
perasaan dan pikiran
ketepatan kata yang digunakan
bahasa kias yang dipergunakan untuk menciptakan kesan tertentu bagi penyimak atau pembacanya merupakan ciri bahasa.....
kata berlambang
majas
kata konotasi
irama
alunan bunyi yang teratur dan berulang-ulang pada teks puisi termasuk pada ciri bahasa....
kata berlambang
kata konotasi
irama
majas
kata yang menimbulkan khayalan atau imajinasi dalam teks puisi termasuk dalam ciri bahasa....
majas
pengimajian
kata berlambang
irama
puisi yang mengungkapkan perasaan tidak puas penyair terhadap suatu keadaan, namun dengan cara menyindir atau menyatakan keadaan sebaliknya termasuk dalam jenis puisi....
ode
kritik sosial
satire
elegi
"ibu kota dan ibu jari" termasuk jenis kata dengan makna....
konotasi
denotasi
berlambang
bersimbol
- Bagian unsur yang merupakan kata/susunan kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi seperti penglihatan, pendengaran, perasaan adalah...
Tema
imaji/citraan
amanat
tipografi
ANAK YANG ANGKUH
Betapa dinginnya air sungai
Dinginnya! Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku
. . . .
Karya W.S. Rendra
Imaji/citraan yang terkandung dalam penggalan puisi tersebut adalah...
Penglihatan
Perabaan
Penciuman
Pendengaran
Meski kini
Mampu aku berdiri, berjalan sendiri
Tetapi aku anakmu, butuh kasihmu
Ibu...
Pernyataan yang merupakan isi puisi tersebut adalah...
Sesukses apapun seorang anak tetap membutuhkan kasih sayang ibu.
Meskipun bisa berdiri dan berjalan, seorang anak tetap membutuhkan ibunya.
Kasih sayang ibu mampu membuat anaknya berdiri dan berjalan.
Seorang ibu tetap membutuhkan kasih sayang dari anaknya.
Perhatikan penggalan puisi berikut!
Sajak putih
Karya : Chairil Anwar
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Diksi yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah....
gambaran hati seoarang pemuda yang sedang senang
pada sore hari
bola matanya yang indah
indahnya menjalani kehidupan
Sepuluh November
Saat itu
Api yang membakar dadamu
Mengukuhkan semangat juangmu
Saat ini
Meskipun jasmanimu cacat
Jiwamu, pahlawan
Memihak yang benar
Semangat yang benar
Semangat itu bergemuruh di dada
Di hati para pemuda
Makna kata yang dicetak tebal dalam puisi di atas adalah . . . .
semangat
zat yang panas
suara
perjuangan
Sebuah jendela kaca membentang dunia lama
dalam suram dari murung senja
bersama ketukan jari hujan
dan di hati bangkit kemanisan
yang berakhir negeri sendiri
yang lalu tak kan surut lagi
Amanat yang terkandung dalam kutipan puisi di atas adalah . . . .
Jangan suka bermain air
Janganlah terlalu memikirkan masa lalu
Janganlah masalah di simpan dalam hati
Janganlah membiarkan jendela terbuka
Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!
Samudera
Diri manusia adalah samudera
dalam dan luas
malaikat dan setan membunyikan
genderang perang
berkejaran di atas ombak-ombak
terpental ke pantai lantas
menggapai langit
dengan jemari dan kuku-kukunya
satu kalah
satu menang
(Tengsoe Tjahjono)
Kata yang memiliki makna kiasan dalam puisi di atas adalah ....
samudera
manusia
kalah
langit
Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah di masa muda
Kini hidup meracun hati
Miskin ilmu miskin harta
(Menyesal, A. Hasyim)
Kata meracun hati pada puisi di atas melambangkan….
kekesalan
kekhwatiran
kelalaian
keteledoran
Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!
Teratai
Kepada Ki Hajar Dewantara
Dalam kebun di tanah airku
Tumbuh sekuntum bunga teratai
Tersembunyi kembang indah permai
Tiada terlihat orang yang lalu
Akarnya tumbuh di hati dunia
Daun berseri, Laksmi mengarang
Biarpun dia diabaikan orang
Seroja kembang gemilang mulia
Teruslah, o, Teratai bahagia
Berseri di kebun Indonesia
Biarkan sedikit penjaga taman
Biarpun engkau tidak dilihat
Biarpun engkau tidak diminat
Engkau turut menjaga jaman
Sanusi Pane, 1957
Puisi tersebut menggambarkan sosok Ki Hajar Dewantara yang dikagumi oleh penyair.Dalam puisinya, kerendahan hati Ki Hajar Dewantara digambarkan laksana sekuntum bunga teratai, tersembunyi kembang indah permai. Hal itu dapat diartikan sebagai ....
seseorang yang terkenal dalam masyarakat
seseorang yang memiliki cita-cita demi kemajuan bangsa Indonesia
seseorang yang memiliki gagasan dalam pendidikan
seseorang yang tidak dikenal oleh banyak orang, diabaikan, atau tidak diminati tetapi gagasannya diterima secara umum bahkan diakui dunia
Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!
Tidak ada lagi pilihan lain. Kita harus
Berjalan terus
Kita adalah manusia bermata kayu, yang di tepi jalan
Mengacungkan tangan untuk oplet dan bus yang penuh
Kita adalah berpuluh juta yang bertahun hidup sengsara
Dipukul banjir, gunung api, kutuk dan hama
Dan bertanya-tanya diam inikah yang namanya merdeka
Kita yang tak punya kepentingan dengan seribu slogan
Dan seribu pengeras suara yang hampa suara
Tidak ada lagi pilihan lain. Kita harus
Berjalan terus.
(”Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini”, karya Taufiq Ismail) .
Realitas sosial yang ingin ditunjukkan oleh puisi tersebut adalah ....
orang-orang hidup damai dan layak
orang-orang yang bersatu untuk memperjuangkan kemerdekaan
orang-orang yang mengaku sebagai pemilik republik
orang-orang yang nasibnya tidak diperhatikan oleh negara dan tidak mendapatkan kelayakan padahal sudah merdeka
Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!
HAMPA
Sepi di luar
Sepi menekan mendesak
Lurus kaku pohonan
Tak bergerak
Sampai ke puncak
Sepi memagut
Segala menanti, menanti, menanti
Sepi
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa.
Karya Chairil Anwar
Amanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah . . . .
Hendaknya jangan membuat sseorang harus menunggu.
Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.
Menunggu adalah pekerjaan yang menyedihkan manusia.
Hendaknya seseorang menghindari kebiasaan menunggu.
Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!
Buka matamu dan bangunlah
Dahului matahari dan sinarnya
Bangun dan basuh mukamu dengan wudu
Uraian sajadahmu
Jika tidak, kelak azan kan menamparmu
Karena telinga tulimu
Majas personifikasi terdapat pada baris ....
baris 6
baris 5
baris 4
baris 3
"Pria itu segera cuci tangan dalam kasus ini" frasa yang bermakna konotasi dalam kutipan tersebut adalah..
pria itu
cuci tangan
dalam kasus
kasus ini
Perhatikan penggalan puisi berikut!
tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
........................
Makna konotasi kata “hujan” pada penggalan puisi di atas yaitu ....
air yang turun dari langit
air yang jatuh ke bumi
perbuatan baik
air untuk kehidupan
