Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tes Diagnostik Awal "Menciptakan Puisi"

Total questions: 50

Worksheet time: 1hrs 2mins

Name
Class
Date
1.

Di bawah ini yang bukan termasuk unsur-unsur puisi adalah ...

a)

Citraan

b)

Larik

c)

Bait

d)

Diksi

2.

Majas berupa pengulangan bunyi, suku kata, kata atau bagian kalimat yang dianggap penting untuk memberikan tekanan pada kata-kata yang dianggap penting disebut dengan majas ...

a)

Simile

b)

Metafora

c)

Perbandingan

d)

Repetisi

3.

Karya sastra yang berisi pengungkapan perasaan dan pikiran dengan mengutamkan keindahan kata-kata disebut ...

a)

Pantun

b)

Puisi

c)

Cerpen

d)

Hikayat

4.

Bagai punuk merindukan bulan, merupakan contoh dari majas ...

a)

Hiperbola

b)

Sarkasme

c)

Personifikasi

d)

Metafora

5.

Contoh imaji perabaan adalah ...

a)

Tatapanmu yang tejam melemahkan pribadiku

b)

Basahnya bajumu dengan darah dan keringnya bola matamu masih terasa

c)

Awan kelam berbalut rindu. Akankah kita bertemu?

d)

Sayup-sayup tak kutangkap lagi dentuman bom

6.

Yang dapat mempengaruhi keberhasilan dalam mendeklamasikan puisi, adalah...

a)

Menyalin gaya dan teknik deklamasi orang lain

b)

Tidak berlatih sebelumnya dan bercanda saat mendeklamasikan puisi

c)

Memahami dan meresapi makna puisi

d)

Mendeklamasikan dengan suara terlalu berapi - api dan sumbang

7.

Selain metode inspirasi tiga kata, membuat puisi bisa dilakukan dengan cara, yaitu ...

a)

Metode Lima Hari

b)

Inspirasi tiga kata

c)

Inspirasi tiga kalimat

d)

Metode Lima Langkah

8.

Badu memenangkan lomba deklamasi puisi pada acara perlombaan dalam rangka hari kemerdekaan di desanya. Ia berhasil menarik perhatian khalayak dengan ekspresi/emosi wajah Badu yang sesuai dengan isi puisi. Sehingga para juri memilih Badu sebagai pemenangnya. Istilah lain dari ekspresi/emosi wajah yang dimaksud, yaitu ...

a)

Intonasi

b)

Gestur

c)

Mimik

d)

Artikulasi

9.

Puisi yang mengandung majas atau kiasan sehingga maknanya tidak terlalu mudah ditafsirkan disebut puisi ...

a)

Puisi diafan

b)

Puisi modern

c)

Puisi prismatis

d)

Puisi lama

10.

Bentuk penyajian puisi atau prosa secara lisan yang disertai mimik, intonasi, dan gestur tubuh disebut ...

a)

Deklamasi puisi

b)

Puisi

c)

Pantun

d)

Musikalisasi puisi

11.

Perhatikan puisi berikut!

Virus Corona

Karya Bryan Utama

 

Kini aku di rumah saja

Belajar dan bermain di rumah

Semoga corona cepat tiada

Karena aku rindu ke sekolah

Rima yang terdapat dalam bait puisi di atas adalah ...

a)

b-b-b-b

  

b)

a-a-b-b

c)

a-a-a-a

d)

a-b-a-b

12.

Perhatikan puisi berikut!

Senja yang pilu

Membuat hari kian membiru

Langit tampak keruh

Mengantar kepergianmu pahkawanku

 

Germis jatuh membasahi pucuk sunyi

Melagukan nada-nada lara hati

Saat doa-doa ikut tentram

Bersama bayangmu yang kian tenggelam

 

Tema puisi tersebut adalah …

a)

Perjuangan

  

b)

Pahlawan

c)

Politik

d)

Keagamaan

13.

Perhatikan puisi berikut!

Ini dari kami bertiga

Pita hitam pada karangan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang ditembak mati

Siang tadi

Salemba

(Karangan Bunga karya Taufik Ismail)

 

Kata bercetak miring dalam kutipan puisi di atas melambangkan …

a)

Perasaan duka

b)

Perasaan iba

c)

Perasaan bahagia

d)

Perasaan kecewa

14.

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi

Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak 

Kata bergaris bawah dalam penggalan puisi di atas mengandung imaji, yaitu …

a)

Pengecapan

b)

Penglihatan

c)

Penciuman

d)

Pendengaran

15.

Perhatikan puisi berikut!

Tidak ada pilihan lain
Kita harus berjalan terus
Karena berhenti atau mundur
Berarti hancur

 

Apakah akan kita jual keyakinan kita
Dalam pengabdian tanpa harga
Akan maukah kita duduk satu meja
Dengan para pembunuh tahun yang lalu
Dalam setiap kalimat yang berakhiran
“Duli Tuanku ?”
Tidak ada lagi pilihan lain

Kita harus berjalan terus

 

(”Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini,” karya Taufiq Ismail)

Kenyataan sosial yang ingin ditunjukkan puisi tersebut adalah …

a)

Orang-orang yang bersatu untuk memperjuangkan kemerdekaan

b)

Orang-orang yang mengaku sebagai pemilik republic

c)

Orang-orang yang nasibnya tidak diperhatikan oleh negara dan tidak mendapatkan kelayakan padahal sudah Merdeka

d)

Orang-orang hidup damai dan layak

16.

Perhatikan puisi berikut!

Sepi di luar.

Sepi menekan mendesak.

Lurus kaku pohonan. Tak bergerak

Sampai ke puncak. Sepi memagut,

Tak satu kuasa melepas-renggut

Segala menanti. Menanti. Menanti.

Sepi.

Tambah ini menanti jadi mencekik

Memberat mencekung punda

Sampai binasa segala. Belum apa-apa

(“HAMPA,” karya Chairil Anwar)

Amanat yang disampaikan dalma puisi tersebut adalah ...

a)

Hendaknya jangan membuat seseorang harus menunggu

b)

Menunggu adalah pekerjaan yang sangat menyenangkan

c)

Menunggu adalah pekerjaan yang membanggakan bagi manusia

d)

Hendaknya seseorang harus sering-sering melakukan kebiasaan menunggu

17.

Meski kini

Mampu aku berdiri, berjalan sendiri

Tetapi aku anakmu, butuh kasihmu

Ibu.

Pernyataan yang merupakan isi puisi tersebut adalah …

a)

Sesukses apapun seorang anak tetap membutuhkan kasih sayang ibu.

  

b)

Meskipun bisa berdiri dan berjalan, seorang anak tidak membutuhkan ibunya.

c)

Seorang ibu tetap membutuhkan kasih sayang dari anaknya.

d)

Kasih sayang ibu mampu membuat anaknya berdiri dan berjalan sendirian

18.

Perhatikan puisi berikut!

Mentari mulai terbit

Ucapkan salam selamat pagi

Senandung burung

Bernyayi riang

Terbang […]

Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi puisi rumpang tersebut adalah …

a)

di rumput hijau

b)

di jalan setapak

c)

di angkasa raya

  

d)

di pinggir sawah

19.

Perhatikan puisi berikut!

Berkenalan dengan sepi

[…]

Jalanan berderu tak berhenti

Lewat nasib menatapnya

Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi kutipan puisi tersebut adalah ...

a)

Melewati jalanan yang berbatu

b)

Sepi yang diam seribu bahasa

c)

Gelap di malam dingin

d)

Pada malam aku terkenang

20.

"Pria itu segera cuci tangan dalam kasus ini" kata yang bermakna konotasi dalam kutipan tersebut adalah …

a)

Pria itu

b)

Cuci tangan

c)

Dalam kasus

d)

Kasus ini

21.

Ombak berkejar-kejaran menerjang karang


Larik puisi tersebut mangandung majas....

a)

Pararelisme

b)

Personifikasi

c)

Metafora

d)

Hiperbola

22.

Bacalah Kutipan Puisi Berikut !

Judul: Penyesalan

Harapanku pupus sudah sirna

Mimpi indahku sudah terbang

Kini malam datang membayang

Usiaku sudah bertambah

Aku menyesal di hari pagi

Beta terlena di masa muda

Kini hidup meracuni hati

Miskin ilmu miskin harta

.... (C. Hasyim)

Kata harapan pada larik pertama puisi tersebut mempunyai makna lambang ...

a)

Kekecewaan

b)

Kehidupan malam

c)

Suasana Senja

d)

Masa tua

23.

Cermatilah puisi berikut!

Dua pulih tiga matahari

Bangkit dari pundakmu

Tubuhmu menguapkan bau tanah

(WS Rendra, Yanyian Suto untuk Fatima)

Imaji atau citraan yang dominan dalam puisi di atas adalah ...

a)

Penciuman

b)

Penglihatan

c)

Pendengaran

d)

Perabaan

24.

Cermatilah puisi berikut!

Angin sepoi-sepoi menerpa wajahku

Daun-daun berguguran menari di atas tanah

Senja merona memeluk langit

(Sapardi Djoko Damono, Senja di Pelupuk Mata)

Imaji atau citraan yang dominan dalam puisi di atas adalah ...

a)

Penglihatan

b)

Penciuman

c)

Pendengaran

d)

Perabaan

25.

Bacalah Kutipan Puisi Berikut !

Judul: Keindahan Alam

Bunga-bunga mekar di taman

Burung-burung berkicau riang

Angin sepoi-sepoi menerpa wajahku

Daun-daun berguguran menari di atas tanah

.... (Anonim)

Kata 'burung-burung berkicau riang' pada puisi tersebut memiliki makna lambang ...

a)

Kebahagiaan

b)

Kesedihan

c)

Ketenangan

d)

Kepiluan

26.

Perhatikan penggalan puisi berikut:

Langit biru memayungi bumi

Bunga-bunga mekar di taman

Burung-burung berkicau riang

Angin sepoi-sepoi menerpa wajahku

Dari penggalan puisi tersebut terdapat gaya bahasa:

a)

Hiperbola

b)

Metafora

c)

Personifikasi

d)

Simile

27.

Perhatikan puisi berikut!

Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran

lewat gempa bumi yang berguncang

deru angin yang meraung-raung kencang

hujan dan banjir yang melintang pukang

adakah kau dengar?

Tema penggalan puisi tersebut adalah...

a)

Nasionalisme

b)

Religius

c)

Kemanusiaan

d)

Kasih sayang

28.

Hati yang terbuat dari baja

Tangguh sungguh perkasa


Kata 'baja' pada penggalan puisi tersebut bermakna ....

a)

keyakinan yang tak terbatas

b)

kerasnya hidup yang dialami seseorang

c)

kekuatan yang dimiliki oleh seseorang

d)

manusia yang keras hatinya

e)

sesuatu yang menyenangkan

29.

Daun kering gugur

Tanah kerontang

Rumput kuning

Semua menunggumu

[…]

Kau sumber kehidupan


Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah ....

a)

Air hujan

b)

Desaunan kering

c)

Batu karang

d)

Tanah berpasir

30.

Bersandar pada tari warna pelangi

Kau depanku bertudung sutra senja

Di hitam matamu kembang mawar dan melati

Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Diksi yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah….

a)

gambaran hati seorang pemuda yang sedang senang

b)

pada sore hari

c)

bola matanya yang indah

d)

indahnya menjalani kehidupan

31.

Hal yang menonjol dalam sebuah teks puisi yaitu....

a)

keindahan kata-kata

b)

keabsurdan kata-kata

c)

perasaan dan pikiran

d)

ketepatan kata yang digunakan

32.

bahasa kias yang dipergunakan untuk menciptakan kesan tertentu bagi penyimak atau pembacanya merupakan ciri bahasa.....

a)

kata berlambang

b)

majas

c)

kata konotasi

d)

irama

33.

alunan bunyi yang teratur dan berulang-ulang pada teks puisi termasuk pada ciri bahasa....

a)

kata berlambang

b)

kata konotasi

c)

irama

d)

majas

34.

kata yang menimbulkan khayalan atau imajinasi dalam teks puisi termasuk dalam ciri bahasa....

a)

majas

b)

pengimajian

c)

kata berlambang

d)

irama

35.

puisi yang mengungkapkan perasaan tidak puas penyair terhadap suatu keadaan, namun dengan cara menyindir atau menyatakan keadaan sebaliknya termasuk dalam jenis puisi....

a)

ode

b)

kritik sosial

c)

satire

d)

elegi

36.

"ibu kota dan ibu jari" termasuk jenis kata dengan makna....

a)

konotasi

b)

denotasi

c)

berlambang

d)

bersimbol

37.

  1. Bagian unsur yang merupakan kata/susunan kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi seperti penglihatan, pendengaran, perasaan adalah...

a)

Tema

b)

imaji/citraan

c)

amanat

d)

tipografi

38.

ANAK YANG ANGKUH

Betapa dinginnya air sungai

Dinginnya! Dinginnya!

Betapa dinginnya daging duka

Yang membaluti tulang-tulangku

. . . .

Karya W.S. Rendra

Imaji/citraan yang terkandung dalam penggalan puisi tersebut adalah...

a)

Penglihatan

b)

Perabaan

c)

Penciuman

d)

Pendengaran

39.

Meski kini

Mampu aku berdiri, berjalan sendiri

Tetapi aku anakmu, butuh kasihmu

Ibu...


Pernyataan yang merupakan isi puisi tersebut adalah...

a)

Sesukses apapun seorang anak tetap membutuhkan kasih sayang ibu.

b)

Meskipun bisa berdiri dan berjalan, seorang anak tetap membutuhkan ibunya.

c)

Kasih sayang ibu mampu membuat anaknya berdiri dan berjalan.

d)

Seorang ibu tetap membutuhkan kasih sayang dari anaknya.

40.

Perhatikan penggalan puisi berikut!


Sajak putih

Karya : Chairil Anwar

Bersandar pada tari warna pelangi

Kau depanku bertudung sutra senja

Di hitam matamu kembang mawar dan melati

Harum rambutmu mengalun bergelut senda


Diksi yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah....

a)

gambaran hati seoarang pemuda yang sedang senang

b)

pada sore hari

c)

bola matanya yang indah

d)

indahnya menjalani kehidupan

41.

Sepuluh November

Saat itu

Api yang membakar dadamu

Mengukuhkan semangat juangmu

Saat ini

Meskipun jasmanimu cacat

Jiwamu, pahlawan

Memihak yang benar

Semangat yang benar

Semangat itu bergemuruh di dada

Di hati para pemuda


Makna kata yang dicetak tebal dalam puisi di atas adalah . . . .

a)

semangat

b)

zat yang panas

c)

suara

d)

perjuangan

42.

Sebuah jendela kaca membentang dunia lama

dalam suram dari murung senja

bersama ketukan jari hujan

dan di hati bangkit kemanisan

yang berakhir negeri sendiri

yang lalu tak kan surut lagi


Amanat yang terkandung dalam kutipan puisi di atas adalah . . . .

a)

Jangan suka bermain air

b)

Janganlah terlalu memikirkan masa lalu

c)

Janganlah masalah di simpan dalam hati

d)

Janganlah membiarkan jendela terbuka

43.

Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!


Samudera


Diri manusia adalah samudera

dalam dan luas

malaikat dan setan membunyikan

genderang perang

berkejaran di atas ombak-ombak

terpental ke pantai lantas

menggapai langit

dengan jemari dan kuku-kukunya

satu kalah

satu menang


(Tengsoe Tjahjono)

Kata yang memiliki makna kiasan dalam puisi di atas adalah ....

a)

samudera

b)

manusia

c)

kalah

d)

langit

44.

Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!

Aku lalai di hari pagi

Beta lengah di masa muda

Kini hidup meracun hati

Miskin ilmu miskin harta


(Menyesal, A. Hasyim)

Kata meracun hati pada puisi di atas melambangkan….

a)

kekesalan

b)

kekhwatiran

c)

kelalaian

d)

keteledoran

45.

Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!

Teratai


Kepada Ki Hajar Dewantara

Dalam kebun di tanah airku

Tumbuh sekuntum bunga teratai

Tersembunyi kembang indah permai


Tiada terlihat orang yang lalu

Akarnya tumbuh di hati dunia

Daun berseri, Laksmi mengarang

Biarpun dia diabaikan orang

Seroja kembang gemilang mulia


Teruslah, o, Teratai bahagia

Berseri di kebun Indonesia

Biarkan sedikit penjaga taman


Biarpun engkau tidak dilihat

Biarpun engkau tidak diminat

Engkau turut menjaga jaman


Sanusi Pane, 1957

Puisi tersebut menggambarkan sosok Ki Hajar Dewantara yang dikagumi oleh penyair.Dalam puisinya, kerendahan hati Ki Hajar Dewantara digambarkan laksana sekuntum bunga teratai, tersembunyi kembang indah permai. Hal itu dapat diartikan sebagai ....

a)

seseorang yang terkenal dalam masyarakat

b)

seseorang yang memiliki cita-cita demi kemajuan bangsa Indonesia

c)

seseorang yang memiliki gagasan dalam pendidikan

d)

seseorang yang tidak dikenal oleh banyak orang, diabaikan, atau tidak diminati tetapi gagasannya diterima secara umum bahkan diakui dunia

46.

Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!

Tidak ada lagi pilihan lain. Kita harus

Berjalan terus

Kita adalah manusia bermata kayu, yang di tepi jalan

Mengacungkan tangan untuk oplet dan bus yang penuh

Kita adalah berpuluh juta yang bertahun hidup sengsara

Dipukul banjir, gunung api, kutuk dan hama

Dan bertanya-tanya diam inikah yang namanya merdeka

Kita yang tak punya kepentingan dengan seribu slogan

Dan seribu pengeras suara yang hampa suara


Tidak ada lagi pilihan lain. Kita harus

Berjalan terus.


(”Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini”, karya Taufiq Ismail) .

Realitas sosial yang ingin ditunjukkan oleh puisi tersebut adalah ....

a)

orang-orang hidup damai dan layak

b)

orang-orang yang bersatu untuk memperjuangkan kemerdekaan

c)

orang-orang yang mengaku sebagai pemilik republik

d)

orang-orang yang nasibnya tidak diperhatikan oleh negara dan tidak mendapatkan kelayakan padahal sudah merdeka

47.

Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!

HAMPA


Sepi di luar

Sepi menekan mendesak

Lurus kaku pohonan

Tak bergerak

Sampai ke puncak

Sepi memagut

Segala menanti, menanti, menanti

Sepi

Tambah ini menanti jadi mencekik

Memberat mencekung punda

Sampai binasa segala. Belum apa-apa.


Karya Chairil Anwar

Amanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah . . . .

a)

Hendaknya jangan membuat sseorang harus menunggu.

b)

Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.

c)

Menunggu adalah pekerjaan yang menyedihkan manusia.

d)

Hendaknya seseorang menghindari kebiasaan menunggu.

48.

Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!

Buka matamu dan bangunlah

Dahului matahari dan sinarnya

Bangun dan basuh mukamu dengan wudu

Uraian sajadahmu

Jika tidak, kelak azan kan menamparmu

Karena telinga tulimu

Majas personifikasi terdapat pada baris ....

a)

baris 6

b)

baris 5

c)

baris 4

d)

baris 3

49.

"Pria itu segera cuci tangan dalam kasus ini" frasa yang bermakna konotasi dalam kutipan tersebut adalah..

a)

pria itu

b)

cuci tangan

c)

dalam kasus

d)

kasus ini

50.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

tak ada yang lebih tabah

dari hujan bulan juni

dirahasiakannya rintik rindunya

kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak

dari hujan bulan juni

dihapusnya jejak-jejak kakinya

yang ragu-ragu di jalan itu

........................


Makna konotasi kata “hujan” pada penggalan puisi di atas yaitu ....

a)

air yang turun dari langit

b)

air yang jatuh ke bumi

c)

perbuatan baik

d)

air untuk kehidupan