Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pola-Pola Hereditas Pautan

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Hewan-hewan yang penentuan jenis kelaminnya bertipe ZW adalah...

a)

lalat buah

b)

kupu-kupu

c)

Lebah madu

d)

Ngengat

e)

Ayam

2.

Perhatikan diagram proses pindah silang berikut!

Kamekamet rekombinan yang terbentuk dari peristiwa tersebut dan besarnya nilai pindah silang adalah...

a)

Aa dan Bb; 50%

b)

Ab dan aB; 50%

c)

ab dan AB; 50%

d)

aa dan bb; 100%

e)

AA dan BB; 100%

3.

Peristiwa pertukaran segmen-segmen antara dua kromatid berbeda dalam satu Kromosom homolog yang dapat menghasilkan keturunan dengan sifat kombinasi dari induknya adalah...

a)

Gen letal

b)

Pautan gen

c)

Pindah silang

d)

Gagal berpisah

e)

Pautan kelamin

4.

Pola hereditan pautan seks memiliki karakteristik berikut...

a)

Terjadi pada kromosom kelamin atau gonosom

b)

Sifat baru hanya dimiliki oleh laki-laki atau perempuan

c)

Mengakibatkan kelainan atau penyakit yang diturunkan melalui gonosom

d)

Terjadi tanpa didahului pembuahan oleh spermatozoa

e)

Kromosom kelamin tidak memengaruhi jenis kelamin

5.

Dalam suatu keluarga terdapat 6 saudara kandung yang terdiri atas dua perempuan dan 4 laki-laki. Keempat laki-laki tersebut mengalami kelainan genetik, sedangkan kedua perempuan normal. Kelainan tersebut terjadi akibat peristiwa...

a)

determinasi seks

b)

gagal berpisah

c)

pindah silang

d)

pautan seks

e)

Pautan gen

6.

Dari perkawinan lalat buah abu-abu-sayap panjang heterozigot (BbDd) dengan lalat buah hitam-sayap pendek (bbdd) didapatkan keturunan 800 ekor. Di antara keturunan tersebut ditemukan lalat abu-abu-sayap pendek 25 ekor dan lalat hitam-sayap panjang 15 ekor. Persentase gen yang mengalami pindah silang sebesar...%

(a)  

7.

Tikus berambut kuning heterozigot disilangkan antar sesamanya. Apabila gen dominan Y yang homozigot akan bersifat letal (mati). Persentase tikus yang akan hidup sebesar...%

(a)  

8.

Lalat buah jantan berbadan besar-sayap lurus (BbCc) disilangkan dengan lalat buah betina berbadan kecil-sayap keriput (bbcc). Selanjutnya, dilakukan uji silang (test cross) terhadap F, betina. Dari persilangan tersebut diperoleh fenotipe hasil keturunannya, yaitu berbadan besar-sayap lurus 674, berbadan besar-sayap keriput 83, berbadan kecil-sayap lurus 45, dan berbadan kecil-sayap keriput 798. Berdasarkan kasus tersebut, dapat disimpulkan bahwa selama pembentukan gamet terjadi pindah silang dengan nilai pindah silang sebesar (a)   %

9.

Seekor kucing betina berambut kuning disilangkan dengan kucing jantan berambut hitam. Warna rambut kucing terpaut pada kromosom X. Warna rambut hitam dominan terhadap kuning. Persentase kemungkinan anak kucing yang berambut kaliko (3 warna) adalah...%

(a)  

10.

Drosophila melanogaster jantan dengan tubuh berwarna eboni dan sayap lurus disilangkan dengan Drosophila melanogaster betina dengan tubuh berwarna abu-abu dan sayap melengkung. Selanjutnya, dilakukan uji silang (test cross) terhadap F, betina. Dari persilangan tersebut diperoleh fenotipe hasil keturunannya, yaitu Drosophila melanogaster dengan tubuh berwarna eboni dan sayap lurus (P), Drosophila melanogaster dengan tubuh berwarna eboni dan sayap melengkung (60), Drosophila melanogaster dengan tubuh berwarna abu-abu dan sayap lurus (22), serta Drosophila melanogaster dengan tubuh berwarna abu-abu dan sayap melengkung (188). Nilai pindah silang dari hasil penyilangan, yaitu 20%. Oleh karena itu, hasil keturunan yang memiliki tubuh berwarna eboni dan sayap lurus (P) sebanyak (a)   ekor

11.

Pada tanaman jagung, diketahui gen G ( daun berklorofil), gen g ( daun tidak berklorofil), gen B (batang tinggi), dan gen b ( batang pendek). Jika genotipe gg bersifat letal, hasil persilangan GgBb dengan Ggbb akan diperoleh keturunan dengan perbandingan fenotif tanaman jagung hijau-pendek….%



(a)  

12.

Pada ayam gen C yang bersifat dominan dapat menyebabkan letal. Adapun alelnya yang berupa resesif c berperan untuk mengatur pertumbuhan tulang normal. Oleh karena itu, ayam heterozigot (Cc) dapat hidup dengan tubuh normal dan kaki berukuran pendek (creeper). Persilangan antara ayam jantan heterozigot dengan ayam betina heterozigot menghasilkan keturunan sebanyak 15 ekor yang semuanya sudah beranjak dewasa Kemungkinan keturunan ayam yang bertubuh normal dan kaki berukuran pendek sebanyak (a)   ekor

13.

Lalat buah jantan bermata merah-sayap normal (PPVV) disilangkan dengan lalat buah betina bermata cokelat-sayap vestigial (ppvv). Selanjutnya, dilakukan uji silang (test cross) terhadap F, betina sehingga diperoleh keturunan, yaitu lalat bermata merah-sayap normal (150), lalat bermata merah-sayap vestigial (32), lalat bermata cokelat-sayap normal (P), dan lalat bermata cokelat-sayap vestigial (194). Diketahui nilai pindah silang dari hasil penyilangan tersebut, yaitu 22%. Berdasarkan data tersebut, tentukan jumlah keturunan yang bertipe lalat mata cokelat-sayap normal (P)!



(a)  

14.

Tika menyilangkan dua Indu tikus berambut kuning heterozigot apabila gen dominan Y yang homozigot akan bersifat letal atau mati persentase keturunan tikus yang mati adalah...%

(a)  

15.

Tanaman jagung berbiji besar-daun hijau (BbGg) disilangkan dengan tanaman jagung berbiji kecil-daun hijau (bbGg). Keturunan dari persilangan tersebut yang bergenotipe gg bersifat letal. Persentase munculnya keturunan yang bersifat letal sebesar...%



(a)