wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Epidemiologi dan Farmakovigilans

Total questions: 10

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Epidemiologi adalah ilmu tentang:

a)

Penyebaran penyakit dan pengendaliannya

b)

Manajemen rumah sakit

c)

Pengembangan obat baru

d)

Penggunaan obat pada individu

2.

Insidence rate digunakan untuk:

a)

Mengukur jumlah kasus baru selama periode waktu tertentu

b)

Menentukan jumlah kasus yang ada pada waktu tertentu

c)

Menghitung risiko relatif

d)

Menganalisis hasil pengobatan

3.

Hierarki tertinggi dalam EBM adalah:

a)

Randomized Controlled Trials (RCT)

b)

Systematic Reviews & Meta-Analyses

c)

Cohort Studies

d)

Expert Opinion

4.

Metode untuk menjawab pertanyaan klinis dalam EBM dikenal sebagai:

a)

SWOT Analysis

b)

PICO (Patient, Intervention, Comparison, Outcome)

c)

RCT Protocol

d)

Data Mining

5.

Apa metode PMS yang melibatkan laporan sukarela tentang efek samping?

a)

Active Surveillance

b)

Spontaneous Reporting

c)

Database Analysis

d)

Cohort Event Monitoring

6.

Farmakovigilans adalah:

a)

Ilmu yang mempelajari efek samping obat setelah dipasarkan

b)

Studi tentang efektivitas obat pada populasi

c)

Analisis ekonomi penggunaan obat

d)

Studi eksperimental untuk pengembangan obat

7.

Apa yang menjadi tujuan utama dari e-MESO?

a)

Sistem pelaporan efek samping obat di Indonesia

b)

Sistem pendaftaran obat baru

c)

Platform untuk studi bioekuivalensi

d)

Database untuk publikasi ilmiah

8.

Apa karakteristik utama reaksi obat tipe A?

a)

Reaksi yang tergantung dosis dan dapat diprediksi

b)

Reaksi yang tidak tergantung dosis dan tidak dapat diprediksi

c)

Reaksi imunologis

d)

Reaksi idiosinkratik

9.

Apa contoh reaksi alergi berat yang memerlukan pelaporan segera?

a)

Sindrom Steven-Johnson

b)

Hipotensi ortostatik

c)

Hipoglikemia ringan

d)

Mual

10.

Apa fungsi algoritma Naranjo dalam MESO?

a)

Menentukan kemungkinan hubungan kausal antara obat dan efek samping

b)

Mengurangi bias dalam pelaporan efek samping

c)

Memastikan distribusi obat generik

d)

Menilai bioekuivalensi obat