WorksheetsK3 Mining POP Quiz
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Peraturan perundang-undangan K3 yang diberlakukan pada bidang pertambangan mineral & batu bara yang menjadi Pedoman Pelaksanaan kaidah Pertambangan yang Baik adalah :
Undang-undang No. 1 tahun 1970
Keputusan Menteri ESDM No. 1827K/ 30/ MEM/ 2018
Jawaban a dan b benar
Jawaban a benar
Pada setiap kegiatan usaha pertambangan mineral & batu bara, persyaratan adanya Kepala Teknik Tambang/ Penanggung Jawab Teknik & Lingkungan adalah:
Merupakan suatu keharusan
Merupakan suatu keharusan kecuali galian C
Tergantung jumlah rata-rata produksi diatas 150 metrik ton per hari
Tergantung tingkat potensi bahaya dan kegiatan pertambangan
Pada kegiatan usaha pertambangan, adanya bagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja :
Diwajibkan berdasarkan pertimbangan dari KTT dilihat dari jum!ah pekerja maupun sifat dan Iuasnya pekerjaan
Tidak perlu apabila sudah ada Kepala Teknik Tambang, Pengawas Operasional dan Pengawas Teknis
Tidak Perlu apabila sudah ada Komite Keselamatan (Safety Committee)
Kecelakaan Tambang yang harus segera dilaporkan oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) kepada Kepala Inspektur Tambang (KAIT) agar segera dilakukan pemeriksaan oleh Inspeksi Tambang (PIT) adalah :
Hanya yang bersifat mati saja
Kecelakaan tambang yang dengan kategori cidera ringan, berat, dan mati
Kecelakaan tambang yang dengan kategori cidera berat dan mati
Kecelakaan tambang dengan kategori berat saja
Siapa yang bertanggung jawab terhadap pencegahan kecelakaan?
Semua pekerja
Safety Department
Atasan
Manager
Apa tujuannya program tanggung jawab & tanggung gugat K3 (Safety Accountability) :
Memberi petunjuk pelaksanaan kegiatan safety sehingga kegiatan tersebut dapat terukur/terhitung
Untuk mendapatkan bonus safety
Hanya mengikuti persyaratan saja
Untuk dapat memberikan hukuman
Ada beberapa kegiatan minimum untuk melakukan kegiatan pertanggung jawab & tanggung gugat / Safety Accountability, pilih salah satu
3 kegiatan : Safety Inspeksi, Safety Meeting, Observasi pekerja
2 kegiatan : Safety Inspeksi, Safety Reward
Tidak ada kegiatan
Semua kegiatan K3
Salah satu langkah agar pekerjaan kita menjadi accountable/ terukur adalah:
Merinci pekerjaan, pembuatan standar, evaluasi pencapaian dan pelaporan
Melaporkan kejadian kecelakaan
Motivating Memotivasi karyawan/bawahan
Membuat laporan insiden
Apa yang dimaksud prinsip-prinsip K3 :
Mengetahui dan memahami pekerjaan
Mengetahui potensi bahaya dari suatu pekerjaan
a dan b benar
a dan b salah
Dibawah ini adalah biaya langsung kecelakaan, kecuali
Biaya pengobatan
Biaya kompensasi, kerugian alat/mesin
Biaya pelatihan ulang dan hilangnya waktu kerja
Salah semua
Pada anatomi terjadinya kecelakaan dibedakan menjadi faktor pendorong (penyebab dasar) dan penyebab Iangsung terjadinya kecelakaan; yang termasuk penyebab Iangsung adalah:
lnstruksi dari pengawas tidak sesuai dengan SOP
Mental pengawas, ragu-ragu, ingat istri
Mengendarai kendaraan melebihi batas yang ditentukan
Tidak ada SOP
Pada umumnya, kecelakaan selalu didahului o!eh suatu rangkaian beberapa peristiwa/sebab dimana suatu peristiwa dalam rangkaian tersebut merupakan akibat dari peristiwa sebelumnya (Domino insiden teori). Akar penyebab dari penyebab dasar & penyebab langsung dari suatu kecelakaan adalah :
Lemahnya sistem kontrol manajemen
Faktor tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman
Faktor perorangan dan pekerjaan
Salah semua
Apakah maksud dan tujuan penyelidikan kecelakaan :
Mencari penyebab dan mencegah terulangnya kecelakaan yang sama
Mencari penyebab dan mencari kesalahan orang/bawahan
Membuat laporan kece!akaan
Memenuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah
Apakah alasan bahwa pengawas harus melakukan investigasi kecelakaan?
Untuk mencari orang yang bertanggung jawab terhadap kecelakaan ini
Pengawas memiliki kepentingan pribadi serta mengetahui jelas kondisi tempat kerja dan bawahannya
Karena untuk pelaporan ke pemerintah
Karena pengawas adalah orang yang sudah dilatih dan dibayar lebih
Mengapa penyelidikan di tempat kecelakaan harus segera dilakukan?
Supaya tidak dianggap lamban dan merupakan bagian dari tugas
Karena sedang tidak ada pekerjaan yang penting
Agar fakta-fakta lapangan di tempat kejadian kecelakaan tidak hilang
Supaya tidak kedahuluan atasan dan mendapat sanksi dari atasan
Apakah akibatnya jika kecelakaan tidak segera dilaporkan?
Tidak ada informasi yang dapat dievaluasi dan dipelajari dalam usaha mencegah kecelakaan yang sama
Tidak ada produksi yang hilang atau terhenti karena tidak ada waktu terbuang untuk penyelidikan kecelakaan
Tidak ada gangguan keharmonisan hubungan kerja antara bawahan dan atasan
Kinerja K3 akan semakin baik
Kapan pengawas perlu mengadakan inspeksi atau pemeriksaan tempat kerja?
Selama sepanjang jam kerja
Bila waktu senggang dan terjadwal
Bila ada hal-hal khusus yang perlu diperiksa
Semua jawaban diatas salah
Karyawan yang bagaimana harus dilakukan pengamatan yang Iebih, pada waktu inspeksi?
Karyawan yang diragukan kemampuannya
Karyawan lama yang sering bekerja tanpa APD
Karayawan yang menyambut kehadiran kita dan giat kerja
Karyawan yang mempunyai risiko bahaya tinggi pada pekerjaanya
Apakah keuntungan yang dapat diperoleh dari inspeksi?
Daerah yang dikunjungi dapat diketahui
Tindakan pembetulan segera terhadap kekurangan yang ditemukan dapat dilakukan
Pelanggaran-pelanggaran kecil dapat ditangani sebelumnya oleh pekerja
Dapat menemukan pekerja yang melanggar prosedur
Apakah manfaat apabila mempergunakan checklist dalam melakukan inspeksi?
Tidak perlu belajar teknik inspeksi dan lebih mudah
Tidak perlu membawa catatan
Tidak ada yang terlewati dan tahu bagian yang di inspeksi, agar lebih terarah
Menghindari keluhan dari pekerja dan tuntutan dan atasan
Tujuan utama melakukan pertemuan K3 kelompok adalah:
Bisa mengisi waktu luang
Membangun penyelesaian masalah K3
Bisa memenuhi kewajiban safety accountability
Bisa melepas kejenuhan kerja harian
Mengapa dalam pembicaraan keselamatan diperlukan alat bantu?
Karena bisa kita gunakan sebagai peraga
Orang lebih memahami bila mendengar dan melihat
Agar berkesan lebih serius dan bonafit
Biar peserta tidak mengantuk
Bahan yang baik untuk dijadikan topik diskusi K3 adalah
Harus merupakan kepentingan pemimpin rapat
Berhubungan dengan peserta rapat
Kecelakaan yang baru terjadi
Salah semua
Apakah yang terpenting dari hasil suatu pertemuan?
Menindak lanjuti hasil pertemuan
Membuat laporan hasil pertemuan
Membuat kesimpulan
Mendistribusikan laporan
Siapakah yang diwajibkan membuat JSEA?
Safety Departement
Manager
Pengawas
Superintendent
Apakah alasannya (sesuai jawaban anda pada no 25 diatas)?
Mempunyai wewenang yang tinggi
Paling mengerti tentang pekerjaannya
Sudah ahli dalam pembuatannya
a dan c benar
Metoda penyusunan/pembuatan JSEA yang paling baik untuk digunakan adalah;
Observasi dan evaluasi
Diskusi
Observasi
Observasi dan Diskusi
Lembar JSEA memiliki beberapa kolom. Kolom pertama pada lembar JSEA berisi:
Uraian langkah pekerjaan
Bahaya yang bisa terjadi
Cara pencegahan bahaya
Penanggungjawab
Sebagai suatu program K3, observasi pekerja memiliki tujuan dasar. Apakah tujuan program ini?
Mengetahui seberapa jauh kesalahan yang sering dibuat pekerja
Melatih cara melakukan pengamatan tingkah laku & keadaan yang berbahaya
Meniadakan kecelakaan
a, b, c salah semua
Sebagai seorang pengawas apabila saudara masuk ke suatu area kerja maka yang pertama saudara amati adalah:
Reaksi pekerja
APD pekerja
Posisi pekerja
Prosedur Kerja
Bila anda melihat perbuatan tidak aman, apakah yang harus anda lakukan untuk pertama kali?
Lapor pada pengawas
Menghentikan dengan segera
Lapor pada Safety Departement
Biarkan saja
Untuk mencegah agar perbuatan tidak aman tidak terulang kembali, apakah yang harus kita lakukan?
Memberikan tindakan disiplin
Memberitahu/mendiskusikan bahaya yang bisa terjadi dan tindakan pencegahannya
Lapor pada pengawasnya
Lapor pada security
Jika ada pekerjaan perbaikan instalasi listrik siapa yang harus mengawasi pekerjaan tersebut
Safety Officer
Electrician / Ahli Listrik
Welder
Engineer
Kebakaran Kelas A adalah kebakaran yang berasal dari
Kayu, Kertas, Kain
Bensin, solar, minyak, tinner
Peralatan listrik
Metal/logam : Magnesium, sodium, titanium, potasium
Kebakaran Kelas B adalah kebakaran yang berasal dari
Kayu, Kertas, Kain
Solar,Bensin, minyak, tinner
Peralatan listrik
Metal/logam : Magnesium, sodium, titanium, potasium
Jika suatu pekerjaan dimana lokasinya sangat jauh dan tidak praktis untuk dikunjungi maka dalam penyusunan JSEA dianalisa dengan cara :
Observasi dan diskusi
Diskusi
Observasi dan pengujian
Observasi & Evaluasi
Untuk mendapatkan informasi dari suatu kasus insiden dapat dilakukan dengan mewawancarai :
Saksi langsung
Saksi tak langsung
a dan b salah
a dan b benar
Pilih salah satu urutan/hirarki pengendalian resiko yang paling tepat secara rekayasa :
Eliminasi, Pengendalian teknik; Subtitusi;
Rambu-rambu pemilihan personal, roster kerja, Pembatasan paparan
SOP, IK, JSA, Pelatihan
Jawaban b dan c Benar
Pilih yang paling tepat, siklus pengamatan / inspeksi perilaku :
Memutuskan; Berhenti; Mengamati; Bertindak; Melaporkan
Berhenti; Mengamati; Memutuskan; Melaporkan; Bertindak
Memutuskan; Berhenti; Bertindak; Melaporkan; Mengamati
Mengamati; Memutuskan; Bertindak; Melaporkan; Berhenti
Sesuai dengan Kepmen ESDM No. 1827K/ 30/ MEM/ 2018, Kepala Teknik Tambang wajib mengadakan pendidikan dan pelatihan :
Kepada pekerja baru
Kepada pekerja dengan tugas baru
Kepada pekerja dengan tugas baru
Pelatihan penyegaran dan Diklat lain yang ditetapkan KAIT
a, b dan c benar semua
