Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Norma Lv7

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Situasi:

Mansyur adalah siswa Muslim yang taat. Suatu hari, waktu salat Zuhur tiba bersamaan dengan jam pelajaran olahraga di lapangan. Guru meminta semua siswa tetap berada di lapangan karena sedang latihan penting. Mansyur bingung karena ingin menunaikan salat tepat waktu, tetapi takut dihukum jika meninggalkan latihan.

Pertanyaan:

Apa tindakan terbaik yang harus Mansyur lakukan berdasarkan norma agama dan nilai Pancasila?

a)

Memaksa guru mengizinkannya pergi, meskipun sopan santun dilanggar.

b)

Memaksa guru mengizinkannya pergi, meskipun sopan santun dilanggar.

c)

Menghubungi orang tua untuk meminta dispensasi dari sekolah.

d)

Meminta izin guru dengan sopan untuk salat terlebih dahulu, lalu kembali ke lapangan.

2.

Di lingkungan Fajri, ada tradisi "sesajen" saat pembangunan pos ronda. Fajri yang beragama Islam merasa tidak nyaman karena ajaran agamanya melarang praktik tersebut. Namun, ia tidak ingin dianggap tidak menghargai budaya setempat.

Pertanyaan:

Apa sikap Fajri yang sesuai dengan norma agama dan Pancasila?

a)

Ikut membantu menyiapkan sesajen agar diterima masyarakat.

b)

Menolak terlibat tetapi tetap hadir untuk menjaga kerukunan.

c)

Mengkritik keras tradisi tersebut di media sosial.

d)

Pura-pura sakit agar tidak perlu hadir.

3.

Situasi:

Komplek Pamela sering mengalami banjir karena sampah menumpuk di sungai. Pemuka agama di Komplek mengajak warga kerja bakti membersihkan sungai, mengutip ayat kitab suci: "Menjaga lingkungan adalah bagian dari iman."

Pertanyaan:

Mengapa ajakan tersebut relevan dengan norma agama dan Pancasila?

a)

Karena semua agama mewajibkan kerja bakti setiap minggu.

b)

Karena agama dan Pancasila (sila ke-5) sama-sama mendukung keadilan lingkungan.

c)

Karena pemerintah memberikan dana untuk kegiatan kerja bakti.

d)

Karena kegiatan tersebut akan membuat komplek terkenal.

4.

Situasi:

Kelompok diskusi Ammar terdiri dari beragam agama. Saat menentukan jadwal presentasi, salah satu anggota ingin menghindari hari Jumat karena harus ibadah. Namun, anggota lain keberatan karena jadwal sudah ketat.

Pertanyaan:

Bagaimana solusi terbaik berdasarkan Pancasila dan norma agama?

a)

Memaksa anggota tersebut presentasi di hari Jumat agar tidak merepotkan.

b)

Menghormati permintaan anggota dan mencari hari lain bersama-sama.

c)

Mengeluarkan anggota tersebut dari kelompok karena dianggap merepotkan.

d)

Membagi tugas presentasi agar anggota tersebut tidak perlu hadir.

5.

Situasi:

Ayah Fahima berjualan makanan. Suatu hari, ada pembeli yang meminta daging babi untuk diolah, padahal keluarga Fahima Muslim. Ayah bingung antara menolak pelanggan atau melanggar ajaran agama.

Pertanyaan:

Apa keputusan yang sesuai norma agama dan Pancasila?

a)

Memenuhi permintaan pelanggan demi keuntungan.

b)

Menolak dengan halus sambil menjelaskan alasan agama.

c)

Diam-diam membeli daging babi dari pedagang lain.

d)

Mengatakan stok habis meskipun sebenarnya ada.

6.

Situasi:

Pak Eko adalah pedagang kaki lima di dekat sekolah. Suatu hari, pemerintah daerah melarang berjualan di trotoar karena sering menyebabkan kemacetan. Pak Eko merasa keberatan karena itu satu-satunya sumber penghasilannya. Ia berpikir untuk tetap berjualan diam-diam di malam hari agar tidak ketahuan petugas.

Pertanyaan:

Mengapa Pak Eko sebaiknya mematuhi peraturan tersebut meskipun berat bagi dirinya?

a)

Karena hukum harus ditegakkan tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi warga.

b)

Karena kepentingan umum (kelancaran jalan) harus diutamakan demi ketertiban bersama.

c)

Karena pedagang lain akan iri jika Pak Budi diizinkan melanggar aturan.

d)

Karena pemerintah akan memberikan ganti rugi penuh kepada semua pedagang.

7.

Situasi:

Rasyid dan teman-temannya sering menyeberang jalan di zebra cross, tetapi banyak pengendara yang tidak berhenti. Suatu hari, Rasyid melihat seorang anak kecil hampir tertabrak karena pengendara melanggar aturan. Rasyid ingin melaporkan kejadian itu ke polisi, tetapi temannya berkata, "Untuk apa? Nggak akan ada yang peduli."

Pertanyaan:

Mengapa Rasyid tetap perlu melaporkan pelanggaran tersebut?

a)

Agar polisi memberikan hadiah kepada Rasyid sebagai penghargaan.

b)

Karena melaporkan pelanggaran hukum adalah bentuk partisipasi menjaga keadilan.

c)

Supaya pengendara yang melanggar merasa malu di media sosial.

d)

Karena Rsyid ingin dikenal sebagai siswa yang berani.

8.

Ayah Dipo membeli sepeda motor bekas tanpa surat-surat lengkap karena harganya lebih murah. Dipo tahu bahwa hal itu melanggar hukum, tetapi ayahnya berkata, "Ini hanya untuk keperluan darurat, tidak akan ketahuan polisi."

Pertanyaan:

Apa risiko utama jika Dipo dan ayahnya tetap menggunakan motor tanpa surat lengkap?

a)

Motor tersebut akan lebih cepat rusak karena sudah bekas.

b)

Mereka tidak bisa menjual motor itu kembali ke orang lain.

c)

Keselamatan lalu lintas dan hukum terancam jika terjadi pemeriksaan.

d)

Tetangga akan memuji keputusan ayah Dipo karena menghemat uang.

9.

Situasi:

Desa Gozi sering terjadi pencurian kayu di hutan lindung. Pemerintah memasang aturan denda tinggi bagi pelaku penebangan liar. Namun, sebagian warga tetap nekat karena kebutuhan ekonomi. Mereka berargumen, "Hidup kami susah, mana mungkin taat aturan?"

Pertanyaan:

Bagaimana cara terbaik menyelesaikan masalah ini sesuai norma hukum dan nilai Pancasila?

a)

Membiarkan warga menebang kayu selama untuk kebutuhan keluarga.

b)

Menegakkan hukum tegas sambil memberikan alternatif mata pencaharian.

c)

Memindahkan seluruh warga desa ke lokasi lain yang lebih subur.

d)

Menghapus aturan denda agar warga tidak merasa tertekan.

10.

Situasi:

Saat mengerjakan tugas kelompok, verdi mengusulkan untuk menyalin artikel dari internet tanpa mencantumkan sumber. Ia berkata, "Nggak apa-apa, yang penting tugas selesai. Guru juga tidak akan tahu."

Pertanyaan:

Mengapa tindakan verdi melanggar norma hukum dan bertentangan dengan Pancasila?

a)

Karena menyalin artikel membuat tugas menjadi lebih rapi.

b)

Karena plagiat melanggar hak cipta dan prinsip kejujuran (sila ke-2).

c)

Karena guru akan memberikan nilai tambahan jika menyalin artikel.

d)

Karena semua tugas sekolah harus dikerjakan secara berkelompok.

11.

Situasi:

Di kelas, Eijaz dan kelompoknya sedang presentasi tentang kebudayaan Indonesia. Saat salah satu anggota kelompok, Haura, berbicara, beberapa siswa lain terus menyela dengan candaan dan komentar tidak relevan, Haura terlihat tidak nyaman, tetapi ia takut disebut "kaku" jika meminta mereka berhenti.

Pertanyaan:

Apa tindakan paling sopan yang bisa dilakukan Haura untuk menjaga suasana diskusi?

a)

Membentak siswa yang menyela agar mereka jera.

b)

Diam saja karena khawatir dianggap tidak ramah.

c)

Mengangkat tangan dan berkata, "Maaf, mari kita dengarkan Eijaz sampai selesai."

d)

Langsung melaporkan ke guru tanpa memberi teguran terlebih dahulu.

12.

Situasi:

Budi diundang makan malam di rumah Sinta. Saat makan, Budi melihat keluarga Sinta berdoa menurut tradisi agama yang berbeda dari agamanya. Budi bingung apakah harus ikut berdoa atau hanya diam.

Pertanyaan:

Apa sikap Budi yang sesuai dengan norma kesopanan dan Pancasila?

a)

Ikut berdoa sesuai cara keluarga Sinta untuk menunjukkan rasa hormat.

b)

Tertawa karena merasa ritual mereka aneh.

c)

Diam sambil menunggu tanpa mengganggu proses berdoa.

d)

Memaksa keluarga Sinta mengikuti cara berdoa agamanya.

13.

Situasi:

Di perpustakaan, Dina melihat seorang siswa kelas 9 sedang asyik membaca. Ia ingin bertanya tentang buku yang dipegangnya, tetapi ragu karena siswa tersebut lebih tua.

Pertanyaan:

Bagaimana cara Dina meminta bantuan yang sesuai norma kesopanan?

a)

Menyentuh bahunya sambil berteriak, "Eh, boleh lihat bukunya?"

b)

Menunggu sampai siswa itu selesai membaca, lalu berkata, "Permisi, Kak. Boleh saya bertanya tentang buku itu?"

c)

Langsung mengambil buku tersebut tanpa izin.

d)

Membisu dan pergi karena takut dianggap mengganggu.

14.

Situasi:

Di jalan, Ali melihat gurunya sedang membawa banyak barang. Ia ingin membantu, tetapi temannya berkata, "Jangan sok baik, nanti dikira cari muka!"

Pertanyaan:

Mengapa Ali tetap perlu menawarkan bantuan meski dicemooh teman?

a)

Karena membantu guru akan membuatnya mendapatkan nilai tambahan.

b)

Karena norma kesopanan dan Pancasila mengajarkan kepedulian tanpa pamrih.

c)

Karena Ali ingin dipuji oleh orang-orang di sekitarnya.

d)

Karena guru tersebut mungkin marah jika tidak dibantu.

15.

Situasi:

Di media sosial, Tara melihat postingan teman sekelas yang memamerkan hadiah ulang tahun mewah. Ia ingin mengkritik gaya hidup konsumtifnya, tetapi tidak ingin dianggap iri.

Pertanyaan:

Apa tindakan Tara yang sesuai norma kesopanan dan nilai Pancasila?

a)

Menulis komentar pedas: "Sombong banget sih, nggak sesuai kondisi negara!"

b)

Mengabaikan postingan tersebut karena bukan urusannya.

c)

Memberi likes tanpa komentar untuk menjaga perasaan teman.

d)

Mengirim pesan pribadi dan menasehatinya.

16.

Situasi:

Di sebuah desa, dana bantuan pemerintah untuk pembangunan saluran air dialihkan oleh kepala desa untuk membeli mobil pribadi. Akibatnya, banjir terus terjadi saat musim hujan, dan banyak warga kehilangan harta benda. Warga sebenarnya tahu tentang penyalahgunaan dana tersebut, tetapi sebagian takut melapor karena kepala desa memiliki pengaruh kuat.

Pertanyaan:

Mengapa korupsi dana pembangunan saluran air ini bertentangan dengan nilai Pancasila?

a)

Karena kepala desa tidak memiliki hak untuk menggunakan dana pemerintah.

b)

Karena korupsi merusak keadilan sosial (sila ke-5) dan mengabaikan kepentingan rakyat.

c)

Karena mobil pribadi kepala desa bukan kebutuhan mendesak.

d)

Karena warga seharusnya membangun saluran air sendiri.

17.

Situasi:

Andi melihat teman sekelasnya menyontek saat ujian dengan memberi uang pada pengawas agar dibiarkan. Andi ragu melapor karena takut dijauhi teman-temannya. Namun, ia juga sadar bahwa tindakan tersebut adalah bentuk korupsi kecil-kecilan.

Pertanyaan:

Apa yang sebaiknya Andi lakukan sesuai nilai Pancasila dan prinsip anti-korupsi?

a)

Diam saja karena melapor akan merusak persahabatan.

b)

Meniru temannya agar tidak tertinggal nilai.

c)

Melaporkan ke guru BK atau wali kelas secara rahasia.

d)

Mengancam temannya untuk berhenti menyontek.

18.

Situasi:

Pemerintah daerah menggelar proyek pembangunan taman kota senilai Rp500 juta. Namun, taman yang dibangun tidak sesuai proposal: fasilitasnya minim, dan tanaman banyak yang layu. Masyarakat curiga dana proyek dikorupsi oleh oknum pejabat.

Pertanyaan:

Bagaimana cara terbaik untuk mencegah korupsi dalam proyek serupa di masa depan?

a)

Menghentikan semua proyek pembangunan agar dana tidak diselewengkan.

b)

Meningkatkan pengawasan publik dan transparansi penggunaan anggaran.

c)

Memberikan hukuman sosial di media sosial kepada para pejabat.

d)

Menyerahkan semua proyek kepada swasta tanpa melibatkan pemerintah.

19.

Situasi:

Seorang pegawai negeri menerima amplop berisi uang dari warga untuk mempercepat pengurusan surat tanah. Ia bingung antara menolak (yang akan membuat proses lebih lama) atau menerimanya agar warga tidak mengantri lama.

Pertanyaan:

Mengapa praktik "uang pelicin" ini termasuk korupsi dan bertentangan dengan Pancasila?

a)

Karena semua pemberian uang kepada pegawai negeri adalah ilegal

b)

Karena praktik ini menciptakan ketidakadilan bagi warga yang tidak mampu membayar.

c)

Karena surat tanah seharusnya dikerjakan oleh pihak swasta.

d)

Karena pegawai negeri sudah digaji pemerintah.

20.

Situasi:

Di sekolah, dana kegiatan OSIS sering digunakan untuk kepentingan pribadi ketua OSIS, seperti membeli merchandise klub gaming. Anggota OSIS lain tahu hal ini tetapi tidak berani protes karena takut dipecat.

Pertanyaan:

Apa dampak jangka panjang jika korupsi di tingkat sekolah dibiarkan?

a)

Sekolah akan kehilangan siswa karena tidak ada kegiatan OSIS.

b)

Budaya korupsi akan tertanam dan merambat ke kehidupan dewasa siswa.

c)

Guru akan mengambil alih semua pengelolaan dana OSIS.

d)

Anggota OSIS akan dihukum oleh kepala sekolah.