NEW
Font size
WorksheetsUPAKARA VII
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Kata upakara dapat diuraikan menjadi dua kata yaitu dari kata upa dan
kara. Kata upa berarti ...
tangan
perbuatan
dekat
kaki
Salah satu bahan yang dipergunakan dalam membuat upakara daksina
adalah telur. Telur yang dipergunakan adalah ….
telur angsa
telur bebek/telur ayam
telur burung
telur kura-kura
Di dalam melaksanakan upakara dan upacara yadnya hendaknya disesuaikan
dengan desa, kala, dan patra. Kata patra dalam hal ini berarti ...
tempat
waktu
keadaan
kesempatan
Perhatikan pernyataan berikut!
1) Upakara & upacara adalah salah satu bagian dari pelaksanaan
yadnya sebagai dasar pengembalian tiga hutang (Tri Rna)
2) Suatu yadnya dilaksanakan harus berdasarkan keinginan dari sulinggih yang memuput upacara yadnya.
3) Upakara dan upacara yadnya yang dilaksanakan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan
yajamana (orang yang memiliki yadnya).
4) Melaksanakan upakara dan upacara yadnya sebaiknya menggunakan satu pedoman daerah tertentu.
Pernyataan yang benar ditunjukkan nomor ...
1 dan 2
1 dan 3
1 dan 4
2 dan 4
Segala sesuatu yang berhubungan dengan perbuatan/pekerjaan/tangan,
yang pada umumnya berbentuk materi, seperti daun, bunga, buahbuahan, air, dan api sebagai pelengkap dari suatu upacara disebut ....
upacara
yadnya
upakara
samskara
Inti sari dari sarana pemujaan yang berbentuk materi pada umumnya seperti: daun,bunga, buah-buahan, air dan api. Penjelasan pentingnya sarana tertuang dalam kitab suci Hindu yakni ....
Bhagavadgita IX.24
Bhagavadgita XVII.11
Bhagavadgita XVII.12
Bhagavadgita IX.26
Perhatikan gambar berikut ini. Gambar upakara tersebut dinamakan dengan ....
canang rebong
daksina
kojong sari
porosan silih asih
Nama banten di gambar ini yang disebut canang genten ditunjukkan pada gambar no ....
Unsur yang menentukan besar kecilnya suatu upakara upacara yadnya
adalah ....
orang yang memuput suatu upacara yadnya
orang yang membidangi suatu upacara yadnya
orang yang memiliki suatu upacara yadnya
tamu yang akan hadir dalam suatu upacara yadnya
Tingkatan-Tingkatan Upakara
1. Uttamaning Kanistama
2. Kanistamaning Kanistama
3. Madyaning kanistama
Urutan tingkatan upakara upacara yadnya yang benar adalah ....
1, 2, dan 4
3,1 dan 2
2,3, dan 1
2, 1 dan 4
Dibawah ini yang termasuk canang sari adalah ....
bahan ini digunakan dalam pembuatan upakara daksina ditunjukan pada gambar kecuali
Tingkatan Upakara terdiri dari tiga tingkatan yaitu....
Kanista, Madhya, Satwika
Kanista, Madhya, Uttama
Kanista, Madhya, Rajasika
Kanista, Madhya, Tamasika
Banten yang tertera pada gambar dinamakan banten....
Banten Segehan
Banten Nasi Saur
Banten Tangkih
Banten Saiban/Jotan
Bentuk Uparengga pada gambar bernama....
Klakat
Kelabang
Klangsah
Tiying
Segala sesuatu yang berhubungan dengan perbuatan/pekerjaan/tangan,
yang pada umumnya berbentuk materi, seperti daun, bunga, buahbuahan, air, dan api sebagai pelengkap dari suatu upacara disebut ....
upacara
yadnya
upakara
samskara
Nama banten di gambar ini yang disebut kwangen ditunjukkan pada gambar no ....
upacara yang dilaksankan secara sederhana/kecil disebut...
kanista
madya
utama
besar
Pelaksanaan upacara yajña tidaklah harus dilaksanakan secara besar-besaran, atau berlebihan karena pelaksanaan yajña terdiri dari tiga tingkatan yang boleh dilakukan oleh setiap umat Hindu. Tingkatan pelaksanaan upacara yajña yang “sedang” dinamakan dengan....
nista
madya
utama
semua benar
Perhatikanlah Pernyataan berikut!
1) Perbuatan
2) Pekerjaan
3) Tangan
4) Ikhlas
5) Kebaktian
Pernyataan tersebut di atas yang berhubungan dengan pengertian Upakara ditunjukan pada nomor…
1), 2), 3)
2), 3), 4)
2), 3), 5)
3), 4), 5)
Di Bali mayoritas beragama Hindu tentunya sering sekali kita jumpai perayaan hari raya suci agama Hindu, salah satunya Hari Raya Galungan dan Kuningan, Saraswati, Siwalatri, Rahina Purnama dan tilem dan masih banyak lagi tentunya menggunakan sarana-sarana dalam upacara tersebut. Salah Satu Sarana yang dipergunakan sebagai berikut kecuali...
Buah pisang, mangga, manggis, kembang rampe/samsam, bunga
janur/busung,tebu,air, dupa, bija
buah jambu, mangga, kulit mangga, busung/janur,samsam/kembang rampe
Buah pisang, Daun Pandan, Janur/busung, klungah, kelapa
Upacara yang dilaksanakan oleh umat Hindu tentunya sudah ditata dan dilaksanakan secara turun temurun oleh para leluhur kita, dan setiap daerah mempunyai ciri khasnya masing-masing di dalam membuat sarana-sarana yang digunakan meski berbeda/bervariasi tapi tanpa mengurangi makna yang terkandung di dalam upakara yang digunakan. Upakara di Desa A tentunya berbeda dengan upakara di Desa B maupun C, upakara dalam sebuah upacara tidak selalu sama. Alasan terjadinya variasi maupun perbedaan dalam upakara yang dibuat pada setiap desa adalah...
Karena agama Hindu bersifat Dinamis
Karena agama Hindu Bersifat Fleksibel yang disesuaikan dengan Desa, Kala, dan Patra
Karena sesuai keinginannya sendiri
Karena mengutamakan karyanya tanpa melihat makna yang terkandung didalamnya.
Kehidupan masyarakat Bali yang tidak pernah lepas dari sarana upakara banten yang digunakan untuk mendukung upacara ritual baik untuk sehari-hari maupun upacara besar, Ibu Jero Putu Ani menuturkan bahwa ia mulai belajar membuat banten sejak remaja. Dan setelah menikah ia sering membantu membuat upakara banten di merajan keluarga. Sebelum ia memulai usahanya sendiri, ia pernah bekerja di salah satu usaha banten di dekat rumahnya.
Keterampilannya dalam membuat banten terus meningkat dan karena itulah saat ini ia memilih untuk membuka usahanya sendiri. Usaha yang dijalani Ibu Putu Ani ini sudah berjalan selama 5 tahun. Orang yang membuat sarana-sarana Banten tersebut dinamakan....
tukang ngulat banten
serati banten
sirempu
Ida Pandita
Di sebuah Desa Cemara hiduplah orang-orang rukun dan damai, kehidupan mereka saling mengasihi satu sama lainnya. 1 Keluarga di Desa tersebut orang yang berkecukupan banyak punya usaha, ladang, sawah. pada saat itu akan dilaksanakannya hari raya keagamaan dimana masyarakat akan membuat banten. dilain sisi juga ada beberapa warga yang kurang mampu. Orang yang mampu tersebut membeli atau mempersembahkan berbagai sarana upakara dengan mewah dan besar, sedangkan warga lainnya ada yang hanya dengan sederhana. kalau dikaitkan dalam ajaran agama Hindu bagaimana pandangan kalian?...
pandangan saya terkait persembahan yang dilakukan dengan mewah ataupun sederhana pada intinya harus dilandaskan dengan hati yang tulus ikhlas.
sah-sah saja karena itu kemampuan yang dimiliki namun demi menunjukan strata sosialnya
pandangan saya, sesuai saja apa yang dilakukan karena untuk menunjukan tingkat sosial dari warga.
pandangan saya sah-sah saja, karena upakara yang dipersembahkan bukan dari uang warga serta demi menunjukan jati dirinya.
Dalam pelaksanaan upacara umat Hindu tidak pernah terlepas dari upakara. Bentuk upakara sangat beranekaragam dan disesuaikan dengan desa,kala,patra. Keanekaragaman bentuk upakara tersebut mempunyai fungsi yang berbeda-berbeda. Kalian tentu pernah melihat pelaksanaan upacara yadnya yang begitu beranekaragam dan sangat komplek cara pelaksanaan, jenis dan bentuk upakara yang disajikaannya. adapun fungsi upakara kecuali...
upakara merupakan cetusan hati sebagai ucapan terimakasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa
upakara sebagai alat konsentrasi dari pikiran kita untuk memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa
Upakara digunakan sebagai alat belajar.
upakara dapat dipergunakan sebagai alat penyucian.
