WorksheetsOlimpiade Literasi Keuangan
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Seorang mahasiswa memiliki pilihan untuk menyimpan uangnya dalam tabungan biasa atau deposito berjangka. Berdasarkan prinsip literasi keuangan, keputusan yang lebih bijak dalam jangka panjang adalah:
Menyimpan di tabungan karena lebih fleksibel
Memilih deposito karena bunganya lebih tinggi dan tetap
Menggunakan semua uangnya untuk konsumsi agar perputaran ekonomi meningkat
Menyimpan di rekening giro karena lebih mudah ditarik kapan saja
Menginvestasikan seluruh uangnya dalam bentuk saham tanpa mempertimbangkan risiko
Seseorang mendapatkan tawaran investasi dengan imbal hasil 30% per bulan tanpa risiko. Berdasarkan prinsip dasar investasi, keputusan terbaik yang harus diambil adalah:
Segera menginvestasikan uang agar keuntungan lebih cepat didapat
Menanyakan legalitas investasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Meminjam uang untuk menambah jumlah investasi agar keuntungan lebih besar
Mengajak keluarga dan teman untuk ikut serta sebelum harga naik
Tidak mengambil tawaran tersebut karena semua investasi memiliki risiko
Seseorang memiliki pinjaman konsumtif yang tinggi dan merasa kesulitan membayar cicilan bulanannya. Langkah terbaik yang dapat dilakukan untuk menghindari masalah keuangan lebih lanjut adalah:
Mengajukan pinjaman baru dengan bunga lebih tinggi untuk menutup utang lama
Mengurangi pengeluaran konsumtif dan fokus pada pelunasan utang berbunga tinggi lebih dulu
Tidak membayar cicilan dan menunggu kebijakan pemutihan utang
Menggunakan kartu kredit untuk membayar cicilan utang lainnya
Menjual semua aset dan menggunakan hasilnya untuk melunasi utang sekaligus
Seorang pekerja muda ingin membeli rumah dan memiliki dua pilihan: menabung selama lima tahun untuk membayar tunai atau mengambil kredit pemilikan rumah (KPR) dengan cicilan selama 20 tahun. Berdasarkan literasi keuangan, pertimbangan yang paling bijak adalah:
Memilih KPR karena bisa segera memiliki rumah meskipun cicilan panjang
Menabung lebih lama agar tidak terbebani utang jangka panjang
Menggunakan seluruh tabungan untuk DP besar agar cicilan lebih ringan
Memilih opsi yang sesuai dengan kondisi keuangan dan mempertimbangkan beban bunga
Menunda pembelian rumah dan mengalokasikan dana ke investasi saham
Seseorang yang baru bekerja berencana menyusun anggaran keuangan bulanan. Berdasarkan prinsip pengelolaan keuangan yang efektif, bagaimana ia seharusnya membagi penghasilannya?
70% untuk kebutuhan, 20% untuk investasi, 10% untuk hiburan
40% untuk kebutuhan, 30% untuk cicilan utang, 20% untuk gaya hidup, 10% untuk investasi
50% untuk keinginan, 30% untuk kebutuhan, 20% untuk investasi
100% untuk kebutuhan agar terhindar dari utang
50% untuk tabungan, 25% untuk kebutuhan, 25% untuk gaya hidup
Jika seseorang memiliki penghasilan Rp6.000.000 per bulan dan ingin menerapkan rumus 1-2-3-4 dalam pengelolaan keuangan, berapa jumlah maksimal yang dapat digunakan untuk cicilan utang?
Rp600.000
Rp1.200.000
Rp1.800.000
Rp2.400.000
Rp3.000.000
Seorang mahasiswa ingin menghindari gaya hidup konsumtif. Langkah yang paling tepat berdasarkan prinsip literasi keuangan adalah:
Membeli barang dengan kartu kredit untuk mengatur pengeluaran
Membuat daftar belanja dan memprioritaskan kebutuhan dibanding keinginan
Menggunakan seluruh uang untuk investasi agar tidak bisa digunakan untuk belanja
Mengikuti tren belanja teman sebaya agar tetap diterima di lingkungan sosial
Menabung sisa uang di akhir bulan setelah semua pengeluaran dipenuhi
Seorang pekerja menerima gaji Rp10.000.000 per bulan dan ingin mulai berinvestasi. Jika ia memiliki profil risiko moderat dan ingin investasi dengan risiko lebih rendah daripada saham, pilihan terbaik adalah:
Saham
Reksa dana saham
Deposito
Surat Berharga Negara (SBN) Ritel
Pinjaman online dengan bunga tinggi
Seorang pemuda mendapatkan warisan sebesar Rp100 juta. Jika ingin menghindari risiko keuangan dan tetap mendapatkan keuntungan optimal, bagaimana cara terbaik mengelola uang tersebut?
Menghabiskan seluruhnya untuk liburan dan kebutuhan konsumtif
Menyimpannya dalam rekening tabungan tanpa investasi
Menaruh semua uang dalam satu jenis investasi dengan keuntungan tinggi
Membagi ke dalam beberapa instrumen investasi sesuai dengan profil risiko
Meminjamkan uang ke teman tanpa perjanjian resmi untuk mendapatkan keuntungan
Seorang karyawan mendapat kenaikan gaji 20% dari Rp5.000.000 menjadi Rp6.000.000. Agar tetap menjaga stabilitas keuangan, langkah terbaik yang dapat diambil adalah:
Meningkatkan gaya hidup seiring kenaikan gaji
Mengalokasikan tambahan gaji untuk menabung dan berinvestasi
Menggunakan tambahan gaji untuk membeli barang-barang mahal
Menggunakan seluruh kenaikan gaji untuk membayar utang
Tidak membuat anggaran baru dan tetap dengan kebiasaan lama
Seorang pekerja memiliki kebiasaan berbelanja tanpa mencatat pengeluaran. Akibatnya, ia sering kekurangan uang di akhir bulan. Langkah terbaik yang bisa dilakukan berdasarkan prinsip pengelolaan keuangan adalah:
Meningkatkan limit kartu kredit agar tetap bisa berbelanja
Mencatat semua pengeluaran dan menyusun anggaran bulanan
Menggunakan semua gaji untuk investasi agar tidak bisa digunakan untuk konsumsi
Meminjam uang dari teman atau keluarga setiap akhir bulan
Menunggu kenaikan gaji untuk mengatasi masalah keuangan
Seorang karyawan memiliki dua pilihan untuk berinvestasi: saham dengan potensi keuntungan tinggi tetapi risiko besar atau Surat Berharga Negara (SBN) ritel dengan risiko lebih rendah. Keputusan terbaik berdasarkan prinsip investasi adalah:
Menginvestasikan sebagian di saham dan sebagian di SBN ritel untuk diversifikasi
Memilih saham karena potensi keuntungan yang lebih tinggi
Memilih SBN ritel karena lebih aman dan dijamin negara
Menggunakan seluruh dana untuk investasi tanpa mempertimbangkan risiko
Menunda investasi karena takut mengalami kerugian
Seseorang ditawari investasi yang menjanjikan keuntungan tetap 30% per bulan tanpa risiko. Berdasarkan prinsip literasi keuangan, tindakan yang paling tepat adalah:
Segera menginvestasikan uang agar keuntungan lebih cepat didapat
Memastikan legalitas investasi melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Mengajak teman dan keluarga untuk ikut berinvestasi sebelum kehabisan peluang
Meminjam uang untuk menambah modal investasi agar keuntungan lebih besar
Menggunakan dana darurat untuk investasi karena hasilnya dijamin tinggi
Seorang lulusan SMA memiliki pilihan untuk bekerja sebagai karyawan, menjadi freelancer, atau memulai usaha sendiri. Berdasarkan aspek keamanan finansial, pilihan yang paling stabil adalah:
Menjadi karyawan karena mendapat gaji tetap dan fasilitas perusahaan
Menjadi freelancer karena penghasilan bisa lebih tinggi daripada karyawan
Memulai usaha sendiri karena bisa menjadi bos dan memiliki kebebasan finansial
Menjalankan ketiga pekerjaan sekaligus untuk memaksimalkan penghasilan
Tidak bekerja dulu dan menunggu peluang usaha yang lebih baik
Seseorang memiliki cicilan utang yang besar, sehingga 50% dari penghasilannya habis untuk membayar cicilan. Langkah terbaik untuk memperbaiki kondisi keuangannya adalah:
Mengajukan pinjaman baru untuk menutup utang lama
Mengurangi pengeluaran gaya hidup dan fokus pada pelunasan utang berbunga tinggi terlebih dahulu
Menghindari pembayaran cicilan sementara dan menunggu program keringanan utang
Menggunakan kartu kredit untuk membayar cicilan utang lainnya
Menjual semua aset dan menggunakan hasilnya untuk melunasi utang sekaligus
Seorang mahasiswa mendapatkan uang saku Rp2.000.000 per bulan dan ingin menerapkan rumus 1-2-3-4 dalam pengelolaan keuangan. Berapa maksimal jumlah yang boleh digunakan untuk gaya hidup?
Rp200.000
Rp400.000
Rp600.000
Rp800.000
Rp1.000.000
Seorang pemuda ingin menghindari gaya hidup konsumtif agar dapat menabung lebih banyak. Tindakan yang paling tepat adalah:
Membuat daftar belanja dan memprioritaskan kebutuhan dibanding keinginan
Menggunakan seluruh uang untuk investasi agar tidak bisa digunakan untuk belanja
Mengikuti tren belanja teman sebaya agar tetap diterima di lingkungan sosial
Memakai kartu kredit untuk membeli barang dan membayar nanti
Menabung hanya jika ada uang sisa setelah semua pengeluaran terpenuhi
Seorang karyawan mendapatkan gaji Rp8.000.000 per bulan. Jika ia ingin mulai berinvestasi dengan risiko rendah, pilihan terbaik berdasarkan modul "Jadi Jagoan Finansial" adalah:
Saham
Forex
Reksa dana pasar uang
Obligasi pemerintah (SBN Ritel)
Cryptocurrency
Seseorang ingin menabung untuk membeli ponsel baru dalam waktu 3 tahun. Berdasarkan prinsip investasi, produk keuangan yang paling sesuai adalah:
Reksa dana saham karena potensi keuntungan tinggi
Deposito dengan bunga tetap untuk menjaga nilai uang
Saham individu dengan harapan harga saham naik dalam 3 tahun
Surat Berharga Negara (SBN) dengan tenor 10 tahun
Menyimpan uang tunai di rumah agar lebih mudah digunakan
Seorang pekerja mendapat kenaikan gaji 15% dari Rp5.000.000 menjadi Rp5.750.000. Bagaimana cara terbaik untuk memanfaatkan kenaikan gaji ini?
Meningkatkan gaya hidup dengan membeli barang-barang mahal
Menggunakan seluruh tambahan gaji untuk melunasi utang yang ada
Mengalokasikan tambahan gaji untuk tabungan dan investasi
Menyisihkan dana untuk liburan mewah sebagai bentuk apresiasi diri
Menggunakan tambahan gaji untuk pinjaman baru agar bisa membeli mobil
Seorang investor ingin membeli ORI027 tetapi ragu karena khawatir dengan risiko gagal bayar. Berdasarkan informasi dalam materi, bagaimana investor seharusnya mengevaluasi risiko tersebut?
Menunda investasi karena semua obligasi memiliki risiko gagal bayar
Membeli ORI027 karena dijamin oleh Undang-Undang sehingga bebas risiko gagal bayar
Menjual kembali ORI027 di pasar sekunder jika terjadi penurunan harga
Menggunakan dana darurat untuk membeli ORI027 agar risiko keuangan lebih kecil
Menghindari investasi ORI027 dan memilih aset kripto yang lebih fleksibel
Seorang investor ingin mendapatkan penghasilan pasif dari kupon ORI027T3 dan ORI027T6. Berdasarkan karakteristik instrumen ini, strategi terbaik yang dapat dipilih adalah:
Menjual ORI027 sebelum jatuh tempo untuk mendapatkan keuntungan modal
Memilih ORI027T3 jika ingin investasi jangka pendek dengan kupon tetap
Memilih ORI027T6 karena kuponnya lebih tinggi dibandingkan ORI027T3
Menggabungkan investasi di ORI027T3 dan ORI027T6 untuk diversifikasi
Tidak membeli ORI027 karena pajak atas kuponnya terlalu tinggi
Seorang nasabah ingin membeli ORI027 tetapi belum memiliki pengalaman dalam investasi obligasi. Berdasarkan prinsip investasi yang baik, langkah terbaik yang harus dilakukan adalah:
Membeli ORI027 sebanyak mungkin karena bebas risiko
Meminjam dana untuk membeli ORI027 dengan harapan mendapatkan keuntungan dari kupon
Memeriksa ketentuan investasi, termasuk kupon, pajak, dan risiko pasar sebelum membeli
Menunggu harga ORI027 naik di pasar sekunder sebelum berinvestasi
Menghindari ORI027 karena investasi di obligasi kurang menguntungkan dibanding saham
Seorang investor membeli ORI027T6 sebanyak Rp100 juta. Jika pajak atas kupon adalah 10%, berapa besar kupon bersih yang akan diterima investor setiap bulan?
Rp506.250
Rp562.500
Rp550.000
Rp490.000
Rp600.000
Seorang investor ingin menjual ORI027 sebelum jatuh tempo. Apa langkah yang harus dilakukan berdasarkan mekanisme pasar sekunder?
Menghubungi Mitra Distribusi tempat pertama kali membeli ORI027
Menunggu hingga jatuh tempo agar dapat mencairkan dana tanpa risiko
Menjual ORI027 ke investor asing untuk mendapatkan harga lebih tinggi
Mengalihkan kepemilikan ke teman atau keluarga tanpa melalui sistem perbankan
Menggunakan dana darurat untuk mengganti kerugian jika harga ORI turun
