wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

latihan up 2

Total questions: 46

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.
Hanafi bekerja sebagai pegawai di sebuah BUMN dengan gaji pokok sebesar Rp 9.000.000,00 per bulan. Selain gaji pokok, Hanafi mendapatkan tunjangan tetap bulanan sebesar Rp 2.500.000,00 dan bonus tahunan sebesar Rp 15.000.000,00 yang dibagikan setiap bulan dengan nilai rata-rata Rp 1.250.000,00 per bulan. Penghasilan bulanan total Hanafi adalah Rp 12.750.000,00. Saat ini harga emas adalah Rp 1.000.000,00 per gram, dan nishab zakat profesi adalah senilai 85 gram emas per tahun atau sekitar Rp 7.083.333,00 per bulan. Berdasarkan informasi di atas, besaran zakat profesi yang wajib dikeluarkan oleh Hanafi setiap bulan adalah :
a)
Rp 275.000
b)
Rp 318.750
c)
Rp 300.000
d)
Rp 350.000
e)
Rp 375.000
2.
Seorang pengusaha bernama Fatimah menyalurkan zakat malnya kepada seorang mustahiq bernama Zainab yang tergolong fakir. Zainab menerima zakat dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 5.000.000,00. Uang tersebut oleh Zainab digunakan untuk membeli alat-alat menjahit, sehingga ia bisa memulai usaha menjahit di rumahnya. Beberapa bulan kemudian, Zainab mampu mendapatkan penghasilan dari usaha menjahit tersebut dan kondisinya mulai membaik. Zakat yang disalurkan Fatimah disebut sebagai zakat produktif karena bertujuan untuk memberdayakan mustahiq agar bisa keluar dari kemiskinan dengan usaha mandiri. Berdasarkan kisah di atas, apakah zakat yang diberikan kepada Zainab memenuhi kriteria sebagai zakat produktif dengan melihat syarat dan prinsip zakat produktif?.
a)
A. Tidak memenuhi kriteria zakat produktif, karena zakat seharusnya diberikan dalam bentuk kebutuhan pokok
b)
B. Memenuhi kriteria zakat produktif, karena Zainab menggunakan zakat tersebut untuk kebutuhan pribadi yang langsung
c)
C. Tidak memenuhi kriteria zakat produktif, karena Zainab masih dalam kategori fakir setelah menerima zakat
d)
D. Memenuhi kriteria zakat produktif, karena zakat tersebut digunakan untuk membeli barang yang dapat menghasilkan pendapatan bagi Zainab
e)
E. Tidak memenuhi kriteria zakat produktif, karena pemberian zakat produktif hanya boleh dalam bentuk barang, bukan uang tunai
3.
Dalam pandangan Islam, pernikahan merupakan suatu ikatan yang memiliki nilai ibadah dan sangat dianjurkan. Para ulama fiqih memiliki pandangan yang berbeda mengenai hukum pernikahan berdasarkan kondisi dan situasi individu. 1. Imam Syafi’i berpendapat bahwa hukum asal pernikahan adalah sunnah, tetapi bisa menjadi wajib jika seseorang dikhawatirkan terjerumus ke dalam perzinaan. 2. Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa hukum nikah bisa menjadi wajib, sunnah, makruh, atau bahkan haram tergantung pada keadaan individu. Bagi seseorang yang tidak mampu memenuhi kebutuhan istri, hukum pernikahannya bisa menjadi haram. 3. Imam Malik berpendapat bahwa pernikahan pada dasarnya adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan), namun bisa menjadi wajib bagi orang yang memiliki kemampuan lahir dan batin, serta dikhawatirkan terjerumus dalam maksiat jika tidak menikah. 4. Imam Ahmad bin Hanbal berpendapat bahwa menikah adalah wajib bagi seseorang yang mampu secara fisik dan finansial serta takut terjerumus dalam zina, sedangkan bagi yang tidak mampu, pernikahan tidak diwajibkan. Seorang pria bernama Khalid berusia 30 tahun, memiliki pekerjaan tetap, dan mampu menafkahi istri secara lahir maupun batin. Namun, Khalid ragu untuk menikah karena merasa masih ingin fokus pada karir dan belum yakin siap secara emosional. Di sisi lain, Khalid merasa tergoda dengan berbagai godaan syahwat yang bisa membahayakan dirinya dari perbuatan zina
a)
A. Hukum nikah bagi Khalid adalah haram, karena ia belum siap secara emosional
b)
B. Hukum nikah bagi Khalid adalah sunnah, karena ia memiliki kemampuan finansial dan fisik
c)
C. Hukum nikah bagi Khalid adalah wajib, karena ia mampu menikah dan dikhawatirkan terjerumus dalam perzinaan
d)
D. Hukum nikah bagi Khalid adalah mubah, karena ia masih memiliki pilihan untuk tidak menikah meski mampu
e)
E. Hukum nikah bagi Khalid adalah makruh, karena ia belum yakin siap menjalani tanggung jawab pernikahan
4.
Di sebuah desa, seorang lelaki bernama Umar telah menikahi dua orang wanita secara sah. Umar menikahi istri pertamanya, Aisyah, lima tahun yang lalu dan pernikahan mereka berjalan baik. Namun, Umar memutuskan untuk menikahi seorang wanita lain bernama Fatimah tanpa sepengetahuan Aisyah. Setelah beberapa bulan, Aisyah mengetahui hal tersebut dan merasa bahwa Umar tidak berlaku adil dalam memberikan nafkah lahir dan batin kepada dirinya. Fatimah juga merasa tidak mendapatkan perhatian yang sama seperti yang diterima Aisyah. Dalam ajaran Islam, poligami diperbolehkan dengan syarat seorang suami mampu berlaku adil terhadap istri-istrinya. Allah SWT berfirman dalam QS An-Nisa: 3 bahwa seorang suami boleh menikahi lebih dari satu wanita dengan syarat mampu berlaku adil, tetapi jika khawatir tidak mampu, maka cukup satu istri. Berdasarkan narasi tersebut, apakah pernikahan poligami yang dilakukan oleh Umar sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dalam Islam
a)
A. Poligami Umar sesuai dengan ajaran Islam, karena ia telah menikahi kedua wanita tersebut secara sah
b)
B. Poligami Umar tidak sesuai dengan ajaran Islam, karena ia menikahi Fatimah tanpa sepengetahuan Aisyah
c)
C. Poligami Umar sesuai dengan ajaran Islam, karena ia memiliki kemampuan finansial untuk menafkahi kedua istrinya
d)
D. Poligami Umar tidak sesuai dengan ajaran Islam, karena ia tidak dapat berlaku adil terhadap kedua istrinya
e)
E. Poligami Umar sesuai dengan ajaran Islam, karena ia menikahi Fatimah untuk menghindari maksiat
5.
Berikut ini kondisi dan informasi mengenai industri perbankan di Indonesia, 1. Bank A memiliki sistem bunga tetap untuk nasabah penabung. 2. Bank B menawarkan produk tabungan dengan prinsip bagi hasil (mudharabah). 3. Bank C memperbolehkan transaksi yang mengandung unsur spekulasi (gharar). 4. Bank D menghindari riba dalam semua transaksi. 5. Bank E menerapkan akad jual-beli (murabahah) dalam pembiayaan produk konsumtif. Berdasarkan informasi di atas, di bawah ini ciri-ciri yang tepat yang membedakan antara bank konvensional dan bank syariah di Indonesia adalah
a)
A. Bank konvensional cenderung menggunakan sistem bunga dan memperbolehkan transaksi yang spekulatif, sementara bank syariah mengutamakan prinsip bagi hasil dan menghindari riba
b)
B. Bank konvensional berfokus pada akad jual-beli, sedangkan bank syariah bergantung pada sistem bunga dan transaksi spekulatif
c)
C. Bank konvensional dan bank syariah tidak memiliki perbedaan yang signifikan dalam produk perbankan mereka
d)
D. Bank syariah memperbolehkan unsur riba dalam beberapa transaksi, sedangkan bank konvensional melarang riba
e)
E. Bank konvensional menggunakan akad bagi hasil dalam pembiayaan, sementara bank syariah menggunakan sistem bunga tetap
6.
Di bawah ini adalah beberapa pendapat ulama fiqih tentang bunga bank, sebagai berikut: 1. Menurut mayoritas ulama (jumhur), bunga bank termasuk dalam kategori riba karena keuntungan yang diperoleh tanpa adanya transaksi barang atau jasa yang jelas. 2. Beberapa ulama kontemporer menyatakan bahwa bunga bank bukan riba karena dianggap sebagai kompensasi penggunaan uang dalam sistem ekonomi modern yang berbeda dengan konsep riba di masa lalu. 3. Sebagian ulama membolehkan bunga bank jika dalam situasi darurat (dharurah) untuk menjaga kemaslahatan umum (maslahah). 4. Ulama lain berpendapat bahwa bunga bank dapat diterima jika dalam bentuk yang sangat minimal dan tidak memberatkan kedua belah pihak. 5. Ada juga pandangan bahwa bunga bank dalam sistem perbankan modern adalah instrumen yang tidak sepenuhnya sesuai dengan syariah namun dapat diterima dalam konteks muamalah modern yang kompleks. Berdasarkan deskripsi di atas, kesimpulan hukum bunga bank dalam ajaran Islam menurut pandangan mayoritas ulama fiqih adalah
a)
A. Bunga bank dianggap riba dan hukumnya haram menurut mayoritas ulama, kecuali dalam kondisi darurat
b)
B. Bunga bank boleh digunakan dalam sistem ekonomi modern selama tidak berlebihan
c)
C. Menurut mayoritas ulama, bunga bank tidak termasuk riba dan boleh digunakan dalam semua transaksi keuangan
d)
D. Sebagian ulama menganggap bunga bank sebagai riba, namun masih ada perbedaan pendapat di kalangan ulama
e)
E. Bunga bank haram secara mutlak menurut semua ulama tanpa ada pengecualian apapun
7.
Di bawah ini adalah narasi konseptual tentang hak dan kewajiban warga negara/rakyat dalam pemerintahan Islam sebagai berikut: 1. Setiap warga negara dalam pemerintahan Islam berhak atas perlindungan jiwa, harta, dan agama sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. 2. Warga negara wajib menaati pemerintah selama pemerintah tersebut memerintah sesuai dengan hukum Islam dan tidak memerintahkan kemaksiatan. 3. Rakyat memiliki hak untuk mendapatkan keadilan dari pemimpin dan berhak mengajukan keluhan jika diperlakukan tidak adil. 4. Pemerintah dalam Islam berkewajiban menjaga kesejahteraan rakyat, melindungi hak-hak mereka, serta menegakkan hukum berdasarkan syariat. 5. Selain hak-hak yang dimiliki, rakyat juga berkewajiban menjaga keamanan dan stabilitas negara, serta ikut berperan dalam pembangunan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Berdasarkan narasi di atas, perbandingan konsep hak dan kewajiban warga negara/rakyat dalam pemerintahan Islam adalah sebagai berikut:
a)
A. Warga negara dalam Islam hanya memiliki kewajiban tanpa hak, karena kewajiban lebih diutamakan daripada hak
b)
B. Hak warga negara dalam pemerintahan Islam meliputi perlindungan dan keadilan, sedangkan kewajiban meliputi ketaatan pada pemimpin yang adil dan partisipasi dalam pembangunan negara
c)
C. Warga negara berhak menolak pemerintah yang tidak adil, tetapi tidak memiliki kewajiban untuk mendukung pembangunan negara
d)
D. Hak warga negara dalam pemerintahan Islam tidak melibatkan keadilan, tetapi hanya perlindungan keamanan
e)
E. Dalam pemerintahan Islam, kewajiban warga negara lebih diutamakan daripada hak mereka, karena stabilitas negara menjadi prioritas utama
8.
Berikut ini adalah data sejarah dan informasi tentang perkembangan dakwah dan pendidikan pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar al-Shiddiq sebagai berikut: 1. Setelah wafatnya Rasulullah, Abu Bakar melanjutkan tugas dakwah dengan memerangi kaum murtad (Riddah) yang meninggalkan Islam dan menolak membayar zakat. 2. Abu Bakar mengirim ekspedisi militer untuk menjaga keamanan umat Islam dan memperluas pengaruh Islam, termasuk meneguhkan kembali kekuatan Islam di Jazirah Arab. 3. Dalam bidang pendidikan, Abu Bakar berfokus pada pelestarian Al-Quran dengan mengumpulkan hafalan para sahabat dan memerintahkan penulisan Al-Quran secara resmi sebagai upaya melindungi wahyu dari kehilangan. 4. Meskipun masa pemerintahannya singkat (dua tahun), Abu Bakar berhasil mempertahankan persatuan umat Islam dan meletakkan dasar-dasar pendidikan yang kuat bagi generasi berikutnya. 5. Dakwah Islam pada masa Abu Bakar mengalami perkembangan signifikan, meskipun dihadapkan pada tantangan-tantangan politik dan sosial yang cukup besar, seperti pemberontakan kaum murtad dan klaim kenabian palsu. Berdasarkan data di atas, analisis yang tepat tentang perkembangan dakwah dan pendidikan pada masa Abu Bakar al-Shiddiq terdapat pada jawaban
a)
A. Dakwah dan pendidikan pada masa Abu Bakar hanya fokus pada bidang militer dan politik, tanpa ada perhatian pada pelestarian Al-Quran
b)
B. Perkembangan dakwah pada masa Abu Bakar berfokus pada stabilitas politik, sementara pendidikan difokuskan pada pengajaran ilmu hadis dan fiqih
c)
C. Pada masa Abu Bakar, dakwah Islam berkembang pesat dengan memerangi kaum murtad dan menegakkan zakat, sedangkan pendidikan berfokus pada pelestarian Al-Quran
d)
D Abu Bakar mengabaikan pendidikan karena masa pemerintahannya yang singkat, dan lebih mengutamakan penyebaran Islam melalui ekspedisi militer
e)
E. Perkembangan dakwah pada masa Abu Bakar stagnan karena fokus pada pemberontakan kaum murtad, dan pendidikan terbatas pada lingkup kecil di Madinah
9.
Berikut ini adalah data sejarah dan informasi tentang perkembangan dakwah dan perluasan wilayah Islam pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab sebagai berikut: 1. Di bawah kepemimpinan Umar bin Khattab, Islam mengalami ekspansi yang signifikan, dengan penaklukan wilayah-wilayah strategis seperti Persia, Mesopotamia, dan sebagian besar wilayah Syam. 2. Umar menerapkan sistem administrasi yang terorganisir untuk mengelola wilayah baru, termasuk pembentukan divisi militer dan pembentukan sistem pajak yang adil bagi penduduk. 3. Dakwah Islam juga diperkuat selama masa Umar melalui pengiriman para da'i ke daerah-daerah yang baru ditaklukkan, serta memberikan kebebasan beragama bagi pemeluk agama lain, yang membantu dalam penyebaran Islam. 4. Dalam bidang pendidikan, Umar berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dengan mendirikan lembaga-lembaga pendidikan dan mendukung pengajaran Al-Quran serta ilmu pengetahuan lainnya. 5. Umar dikenal sebagai pemimpin yang adil dan tegas, yang menerapkan hukum Islam dan menjaga keamanan serta kesejahteraan rakyat di wilayah yang diperluas. Berdasarkan data di atas, analisis yang tepat tentang perkembangan dakwah dan perluasan wilayah Islam pada masa Umar bin Khattab terdapat pada jawaban
a)
A.    Perluasan wilayah Islam pada masa Umar tidak terkait dengan dakwah, karena fokus utama hanya pada penaklukan militer.
b)
B.    Dakwah berkembang pesat pada masa Umar berkat kebijakan administratif yang baik dan pembentukan lembaga pendidikan di wilayah baru yang ditaklukkan.
c)
C.    Umar mengabaikan aspek dakwah dan pendidikan karena lebih mengutamakan penaklukan dan penguasaan wilayah.
d)
D.    Perluasan wilayah Islam di bawah Umar menyebabkan konflik dengan pemeluk agama lain, sehingga dakwah Islam mengalami stagnasi.
e)
E. Pada masa Umar, dakwah hanya terbatas pada wilayah Arab, dan tidak ada upaya untuk menyebarkan Islam ke wilayah luar
10.
Pada masa kepemimpinan Utsman bin Affan, dakwah Islam mengalami perkembangan pesat dan wilayah kekuasaan Islam semakin luas. Salah satu faktor penting dalam keberhasilan tersebut adalah kebijakan Utsman dalam memperluas wilayah Islam hingga ke wilayah-wilayah yang baru. Utsman memerintahkan ekspedisi militer ke berbagai wilayah termasuk Persia, Afrika Utara, dan Asia Tengah. Selain itu, ia juga menginstruksikan untuk memperbanyak salinan Al-Qur'an demi menjaga keseragaman bacaan di seluruh wilayah Islam. Berdasarkan data tersebut, analisis yang paling tepat mengenai dampak kebijakan Utsman bin Affan terhadap perkembangan dakwah Islam terdapat pada pernyataan
a)
A.    Kebijakan memperbanyak salinan Al-Qur'an hanya bertujuan untuk mencegah perbedaan bacaan Al-Qur'an tanpa ada dampak signifikan terhadap dakwah.
b)
B.    Perluasan wilayah Islam ke Persia dan Afrika Utara secara langsung memperkuat posisi politik Islam, namun tidak berpengaruh besar terhadap penyebaran dakwah.
c)
C.    Kebijakan Utsman memperluas wilayah dan menyebarkan salinan Al-Qur'an mendorong penyebaran Islam ke wilayah baru serta memperkuat persatuan umat Islam.
d)
D.    Ekspedisi militer yang diperintahkan Utsman berfokus pada penaklukan wilayah dan mengabaikan aspek dakwah di wilayah-wilayah yang baru dikuasai.
e)
E.     Langkah Utsman dalam memperbanyak salinan Al-Qur'an tidak cukup berperan dalam menyatukan umat Islam di wilayah-wilayah baru yang diperluas.
11.
Pada masa pemerintahan Bani Umayyah di Damascus, struktur pemerintahan berkembang pesat dengan pembentukan berbagai departemen (diwan) untuk menangani urusan administrasi dan kenegaraan. Di antara departemen tersebut adalah Diwan al-Jund (urusan militer), Diwan al-Kharaj (urusan keuangan/pajak), dan Diwan al-Rasa’il (urusan komunikasi resmi). Pengembangan administrasi yang lebih terstruktur ini membantu Bani Umayyah mempertahankan kekuasaan mereka selama beberapa abad di Damascus. Berdasarkan informasi tersebut, analisis manakah yang paling tepat terkait peran departemen-departemen tersebut dalam keberlangsungan pemerintahan Bani Umayyah di Damascus?
a)
A.    Departemen-departemen yang dibentuk oleh Bani Umayyah di damascus hanya berfokus pada aspek militer tanpa banyak berkontribusi dalam stabilitas administrasi wilayah.
b)
B.    Struktur pemerintahan yang kompleks, seperti adanya Diwan al-Kharaj, membebani pemerintah dengan birokrasi yang terlalu rumit dan memperlambat proses administrasi.
c)
C.    Pembentukan departemen seperti Diwan al-Jund dan Diwan al-Kharaj berperan penting dalam menjaga stabilitas politik dan ekonomi Bani Umayyah di damascus.
d)
D.    Meskipun banyak departemen dibentuk, pengaruh departemen-departemen ini terbatas hanya di wilayah pusat, tanpa banyak pengaruh di wilayah-wilayah perbatasan.
e)
E. Departemen yang dibentuk oleh Bani Umayyah di Andalusia lebih berperan dalam urusan keagamaan daripada urusan administrasi pemerintahan
12.
Pada masa pemerintahan Bani Umayyah di Andalusia, pendidikan dan ilmu pengetahuan mengalami perkembangan pesat. Banyak lembaga pendidikan, termasuk masjid-masjid, menjadi pusat pembelajaran yang melahirkan para ilmuwan besar dalam berbagai disiplin ilmu seperti matematika, astronomi, filsafat, dan kedokteran. Salah satu tokoh terkemuka yang muncul pada masa ini adalah Ibnu Rushd, seorang filsuf dan ilmuwan yang pemikirannya mempengaruhi dunia Islam dan Barat. Berdasarkan informasi tersebut, analisis manakah yang paling tepat terkait perkembangan pendidikan dan ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayyah di Andalusia?
a)
A.    Perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayyah di Andalusia hanya terbatas pada ilmu-ilmu agama, tanpa adanya pengembangan di bidang ilmu pengetahuan umum.
b)
B.    Dinasti Bani Umayyah di Andalusia lebih menekankan pendidikan agama dan mengabaikan bidang ilmu pengetahuan seperti matematika dan filsafat.
c)
C.    Pemerintahan Bani Umayyah di Andalusia berhasil menggabungkan antara pendidikan agama dan pengembangan ilmu pengetahuan umum, sehingga melahirkan ilmuwan dalam berbagai bidang ilmu.
d)
D.    Perkembangan pendidikan di Andalusia pada masa Bani Umayyah tidak signifikan, dan hanya dipusatkan di lingkungan istana, tanpa melibatkan masyarakat umum.
e)
E. Pengaruh Bani Umayyah di Andalusia terbatas pada wilayah politik, sedangkan perkembangan ilmu pengetahuan pada masa itu lebih dipengaruhi oleh peradaban lain
13.
Dinasti Abbasiyah mengalami masa kejayaan yang panjang, terutama pada periode awal kekuasaannya. Namun, seiring berjalannya waktu, dinasti ini mulai mengalami kemunduran. Beberapa faktor yang menyebabkan kemunduran tersebut antara lain meliputi melemahnya otoritas pusat, pemberontakan internal, dan tekanan dari serangan eksternal seperti invasi Mongol. Selain itu, munculnya dinasti-dinasti kecil yang merdeka juga memperlemah kekuasaan Abbasiyah. Berdasarkan informasi tersebut, faktor manakah yang paling berpengaruh terhadap kemunduran Dinasti Abbasiyah?
a)
A.    Pemberontakan dari wilayah provinsi yang jauh dari pusat kekuasaan, yang tidak dapat dikendalikan secara efektif oleh Abbasiyah.
b)
B.    Munculnya dinasti-dinasti kecil seperti Dinasti Fatimiyah di Mesir, yang sepenuhnya menguasai wilayah mereka dan tidak tunduk pada otoritas Abbasiyah.
c)
C.    Kelemahan ekonomi Abbasiyah karena kekurangan sumber daya akibat berkurangnya wilayah kekuasaan yang secara signifikan mengurangi pendapatan negara.
d)
D.    Invasi Mongol yang menghancurkan Baghdad dan mengakhiri kekuasaan Abbasiyah, yang merupakan puncak dari kemunduran dinasti ini.
e)
E.     Melemahnya struktur pemerintahan Abbasiyah akibat korupsi dan persaingan antar pejabat yang merusak kestabilan pemerintahan.
14.
Pada puncak kejayaannya, Dinasti Abbasiyah berhasil menguasai wilayah yang sangat luas, mulai dari Timur Tengah hingga sebagian wilayah Asia Tengah, Afrika Utara, dan beberapa bagian dari Eropa. Baghdad menjadi pusat pemerintahan dan peradaban. Namun, seiring berjalannya waktu, muncul dinasti-dinasti kecil yang memisahkan diri, seperti Dinasti Fatimiyah di Mesir dan Dinasti Umayyah di Andalusia, sehingga mempersempit kekuasaan Abbasiyah. Berdasarkan data tersebut, analisis manakah yang paling tepat mengenai perkembangan wilayah kekuasaan Bani Abbasiyah dari masa kejayaan hingga kemundurannya?
a)
A.    Wilayah kekuasaan Abbasiyah meliputi seluruh Afrika Utara, Eropa Barat, dan Asia Selatan, tetapi sebagian wilayah tersebut lepas karena invasi Mongol.
b)
B.    Kekuasaan Abbasiyah mencapai puncaknya dengan menguasai seluruh wilayah dari Semenanjung Iberia (Spanyol) hingga Asia Selatan sebelum runtuh oleh pemberontakan internal.
c)
C.    Pada masa kejayaan, Abbasiyah menguasai wilayah Timur Tengah, sebagian Asia Tengah, dan Afrika Utara, namun wilayah kekuasaan mereka mulai terpecah oleh munculnya dinasti-dinasti kecil yang independen.
d)
D.    Meskipun Abbasiyah menguasai sebagian besar Asia dan Afrika, mereka tidak pernah menguasai wilayah Eropa atau mengalami keruntuhan akibat munculnya dinasti lokal.
e)
E.     Wilayah kekuasaan Abbasiyah menyusut secara signifikan setelah mereka kehilangan kendali atas seluruh Afrika Utara dan Asia Tengah pada abad ke-10, sebelum akhirnya runtuh akibat invasi Eropa.
15.
Islam masuk ke Nusantara melalui proses yang panjang dan kompleks. Berdasarkan beberapa sumber sejarah, Islam mulai menyebar di wilayah Nusantara melalui jalur perdagangan yang dibawa oleh para pedagang dari Arab, India, dan Persia. Selain itu, penyebaran Islam juga didukung oleh peran penting kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara seperti Samudera Pasai dan Demak. Meskipun begitu, terdapat beberapa teori mengenai jalur masuknya Islam, seperti teori Gujarat, teori Persia, dan teori Arab. Berdasarkan informasi tersebut, manakah analisis yang paling tepat mengenai jalur utama penyebaran Islam di Nusantara?
a)
A.    Jalur masuknya Islam di Nusantara terutama melalui penaklukan militer oleh bangsa Arab, yang langsung membawa Islam ke wilayah Asia Tenggara.
b)
B.    Teori Gujarat menegaskan bahwa Islam masuk melalui para pedagang dari India, sementara teori Arab menekankan pada peran langsung bangsa Arab dalam menyebarkan Islam di Nusantara.
c)
C.    Penyebaran Islam di Nusantara terutama disebarkan melalui misi dakwah dari Persia, yang memfokuskan pada penyebaran agama Islam di wilayah kerajaan-kerajaan besar.
d)
D.    Jalur penyebaran Islam hanya melalui kerajaan-kerajaan besar di Jawa, sehingga agama ini tidak menyebar luas ke luar Pulau Jawa hingga abad ke-16.
e)
E.     Islam dibawa oleh para pedagang Eropa yang kemudian menyebarkannya ke seluruh wilayah Nusantara melalui jalur perdagangan dan kolonialisme.
16.
Sebelum Indonesia merdeka, penyebaran Islam di Nusantara memiliki corak dakwah yang beragam. Para ulama, wali, dan pendakwah menyebarkan Islam dengan cara yang sesuai dengan budaya lokal. Salah satu contohnya adalah Walisongo di Jawa yang menyebarkan Islam melalui seni, budaya, dan pendekatan sosial yang lemah lembut. Strategi ini memungkinkan penerimaan Islam secara damai dan berangsur-angsur di masyarakat Nusantara, dengan tetap mempertahankan elemen-elemen budaya lokal. Berdasarkan data tersebut, manakah pernyataan yang paling tepat mengenai corak dan strategi dakwah Islam di Nusantara sebelum kemerdekaan?
a)
A.    Dakwah Islam dilakukan secara konfrontatif dengan menghapus seluruh tradisi lokal yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.
b)
B.    Penyebaran Islam dilakukan melalui jalur perdagangan, tetapi dengan mengabaikan pengaruh budaya lokal dalam proses dakwah.
c)
C.    Dakwah Islam dilakukan secara adaptif dengan cara mengakomodasi dan memodifikasi budaya lokal agar selaras dengan ajaran Islam, seperti yang dilakukan oleh Walisongo di Jawa.
d)
D.    Dakwah Islam sebelum kemerdekaan di Nusantara hanya berfokus pada pendidikan formal di pesantren tanpa melibatkan interaksi sosial yang lebih luas.
e)
E.     Strategi dakwah Islam pada masa itu berpusat pada perlawanan politik terhadap kolonialisme dan tidak berkaitan dengan pendekatan budaya.
17.
Wali Songo memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara, khususnya di Pulau Jawa. Mereka menggunakan berbagai strategi dakwah yang kreatif dan adaptif, seperti menyelaraskan ajaran Islam dengan budaya lokal, memperkenalkan seni pertunjukan yang mengandung nilai-nilai Islam, serta membangun pesantren sebagai pusat pendidikan agama. Dakwah mereka dikenal dengan pendekatan yang lemah lembut dan damai, sehingga Islam dapat diterima dengan mudah oleh masyarakat yang memiliki tradisi Hindu-Buddha yang kuat. Berdasarkan informasi tersebut, manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat terkait corak strategi dakwah Wali Songo di Nusantara?
a)
A.    Wali Songo menghapus seluruh tradisi lokal dan memaksa masyarakat untuk menerima ajaran Islam secara langsung.
b)
B.    Dakwah Wali Songo difokuskan pada perlawanan terhadap tradisi Hindu-Buddha tanpa melakukan adaptasi dengan budaya setempat.
c)
C.    Wali Songo menerapkan strategi dakwah yang adaptif dengan memasukkan unsur-unsur budaya lokal, seperti wayang dan gamelan, untuk memperkenalkan ajaran Islam secara damai.
d)
D.    Dakwah Wali Songo hanya berfokus pada pembentukan lembaga-lembaga pendidikan Islam tanpa melibatkan pengaruh seni dan budaya lokal.
e)
E.     Wali Songo lebih mengutamakan kekuatan militer untuk menyebarkan Islam dan menaklukkan wilayah yang belum memeluk Islam.
18.
Islam masuk ke Afrika melalui berbagai jalur, termasuk perdagangan dan interaksi budaya. Wilayah Afrika Utara menjadi salah satu pusat peradaban Islam, sementara Islam juga menyebar ke wilayah sub-Sahara melalui jalur perdagangan trans-Sahara. Para pedagang dan ulama berperan besar dalam penyebaran Islam, yang kemudian diterima oleh masyarakat lokal melalui pendekatan yang damai. Islam berkembang pesat di Afrika dengan berdirinya kerajaan-kerajaan Islam seperti Kerajaan Mali dan Songhai yang menjadikan Islam sebagai bagian penting dari sistem pemerintahan dan budaya. Berdasarkan data tersebut, manakah pernyataan yang paling tepat terkait strategi dakwah dan perkembangan Islam di Afrika?
a)
A.    Penyebaran Islam di Afrika dilakukan secara militer oleh pasukan Arab yang menaklukkan seluruh wilayah Afrika.
b)
B.    Islam berkembang di Afrika terutama melalui jalur perdagangan dan interaksi sosial, dengan pendekatan damai oleh para pedagang dan ulama yang menyebarkan ajaran Islam.
c)
C.    Islam diterima di Afrika karena adanya paksaan dari kerajaan-kerajaan lokal yang memaksakan masyarakat untuk memeluk agama Islam.
d)
D.    Strategi dakwah Islam di Afrika dilakukan dengan cara menghapus seluruh budaya lokal dan menggantinya dengan budaya Arab.
e)
E.     Islam menyebar ke Afrika melalui para penjajah Eropa yang menguasai wilayah Afrika dan memperkenalkan agama tersebut.
19.
Islam masuk dan berkembang di Amerika melalui berbagai fase sejarah yang unik. Pada awalnya, sebagian besar Muslim di Amerika berasal dari budak Afrika yang membawa serta kepercayaan Islam mereka. Seiring waktu, imigrasi dari Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika memperkaya komunitas Muslim di Amerika. Pada abad ke-20, gerakan seperti Nation of Islam muncul, memberikan identitas baru bagi Muslim Afrika-Amerika. Selain itu, organisasi-organisasi Islam modern seperti masjid, pusat komunitas, dan institusi pendidikan Islam berkembang pesat, mendukung penyebaran Islam melalui pendidikan, dakwah, dan integrasi sosial. Pendekatan dakwah yang adaptif dan penggunaan media modern juga berperan penting dalam menarik minat konversi ke Islam di kalangan masyarakat Amerika. Berdasarkan informasi tersebut, pernyataan manakah yang paling tepat di bawah ini terkait strategi dakwah dan perkembangan Islam di Amerika?
a)
A.    Islam di Amerika berkembang terutama melalui penaklukan militer dan dominasi politik oleh komunitas Muslim awal yang merupakan budak Afrika.
b)
B.    Penyebaran Islam di Amerika didorong oleh imigrasi dari berbagai negara Muslim dan munculnya gerakan-gerakan Islam yang berfokus pada identitas etnis tertentu, seperti Nation of Islam.
c)
C.    Strategi dakwah Islam di Amerika berfokus pada penghapusan identitas budaya lokal dan penerapan praktik Islam secara ketat tanpa adaptasi terhadap masyarakat Amerika.
d)
D.    Perkembangan Islam di Amerika stagnan karena kurangnya organisasi dan institusi Islam yang terstruktur sejak awal kedatangannya.
e)
E.     Islam di Amerika hanya berkembang melalui konversi massal tanpa adanya kontribusi signifikan dari imigran atau komunitas Muslim asli.
20.
Islam pertama kali masuk ke Eropa pada abad ke-8 melalui Spanyol dan wilayah-wilayah di sekitarnya yang ditaklukkan oleh pasukan Muslim. Pada masa Dinasti Umayyah di Andalusia, Islam berkembang pesat dan memberikan pengaruh besar pada budaya, ilmu pengetahuan, dan peradaban Eropa. Di masa modern, Islam masuk kembali ke Eropa melalui imigrasi dari negara-negara Muslim setelah Perang Dunia II, khususnya di negara-negara seperti Prancis, Inggris, dan Jerman. Saat ini, komunitas Muslim di Eropa menghadapi tantangan dalam menyesuaikan identitas mereka dengan masyarakat sekuler. Berdasarkan informasi tersebut, manakah analisis yang paling tepat terkait strategi dakwah dan perkembangan Islam di Eropa?
a)
A.    Islam berkembang di Eropa secara eksklusif melalui penaklukan militer dan tidak ada interaksi budaya antara Muslim dan masyarakat lokal.
b)
B.    Pada masa modern, Islam di Eropa menyebar terutama melalui gerakan misionaris yang berfokus pada konversi agama secara massal.
c)
C.    Islam pertama kali masuk ke Eropa melalui penaklukan militer, namun di era modern, penyebarannya banyak dipengaruhi oleh imigrasi dan interaksi budaya antara komunitas Muslim dengan masyarakat lokal.
d)
D.    Islam berkembang pesat di Eropa pada abad pertengahan, namun hilang sepenuhnya dari Eropa setelah penaklukan kembali oleh bangsa Kristen.
e)
E. Dakwah Islam di Eropa modern dilakukan secara agresif melalui jalur politik untuk menjadikan Islam sebagai agama domin
21.
Islam mulai dikenal di Australia sejak abad ke-19 melalui kedatangan para penunggang unta asal Afghanistan yang bekerja di pedalaman Australia. Pada abad ke-20, imigrasi dari negara-negara Muslim meningkat, khususnya dari Lebanon, Turki, dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Saat ini, komunitas Muslim di Australia terus berkembang dengan adanya masjid, pusat komunitas, dan berbagai organisasi dakwah. Islam di Australia dihadapkan pada tantangan integrasi dengan masyarakat mayoritas yang sekuler, tetapi umat Muslim juga aktif dalam mengembangkan dakwah yang inklusif. Berdasarkan informasi tersebut, manakah pernyataan yang paling tepat terkait strategi dakwah dan perkembangan Islam di Australia?
a)
A.    Islam di Australia berkembang melalui penaklukan militer yang dilakukan oleh komunitas Muslim terhadap koloni-koloni Inggris.
b)
B.    Dakwah Islam di Australia terutama berfokus pada membangun hubungan yang inklusif dengan masyarakat lokal melalui pusat-pusat komunitas, masjid, dan program sosial.
c)
C.    Penyebaran Islam di Australia hanya dilakukan melalui imigrasi tanpa adanya upaya dakwah kepada masyarakat non-Muslim.
d)
D.    Umat Muslim di Australia mendirikan organisasi dakwah yang bersifat tertutup dan hanya melayani kebutuhan internal komunitas mereka sendiri.
e)
E.     Islam di Australia berkembang melalui gerakan radikal yang memaksakan masyarakat lokal untuk memeluk Islam.
22.
Seorang siswa bernama Ahmad selalu membantu teman-temannya yang kesulitan memahami pelajaran di kelas tanpa mengharapkan imbalan. Dia juga sering menyapa guru dan teman-temannya dengan senyuman. Namun, di rumah, Ahmad kadang berbicara kasar kepada adiknya saat merasa terganggu. Berdasarkan kasus di atas, mahasiswa diminta untuk menilai hakikat akhlakul karimah yang seharusnya diterapkan oleh seorang Muslim. Pendapat yang paling sesuai adalah:
a)
A.      Akhlakul karimah adalah perilaku yang baik hanya kepada orang-orang tertentu yang dianggap penting.
b)
B.      Akhlakul karimah adalah perilaku baik yang hanya dilakukan di tempat umum untuk menjaga citra diri.
c)
C.      Akhlakul karimah adalah perilaku yang didasari niat baik dan konsisten dalam berbagai aspek kehidupan, baik di rumah maupun di luar rumah.
d)
D.      Akhlakul karimah cukup diterapkan kepada orang yang menghormati kita terlebih dahulu.
e)
E.       Akhlakul karimah adalah perilaku baik yang dilakukan sesuai situasi dan kondisi yang menguntungkan.
23.
Seorang pemuda bernama Faisal merasa sangat marah ketika melihat temannya diperlakukan tidak adil oleh seorang guru. Rasa marahnya semakin memuncak ketika ia menyaksikan ketidakadilan itu terus berlanjut tanpa adanya tindakan. Namun, alih-alih mengeluarkan kemarahan dengan cara yang negatif, Faisal memilih untuk berbicara dengan tenang kepada guru tersebut dan mengungkapkan ketidakpuasannya. Ia juga mengajak teman-temannya untuk bersama-sama menyampaikan pendapat dengan cara yang baik dan sopan. Berdasarkan kasus tersebut, apa pernyataan yang paling tepat terkait turunan quwwah al-ghodob yang ditunjukkan oleh Faisal?
a)
A.    Quwwah al-ghodob hanya menghasilkan perilaku agresif dan tidak terkendali ketika menghadapi ketidakadilan.
b)
B.    Faisal menunjukkan bahwa quwwah al-ghodob dapat digunakan untuk mendorong tindakan positif dengan cara yang konstruktif, seperti berbicara dengan tenang dan mengajak orang lain untuk berdiskusi.
c)
C.    Quwwah al-ghodob tidak memiliki pengaruh apa pun terhadap keputusan seseorang dalam menghadapi ketidakadilan.
d)
D.    Perilaku Faisal menunjukkan bahwa quwwah al-ghodob seharusnya diabaikan dan tidak perlu ditangani dalam situasi sosial.
e)
E.     Faisal lebih memilih untuk menyimpan kemarahan dalam diri, tanpa mengambil tindakan apa pun untuk menghadapi ketidakadilan.
24.
Zainab adalah seorang aktivis sosial yang selalu menerapkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupannya. Ia aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial, membantu sesama tanpa membedakan latar belakang agama dan budaya. Zainab percaya bahwa semua manusia adalah ciptaan Allah yang memiliki hak untuk hidup dengan damai dan sejahtera. Ia sering mengajak orang lain untuk berdialog dan berdiskusi dengan cara yang sopan dan terbuka, serta mempromosikan toleransi dan saling menghormati antar umat beragama. Dalam semua tindakannya, Zainab selalu mengedepankan prinsip-prinsip kebaikan dan keadilan, yang ia yakini sebagai wujud dari iman kepada Allah. Berdasarkan narasi tersebut, bagimana kesimpulan yang tepat mengenai keberadaan iman kepada Allah sebagai pondasi amal sholih dalam kehidupan sosial kemasyarakatan?
a)
A.    Iman kepada Allah tidak berhubungan dengan perilaku sosial dan kemasyarakatan, sehingga tindakan amal sholih tidak perlu didasarkan pada iman.
b)
B.    Iman kepada Allah menjadi dasar untuk melakukan amal sholih, yang diwujudkan melalui tindakan sosial yang mengedepankan moderasi, toleransi, dan keadilan.
c)
C.    Amal sholih hanya berkaitan dengan ibadah ritual dan tidak mempengaruhi interaksi sosial antar manusia.
d)
D.    Perilaku moderat dalam beragama hanya dilakukan oleh mereka yang memiliki pengetahuan agama yang tinggi, bukan oleh semua umat beragama.
e)
E.     Keberadaan iman kepada Allah tidak berpengaruh pada nilai-nilai moderasi, dan amal sholih hanya ditentukan oleh norma-norma sosial yang berlaku.
25.
Hasan adalah seorang pengusaha yang selalu berusaha keras dalam pekerjaannya, tetapi ia juga sangat bergantung kepada Allah dalam setiap langkah yang diambilnya. Setiap kali menghadapi kesulitan atau tantangan, Hasan selalu berdoa dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah. Selain itu, ia dikenal sebagai pribadi yang dermawan, suka membantu orang lain, dan terlibat aktif dalam kegiatan sosial. Meski tidak selalu mendapatkan keuntungan besar, Hasan tetap konsisten melakukan amal sholih dan meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah bagian dari kehendak Allah. Berdasarkan narasi tersebut, bagaimana tawakkal kepada Allah menjadi pondasi amal sholih dalam kehidupan Hasan?
a)
A.    Tawakkal kepada Allah membuat seseorang tidak perlu berusaha keras dalam bekerja, karena segalanya sudah ditentukan oleh Allah.
b)
B.    Hasan menunjukkan bahwa tawakkal kepada Allah hanya berhubungan dengan ibadah dan tidak relevan dengan kegiatan sosial.
c)
C.    Tawakkal kepada Allah mendorong Hasan untuk tetap melakukan amal sholih dan berbuat baik kepada sesama meskipun hasil usahanya tidak selalu sesuai harapan.
d)
D.    Hasan seharusnya lebih fokus pada usaha tanpa perlu mengandalkan tawakkal, karena kerja keras lebih penting dalam mencapai kesuksesan.
e)
E.     Tawakkal kepada Allah menghalangi seseorang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial, karena amal sholih bukan bagian dari tawakkal.
26.
"Iman memiliki lebih dari tujuh puluh cabang, dan malu adalah salah satu cabang dari iman." (HR. Bukhari dan Muslim) Hadits ini menunjukkan pentingnya sifat malu dalam kaitannya dengan keimanan. Sifat al-haya' (malu) dalam Islam bukan hanya tentang malu kepada manusia, tetapi juga malu kepada Allah. Seseorang yang memiliki rasa malu akan selalu menjaga perilakunya dari perbuatan buruk dan berusaha untuk menjalankan kebaikan. Berdasarkan hadits tersebut, apa manfaat dari sifat al-haya' dalam kaitannya dengan pembentukan akhlak pribadi?
a)
A.    Al-haya' membuat seseorang takut untuk berbicara di depan umum sehingga menghambat perkembangan dirinya.
b)
B.    Sifat al-haya' menyebabkan seseorang menghindari berbuat salah dan mendorongnya untuk melakukan perbuatan baik, sehingga berkontribusi terhadap pembentukan akhlak mulia.
c)
C.    Rasa malu hanya berkaitan dengan interaksi sosial dan tidak memiliki hubungan dengan keimanan atau pembentukan akhlak pribadi.
d)
D.    Sifat al-haya' membuat seseorang menghindari tantangan dan mengurangi keberaniannya untuk berinovasi dalam hidup.
e)
E.     Al-haya' hanya terkait dengan aspek eksternal seperti pakaian, tanpa memengaruhi akhlak atau perilaku sehari-hari.
27.
Artinya: "Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada, ikutilah keburukan dengan kebaikan niscaya kebaikan itu akan menghapusnya, dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang baik." (HR. Tirmidzi) Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa takut kepada Allah, maka ia akan menjauhkan dirinya dari kemaksiatan dan memilih jalan kebaikan yang telah Allah tetapkan." (HR. Tirmidzi) Hadits ini menunjukkan bahwa al-khauf (takut kepada Allah) merupakan salah satu sikap yang mendorong seorang hamba untuk menjaga diri dari perbuatan buruk dan berusaha menjalankan kebaikan. Sifat takut kepada Allah membawa seseorang pada kesadaran untuk senantiasa berada di jalan yang benar. Berdasarkan hadits tersebut, apa manfaat dari sifat al-khauf dalam kaitannya dengan pembentukan akhlak pribadi?
a)
A.    Sifat al-khauf hanya membuat seseorang merasa tertekan sehingga tidak dapat menikmati kehidupan dengan bebas.
b)
B.    Al-khauf membantu seseorang untuk terus-menerus memperbaiki diri dan menghindari dosa, yang pada akhirnya membentuk akhlak pribadi yang lebih mulia.
c)
C.    Sifat al-khauf hanya mempengaruhi aspek ibadah dan tidak memiliki pengaruh terhadap perilaku sosial.
d)
D.    Takut kepada Allah hanya diperlukan dalam situasi-situasi yang berbahaya, bukan dalam kehidupan sehari-hari.
e)
E.     Al-khauf tidak memiliki peran yang signifikan dalam membentuk akhlak karena sifat takut hanya menghambat kebebasan individu.
28.
Ahmad dikenal sebagai seorang yang selalu berbuat baik dan mengasihi orang-orang di sekitarnya. Ia selalu membantu tetangganya yang membutuhkan, mengunjungi teman-temannya yang sedang sakit, dan memberikan nasihat kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan. Ahmad percaya bahwa dengan menunjukkan kasih sayang kepada sesama, ia juga akan mendapatkan rahmat dan kasih sayang dari Allah. Selain itu, perilaku baik Ahmad membuatnya disukai oleh orang-orang di sekitarnya dan membuat lingkungan sekitarnya menjadi lebih harmonis. Berdasarkan kisah tersebut, apa manfaat dari sifat dan perilaku al-rahim (kasih sayang) terhadap orang lain untuk diri sendiri?
a)
A.    Sifat al-rahim hanya memberikan manfaat kepada orang lain, sedangkan diri sendiri tidak mendapatkan apa pun.
b)
B.    Al-rahim membuat seseorang disegani dan ditakuti oleh orang lain sehingga lebih dihormati dalam kehidupan sosial.
c)
C.    Kasih sayang terhadap orang lain mendatangkan kebaikan bagi diri sendiri, termasuk mendapatkan kasih sayang dari Allah dan hubungan sosial yang harmonis.
d)
D.    Perilaku al-rahim mendorong seseorang untuk selalu mengutamakan orang lain tanpa memikirkan kesejahteraan diri sendiri.
e)
E.     Kasih sayang hanya diperlukan dalam situasi-situasi tertentu dan tidak selalu relevan dalam kehidupan sehari-hari.
29.
Rafiq adalah seorang yang dikenal suka mendahulukan orang lain dan selalu memberi maaf, bahkan ketika dirinya menjadi korban kesalahan atau tindakan yang menyakitkan. Suatu ketika, seorang temannya memfitnahnya, namun Rafiq memilih untuk tidak membalas dendam. Sebaliknya, ia meminta maaf atas kesalahpahaman tersebut dan memberikan maaf dengan ikhlas. Tindakan Rafiq membuat suasana menjadi tenang, dan temannya merasa menyesal serta berubah menjadi lebih baik. Meskipun ia bisa saja menuntut balasan, Rafiq merasa hatinya lebih tenang setelah memberikan maaf. Berdasarkan kisah tersebut, bagaimana memberi maaf kepada orang lain dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri?
a)
A.    Memberi maaf hanya bermanfaat bagi orang yang melakukan kesalahan, sementara diri sendiri tidak mendapatkan apa pun.
b)
B.    Dengan memberi maaf, seseorang akan terlihat lemah di mata orang lain dan mudah dimanfaatkan.
c)
C.    Memberi maaf membuat hati menjadi lebih tenang, menghindari rasa dendam, dan memberikan kesempatan untuk memperbaiki hubungan sosial.
d)
D.    Memberi maaf membuat seseorang kehilangan hak untuk menuntut balasan, sehingga lebih rentan menjadi korban di masa depan.
e)
E.     Tindakan memaafkan hanya berguna untuk menjaga reputasi, tanpa memberikan dampak positif bagi kesejahteraan batin seseorang.
30.
Sifat al-Rahman (Maha Pengasih) adalah salah satu dari al-Asma al-Husna yang menggambarkan kasih sayang Allah SWT yang luas dan meliputi semua makhluk-Nya, baik di dunia maupun di akhirat. Kasih sayang Allah tampak dari cara-Nya memberi rezeki, melindungi, dan mengampuni hamba-Nya. Di dunia, kasih sayang Allah diberikan kepada semua makhluk tanpa pandang bulu, sedangkan di akhirat, kasih sayang Allah akan lebih dikhususkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Berdasarkan penjelasan tersebut, bagaimana sifat al-Rahman Allah SWT dapat diwujudkan dalam kehidupan manusia, baik di dunia maupun di akhirat?
a)
A.    Kasih sayang Allah SWT hanya diberikan kepada mereka yang beriman, baik di dunia maupun di akhirat.
b)
B.    Sifat al-Rahman Allah SWT hanya terlihat dalam bentuk pemberian rezeki dan kemudahan hidup di dunia.
c)
C.    Allah SWT menunjukkan kasih sayang-Nya kepada semua makhluk di dunia dengan memberikan rezeki, sementara di akhirat kasih sayang-Nya lebih khusus bagi orang-orang yang beriman.
d)
D.    Sifat al-Rahman hanya berlaku di dunia, karena di akhirat hanya sifat keadilan Allah SWT yang akan mendominasi.
e)
E.     Al-Rahman hanya berlaku dalam hal-hal spiritual dan tidak berhubungan dengan aspek materi kehidupan manusia.
31.
Sifat al-Malik (Maha Merajai) adalah salah satu dari al-Asma al-Husna yang menunjukkan bahwa Allah SWT adalah penguasa dan raja atas seluruh alam semesta. Allah memiliki kuasa penuh atas segala sesuatu, baik di dunia maupun di akhirat. Segala sesuatu di langit dan bumi berada di bawah kekuasaan dan kendali-Nya. Manusia, sebagai hamba-Nya, tunduk di bawah kekuasaan Allah, dan semua keputusan akhir berada di tangan-Nya, baik terkait dengan urusan dunia maupun kehidupan setelah mati. Berdasarkan deskripsi tersebut, bagaimana sifat al-Malik Allah SWT terwujud dalam kehidupan manusia di dunia dan di akhirat?
a)
A.    Sifat al-Malik Allah SWT hanya berlaku di dunia, karena di akhirat manusia sudah tidak memiliki kebebasan untuk bertindak.
b)
B.    Allah SWT menunjukkan kekuasaan-Nya di dunia dengan menetapkan hukum-hukum alam, dan di akhirat dengan memutuskan nasib akhir manusia berdasarkan amal perbuatannya.
c)
C.    Sifat al-Malik hanya terlihat dalam urusan akhirat karena di dunia manusia masih bebas menentukan jalannya sendiri.
d)
D.    Kekuasaan Allah sebagai al-Malik hanya berkaitan dengan spiritualitas manusia, bukan pada hal-hal materi.
e)
E.     Sifat al-Malik Allah hanya berlaku bagi orang-orang yang beriman, sedangkan yang tidak beriman tidak merasakan kekuasaan-Nya.
32.
Seorang wali Allah, dikenal karena kesalehan dan ketakwaannya, sering kali dikaruniai karomah, yaitu kemampuan luar biasa yang diberikan oleh Allah sebagai bentuk kemuliaan. Suatu ketika, ada seorang wali yang dapat mengetahui peristiwa yang akan terjadi, meskipun secara kasat mata tidak ada yang dapat memprediksinya. Ketika terjadi bencana, wali tersebut membantu orang-orang di sekitarnya dengan cara-cara yang luar biasa, seperti menenangkan masyarakat dan memberikan solusi yang tepat waktu. Banyak orang yang menganggap bahwa perbuatan-perbuatan ini adalah bentuk karomah yang dimiliki oleh wali tersebut. Berdasarkan kisah tersebut, bagaimana kita bisa mengkritisi adanya karomah pada diri seorang wali sebagai bentuk kemuliaan seseorang?
a)
A.    Karomah hanyalah hasil dari upaya keras seorang wali dan tidak ada kaitannya dengan keimanan atau ketaqwaan kepada Allah.
b)
B.    Karomah hanya dimiliki oleh wali-wali tertentu dan merupakan bukti bahwa wali tersebut berada di atas orang-orang biasa dalam segala hal.
c)
C.    Karomah merupakan pemberian Allah yang khusus untuk wali-Nya, namun bukan berarti wali tersebut tidak memiliki kekurangan atau dosa.
d)
D.    Karomah bisa didapatkan oleh siapa saja tanpa memandang kualitas ibadah atau hubungan mereka dengan Allah SWT.
e)
E.     Karomah pada wali hanya terjadi sebagai mitos yang dipercaya oleh orang-orang, dan bukan bagian dari ajaran Islam yang benar.
33.
Dalam suatu peristiwa yang sangat fenomenal, seorang tokoh masyarakat mampu membuat benda bergerak dengan kekuatan gaib yang tampak seperti sihir. Masyarakat yang melihat peristiwa ini menjadi sangat terkejut dan bahkan beberapa di antara mereka mulai mempercayai bahwa sihir dapat memberikan kekuatan besar dan membawa keuntungan bagi kehidupan. Namun, ada juga yang mengingatkan bahwa mempercayai sihir adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam karena sihir dapat membawa manusia jauh dari keimanan kepada Allah SWT. Berdasarkan kisah tersebut, bagaimana kita dapat menyimpulkan bahaya sihir bagi manusia jika mempercayainya?
a)
A.    Mempercayai sihir akan membawa kekuatan besar yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan dalam kehidupan manusia.
b)
B.    Sihir hanyalah trik dan ilusi yang tidak membahayakan, selama seseorang tidak mempraktikkannya secara langsung.
c)
C.    Mempercayai sihir dapat membawa seseorang pada kemusyrikan, mengurangi keimanan, dan menjauhkan diri dari Allah SWT.
d)
D.    Sihir bisa dijadikan alternatif untuk mencari solusi atas masalah yang tidak bisa diatasi dengan cara biasa.
e)
E.     Mempercayai sihir adalah bentuk kebebasan individu yang tidak berdampak pada hubungan seseorang dengan Allah SWT.
34.
Dalam suatu kajian, seorang ulama menjelaskan bahwa Kiamat Sugra adalah peristiwa-peristiwa yang menandai mendekatnya Hari Akhir. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat di seluruh dunia mengalami berbagai musibah, seperti bencana alam, wabah penyakit, dan konflik sosial. Ulama tersebut menekankan bahwa semua peristiwa ini dapat dipahami sebagai tanda-tanda Kiamat Sugra yang harus diwaspadai oleh umat Islam. Berdasarkan ilustrasi tersebut, bagaimana kita dapat mengidentifikasi ciri-ciri Kiamat Sugra sebagai bagian dari datangnya Hari Akhir?
a)
A.    Kiamat Sugra hanya terjadi saat bencana alam besar melanda suatu daerah.
b)
B.    Terjadinya kerusakan moral dalam masyarakat, seperti hilangnya nilai-nilai kemanusiaan dan saling curiga antar sesama, adalah ciri dari Kiamat Sugra.
c)
C.    Kiamat Sugra tidak ada kaitannya dengan peristiwa yang terjadi di dunia dan hanya merupakan mitos belaka.
d)
D.    Hanya peperangan besar yang dapat dianggap sebagai tanda Kiamat Sugra.
e)
E.     Semua peristiwa musibah harus dihadapi dengan ketidak pedulian karena tidak ada hubungannya dengan Kiamat Sugra
35.
Dalam sebuah diskusi mengenai akhir zaman, seorang ustadz menjelaskan bahwa Kiamat Kubra adalah peristiwa yang akan membawa perubahan besar dan mengakhiri kehidupan di dunia ini. Belakangan ini, dunia mengalami berbagai musibah, seperti peperangan yang berkepanjangan, bencana alam yang semakin sering, dan berbagai fenomena alam yang tidak biasa. Ustadz tersebut mengingatkan bahwa semua ini bisa jadi merupakan tanda-tanda mendekatnya Kiamat Kubra. Berdasarkan ilustrasi tersebut, bagaimana kita dapat mengidentifikasi ciri-ciri Kiamat Kubra sebagai bagian dari datangnya Hari Akhir?
a)
A.    Kiamat Kubra hanya ditandai dengan munculnya pemimpin zalim di suatu negara.
b)
B.    Munculnya tanda-tanda alam yang tidak wajar, seperti gempa bumi yang sering terjadi dan perubahan iklim ekstrim, menunjukkan ciri-ciri Kiamat Kubra.
c)
C.    Kiamat Kubra hanya terjadi setelah terjadinya Kiamat Sugra yang lebih kecil.
d)
D.    Hanya terdapat satu ciri yang dapat diidentifikasi sebagai tanda Kiamat Kubra.
e)
E.     Musibah yang terjadi di dunia tidak ada hubungannya dengan Kiamat Kubra dan hanya merupakan kejadian biasa.
36.
Dalam suatu kajian, seorang dosen menjelaskan konsep qadha dan qadar dalam Islam, yaitu takdir yang ditentukan oleh Allah SWT. Ia memberikan contoh mengenai taqdir mubram, yaitu takdir yang tidak bisa diubah, seperti kelahiran, kematian, dan beberapa peristiwa besar dalam hidup manusia. Dosen tersebut menekankan bahwa memahami taqdir mubram sangat penting untuk membangun sikap tawakal dan penerimaan dalam menjalani kehidupan. Berdasarkan narasi tersebut, apa makna taqdir mubram dalam kehidupan manusia sebagai makhluk Allah?
a)
A.    Taqdir mubram menunjukkan bahwa manusia tidak memiliki kebebasan untuk memilih jalan hidupnya.
b)
B.    Taqdir mubram adalah bagian dari rencana Allah yang harus diterima dengan penuh keikhlasan, karena ada hikmah di balik setiap takdir yang ditentukan
c)
C.    Taqdir mubram berarti semua yang terjadi dalam hidup manusia sudah ditentukan dan tidak ada usaha yang bisa mengubahnya.
d)
D.    Taqdir mubram mengajarkan bahwa segala sesuatu dapat diubah dengan doa dan usaha manusia.
e)
E.     Taqdir mubram hanya berlaku untuk hal-hal yang bersifat negatif dalam kehidupan.
37.
Dalam sebuah kuliah, seorang dosen menjelaskan konsep qadha dan qadar dalam Islam. Ia memberikan penjelasan tentang taqdir mu'allaq, yaitu takdir yang bergantung pada usaha dan pilihan manusia. Dosen tersebut memberi contoh bahwa jika seseorang berusaha untuk belajar dengan giat, maka taqdir mu'allaq-nya bisa menjadi keberhasilan dalam ujian. Namun, jika ia malas belajar, maka hasilnya bisa jadi tidak memuaskan. Dosen menekankan bahwa taqdir mu'allaq menunjukkan hubungan antara usaha dan hasil dalam kehidupan manusia. Berdasarkan narasi tersebut, apa contoh taqdir mu'allaq dalam kehidupan manusia sebagai makhluk Allah?
a)
A.    Kematian seseorang yang sudah ditentukan oleh Allah dan tidak bisa diubah.
b)
B.    Seseorang yang meraih prestasi akademik karena kerja kerasnya dalam belajar.
c)
C.    Ketidakpastian cuaca yang tidak dapat diprediksi oleh manusia.
d)
D.    Keberadaan seseorang di suatu tempat yang telah ditentukan sejak lahir.
e)
E.     Semua manusia akan mengalami kesulitan hidup tanpa terkecuali.
38.
Dalam sebuah diskusi, seorang dosen menjelaskan tentang qadha dan qadar dalam Islam, terutama terkait dengan kebebasan manusia dalam mengambil keputusan. Ia menekankan bahwa Allah SWT telah memberikan akal dan kemampuan untuk memilih kepada setiap manusia. Dosen tersebut menjelaskan bahwa meskipun ada takdir yang telah ditentukan oleh Allah, manusia tetap memiliki kebebasan untuk berusaha dan membuat pilihan dalam hidup mereka. Berdasarkan narasi tersebut, apa makna kebebasan manusia sebagai makhluk Allah dalam konteks taqdir Allah?
a)
A.    Kebebasan manusia berarti bahwa Allah tidak memiliki kendali atas apa yang terjadi dalam hidup manusia.
b)
B.    Kebebasan manusia hanya ada dalam hal-hal yang tidak ditentukan oleh Allah.
c)
C.    Kebebasan manusia adalah kemampuan untuk membuat pilihan yang akan mempengaruhi takdirnya, meskipun Allah telah mengetahui hasilnya.
d)
D.    Kebebasan manusia mengarah pada pengabaian terhadap hukum dan ketentuan yang ditetapkan Allah.
e)
E.     Kebebasan manusia hanya berlaku bagi orang yang memiliki pengetahuan tinggi tentang agama.
39.
Tafsir: Ayat ini diartikan sebagai perumpamaan bagi kondisi orang yang menyembah banyak tuhan dengan orang yang menyembah hanya satu Tuhan. Orang yang menyembah banyak tuhan diibaratkan seperti hamba yang dimiliki oleh banyak majikan yang selalu berselisih paham, sehingga dia kebingungan untuk melayani mereka. Sementara orang yang menyembah satu Tuhan digambarkan sebagai hamba yang hanya melayani satu majikan, sehingga kehidupannya lebih tenang dan jelas. Tafsir ini didasarkan pada pendapat ahli tafsir yang menggunakan akal dan logika untuk memahami makna simbolis dari ayat ini. Berdasarkan ayat dan tafsir di atas, apa yang dapat disimpulkan tentang metode penafsiran yang digunakan di atas?
a)
A. Penafsiran dilakukan berdasarkan riwayat sahabat dan tabiin tanpa menggunakan logika.
b)
B. Penafsiran dilakukan dengan mengacu pada ayat-ayat Al-Qur'an lainnya secara tekstual.
c)
C. Penafsiran dilakukan dengan pendekatan bahasa dan sastra tanpa menggunakan akal.
d)
D. Penafsiran dilakukan dengan menggunakan akal dan logika untuk memahami makna ayat.
e)
E. Penafsiran dilakukan dengan sepenuhnya mengandalkan riwayat hadis sebagai sumber utama.
40.
Tafsir: Ayat ini menjelaskan kewajiban sebagian umat Islam untuk membentuk kelompok atau organisasi yang bertujuan untuk menyeru kepada kebaikan dan melarang kemungkaran. Menurut para mufassir, hal ini dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti melalui pendidikan, dakwah, atau aktivitas sosial. Penafsiran ini dilakukan dengan menjelaskan makna ayat secara detail dan menyeluruh, ayat per ayat. Tafsir 2: Topik Amar Ma'ruf Nahi Munkar dalam Al-Qur'an: Dalam beberapa ayat Al-Qur’an, konsep amar ma’ruf nahi munkar dijelaskan dengan cara yang beragam, antara lain dalam QS. Ali Imran: 104, QS. Al-Hajj: 41, dan QS. Al-A’raf: 199. Ayat-ayat tersebut menunjukkan bahwa tanggung jawab ini tidak hanya terbatas pada individu, tetapi juga pada masyarakat dan pemerintah. Konsep ini juga mengandung makna menjaga keselarasan sosial dengan menegakkan kebaikan dan mencegah kejahatan. Setiap ayat yang berkaitan dengan topik ini dianalisis untuk memahami pesan keseluruhan tentang amar ma'ruf nahi munkar. Berdasarkan kedua tafsir di atas, metode tafsir apa yang digunakan dalam masing-masing penafsiran?
a)
A.    Tafsir pertama menggunakan metode maudhu’i, sedangkan tafsir kedua menggunakan metode tahlili.
b)
B.    Tafsir pertama menggunakan metode tahlili, sedangkan tafsir kedua menggunakan metode maudhu’i.
c)
C.    Kedua tafsir menggunakan metode tahlili, tetapi dengan pendekatan yang berbeda.
d)
D.    Kedua tafsir menggunakan metode maudhu’i, tetapi pada topik yang berbeda.
e)
E.     Tafsir pertama menggunakan metode tahlili dan maudhu’i secara bersamaan, sedangkan tafsir kedua hanya menggunakan metode tahlili.
41.
Dalam dunia tafsir Al-Qur'an, terdapat berbagai kitab tafsir yang ditulis dengan beragam metode, termasuk metode tahlili dan maudhu'i. Tafsir maudhu’i adalah tafsir yang menelaah suatu tema atau topik tertentu dari Al-Qur'an secara mendalam dengan mengumpulkan seluruh ayat yang berkaitan dengan tema tersebut dan menganalisisnya secara komprehensif. Berikut ini disajikan beberapa kitab tafsir: 1. Fi Zhilal al-Qur’an karya Sayyid Qutb 2. Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab 3. Tafsir al-Manar karya Muhammad Abduh 4. Mausu’ah al-Tafsir al-Maudhu’i li Ayat al-Qur’an karya Abdullah Draz 5. Al-Tafsir al-Maudhu’i li Suwar al-Qur’an al-Karim karya Ahmad Subhi al-Salih Berdasarkan data tersebut, coba anda identifikasi tiga kitab yang menggunakan metode maudhu’i dan jelaskan alasan pilihan Anda!
a)
A.    Fi Zhilal al-Qur’an, Tafsir al-Manar, dan Tafsir al-Mishbah, karena ketiganya menggunakan pendekatan analitis terhadap makna ayat.
b)
B.    Tafsir al-Manar, Mausu’ah al-Tafsir al-Maudhu’i li Ayat al-Qur’an, dan Al-Tafsir al-Maudhu’i li Suwar al-Qur’an al-Karim, karena fokus mereka pada tema-tema tertentu dalam Al-Qur'an secara mendalam.
c)
C.    Fi Zhilal al-Qur’an, Tafsir al-Mishbah, dan Mausu’ah al-Tafsir al-Maudhu’i li Ayat al-Qur’an, karena ketiganya menekankan konteks sosial dan politik dalam tafsirnya.
d)
D.    Mausu’ah al-Tafsir al-Maudhu’i li Ayat al-Qur’an, Al-Tafsir al-Maudhu’i li Suwar al-Qur’an al-Karim, dan Tafsir al-Mishbah, karena ketiganya menggunakan pendekatan tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an.
e)
E.     Tafsir al-Manar, Fi Zhilal al-Qur’an, dan Al-Tafsir al-Maudhu’i li Suwar al-Qur’an al-Karim, karena ketiganya menganalisis ayat dengan pendekatan filosofis.
42.
Di sebuah daerah, Muslim dan non-Muslim hidup berdampingan dengan berbagai interaksi sosial yang terjalin dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa contoh tindakan yang dilakukan oleh penduduk setempat: 1. Seorang Muslim dan tetangga non-Muslim saling membantu dalam kegiatan sosial dan gotong royong di lingkungan sekitar. 2. Seorang Muslim mengikuti upacara keagamaan non-Muslim dengan tujuan menghormati undangan dan toleransi antarumat beragama. 3. Seorang Muslim bekerja bersama non-Muslim dalam satu tim untuk menyukseskan acara lingkungan tanpa memandang latar belakang agama. 4. Seorang Muslim mengucapkan selamat kepada tetangga non-Muslim saat mereka merayakan hari besar agama. 5. Seorang Muslim merayakan hari besar keagamaan non-Muslim dengan mengikuti ibadah agama tersebut. Berdasarkan contoh-contoh di atas, tindakan mana yang tidak tepat untuk dikategorikan sebagai wujud toleransi dalam Islam?
a)
A.    Seorang Muslim dan tetangga non-Muslim saling membantu dalam kegiatan sosial dan gotong royong di lingkungan sekitar.
b)
B.    Seorang Muslim mengikuti upacara keagamaan non-Muslim dengan tujuan menghormati undangan dan toleransi antarumat beragama.
c)
C.    Seorang Muslim bekerja bersama non-Muslim dalam satu tim untuk menyukseskan acara lingkungan tanpa memandang latar belakang agama.
d)
D.    Seorang Muslim mengucapkan selamat kepada tetangga non-Muslim saat mereka merayakan hari besar agama.
e)
E.     Seorang Muslim menjaga hubungan baik dengan non-Muslim tanpa melibatkan diri dalam ritual ibadah agama lain.
43.
Dalam ilmu hadis, terdapat lima syarat agar suatu hadis dianggap sahih, yaitu sanad yang bersambung, periwayat yang adil, periwayat yang tsiqah (dapat dipercaya), tidak mengandung syaz (kejanggalan), dan tidak mengandung 'illat (cacat tersembunyi). Salah satu syarat penting dalam kriteria sahih adalah tsiqah, yang merujuk pada kredibilitas dan kepercayaan periwayat hadis. Periwayat yang tsiqah harus memiliki dua sifat utama: keadilan (‘adalah) dan hafalan yang baik (dhabt). Berdasarkan penjelasan tersebut, manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat mengkritisi makna "tsiqah" sebagai syarat keshahihan hadis?
a)
A.    Tsiqah hanya merujuk pada kemampuan periwayat dalam menjaga hafalannya tanpa mempertimbangkan aspek keadilannya.
b)
B.    Seorang periwayat dianggap tsiqah hanya jika dia terkenal di masyarakat, meskipun hafalan hadisnya lemah.
c)
C.    Tsiqah tidak hanya mencakup kemampuan hafalan yang baik, tetapi juga sifat adil yang konsisten dalam kehidupan periwayat.
d)
D.    Keberadaan periwayat yang tsiqah dalam sanad tidak terlalu penting selama hadis tersebut didukung oleh banyak periwayat lain.
e)
E.     Seorang periwayat dapat dianggap tsiqah meskipun pernah melakukan kesalahan dalam periwayatan selama tidak berulang kali.
44.
"Mencari ilmu itu wajib bagi setiap Muslim." (HR. Ibnu Majah) Hadis ini dinilai dhaif oleh para ulama karena kelemahan dalam sanadnya, namun tetap banyak digunakan sebagai dasar hukum dalam kewajiban mencari ilmu. Berdasarkan penilaian terhadap status hadis ini, manakah alasan yang dapat digunakan untuk mempertahankan penggunaannya dalam konteks mencari ilmu?
a)
A.    Hadis dhaif tidak boleh dijadikan dasar hukum apapun, baik dalam masalah ibadah maupun sosial.
b)
B.    Hadis dhaif dapat digunakan dalam menetapkan hukum asalkan didukung oleh hadis-hadis shahih lainnya yang memiliki makna serupa.
c)
C.    Hadis dhaif ini menjadi sahih karena banyak ulama sepakat untuk menerimanya tanpa mempertimbangkan sanadnya.
d)
D.    Hadis dhaif bisa dijadikan dasar hukum tanpa syarat selama tidak bertentangan dengan Al-Qur'an dan sunnah lainnya.
e)
E.     Hadis ini dapat diterima karena tema mencari ilmu adalah hal penting yang sudah jelas wajib berdasarkan dalil Al-Qur'an, sehingga hadis dhaif dapat digunakan sebagai motivasi.
45.
"Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para nabi. Para nabi tidak mewariskan dinar ataupun dirham, tetapi mereka hanya mewariskan ilmu. Maka barangsiapa yang mengambilnya, ia telah mengambil bagian yang banyak." (HR. Abu Dawud) Berdasarkan hadis di atas, apa saja keutamaan ulama dan pencari ilmu yang dapat diidentifikasi?
a)
A.    Para ulama adalah orang yang memiliki kekayaan harta dan dinar yang diwariskan oleh para nabi.
b)
B.    Para ulama tidak mewarisi kekayaan duniawi, tetapi ilmu yang mereka wariskan merupakan warisan paling berharga.
c)
C.    Para ulama berhak mendapatkan semua warisan materi dan kekayaan dari para nabi.
d)
D.    Pencari ilmu akan menjadi ulama tanpa harus mengambil bagian dalam warisan nabi.
e)
E.     Ilmu yang diwariskan oleh para nabi hanya bermanfaat bagi orang-orang yang kaya.
46.
Aku dan orang yang mengurus anak yatim di surga seperti ini," sambil mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengahnya, "dan yang lebih dekat." (HR. Bukhari dan Muslim) Berdasarkan hadis di atas, manakah yang paling tepat mengenai kedudukan hukum dalam menanggung beban atau biaya hidup anak yatim?
a)
A.    Menanggung biaya hidup anak yatim adalah sunnah yang tidak terlalu penting dan dapat diabaikan.
b)
B.    Menanggung biaya hidup anak yatim adalah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap orang.
c)
C.    Menanggung biaya hidup anak yatim merupakan amal baik yang sangat dianjurkan, tetapi bukan kewajiban.
d)
D.    Menanggung biaya hidup anak yatim adalah tindakan yang boleh dilakukan jika ada kelebihan harta.
e)
E.     Menanggung biaya hidup anak yatim tidak memiliki kedudukan hukum dalam Islam dan bersifat sukarela.