wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BK 3 MATERNAL

Total questions: 25

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Bidan A tertusuk jarum bekas pasang Infus , bidan A sudah pernah di vaksin Hepatitis B, pemeriksaan apa yang harus dilakukan oleh bidan A ?

a)

Pemeriksaan HIV, HBS Ag, Anti HBS Ag

b)

Pemeriksaan Anti HBS , Anti HCV, HIV

c)

Pemeriksaan Anti HCV, HBS Ag, HIV

d)

Pemeriksaan HBS Ab, HIV, Anti HBS

e)

Pemeriksaan Anti HBS , HIV, HBS Ag

2.

Kegiatan PPI yang di masukan dalam IMN (Indikator Mutu Nasional) adalah ...

a)

Kepatuhan kebersihan tangan dan resiko jatuh

b)

Kepatuhan pembuangan limbah Infeksius dan kepatuhan kebersihan tangan

c)

Kepatuhan pengunaan APD dan pembuangan limbah

d)

Kepatuhan kebersihan tangan dan pengunaan APD

e)

Kepatuhan kebersihan tangan dan read back

3.

Rumus menghitung kepatuhan kebersihan tangan Numerator di bagi Denumerator ...

a)

Jumlah tindakan kebersihan tangan yang di lakukan di bagi Jumlah tindakan kebersihan tangan yang tidak di lakukan dikali 100%

b)

Jumlah kebersihan tangan yang di lakukan dibagi Jumlah kebersihan tangan yang tidak dilakukan dikali 1000%

c)

Jumlah tindakan kebersihan tangan yang di lakukan di tambah jumlah peluang kebersihan tangan di bagi Jumlah tindakan kebersihan tangan yang tidak di lakukan dikali 100%

d)

Jumlah tindakan kebersihan tangan yang di lakukan di bagi Jumlah Peluang tindakan kebersihan tangan yang di lakukan dikali 100%

e)

Jumlah tindakan kebersihan tangan yang di lakukan di bagi Jumlah total peluang kebersihan tangan dikali 100%

4.

Anda sebagai bidan berjaga di ruangan bangsal dimana ada pasien ibu post partum yang akan dilakukan tranfusi produk darah PRC, setelah dimasukkan 30 menit ternyata timbul reaksi alergi dan menyebabkan pasien tersebut sesak, saat di cek kembali ternyata ada kesalahan produk darah dengan pasien lain. Hal ini merupakan salah satu bentuk ....

a)

Kejadian gawat darurat

b)

Kejadian tak diinginkan

c)

Kejadian nyaris cedera

d)

Kejadian Sentinel

e)

Kejadian alergi

5.

Salah sisi, salah prosedur, salah pasien operasi adalah kejadian yang mengkhawatirkan dan dapat terjadi di rumah sakit sehingga diperlukan upaya kolaboratif mengembangkan proses dalam mengeliminasi masalah ini, apakah yang harus dilakukan rumah sakit saat proses penandaan luka operasi ?

a)

PPA yang memberi tanda , pasien sadar saat penandaaan, tanda tidak memiliki arti ganda

b)

Melibatkan pasien saat penandaan , tanda tidak memiliki arti ganda, dan dapat dikenali

c)

Melibatkan pasien saat penandaan, tanda X dan dapat dikenali

d)

PPA yang memberi tanda, penandaan pada saat pasien sadar, tanda tidak memiliki arti ganda, dan dapat dikenali

e)

Melibatkan dokter, penandaan saat pasien sadar,seragam

6.

Saat berdinas di ruangan anda sebagai bidan melakukan tindakan penyerahan jenazah dari rawat inap ke petugas pemulasaraan, langkah apa saja yang harus anda perhatikan dalam proses tersebut?

a)

Memastikan tanda bukti selesai administrasi, mengidentifikasi minimal 2 identitas, menyerahkan hasil foto

b)

Memastikan tanda bukti selesai administrasi, mengidentifikasi minimal 2 identitas, menyerahkan surat kematian

c)

Mengidentifikasi nama pasien, menyerahkan bukti administrasi, memberikan surat kematian

d)

Mengkonfirmasi pada petugas kamar jenaza

7.

Ada seorang ibu datang di ruang IGD Ponek dengan keluhan mules dan keluar air. Setelah diperiksa didapatkan pembukaan 4, ketuban hijau dan DJJ ( -). Kemudian bidan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada pasien dan keluarga bahwa DJJ tidak terdengar. Apa prinsip etik yang diterapkan oleh bidan tersebut ?

a)

Fidelity

b)

Autonomy

c)

Beneficence

d)

Veracity

e)

Justice

8.

Bidan C, saat dinas malam merasa sangat mengantuk sehingga tertidur di ruang jaga. Pasien yang seharusnya diberikan injeksi jam 23.30 WIB, oleh bidan C diberikan jam 04.00 wib, sehingga pasien ini mengalami perpanjangan waktu rawat akibat dari pemberian obat yang tidak sesuai jadwal. Perilaku dari bidan C ini termasuk kategori pelanggaran ......

a)

Ringan

b)

Sedang

c)

Kelalaian

d)

Kewajaran

e)

Berat

9.

Ny E di ruangan GEA + Vomiting + dehidrasi sedang, saat bidan S mau operan dinas sore, infus pasien tersebut mengalami plebitis kemudian dilepas. Saat mau dipasang kembali bidan S mengalami kesulitan, sehingga bidan S tidak jadi memasangnya. Paginya Ny E mengalami febris dan diare tambah memberat. Bentuk kelalaian yang dilakukan bidan S merupakan .....

a)

Malfeasance

b)

Misfeasance

c)

Nonfeasance

d)

Negligence

e)

Feasance

10.

Seorang ibu berusia 37 tahun hamil 36 minggu G2P1A0, datang ke RS dengan keluhan sakit kepala & penglihatan kabur hasil pemeriksaan fisik : edema pada tungkai (+), protein urine (++), TD 190/100 mmHg, N : 110 x/mt. Dosis awal MgSO4 yang tepat untuk pasien ini adalah ...

a)

2 gr larutan MgSO4 40% iv (10 ml) dilarutkan dengan 10 ml akuades

b)

4 gr larutan MgSO4 20% iv(10 ml) dilarutkan dengan 10 ml akuades

c)

6 gr larutan MgSO4 40% iv (10 ml) dilarutkan dengan 10 ml akuades

d)

10 gr larutan MgSO4 20% iv (10 ml) dilarutkan dengan 10 ml akuades

e)

10 gr larutan MgSO4 40% iv (12 ml) dilarutkan dengan 10 ml akuades

11.

Ny. N, 20 tahun, datang dengan keluhan nyeri perut hebat bagian bawah sejak 2 jam yang lalu. Nyeri dirasakan tajam, tidak ada penyebaran, keringat dingin (+), tidak hilang dengan minum obat paracetamol. Keluar darah dari kemaluan disangkal. Mual dan muntah juga disangkal. Pasien sebelumnya mengaku tidak haid sejak satu setengah bulan yang lalu. Pasien tidak menggunakan kontrasepsi. Dari pemeriksaan fisik didapatkan, pasien gelisah, tekanan darah 90/60 mmHg, frekuensi nadi 110 kali per menit, napas 20 kali per menit, suhu 36,5 C. Konjungtiva pucat. Pada pemeriksaan fisik jantung dan paru dalam batas normal, terdapat tanda akut abdomen. Pada pemeriksaan genitalia: inspeksi tidak ditemukan kelainan pada genitalia eksterna, inspekulo tampak portio licin ostium tertutup, tampak darah mengalir dari ostium. Pada periksa dalam didapatkan nyeri pada adneksa kanan dan nyeri goyang portio, dan cavum Douglas teraba menonjol. Bagaimana tatalaksana awal pada pasien tersebut ?

a)

Berikan antibiotik

b)

Berikan analgetik

c)

Resusitasi cairan

d)

Berikan anti-inflama

12.

Ny. SF, 50 tahun, P2A0 datang dengan keluhan perdarahan pasca senggama sejak 6 bulan lalu. Sejak kurang lebih 6 bulan yang lalu pasien juga mengeluh keputihan yang berbau dari vagina yang tidak sembuh-sembuh. Dia mengaku hanya berhubungan seksual dengan satu pasangan. Semua persalinannya berjalan normal dan tanpa ada komplikasi. Pasien menikah satu kali pada usia 17 tahun. Tidak pernah menggunakan kontrasepsi.  Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 100/80 mmHg, nadi 90 kali per menit, frekuensi nafas 18 kali per menit,  dan suhu 36 C. Konjungtiva pucat, pemeriksaan jantung dan paru dalam batas normal. Pemeriksaan abdomen tidak menunjukan adanya massa, asites, atau nyeri tekan. Pada pemeriksaan genitalia tidak terdapat kelainan pada genitalia eksterna. Pada pemeriksaan inspekulo didapatkan mukosa vagina licin dan terdapat massa eksofitik pada serviks berukuran 1 cm x 0,5 cm dan mudah berdarah. Pada  pemeriksaan dalam, porsio kaku, uterus bentuk dan ukuran normal antefleksi, parametrium lemas, tidak teraba masa adneksa, dan tidak ada nyeri tekan. Apa diagnosis pada kasus ini?

a)

Kanker serviks

b)

Lesi prankanker

c)

PID

d)

Kandidiasis

e)

Adnexitis

13.

Oksigenasi adalah pemberian kebutuhan oksigen dalam tubuh. Sebutkan tahapan proses oksigenasi !

a)

Ventilasi, difusi, transpor

b)

Transpor, bronkus, ventilasi

c)

Ventilasi, bronkiolus, difusi

d)

Bronkiolus, bronkus, ventilasi

e)

Bronkiolus, bronkus, difusi

14.

Seorang ibu hamil datang ke IGD Ponek dengan keluhan sesak nafas dan nyeri dada, dari hasil pemeriksaan didapatkan RR : 34X/menit Nadi: 80x/menit, saturasi oksigen : 80 %. Alat oksigen apakah yang paling tepat?

a)

Masker rebreating

b)

BVM

c)

Jackson rees

d)

Masker venturi

e)

Nasal canule

15.

Tujuan pemberian oksigenasi atau proses oksigenasi adalah, kecuali:

a)

Untuk mempertahankan oksigen yang adekuat pada jaringan

b)

Untuk menurunkan kerja paru-paru

c)

Untuk menurunkan kerja jantung

d)

Untuk meningkatkan kerja paru

e)

Untuk menurunkan kerja jantung paru

16.

Osmolaritas obat yang harus diberikan lewat vena perifer adalah ...

a)

< 900 mmol/L

b)

> 500 mmol/L

c)

>750 mmol/L

d)

800- 900 mmol/L

e)

750-900 mmol/L

17.

Cara pemberian obat Mg SO4 40%, diberikan  dengan drip cairan RD5% sebanyal 500 ml. Pasien mendapat dosis 10 gram. Berapa dosis yang diberikan per jam nya?

a)

5 gr/jam

b)

2 gr/jam

c)

3 gr/jam

d)

1 gr/jam

e)

4 gr/jam

18.

Pasien diagnosa ALO mendapat terapi furosemide pump 4 mg/jam dengan furosemide murni tanpa diencerkan. Berapa cc/jam pemberiannya ?

a)

4 cc/jam

b)

1 cc/jam

c)

0,4 cc/jam

d)

0,2 cc/jam

e)

0,3 cc/jam

19.

Jelaskan perbedaan antara komunikasi dan edukasi !

a)

Komunikasi adalah proses perubahan perilkau kearah yang positif. Edukasi adalah penyampaian pesan yang disampaikan secara lisan dan atau tertulis

b)

Komunikasi adalah pelayanan kesehatan yang Komunikasi adalah pelayanan kesehatan yang diberikan melalui penyuluhan kepada masyarakat tentang cara-cara penularan serta menegakkan diagnose dini. Edukasi adalah komunikasi berupa penyampaian pesan, gagasan dan informasi

c)

a) Komunikasi adalah proses penyampaian pesan atau gagasan yang disampaikan secar lisan dan tau tertulis dari sumber pesan kepada penerima pesan. Edukasi adalah Proses perubahan perilaku kearah yang positif, pendidikan kesehatan merupakan kompetensi yang dituntut dari tenaga kesehatan karena merupakan salah satu peranan yang harus dilaksanakan dalam memberikan pelayanan kesehatan.

d)

a) Komunikasi adalah proses perubahan cara berpikir ke arah yang positif. Edukasi adalah penyampaian pesan yang disampaikan secara lisan dan aatau tertulis

e)

a) Semua pernyataan diatas salah

20.

Berapa Volume tidal yang sebaiknya digunakan pada bayi Prematur?

a)

2-3 ml/kg

b)

3 - 4 ml/kg

c)

4 - 6 ml/kg

d)

6 - 7 ml/kg

e)

7 - 8 ml/kg

21.

Pada bayi yang terpasang CPAP masal dengan tekanan yang optimal akan memerlukan ventilasi mekanis bila terjadi hal berikut, kecuali ...

a)

FiO2 > 40%, PEEP 8

b)

PaCO2 > 60 mmHg

c)

Asidosis metabolik menetap dengan defisit basa > -8

d)

Sering mengalami apnea dan bradikardia

e)

Pernafasan irreguler

22.

Ny. K berusia 28 tahun, inpartu kala 1 fase aktif datang ke IGD Ponek. Berdasarkan pemeriksaan abdomen teraba kepala janin 3/5 diatas simfisis pubis dengan portio tipis lunak, pembukaan 8 cm, selaput ketuban utuh, serta teraba fontanel anterior dan orbita. Presentasi janin tersebut adalah ?

a)

Letak Dahi

b)

Letak Dagu

c)

Letak Muka

d)

Letak Bokong

e)

Letak Lintang

23.

Ny. A, G1P0A0, hamil 30 minggu, datang ke IGD Ponek dengan keluhan nyeri pada perut yang semakin bertambah sakit. Saat dilakukan pemeriksaan oleh bidan KN didapatkan hasil sebagai berikut ; pasien tampak anemis, terdapat nyeri tekan pada uterus, denyut jantung janin tidak normal (90x/menit), bagian janin sulit diraba, tidak tampak sedikitpun darah yang keluar. Diagnosis yang dapat ditegakkan dari kasus Ny. A adalah ?

a)

Abortus Imminens

b)

Placenta Previa

c)

Atonia Uteri

d)

Solusio Plasenta

e)

Ruptur Perinuem

24.

Ny. N berusia 30 th GIIP1-1 hamil 34/35 mgg datang ke IGD Ponek mengeluh mengeluarkan darah dari jalan lahir berwarna merah tua disertai nyeri dan tegang pada perut bagian bawah. Hasil pemeriksaan keadaan umum lemah. TD: 90/60 mmHg, Nadi 100x/m RR 16x/m dan DJJ sulit di dengar. Diagnosis potensial yang dapat terjadi sesuai dengan kasus tersebut adalah...

a)

Syok septik

b)

Syok anafilaktik

c)

Syok neurologic

d)

Syok kardiogenic

e)

Syok hipovolemik

25.

Ny. V G3P2-2 baru saja melahirkan anak ke tiga nya spontan pada pukul 10.30 di kamar bersalin. sudah diberikan injeksi oksitosin 10 IU secara IM pukul 10.31. Setelah itu dilakukan peregangan tali pusat terkendali tetapi plasenta belum lepas. Pada pukul 10.45 belum juga terjadi tanda-tanda pelepasan plasenta sehingga diberikan oksitosin kedua 10 IU. Pukul 11.00 plasenta belum juga terlepas, namun tampak adanya perdarahan pervaginam. Apakah penatalaksanaan kasus tersebut?

a)

Kuretase

b)

Manual Plasenta

c)

Pemeriksaan kandung kemih

d)

Eksplorasi digital

e)

Reposisi uteri