wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Manajemen Proses

Total questions: 10

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Sebuah perusahaan fintech mengembangkan aplikasi trading yang membutuhkan respons real-time dan menangani ribuan transaksi per detik. Dalam konteks ini, manakah kombinasi teknik manajemen proses yang paling efektif?

a)

FCFS dengan shared memory dan single threading

b)

Priority scheduling dengan message passing dan multithreading

c)

Round Robin dengan virtualisasi memori dan model Many-to-Many threading

d)

SJF dengan semaphore dan model One-to-One threading

e)

Priority scheduling dengan mutex dan model Many-to-One threading

2.

Dalam pengembangan sistem operasi untuk perangkat IoT dengan batasan sumber daya, terjadi konflik antara efisiensi energi dan performa. Masalah apa yang paling mungkin muncul dari implementasi berikut?

a)

Penggunaan virtualisasi memori tanpa paging

b)

Implementasi model Many-to-Many threading

c)

Penerapan Round Robin dengan quantum time yang terlalu pendek

d)

Penggunaan shared memory untuk komunikasi antar proses

e)

Implementasi Priority Scheduling tanpa aging

3.

Sebuah sistem cloud computing mengalami penurunan performa saat menangani beban kerja yang tinggi. Analisis log menunjukkan masalah pada manajemen proses. Apakah solusi paling efektif untuk masalah ini?

a)

Menerapkan FCFS untuk mengurangi overhead penjadwalan

b)

Mengimplementasikan virtualisasi memori dengan page size yang lebih besar

c)

Menggunakan model One-to-One threading untuk meningkatkan paralelisme

d)

Menerapkan dynamic priority scheduling dengan load balancing

e)

Menonaktifkan multithreading untuk mengurangi kompleksitas

4.

Dalam pengembangan aplikasi machine learning yang memproses dataset besar, sistem mengalami masalah memory thrashing. Manakah pendekatan yang paling tepat untuk mengatasinya?

a)

Meningkatkan ukuran quantum time pada Round Robin

b)

Mengimplementasikan working set model pada virtualisasi memori

c)

Mengganti semaphore dengan mutex locks

d)

Menggunakan model Many-to-One threading

e)

Menerapkan FCFS scheduling

5.

Ketika mengimplementasikan sistem keamanan real-time, manakah kombinasi teknik yang paling efektif untuk mencegah race condition sambil mempertahankan performa?

a)

Mutex dengan virtualisasi memori dan Priority Scheduling

b)

Monitor dengan shared memory dan FCFS

c)

Semaphore dengan message passing dan SJF

d)

Peterson's solution dengan Round Robin

e)

Dekker's algorithm dengan model Many-to-Many threading

6.

Dalam sistem embedded yang menjalankan aplikasi kontrol industri, terjadi deadlock yang melibatkan multiple resources. Apakah solusi optimal untuk mencegah deadlock serupa di masa depan?

a)

Implementasi resource ordering untuk semua alokasi sumber daya

b)

Penggunaan timeout pada setiap request sumber daya

c)

Penerapan preemptive scheduling untuk semua proses

d)

Implementasi banker's algorithm dengan dynamic allocation

e)

Penggunaan wait-die scheme untuk resource management

7.

Dalam pengembangan game engine multiplayer, manakah strategi manajemen proses yang paling efektif untuk meminimalkan latency sambil mempertahankan konsistensi state game?

a)

FCFS dengan shared memory

b)

Priority scheduling dengan message queues

c)

Round Robin dengan model Many-to-Many threading dan shared memory

d)

SJF dengan virtualisasi memori

e)

Priority scheduling dengan model One-to-One threading

8.

Dalam sistem database terdistribusi, bagaimana seharusnya manajemen proses diimplementasikan untuk mengoptimalkan konsistensi data dan throughput?

a)

FCFS dengan two-phase locking

b)

Priority scheduling dengan optimistic concurrency control

c)

SJF dengan pessimistic locking

d)

Round Robin dengan MVCC dan model Many-to-Many threading

e)

Preemptive scheduling dengan strict two-phase locking

9.

Dalam pengembangan sistem operasi untuk autonomous vehicle, manakah kombinasi teknik yang paling sesuai untuk menangani proses-proses kritis dan non-kritis?

a)

Single-level priority scheduling dengan FCFS

b)

Multi-level feedback queue dengan real-time scheduling

c)

Round Robin dengan fixed priorities

d)

SJF dengan dynamic priorities

e)

FCFS dengan preemptive scheduling

10.

Dalam implementasi container orchestration platform, bagaimana seharusnya manajemen proses didesain untuk mengoptimalkan resource utilization dan isolation?

a)

FCFS dengan namespace isolation

b)

Priority scheduling dengan cgroup limits

c)

Round Robin dengan namespace isolation dan cgroup limits

d)

SJF dengan container runtime isolation

e)

Preemptive scheduling dengan basic namespace isolation