Font size
WorksheetsSoal Drama XII-F2
Total questions: 15
Worksheet time: 19mins
Samin : Hey Jon, jangan cepat-cepat !
Jono : Alaaah, malam begini sepi,tak apa ! (Samin menyusul dan menariknya)
Samin : Hey kita berhenti dulu !
Jono : Ah kenapa sih! Lebih cepat sampai ke tempatnya kan lebih baik !
Samin : Ingat yang kita bawa itu surat penting !
Jono : Justru itu mangkanya kita harus cepat-cepat !
Samin : pokoknya berhenti, Jon ! aku tidak mau ambil resiko.
Jono : Baiklah, Min! Terserah mu sajalah.
Suasana yang tergambar dalam drama diatas adalah...
Sepi
Takut
Terburu-buru
Sedih
Tegang
Perhatian percakapan berikut!
Arga betul-betul menepati janjinya. Sejak kejadian itu, ia tak pernah mengganggu teman-temannya lagi. Arga pun jadi punya banyak sahabat, termasuk Inka dan Gendis. Mereka sering mengerjakan PR dan belajar bersama.
Agra: (Bicara sendiri) “Ternyata kalau aku nggak nakal, sahabatku tambah banyak,” pikir Arga. ”Ternyata juga, punya banyak sahabat itu menyenangkan. Kalau mereka ulang tahun kan aku jadi sering ditraktir, hihihi….”
Penggalan paragraf diatas merupakan bagian dari struktur (a)
Pada suatu pagi, seperti biasa Roy berjalan menuju sekolahnya yang berjarak tak jauh dari rumahnya. Ditengah perjalanan Roy melihat seorang Nenek yang sedang gelisah dan sibuk memperhatikan roda gerobak Nasi Uduknya. Melihat itu Roy menghampiri nenek tersebut untuk mengetahui apa yang terjadi.
Penggalan paragraf diatas merupakan bagian dari struktur (a)
Bacalah penggalan teks berikut!
Nita : “Aku minta jawaban nomor 10 sampai 15 Put !”
Putri : “Tidak Bisa Nit,”
Dewi : “Kenapa? Kita sahabat Put, kita harus kerjasama”
Nadin : “Iya Put, kita harus kerja sama”
Nita : “Iya, kamu kan yang paling pintar disini Put”
Putri : “tapi bukan kerjasama seperti ini teman-teman”
Dewi : “Kenapa memang Put? Hanya 5 soal saja!”
isi cuplikan drama tersebut adalah...
Putri tidak memberikan contekan kepada temannya
Putri teguh pendirian tidak mau bekerjasama dalam hal yang salah
Nita dan Putri mengerjakan soal latihan dengan cara bekerja sama
Sekelompok siswi sedang mengerjakan soal-soal latihan
Percakapan antara siswa yang mengerjakan soal ujian
Perhatikan percakapan berikut!
Shinta: “Eh, jangan berisik! Ini perpustakaan!” (Nadanya emosi)
Azam: “Ma-maaf..” (Jawab Azam ketakutan)
Ferdi: “Harusnya kamu yang jangan berisik. Sudah tahu jangan berisik tapi teriak-teriak. (Freddy membantu Adam. Nadanya tak kalah emosi dari Jessy.)
Shinta: “Tidak usah ikut campur. Aku kan bicara dengan Azam.” (Matanya tertuju ke Azam)
Watak tokoh shinta dalam penggalan drama di atas adalah….
Pemarah
Pembual
Pemberani
Sombong
Baik
"Kamu, siswa baru, rupanya pintar, ya?" ejek davin, ketua kelas. Begitu pula teman-teman yang lainnya menggejek putri sebagai penyontek
"Aku tidak menyontek, sungguh! Aku mengerjakan sendiri!" sanggah putri sembari menekan rasa takut
"Bohong! Buktinya, waktu kamu duduk di belakang itu hasil ulanganmu jelek!" bentak davin
"Vin... tapi aku tidak menyontek," kata putri hampir menangis
"Sudahlah mana ada pembohong yang mau mengaku atas perbuatannya," sela joko dengan nada mengejek
"kalau memang kamu betul-betul tidak menyontek, nanti kalau ada ulangan lagi, kamu harus duduk di kursi paling belakang, dan
buktikan kalau kamu bisa dapet nilai sembilan puluh tanpa mawar!" ujar davin memberi keputusan.
Konflik dalam kutipan cerita tersebut adalah. ..
Davin dituduh menyontek ketika ulangan berlangsung
Joko merasa jengkel dengan sikap davin terhadap putri
Banyak siswa menuduh putri menyontek saat ulangan
Mawar memberikan bantuan kepada putri pada waktu ulangan
Mawar menuduh Joko menyontek saat ulangan
Fungsi tata artistik dalam pertunjukan drama adalah…
Memadukan unsur seni dalam pertunjukan drama
Menjadikan panggung seperti kehidupan nyata dan bermakna.
Menata dan menghidupkan panggung dengan unsur pencahayaan.
Menata panggung yang dilengkapi tata lampu, tata suara, dan musik.
Menjadikan panggung lebih hidup, indah, menarik, dan bermakna
Ratu: Kurasa tak ada gunanya kita protes. Kita sudah kalah. Bagi kita, bukan guru lagi, bukan pendidik. Ia belagak pengaasa.
Hasan: Itu tafsiranmu, rat. Menurut dia tindakannya itu mendidik
Amin: Mendidik, tetapi mendidik pemberontak. Bukan mendidik anaknya sendiri. Gila.
Hasan: Masak begitu?
Amin: Kalau mendidik anaknya sendiri bukan begitu caranya.
Hasan: Tentu saja tidak. Ia bertindak dengan caranya sendiri.
Ratu: Sudahlah Kalau menurut aku, sebaiknya kita protes diam. Kita mogok, nanti, kalau sekolah kita tutup tahun, kita semua diam.
Watak tokoh Ratu dalam kutipan naskah drama tersebut adalah.....
Pemarah
Penyabar
Pendendam
Pemikir
Pekerja keras
Sifat dasar yang harus diperankan pemain dalam drama sehingga memungkinkan untuk bertentangan dengan sifat yang dimiliki disebut ….
Acting
Laku
Perwatakan
Ekspresi
Alur
1) Jaya: Gawang ku tidak pernah kebobolan, Gus!
2) Agus: Ah, yang benar!
3) Jaya: Tidak percaya, masa aku berbohong,
4) Agus: Tidak pernah kebobolan gawangmu
5) Jaya: Sekali pun tidak pernah, kalau aku yang menjaga gawangnya. Tetapi teman-teman suka kalau aku menjadi penyerang.
6) Agus: Jangan suka membusungkan dada, awas nanti kalau meletus.
7) Jaya: Yang penting buktinya. Gus. Pernah gawang ku kebobolan kalau bertanding?
8) Agus: Nggak pernah? Ingat, dua bulan yang lalu, ketika musuh anak-anak Sawahan? Karena malu diolok-olok teman, akhirnya memilih menjadi penyerang saja.
bukti watak Jaya sombong dapat diketahui dari pernyataan Agus yang bernomor......
2
4
6
8
7
Gambaran tempat, ruang, waktu, dan suasana cerita disebut....
Setting
Plot
Bloking
Panggung
Layar
Bagian alur yang ditandai dengan pertentangan antartokoh dikenal dengan istilah....
Eksposisi
Pelukisan awal
Konflik
Klimaks
Resolusi
Berikut ini adalah unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam drama, kecuali ….
Tema
Amanat
Rima
Alur
Penokohan
Berikut ini adalah jenis percakapan dalam drama, kecuali….
Dialog
Prolog
Monolog
Epilog
Poliglot
Jenis drama yang menggabungkan cerita sedih dan lucu disebut ...
Tagedi
Komedi
Melodrama
Tragikomedi
Dagelan
