wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Hadits shahih, hasan dan dhaif

Total questions: 21

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

merupakan pengertian dari ...

a)

hadits shohih

b)

hadist hasan

c)

hadis dhoif

2.

a. Sanadnya bersambung (ittishal al-sanad)

b. Moralitas para perawinya baik (’adalah al-ruwwat)

c. Intelektualitas para perawinya mumpuni (dhabt al-ruwwat)

d. Tidak janggal (’adam al-syudzudz)

e. Tidak cacat (’adam al-’illah)

Merupakan kriteria hadits ..

a)

shohih

b)

hasan

c)

dhoif

d)

maudhu'

3.

hadis yang memenuhi lima kriteria atau syarat kesahihan hadis yang meliputi ketersambungan sanad, perawi yang adil, perawi yang sempurna kedabitannya, tidak ada syaz dan tidak terdapat ‘Illat. Penjelasan masing-masing kriteria ini telah dilakukan sebelumnya. Namun yang perlu ditegaskan bahwa tiga syarat pertama berkenaan dengan rawi, sementara dua syarat terakhir tidak hanya berkaitan dengan rawi tetapi juga dengan matan hadis. Kelima syarat ini harus terpenuhi seluruhnya.

Adalah pengertian hadis

a)

shahih

b)

hasan

c)

dhaif

4.

Perlu diketahui bahwa hadis sahih terbagi menjadi dua, yakni hadis sahih...

a)

li dzatihi dan li ghayrihi.

b)

li dzatihi dan li shifatihi

c)

li ghayrihi. dan li shifatihi

5.

Pembagian ini terjadi berdasarkan sebab sahihnya hadis. Jika sebuah hadis memenuhi lima syarat kesahihan secara sempurna. merupakan pengertian hadist shahih ....

a)

li dzatihi

b)

li shifatihi

c)

li ghayrihi.

6.

jika sebuah hadis memenuhi lima kriteria tadi hanya saja tidak sempurna dalam hal kedabitan (yang kemudian disebut dengan hadis hasan) tetapi memiliki riwayat lain dari sanad yang berbeda baik dengan kualitas sama atau lebih baik, adalah pengertian dari hadist shahih

a)

li dzatihi

b)

li ghairihi

c)

li shifatihi

7.

adalah contoh hadist

a)

shahih

b)

hasan

c)

dhaif

d)

maudhu'

8.

al-Jami’ al-Shahih karya imam al-Bukhari (w. 256 H.), Shahih Muslim karya imam Muslim (w. 271 H) Shahih Ibn Khuzaymah karya Ibn Khuzaymah (w. 311 H) dan Shahih Ibn Hibban karya Ibn Hibban (w. 354H.) adalah contoh kitab hadist

a)

shahih

b)

hasan

c)

dhaif

d)

maudhu'

9.

Pasangkan yang tepat

a)

seluruh mata

rantai periwayatnya dari setiap generasi ke generasi yakni nabi, sahabat, tabi’in

dan tabi’ al-tabi’in tersambung tanpa ada satupun yang terputus. Jika ada satu

mata rantai saja terputus atau diragukan ketersambungannya karena perawi

satu dengan berikutnya tidak pernah bertemu tetapi hanya menyandarkan

saja, maka kualitasnya bisa dipastikan tidak akan mencapai derajat sahih.

1.

Sanadnya bersambung (ittishal al-sanad)

b)

kondisi

perawi yang beragama Islam, mukallaf, melaksanakan ketentuan agama dan

menjaga muru’ah (Ismail, 1992: 129-134).

2.

kualitas perawi harus ‘adil.

c)

kualitas intelektualitas personal perawi. Secara harfiah, berarti kokoh,

kuat dan tepat. Sedang secara istilah adalah kekuatan hafalan perawi terhadap

hadis yang diterimanya secara sempurna, mampu menyampaikannya kepada

orang lain dengan tepat dan mampu memahaminya dengan baik.

3.

(dhabt al-ruwwat)

d)

Imam al-Syafi’i

sebagaimana dikutip al-Naisaburi menjelaskan bahwa kejanggalan dalam

periwayatan adalah apabila sebuah hadis diriwayatkan oleh perawi yang

tsiqah, namun bertentangan dengan mayoritas riwayat lain

4.

syadz (kejanggalan).

e)

berupa sanad yang tampak tersambung dan sampai kepada Nabi, namun

pada kenyataannya hanya sampai kepada sahabat atau tabi’in. Kecacatan juga

bisa juga terjadi berupa kerancuan karena percampuran dengan hadis lain atau

kekeliruan dalam menyebutkan nama periwayat yang memiliki kemiripan

atau kesamaan dengan periwayat lain yang kualitasnya berbeda

5.

‘illat (kecacatan).

10.

merupakan hadis yang diketahui sumbernya, diketahui para perawinya serta menjadi pokok pembicaraan bagi mayoritas ahli hadis dan riwayat tersebut diterima oleh kalangan ulama juga banyak digunakan oleh para Fuqaha. Pengertian ini digagas oleh al-Khattabi. merupakan pengertian hadits

a)

hasan

b)

shahih

c)

dhaif

d)

maudhu'

11.

dengan setiap hadis yang diriwayatkan bukan oleh orang yang diduga berdusta (muttaham bi al- kadzib), tidak terdapat syadz serta memiliki riwayat dari jalur yang lain. Merupakan definis hadits

a)

Shahih

b)

hasan

c)

dhaif

d)

maudhu'

12.

adalah hadis ahad yang memenuhi kriteriahadis sahih, hanya saja kurang baik secara intelektualitas atau hafalannya atau tidak sempurna kedabitannya. Pengertian ini merupakan definisi yang diberikan oleh Ibn Hajar al-‘Asqalani (Herlambang & Anwar, 2019: 50). Merupakan hadits ....

a)

Shahih

b)

hasan

c)

dhaif

d)

maudhu'

13.

adalah contoh hadits

a)

Hasan

b)

Shahih

c)

Dhaif

d)

Maudhu'

14.

Sunan Abi Dawud karya Abu Dawud al-Sijistani (w. 275 H), Sunan al-Tirmidzi karya al-Tirmidzi (w. 279 H) dan Sunan al-Daruquthni karya al-Daruquthni (w. 385 H.)

adalah contoh kitab hadits

a)

Hasan

b)

Shahih

c)

Dhaif

d)

Maudhu'

15.

adalah contoh hadist

a)

Hasan

b)

Shahih

c)

Dhaif

d)

Maudhu'

16.

lemah karena merupakan antonim dari al-qawiyy (kuat). Sedangkan menurut istilah, Al-Nawawi menyebut

bahwa hadis adalah hadis yang di dalamnya tidak terdapat syarat-syarat hadis sahih maupun syarat-syarat hadis hasan. Searah dengannya, Nur al-Din ‘Itr mendefinisikan hadis daif sebagai hadis

yang hilang salah satu syaratnya dari syarat-syarat hadis maqbul (sahih atau hasan). Merupakan definisi hadits ...

a)

Shahih

b)

Hasan

c)

dhaif

d)

maudhu'

17.

Pasangkan yang tepat

a)

Gugur dua orang atau lebih dari rangkaian perawinya secara

tidak berurutan,

1.

munqathi’.

b)

Gugur dua orang atau lebih dari rangkaian perawinya secara

berurutan,

2.

mu’dhal.

c)

Gugur pada sanad terakhir (tingkat sahabat),

3.

mursal.

d)

Gugur pada sanad pertama,

4.

mu’allaq.

18.

hadis yang secara kandungan hanya disandarkan sampai sahabat. disebut hadist dhaif ...

a)

mauquf

b)

Maqthu’,

19.

hadis yang secara kandungan hanya disandarkan sampai tabi’in.. disebut hadist dhaif ...

a)

mauquf

b)

Maqthu’,

20.

al-Marasil karya Abu Dawud al-Sijistani (w. 275 H), al-‘Ilal karya al-Daruquthni (w. 385 H) dan Silsilah al-Ahadits al-Dha’ifah wa al-Mawdhu’ah karya al-Albani (w. 1420 H). adalah contoh kitab hadits ...

a)

shahih

b)

hasan

c)

dhaif

d)

maudhu'

21.

adalah contoh hadits

a)

shahih

b)

hasan

c)

dhaif

d)

maudhu'