wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

POLITIK ORDE BARU XI TKR 1

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Tatanan seluruh kehidupan rakyat, bangsa dan negara yang diletakkan pada kemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 atau sebagai koreksi terhadap penyelewengan penyelenggaraan yang terjadi pada masa lalu merupakan pengertian dari . . . .

a)

Orde Lama

b)

Orde Baru

c)

Reformasi

d)

Pancasila

2.

Langkah politik pertama Soeharto setelah memegang tampuk pimpinan nasional Orde Baru dalam bidang politik luar negeri adalah ....

a)

Mengirim pasukan ke Timor Timur

b)

Ikut terlibat dalam pasukan perdamaian dunia

c)

Mendaftarkan kembali Indonesia sebagai anggota PBB

d)

Membuka kedutaan besar di Amerika Serikat

3.

Guna menciptakan stabilitas politik, pemerintah menempatkan peran ganda bagi ABRI sebagai pertahanan keamanan dan social dengan duduk di MPR / DPR. Peran ini dikenal dengan....

a)

Dwi Fungsi

b)

Sapta Marga

c)

Konsensus Nasional

d)

ABRI Masuk Desa

4.

Langkah pertama yang di ambil oleh Soeharto sebagai pengemban Supersemar dalam memelihara keamanan dan ketertiban negara Indonesia adalah...

a)

Melakukan penangkapan kepada tokoh-tokoh yang dicurigai sebagai dalang peristiwa G30S

b)

Membentuk kabinet Ampera menggantikan kabinet Dwikora

c)

Melakukan revolusi hijau

d)

Melakukan normalisasi hubungan dengan Malaysia dan Singapura

e)

Membubarkan PKI beserta ormas-ormasnya

5.

Bacalah berita dibawah ini!

Jakarta, CNN Indonesia -- Mayor Infanteri Agus Harimurti Yudhoyono akan menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia ke Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono pada siang ini. Politikus Partai Demokrat Roy Suryo menyampaikan, langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut pengusungan nama Agus sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022."Sebelum nanti malam mendaftar, siang ini Agus akan mengajukan surat pengunduran diri dulu ke KSAD," kata Roy kepada CNNIndonesia.com, Jumat (23/9). Keduanya akan bertolak menuju kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta dari Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Saat pendaftaran nanti, Agus Yudhoyono dan Sylviana akan empat partai politik yang tergabung dalam 'Poros Cikeas', yakni Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Amanat Nasional.

Sumber: artikel CNN Indonesia "Agus Yudhoyono Mundur dari Militer Siang Ini". Jumat, 23 September 2016. Selengkapnya https://www.cnnindonesia.com/nasional/20160923112408-32-160527/agus-yudhoyono-mundur-dari-militer-siang-ini

Pengunduran diri Agus Harimurti Yudhoyono dari TNI untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta mengingatkan kita pada konsep dwi fungsi ABRI yang pernah diterapkan di Indonesia.

Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan kaitan antara peristiwa pengunduran diri Agus dengan konsep dwifungsi ABRI adalah… .

a)

Pengunduran diri Agus menunjukkan bahwa dwifungsi ABRI telah sepenuhnya dihapuskan, sehingga anggota TNI bebas berpolitik.

b)

Kasus Agus membuktikan bahwa dwifungsi ABRI masih relevan dalam konteks politik Indonesia saat ini.

c)

Pengunduran diri Agus merupakan contoh bagaimana anggota TNI dapat berkarir di bidang politik tanpa melanggar aturan.

d)

Peristiwa ini menunjukkan bahwa dwifungsi ABRI telah menimbulkan dilema bagi anggota TNI yang ingin berkarir di bidang politik.

e)

Kasus Agus menunjukkan bahwa dwifungsi ABRI telah menyebabkan konflik kepentingan antara tugas militer dan politik.

6.

Perhatikan pernyataan berikut ini!

1. Normalisasi hubungan Indonesia dengan Malaysia

2. Indonesia masuk kembali menjadi anggota PBB

3. Mempererat hubungan dengan Negara-negara Asia Tenggara dengan menjadi anggota ASEAN

4. Memutuskan hubungan dengan Negara-negara blok Timur

5. Menjalin kerjasama dengan negara Tiongkok

Dari pernyataan tersebut yang termasuk kebijakan-kebijakan pemerintah Orde Baru dalam melaksanakan politik luar negeri yaitu ditunjukan nomor… .

a)

1, 2, dan 3

b)

1, 3, dan 4

c)

2, 3, dan 4

d)

2, 3, dan 5

e)

1, 4, dan 5

7.

Berikut adalah kutipan dari buku yang berjudul Catatan Seorang Demonstran halaman 159 tentang kegelisahan mahasiswa pada awal 1966.

Hari itu Jumat tanggal 7 Januari 1966. Aku tiba di Fakultas Sastra kira-kira jam 11.30 dengan mengendarai jip dari Drs. Nugroho Notosusanto. Ketika aku tiba di ruang Senat, terlihat suasana resah. Beberapa kelompok mahasiswa sedang asyik berbicara secara serius – tetapi panas – tentang kenaikan harga bus Rp200 menjadi Rp1.000. Suasana seperti ini sudah lama kuduga, jadi tidaklah terlalu mengejutkan bagiku. Beberapa hari yang lalu Ismid datang ke rumahku dan ceritera tentang kegelisahan yang terjadi dalam dunia mahasiswa, khususnya pembicaraan terakhir tentang situasi KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia). Menurut Ismid, mahasiswa-mahasiswa sekarang sudah tidak tahan lagi untuk hidup karena harga-harga yang melambung setinggi langit. Dan mereka menafsirkan bahwa politik kenaikan harga dari Pemerintah sekarang adalah usaha dari sementara Menteri untuk mengalihkan perhatian rakyat dari fokus penggayangan Gestapu/PKI menjadi soal-soal kenaikan harga.

Sumber: Soe Hok Gie. (2005). Catatan Seorang Demonstran. Jakarta: LP3ES

Berdasarkan kutipan di atas, yang menjadi salah satu pemicu kegelisahan mahasiswa pada awal tahun 1966 adalah… .

a)

Kenaikan harga-harga kebutuhan pokok yang drastis.

b)

Keterlibatan mahasiswa dalam politik praktis.

c)

Ketidakpuasan mahasiswa terhadap kinerja pemerintah.

d)

Munculnya gerakan mahasiswa baru yang lebih radikal.

e)

Perpecahan internal dalam organisasi mahasiswa.

8.

Ekaprasetia Pancakarsa, sebuah konsep yang dipopulerkan pada masa Orde Baru, sering dianggap sebagai peninggalan masa lalu. Namun, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya masih relevan hingga kini. Pernyataan berikut yang menjelaskan paling tepat relevansi Ekaprasetia Pancakarsa dalam konteks Indonesia modern adalah… .

a)

Ekaprasetia Pancakarsa dapat menjadi pedoman dalam membangun masyarakat yang adil dan makmur, terutama dalam era globalisasi.

b)

Penerapan Ekaprasetia Pancakarsa secara ketat dapat mencegah terjadinya konflik sosial dan memelihara persatuan bangsa.

c)

Nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam Ekaprasetia Pancakarsa sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman yang semakin individualistis.

d)

Ekaprasetia Pancakarsa hanya relevan dalam konteks pemerintahan otoriter seperti pada masa Orde Baru.

e)

Penerapan Ekaprasetia Pancakarsa dapat menyelesaikan semua permasalahan bangsa Indonesia, termasuk masalah ekonomi dan politik.

9.

Hal yang melatarbelakangi masyarakat Timor Timur memilih bergabung dengan Republik Indonesia pada masa Orde Baru adalah... .

a)

Masuknya paham nasionalisme Indonesia di kalangan pemuda Timur Timor

b)

Kemajuan pembangunan Indonesia pada masa Orde Baru

c)

Adanya kekaguman terhadap tokoh Soekarno sebagai Bapak Bangsa

d)

Faktor geografis, etnis dan historis

e)

Adanya dukungan dari partai Fretilin

10.

Langkah politik pertama Soeharto setelah memegang tampuk pimpinan nasional Orde Baru dalam bidang politik luar negeri adalah . . . .

a)

Mengirim pasukan ke Timor Timur

b)

Ikut terlibat dalam pasukan perdamaian dunia

c)

Mendaftarkan kembali Indonesia sebagai anggota PBB

d)

Membuka kedutaan besar di Amerika Serikat

e)

Memimpin Organisasi Konferensi Islam

11.

Soekarno dinilai gagal dalam menjelaskan haluan negara dan keputusan MPRS, maka mandatnya dicabut kemudian diangkatlah soeharto sebagai presiden masa pemerintahan soeharto dikenal dengan masa orde baru. Tujuan utama pemerintahan orde baru adalah…

a)

menerapkan ideologi Nasakom

 

b)

memperbaiki politik yang kacau

c)

menstabilkan kondisi ekonomi yang runtuh

d)

membersihkan sejumlah lembaga negara dari unsur liberalisme

e)

melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen

12.

Berdasarkan kebijakan penyederhanaan partai politik masa Orde Baru, partai-partai yang berbasis Islam dilebur menjadi satu yaitu....

a)

BANTENG

b)

PKB

c)

PDI

d)

PPP

e)

PNI

13.

Keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret 1966 (Supersemar) disebabkan oleh....

a)

ketidakmampuan Soekarno mengatasi situasi dan kondisi Indonesia paska peristiwa G 30 S

b)

Soekarno mengundurkan diri dari jabatan presiden akibat didesak oleh berbagai pihak

c)

desakan negara-negara barat yang menjadi sponsor utama perekonomian negara akibat munculnya krisis moneter

d)

dirumuskan bersama antara Soekarno dan Soeharto untuk mencari solusi terbaik memperbaiki kehidupan politik bangsa

e)

terjadi krisis politik dimana Soekarno menunda suksesi kepemimpinan

14.

Guna menciptakan stabilitas politik, pemerintah menempatkan peran ganda bagi ABRI (Dwi fungsi ABRI). Fungsi Politik pada dwi fungsi ABRI adalah ....

a)

ABRI bisa menjabat dalam pemerintahan

b)

ABRI memiliki kewajiban untuk mengamankan negara

c)

ABRI bisa masuk ke parpol manapun

d)

ABRI memegang peranan dalam kebijakan negara

e)

ABRI harus membangun desa tertinggal

15.

Untuk menghindari multi tafsir terhadap Pancasila maka pemerintah membentuk panitia perumus yang dikenal dengan uraian Pancasila. Hasil rumusannya dikenal dengan Eka Prasetya Panca Karsa dan ditetapkan MPR melalui TAP MPR/MPR/1978 yang dikenal sebagai .…

a)

Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila

b)

Garis-Garis Besar Haluan Negara

c)

Penghayatan Pancasila rakyat Indonesia

d)

Pedoman Penafsiran dan Pengamalan Pancasila

e)

Pedoman rakyat berjiwa Pancasilais

16.

kebijakan politik dalam negeri masa Orde baru salah satunya adalah penyederhanaan partai. Menjelang pelaksanaan pemilu 1977 terdapat beberapa partai politik yang berfusi dengan partai besar.analisis manakah Partai politik berikut ini yang bergabung dalam partai Persatuan Pembangunan (PPP) adalah . . . .

a)

NU,IPKI,Parmusi

b)

NU,PNI,Perti

c)

Parmusi,Perti,PSII

d)

Parmusi,PDI,PSII

e)

PNI,PKI,Perti

17.

Pada Masa Orba Pelaksanaan pemilu di Indonesia berhasil dilakukan sebanyak 6 kali yaitu mulai tahun 1971,1977,1982,1987,1992 dan 1997.Menjelang pemilu 1977 pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1975 yang berisi tentang . . .

a)

penyederhanaan partai peserta pemilu

b)

tata cara pembagian kursi legislatif

c)

persyaratan partai peserta pemilu

d)

tata cara pelaksanaan pemilu

e)

proses pemungutan suara

18.

Apa peran Golkar dalam sistem politik Orde Baru?

a)

Golkar berperan sebagai partai dominan yang mendukung dan mengontrol sistem politik Orde Baru.

b)

Golkar tidak memiliki pengaruh dalam sistem politik Orde Baru.

c)

Golkar berfungsi sebagai lembaga sosial tanpa keterlibatan politik.

d)

Golkar berperan sebagai partai oposisi utama dalam Orde Baru.

19.

Apa yang dimaksud dengan stabilitas politik dalam konteks Orde Baru?

a)

Stabilitas politik dalam konteks Orde Baru adalah upaya pemerintah untuk menjaga ketertiban dan keamanan negara melalui kontrol ketat terhadap kehidupan politik dan sosial.

b)

Stabilitas politik berarti kebebasan penuh dalam berpolitik.

c)

Stabilitas politik adalah penghapusan semua partai politik.

d)

Stabilitas politik mengacu pada peningkatan ekonomi tanpa kontrol pemerintah.

20.

Apa yang menjadi ciri khas dari sistem pemerintahan pada masa Orde Baru?

a)

Penguatan peran partai politik lokal.

b)

Desentralisasi kekuasaan dan kebebasan masyarakat.

c)

Sentralisasi kekuasaan dan kontrol ketat terhadap masyarakat.

d)

Pemerintahan yang demokratis dan transparan.