NEW
Font size
WorksheetsAsesmen Diagnostik Kelas XI Materi Konflik Sosial
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Aku bisa muncul karena perbedaan pendapat, ambisi yang sama, atau perjuangan keras. Aku sering membawa ketegangan, tapi terkadang menghasilkan perubahan. Tanpaku, dunia mungkin akan terasa datar dan tanpa dinamika. Apakah aku?
Persaingan
Konflik
Kekerasan
Pertikaian
Pertentangan
Aku terjadi ketika dua pihak atau lebih memiliki tujuan atau kebutuhan yang berbeda, sehingga memicu ketegangan karena masing-masing ingin mempertahankan posisinya. Situasi ini sering muncul dalam organisasi, bisnis, atau politik. Apakah aku?
Konflik Kepentingan
Konflik Golongan
Konflik Gender
Konflik Rasial
Konflik Di Permukaan
Aku muncul ketika ketegangan yang semula tersembunyi akhirnya mencuat ke permukaan dan dapat disaksikan oleh orang lain. Biasanya aku disertai ekspresi langsung, baik melalui perkataan, tindakan, maupun perlawanan terbuka. Meski tampak meresahkan, kehadiranku justru dapat memicu solusi yang lebih jelas. Apakah aku?
Konflik Laten
Konflik Vertikal
Konflik Manifes
Konflik Struktural
Konflik Menifase
Aku muncul bukan karena perbedaan tujuan atau kepentingan yang nyata, melainkan karena adanya kebutuhan untuk meluapkan emosi yang terpendam. Dalam diriku, terkadang pihak yang tidak bersalah dijadikan pelampiasan sebagai kambing hitam untuk meredakan ketegangan. Meski aku terlihat seperti pertikaian serius, aku sebenarnya tidak menyelesaikan masalah apapun. Apakah aku?
Konflik realistis
Konflik struktural
Konflik perspektif
Konflik nonrealistis
Konflik Devian
Aku adalah jenis konflik yang terjadi karena perbedaan pandangan, keyakinan, atau nilai-nilai mendasar yang dianut oleh individu maupun kelompok. Aku sering muncul dalam ranah politik, agama, atau sistem pemerintahan, dan dapat berlangsung dalam waktu yang panjang karena melibatkan keyakinan yang sulit diubah. Apakah aku?
Konflik berdasarkan kepentingan ekonomi
Konflik berdasarkan sosial budaya
Konflik berdasarkan struktural
Konflik berdasarkan kepentingan ranah sosial
Konflik berdasarkan konteks ideologi
Aku adalah konsep yang menjelaskan bagaimana konflik kecil atau nonrealistis justru dapat mencegah terjadinya konflik besar yang destruktif. Seperti uap dalam panci yang dilepaskan sedikit demi sedikit agar tidak meledak, aku memungkinkan ketegangan sosial diredakan sebelum mencapai titik bahaya. Apakah aku?
Teori katup penyelamat
Teori konflik laten
Teori keseimbangan sosia
Teori konflik realistis
Teori Kambing Hitam
Aku adalah konflik yang terjadi antara kelompok yang berbeda identitas budaya, tradisi, atau keturunan. Meski terkadang bermula dari masalah ekonomi atau politik, aku biasanya semakin memanas karena prasangka dan stereotip yang diwariskan secara turun-temurun. Bentukku sering muncul dalam masyarakat yang multietnis dan multikultural. Apakah aku?
Konflik ideologi
Konflik struktural antar kelas
Konflik rasial antar suku
Konflik ekonomi lintas budaya
Konflik agama
Aku adalah jenis konflik yang tampak jelas tetapi sering kali tidak berakar pada perbedaan kepentingan yang mendalam. Aku biasanya muncul karena miskomunikasi sederhana yang salah diartikan, namun dapat berkembang menjadi pertikaian yang lebih serius jika tidak segera diselesaikan. Dibandingkan konflik yang berbasis ideologi atau nilai, aku cenderung lebih cepat diredakan jika komunikasi yang benar dilakukan. Apakah aku?
Konflik ideologis yang kompleks
Konflik realistis yang mendasar
Konflik laten yang tersembunyi
Konflik di permukaan
Konflik struktural antar kelompok
Aku lahir di tengah situasi yang penuh tekanan dan kebuntuan. Meski aku bukan pelaku utama masalah, aku sering kali hadir sebagai "solusi sementara" untuk mengalihkan perhatian dan meredakan kemarahan. Ironisnya, mereka yang menyebut namaku justru tidak menyentuh akar persoalan, hanya mencari sosok yang bisa disalahkan tanpa perlawanan. Apakah aku?
Teori konflik laten yang tersembunyi
Teori kambing hitam sebagai mekanisme pelampiasan
Teori disonansi sosial akibat ketegangan kelompok
Teori katup penyelamat yang menghindari ledakan konflik
Teori kompensasi emosional dalam konflik
Aku terjadi dalam keheningan tanpa saksi. Aku muncul saat seseorang merasa terjebak antara keputusan yang bertentangan, nilai-nilai yang saling berbenturan, atau emosi yang sulit dikendalikan. Aku sering menjadi pergulatan paling sulit karena lawanku adalah diriku sendiri. Apakah aku?
Konflik interpersonal
Konflik intrapersonal
Konflik laten
Konflik struktural
Konflik Pribadi
Aku adalah jalan yang sering dipilih ketika logika dan komunikasi tidak lagi menjadi pilihan. Aku bisa hadir dalam bentuk fisik, verbal, atau simbolik, meninggalkan luka yang sulit hilang. Meski tampak seperti solusi instan, kehadiranku justru sering memperburuk keadaan. Apakah aku?
Konflik laten yang tersembunyi
Kekerasan sebagai bentuk ekspresi konflik
Tindakan preventif untuk mencegah konflik
Mediasi paksa untuk meredakan konflik
Tekanan emosional dalam negosiasi
Aku hadir ketika dinamika masyarakat bergerak maju, membawa nilai dan pola baru yang tak selalu disambut baik. Mereka yang nyaman dengan kondisi lama merasa terancam, sementara yang mendukungku menganggap perubahan adalah keniscayaan. Bentrok antara tradisi dan modernitas membuat keberadaanku sering kali menjadi akar pertikaian. Apakah aku?
Konflik ideologis yang berakar pada nilai budaya
Ketidaksetaraan akses terhadap sumber daya
Perubahan sosial yang memicu konflik sosial
Fragmentasi budaya dalam masyarakat
Pergeseran norma akibat globalisasi
Aku hadir saat upaya mencari jalan damai dilakukan di tengah perselisihan. Aku bisa muncul dalam bentuk negosiasi, mediasi, atau kompromi, dengan tujuan mengakhiri pertikaian dan menciptakan harmoni. Meski tidak selalu sempurna, keberadaanku sering kali menjadi harapan bagi pihak-pihak yang berseteru. Apakah aku?
Eskalasi Konflik
Konflik Laten
Resolusi Konflik
Ketegangan Sosial
Mediasi Agresif
Aku adalah titik diam dalam konflik yang terus berlangsung. Kedua pihak kehabisan daya untuk menang, tetapi tak ada yang rela mundur. Ketegangan tetap ada meski tidak ada pergerakan maju maupun penyelesaian yang jelas. Dalam kondisi ini, negosiasi pun sering gagal karena posisi yang saling mengunci. Apakah aku?
Deadlock yang memicu eskalasi konflik
Mediasi yang berakhir tanpa hasil
Stalemate sebagai kebuntuan dalam konflik
Kompromi yang tidak efektif
Konflik laten yang terus membara
Aku hadir ketika dua pihak yang berselisih sudah tidak bisa mencapai kesepakatan sendiri. Dalam situasi ini, mereka menyerahkan keputusan akhir kepada pihak ketiga yang netral dan memiliki wewenang penuh untuk membuat putusan yang harus dipatuhi. Meski tidak selalu disukai kedua belah pihak, aku sering kali menjadi jalan keluar terakhir. Apakah aku?
Mediasi
Konsiliasi
Negosiasi
Arbitrasi
AJUDIKASI
Aku adalah jalan akhir ketika semua upaya damai gagal dan konflik harus diselesaikan secara formal. Keputusan tentang sengketa akan diberikan oleh pihak yang memiliki kewenangan hukum, dan keputusan itu bersifat mengikat. Biasanya aku terjadi di ruang yang penuh formalitas dan dipimpin oleh orang yang berwenang. Apakah aku?
Ajudikasi
Arbitrasi
Konsiliasi
Mediasi
Stalemate
Aku muncul ketika dua pihak yang berseteru akhirnya bersedia mengurangi tuntutan masing-masing demi mencapai kesepakatan bersama. Meski tidak ada yang sepenuhnya menang atau puas, keberadaanku sering dianggap solusi terbaik untuk menjaga hubungan tetap harmonis. Apakah aku?
Arbitrasi
Kompromi
Ajudikasi
Konsiliasi
KONFERSI
Aku bukan sekadar upaya mengakhiri pertikaian, tetapi sebuah proses yang mendalam untuk mengubah pola hubungan, struktur sosial, dan persepsi yang menjadi akar konflik. Tujuanku bukan hanya perdamaian sementara, melainkan menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan. Aapakah aku?
Resolusi Konflik
Pencegahan Konflik
Manajemen Konflik
Transformasi Konflik
Konsiliasi Pasif Konflik
Aku adalah konflik yang tidak tampak di permukaan, tetapi diam-diam tumbuh di bawah sadar individu atau kelompok. Meski belum meledak menjadi pertikaian terbuka, keberadaanku dapat dirasakan melalui ketegangan atau perasaan tidak nyaman. Jika dibiarkan, aku berpotensi menjadi konflik besar. Apakah aku?
Konflik manifest
Konflik laten
Konflik ideologis
Konflik interpersonal
Konflik struktural
Aku adalah salah satu sumber utama konflik ketika kelompok yang berbeda nilai, norma, dan tradisi tidak saling memahami. Aku bisa memicu kesalahpahaman, stereotip, dan ketegangan dalam interaksi sosial. Namun, jika dikelola dengan baik, keberadaanku dapat menjadi kekayaan dan harmoni antar kelompok. Apakah aku?
Perbedaan ideologi
Perbedaan status sosial
Perbedaan kebudayaan
Perbedaan kepentingan ekonomi
Perbedaan kepemimpinan
