WorksheetsEvaluasi Pembelajaran
Total questions: 12
Worksheet time: 6mins
Measurement, assessment, dan evaluationadalah tiga istilah yang sering muncul Ketika membahas tentang
evaluasi penilaian dan pembelajaran, tetapi ketiganya memiliki keterkaitan yang tidak dapat di pisahkan.
Berikut ini adalah beberapa kes tentang ketiga istilah tersebut dalam kegiatan Pendidikan dan pembelajaran
1.Evaluasi tidak mungkin dapat dilakukan melalui kegiatan pengukuran dan penilaian
2. Penilaian adalah kegiatan yang lebih kompherhensif dari pengukuran dan
3. penilaian merupakan kegiatan yang dapatdilakukan setelah melakukan kegiatan pengukuran
4. Evaluasi pembelajaran dilakukan hanya berdasarkankepada hasil pengukuran kognitif
5. Pengukuran adalah kegiatan awal dalam proses evaluasi Pendidikan . pernyataan yang benar dari kesimpulan diatas adalah…
1,2,3 dan 5 benar
2,4, dan 5 benar
1,2, dan 3 benar
1,3 dan 5 benar
Essay dan multiple choice adalah dua bentuk soal yang berbeda, tetapi keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari essay menjadi kekurangan dari multiple choice, sebaliknya kelebihan dari
multiple choice menjadi kelemahan dari essay. Berikut ini adalah salah satu kelemahan paling utama dari essay yang juga menjadi kelebihan utama dari multiple choice yaitu….
Penilaiannya subjektif, karena sangat tergantung pada siapa yang menilai
Dapat digunakan untuk mengukur kemampuan siswa secara mendalam
Tingkat keterwakilan materi rendah
Penilaiannya sulit dan cenderung lama
Jarang digunakan untuk ujian yang skalanya nasional.
Ada dua standart penilaian yang dapat digunakan yaitu standart absolut dengan standart relative. Standart absolut adalah penilaian yang mengacu pada standart yang sudah di tetapkan oleh guru. Sedangkan standart relative di dasar an pada nilai rata dalam kelompoknya. Berikut ini adalah implikasi yang akan muncul dengan menggunakan standart absolut , kecuali…
Kurva nilai akan menunjukkan kurva normal (nilai siswa tersebar antara rendah, sedang, dan tinggi)
Kurva nilai akan menunjukkan juling kekanan (jika nilai siswa lebih banyak yang tinggi)
Kurva nilai akan menunjukkan julang ke kiri ( jika nilai siswa lebih banyak yang rendah)
Kurva nilai akan menunjukkan kurva datar (jika nilai siswa seimbang antara rendah, sedang, dan tinggi)
Kurva nilai hanya akan menunjukkan kurva normal saja
Penilaian autentik adalah proses pengumpulan informasi oleh guru tentang perkembangan dan pencapaian pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik melalui berbagai tehnik yang mampu mengungkapkan , membuktikan, atau menunjukkan secara tepat bahwa tujuan pembelajaran telah benar-benar di kuasai. Sesuai dengan KI KD nya , ada beberapa tehnik yang dapat digunakan dalam pendekatan penilaian autentik, baik yang bersifat tes maupun non tes untuk mengukur kompetensi ketrampilan tehnik yang dapat digunakan adalah..
Observasi, praktik, dan tes essay
Penilaian diri, observasi dan jurnal
Praktik, penilaian antar peserta didik dan tes tertulis
Observasi, portofolio dan projek
Projek, produk, dan portofolio
Penilaian dalam kurikulum 2013 menggunakan pendekatan autentik yang sedikit berbeda dengan penilaian pada kurikulum sebelumnya. Ada beberapa karakteristik penilaian pembelajaran yang menggunakan pendekatan autentik sebagaimana berikut, kecuali.....
Penilaian terhadap kemampuan bepikir siswa lebih diutamakan dibandingkan dengan penilaian pada aspek lainnya
Penilaian dilakukan dengan mengumpulkan bukti-bukti hasil belajar yang telah dicapai oleh peserta didik
penilaian dilakukan secara komphrehensif untuk menilai dari masukan proses dan keluaran yang mengukur hasil belajar peserta didik
penilaian dilakukan terhadap seluruh aspek peserta didik terutamanya kemampuan peserta didik dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilannya dalam kehidupan nyata disekitarnya.
Penilaian dilakukan dengan menggunakan banyak tehnik yang mampu menunjukkan hasil belajar siswa
Sesuai dengan tuntutan abad 21, proses pembelajaran diarahkan agar siswa memiliki kompetensi 4c yaitu critical, creativity, communication, dan collaboration. Perubahan tuntutan kompetensi tersebut berimplikasi terhadap perubahan evaluasi atau bentuk soalnya, dimana penilaiankompetensi berpikir sekarang juga baru berorientasi pada kemampuanhigh order thungkinh skill (HOTS). Ada beberapa karakteristik soal HOTS sebagaimana berikut ini, kecuali....
Pertanyaan berbasis masalah kontekstual
Pertanyaan mendorong siswa untuk mengingat dan menghafal
Pertanyaan mengukur kemampuan tingkat analisis dan evaluasi
Pertanyaan mendorong siswa untuk memecahkan masalah
Pertanyaan mendorong siswa untuk mencari kaitan dari beberapa informasi yang berbeda-beda
Dalam mengembangkan alat evaluasi tes maupun non tes ada beberapa Langkah yang harus dikakukan oleh guru Langkah-langkah dalam mengembangan tes hasil pembelajaran: 1. Membuat table spesifikasi soal 2. Merumuskan penilaian 3. Melakukan uji coba soal 4. Merumuskan soal 5. Melakukan analisis butir soal 6. Memperbaiki soal 7. Menafsirkan hasil tes dari Langkah-langkah di atas , Langkah yang benar menurut urutannya adalah...
1,2,4,3,5,6,7, dan 8
2,1,4,3,5,6,7 dan 8
3,4,1,2.5,6,7 dan 8
2,1,3,4,5,6,7, dan 8
1,2,4,3,5,6,7,dan 8
Setelah melakukan tes hasil belajar, ada beberapa analisis soal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan soal yang baik analisis tingkat kesukaran, daya pembeda soal, pola jawaban soal, validitas item soal dan reliabilitas tes analisis tes hasil yang menunjukkan bahwa saat itu baik karena dijawab benar oleh siswa minimal 30% dan maksimal 70% adalah…..
Analisis validitas item tes
Analisis tingkat kesukaran
Analisis daya beda soal
Analisis pola jawaban soal
Analisis reliabilitas tes
Hasil tes sikap spiritualitas siswa menunjukkan data sebagai berikut (TABLE) Jika kriteria selalu 4 sering 3 jarang 2 pernah 1, maka nilai sikap spiritualitas siswa tersebut adalah...
75
84
81
80
78
Menyusul kebijakan Kemdikbud tentang kurikulum Merdeka belajar, salah satu implikasinya adalah dihilangkannya ujian nasional (UN) dan diganti dengan asesmen nasional (AN) Berikut ini adalah perbedaan diantara kedua system penilaian tersebut kecuali....
UN menjadi satu-satunya penentu kelulusan siswa, sedangkan AN tidak menjadi dasar kelulusan seorang siswa
UN dilakukan terhadap seluruh siswa, sedangkan AN dilakukan secara sampel dan random
UN menghasilkan informasi tentang kemampuan hasil belajar masing-masing siswa, sedangkan AN menghasilkan informasi tentang kualitas pembelajaran secara keseluruhan.
UN sasarannya adalah siswa sedangkan AN sasarannya adalah siswa guru dan kepala sekolah
UN melakukan penilaian hanya berdasarkan aspek kognitif , sedangkan AN melakukan penilaian terhadap seluruh aspek kompetensi.
Salah satu bentuk asesmen nasional adalah asesmen kompetensi minimum (AKM), yaitu penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua siswa untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Berikut ini adalah beberapa karakteristik AKM kecuali....
AKM dirancang untuk menghasilkan informasi yang memicu perbaikan kualitas belajar mengajar yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Komponen AKM adalah konten proses kognitif dan konteks
Hasil AKM dilaporkan dalam empat kelompok yang menggambarkan tingkat kompetensi yang berbeda. urutan tingkat kompetensi dari yang paling kurang adalah 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir
AKM mengukur hasil belajar pada aspek kognitif, sosial dan emosional
AKM mengukur dua kompetensi dasar yaitu literasi membaca dan literasi numerasi.
Asesmen nasional merupakan upaya untuk memotret secara komperhenshif mutu proses dan hasil belajar satuan Pendidikan dasar dan menengah di seluruh Indonesia. Untuk mendapatkan data yang akurat dan komperhensif salah satu instrument yang digunakan adalah asesmen lingkungan sekolah yang menilai tentang...
Kompetensi literasi membaca
Karakteristik input dari proses pembelajaran
Kompetensi siswa dalam aspek kognitif
Kompetensi literasi numerasi
Karakteristik siswa dalam aspek sosial emosional
